Code Name: Wolverine

Code Name: Wolverine

Download Indonesian Subtitle

Release info

Code Name Wolverine 1996 WEB-DL HBOGO
A Commentary by tedi
Murni Retail HBO GO Belum sinkron versi apapun

Tags

other
Published on: 2022-09-14
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Baiklah.

- Semua sudah siap. - Terima kasih.

- Dia berangkat. - Bagus. Jaga jarak dengannya.

Aku segera keluar.

- Selamat bersenang-senang, Harry. - Terima kasih.

- Sampaikan salam pada Monica. - Akan kusampaikan.

- Tolong jaga rumahku. - Pasti.

- Kirimi aku kartu pos dari Roma. - Baik.

Harry, ini akan berhasil. Kalian pantas untuk bersama.

Terima kasih.

Sepertinya penjahat kita menuju bandara.

Diterima. Jelas.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

- Ini. - Terima kasih.

- Tn. Gordini? - Ya.

- Bepergian sendiri hari ini? - Ya.

Baiklah. Transit di Miami International.

Tujuan akhir Roma, Italia.

- Koper? - Aku bawa dua.

Kau akan berganti pesawat.

Barang-barangmu akan diperiksa lagi di Miami untuk taraf internasional.

Baik.

Maaf.

- Nikmati penerbanganmu. - Terima kasih.

Tunggu sebentar.

Aku melihat dia.

Terima kasih atas semuanya.

Tunggu sebentar!

- Apa yang terjadi? - Kenapa tertahan?

Tak apa-apa, sudah kubereskan.

Jalan lagi.

- Itu dia! Ayah! - Joey.

Apa kabar, Nak? Ayah merindukanmu.

- Hai, Harry. - Bagaimana penerbangan kalian?

Baik. Barang-barang kami untuk ke Roma sudah diperiksa.

- Benarkah? Apa kabar? - Lihat.

Kupikir kita tak akan membawa salah satu dari itu.

Itu bukan persoalan besar dan dia sangat menyukainya.

Begitu? Ayo kita ambil koper Ayah.

- Lihat ini. - Ayo.

Joey, menurut Ayah kau tumbuh setinggi ini dalam 2 bulan terakhir.

Joey? Halo?

- Tolong cari koper Ayah. Ada dua. - Tentu.

Kita harus memberinya waktu agar dia terbiasa denganmu lagi.

Ya, aku tahu.

- Bagaimana denganmu? - Mungkin.

- Aku merindukanmu. - Aku juga merindukanmu.

Setiap hari.

Mengenai pekerjaanku, aku bisa belajar menyukainya.

Itu optimis.

Aku hanya ingin selalu ada untuk Joey.

Sayang, Joey lebih suka kau pulang sekali seminggu...

Dari pekerjaan yang kau suka, daripada pulang setiap hari...

Dari pekerjaan yang membuatmu sengsara.

- Jika kau bahagia, kami bahagia. - Sesederhana itu?

- Kurasa tidak. - Dengar.

- Aku akan mencoba... - Ayah, itu koper kita!

Itu tampak seperti punya kita, tapi yang itu ada pita putihnya.

Terus perhatikan.

- Ada masalah? - Tidak.

Kenapa ini?

Apa yang terjadi? Sial.

Tak bisa dibuka.

- Ada apa? - Tetap tak bisa dibuka.

Diam di tempat! DEA!

Diam di tempat! Merunduk!

Diam di tempat!

Merunduk!

Adolfo Jones?

- Satu-satunya. - Kena kau.

Bagaimana kau bisa dapat kursi tambahan?

Menipu beberapa orang. Kau kenal aku.

Aku senang kita bersama.

Kepolisian Metro Miami Dade

Kenapa tidak buka paksa saja?

Dan membuat Tn. Jones menuntutku karena merusak barangnya?

Tidak. Kita melakukan ini sesuai prosedur.

- Apa ini? - Kelihatannya apa?

Keluar.

Bajingan itu menukarnya.

Lihat dia, menyeringai seperti monyet.

Dia tak menukarnya. Dia sama terkejutnya seperti kita.

Apa bedanya? Kita dipermalukan.

Kita punya rekaman dia sedang memasukkan bubuk ke dalam koper itu.

Benarkah? Bubuk apa?

Dia akan bebas. Mereka semua akan bebas.

Ayo, Tuan-tuan. Aku ada janji makan malam.

Aku tak suka membuat gadis itu menunggu.

Buka borgolnya.

Tidak. Kau yang memasangnya, kau yang membukanya.

Permisi.

Aku hampir lupa.

Joey, kau tahu Kakek Joe dan Nenek Angela berasal dari sini?

Mereka datang dari pulau bernama Sardinia.

Ingat Ayah pernah tunjukkan padamu di peta?

Ingat itu?

Tentu. Sardinia. Seperti sarden.

Kita akan tinggal di Roma selama beberapa hari.

Setelah itu kita berangkat ke Sardinia.

- Di sana kita akan menyelam? - Pasti.

Saat aku kecil...

Ayahku sering mencambukku sampai aku jujur.

Jadi, sekali lagi, Miguel.

Setelah kau mengecek koper itu di LAX, apa yang terjadi?

Aku sungguh tidak tahu. Ini bukan salahku.

Tidak! Cukup! Kumohon!

Dengan segala hormat, Pak...

