The first 200 lines.
"Berbahagialah mereka yang mati dalam nama Tuhan."
Aku, John
mendengar suara dari Surga berkata kepadaku
'Berbahagialah mereka
yang mati dalam nama Tuhan.
Kini mereka bisa beristirahat selamanya setelah bekerja
"karena perbuatan baik mereka menyertai mereka.'"
Kami berdoa atas nama Yesus Kristus, Tuhan kami.
Dan kami berkata...
- Amin. - Amin.
Tita menangis bukan karena mendiang ibunya
yang suka mengendalikan
tapi karena wanita itu
sama seperti dia
tidak diizinkan untuk mencintai.
Saat itulah dia menyadari
bahwa akhirnya
ada semacam ikatan di antara mereka.
Siang itu
angin kencang mengangkat tanah pemakaman
seolah Elena melawan dan menolak untuk dikubur.
Tita.
Aku tahu aku menjauh.
Maafkan aku.
Aku belum siap bertemu denganmu.
Jadi, kau membuatku percaya bahwa kau memang mati?
Situasinya sangat rumit.
Aku kehilangan Robertito.
Lalu ayahku.
Aku menyakiti semua orang.
Aku egois.
Kali ini aku ingin melakukannya dengan benar.
Ini yang terbaik untuk semua orang.
Kau tahu kau bisa memberitahuku apa pun.
Kau punya banyak masalah, Tita.
Aku ingin kau tahu aku mengerti apa yang kau hadapi.
Aku akan baik-baik saja.
Aku tahu Pedro sangat berarti bagimu.
Aku tahu saat mencintai seseorang
perasaan itu tidak akan menghilang begitu saja.
Maksudku, jika kau butuh lebih banyak waktu
atau jika kau berubah pikiran
aku akan mengerti.
Aku ingin menikahimu, John.
Itu tidak berubah.
Tapi tempat ini membuatku tidak nyaman.
Kalau begitu, ayo.
Kita akan kembali ke Eagle Pass setelah masa berkabung selesai.
Terima kasih, Fina.
- Terima kasih, Fina. - Terima kasih banyak.
Selamat makan.
- Selamat makan. - Selamat makan.
Kau mau?
- Tidak, terima kasih. - Baiklah.
Aku ingin minta maaf kepadamu.
Karena situasi kematian Ibu
aku belum sempat mengucapkan selamat atas pertunanganmu.
Bersulang untukmu.
Semoga kau bahagia.
Kau pria yang sangat beruntung, Dokter.
Terima kasih banyak, Rosaura.
Aku sangat senang menjadi bagian dari keluarga ini.
Aku senang akhirnya kau menemukan seseorang
yang akan menemanimu selama sisa hidupmu, Tita.
Aku dan suamiku
siap membantumu jika kau membutuhkan apa pun.
- Terima kasih. - Di mana kalian akan menikah?
Aku tidak bermaksud ikut campur
tapi aku yakin makin cepat kau menikah, makin baik.
Kami belum menetapkan tanggalnya.
Untuk lokasinya...
Eagle Pass.
Kami akan menikah di Eagle Pass.
Benar.
Untuk kesehatanmu!
- Bersulang. - Bersulang!
Bersulang.
Tentara!
- Ada apa? - Tentara datang!
Sembunyi, Gertrudis. Sekarang!
Lewat sini! Pintunya.
Kenapa kalian di sini? Bagaimana kalian bisa masuk?
Perintahku adalah menangkap Pedro MΓΊzquiz.
Dia dituduh memberontak dan mengkhianati negara.
- Ayo! - Ayo, Pak.
- Kau salah. - Tunggu.
- Lepaskan! Aku diberi grasi! - Pedro!
Lepaskan aku! Aku...
- Lepaskan dia! - Lepaskan aku!
- Kumohon lepaskan dia! - Lepaskan aku!
Jangan bergerak!
- Jangan sakiti dia! - Lepaskan...
Jangan pukul dia!
Rosaura! Dokumennya!
Jangan bergerak!
Tolong tenanglah. Pria itu punya dokumen.
Ayo!
Pergilah dengan Rosaura.
Ayo!
Rosaura, ada apa?
Bernapaslah!
Ada apa?
Kau baik-baik saja?
Di mana Pedro?
Dia dibawa oleh tentara.
Aku akan mengambil grasi.
Ayo duduk dulu.
Ya, hati-hati.
Dia akan melahirkan.
- Biar aku saja. - Tidak!
- Apa? - Gertrudis, ambil ini, tolong dia!
Jangan. Jika terlihat, dia akan ditangkap.
Aku akan membawamu ke tempat tidur.
Ternyata kau suka bermain Kebangkitan Yesus.
Tapi Pedrito, kembali ke Piedras Negras?
Apa yang kau pikirkan?
Seharusnya kau tetap bersembunyi dengan orang Amerika.
Ini kesalahan, Paman. Aku bukan pemberontak lagi.
Sial!
Apa? Tiba-tiba saja?
Presiden memberiku grasi.
- Mana? - Di peternakan.
Presiden tak mengampuni pengkhianat!
- Buat dia berlutut! - Ya, Jenderal!
Kali ini akan kupastikan kau mati selamanya.
Berhenti!
Surat ini ditandatangani Presiden, jangan sentuh dia!
Ini airnya.
Ada kotak P3K di kamarku.
Dia akan segera melahirkan.
Terima kasih.
Kau bukan lagi pemberontak.
Sejak kapan kau mendukung pemerintah?
Anakmu akan segera lahir.
Bagaimana kondisimu, Rosaura?
Dia sangat cantik.
Gertrudis, mereka boleh masuk.
Tita, kau baik-baik saja?
Bagaimana bayinya?
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Dia perempuan.
Hai.
Apa yang mereka perbuat kepadamu?
Nanti kuceritakan.
Siapa namanya?
Esperanza nama yang cantik.
Aku suka itu.
Entah apa Ibu akan menyukai nama itu.
Rosaura.
Nyonya Elena sudah tiada.
Kita namai dia Esperanza.
Esperanza.
Hai, Esperanza.
Kita biarkan mereka di sini.
Selagi kita semua berkumpul di sini
aku ingin