Mereka selalu berhasil melakukan hal ini.

Lalu beberapa orang datang dari Washington untuk mengawasi.

- Lalu semua jadi berantakan. - Baiklah.

Garis bawahi itu untukku. Adolfo Jones?

Aku tak menahannya. Aku akan menahannya lain kali, kurasa.

- Tidak cukup bagus, John. - Pak, sepertinya kau tak mengerti.

Tidak, Agen Baines, aku sepenuhnya mengerti.

Kau harus menahan Adolfo Jones.

- Ada pertanyaan? - Bagaimana jika aku tak bisa?

Aku memilihmu langsung untuk ini. Jangan kecewakan aku.

Aku tak mau jika harus mengeluarkanmu dari tim.

- Kau mengerti maksudku? - Ya, Pak.

Pintar. Selamat berburu.

Kurasa ini bukan salahnya.

Dua koper mirip dengan pita putih? Tak pernah terjadi.

Itu sudah terjadi.

- Mana pemimpinmu? - Di sana.

Kau yakin?

Kecelakaan satu juta berbanding satu.

Seorang penumpang beruntung pergi dengan barang-barang itu.

Aku tak mengerti kenapa kau perlu terbang ke sini untuk hal ini.

Dua puluh kilogram Pura senilai dua ratus ribu.

Aku terima tanggung jawab. Aku akan ganti uangnya.

Beri tahu pamanku, dia tahu aku bisa dipercaya.

Seandainya sesederhana itu.

Ada alasannya pamanmu, Don Pablo, menyuruhmu memimpin pengiriman ini.

- Siapa anggota paling barumu? - Ramon. Kenapa?

- Dia sudah menikah? - Belum.

Kemari!

Ini produk baru, Ramon. Cobalah. Beri tahu apa pendapatmu.

Kau lihat? Kita benar-benar punya masalah, Adolfo.

Bukan Pura yang ada di dalam koper itu.

Itu sesuatu yang kami kerjakan selama 10 tahun.

Perpaduan dari beberapa zat.

Aku tak berpura-pura mengerti itu, aku bukan ilmuwan.

Tapi itu adalah bentuk padat dari Pura.

Seribu kali lebih kuat. Bisa kau percaya itu?

Jadi barang yang di dalam koper itu tak bernilai 200 ribu dolar.

Tapi bernilai 200 juta dolar!

Kenyataan bahwa kau keponakan Don Pablo tak akan melindungimu.

Kau punya waktu tujuh hari untuk dapatkan kembali barang itu.

ROMA

Kau punya kuncinya, Nak? Kau sedang menonton apa?

- Aku tak tahu. - Ayah bawa snorkelku?

"La Cage".

Kurasa itu PBS versi Italia.

Di mana? Aku mau snorkelku.

Sabar, Ayah menyimpannya di sana.

Jangan. Ayo, kita akan melewatkan seluruh hari ini. Ayo.

Ayo, Ayah akan balapan denganmu sampai ke lift.

Dan ini adalah pesawat yang dinaiki si bodoh itu.

158 penumpang dan kita akan melacak setiap orang.

Petunjuk yang kita punya hanyalah reaksi wajah Adolfo Jones.

Saat kami buka koper itu, dia lebih terkejut daripada kami.

Dia tak menyangka isinya peralatan menyelam.

Jadi kami menduga telah terjadi pertukaran tak disengaja.

Si bodoh itu mengambil koper yang salah.

Penumpang penyelam itu akan kaget saat akan mengambil snorkelnya.

Apa dia tinggal di Miami atau LA?

Tunggu dulu. Bukankah ada dua jenis?

Ada ukuran dewasa dan anak-anak.

Sial. Seandainya koper itu masih ada pada kita.

Adolfo.

"Manny's Surf, Venice, California".

"Joey G".

Mari kita ke LA.

"Gelato", itu adalah es krim.

- Gelato. - Ya.

Dan menurut Ayah, Ibu sedang beli untuk kita.

- Kau mau? - Permainanku berhenti.

- Bisa perbaiki? - Nanti saja. Kemari.

Sekarang Ayah punya kejutan kecil.

- Gelato? - Bukan. Ini.

- Apa? - Sini, duduklah sebentar.

Kau tahu apa ini?

Ini Koloseum.

Salah satu bangunan Roma terhebat yang pernah dibuat.

Para gladiator bertarung di sini.

- Ibu! - Apa ini klub khusus laki-laki?

- Atau aku boleh gabung hari ini? - Entah, apa yang di belakang Ibu?

- Sebuah kejutan. - Gelato?

- Bahkan lebih baik. Buah. - Buah.

149 sudah diperiksa. Syukurlah ada kartu kredit.

Semua bawa koper, tak ada Samsonites biru.

Tinggal sembilan lagi, masih belum ketemu.

Dua terbang ke London.

Aku sudah menyuruh orang kita di kedutaan untuk mencari mereka.

Lima tinggal di LA. Pesan telepon sudah ditinggalkan.

- Belum ada kabar. - Kedengarannya menjanjikan.

Ya, tak ada yang punya anak.

Kelima penumpang dari LA ini adalah taruhan terbaik.

Empat dari mereka adalah satu keluarga. Ayah, ibu, dua anak.

- Dan yang kelima? - Bernama Harry Gordini.

Code Name: Wolverine subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left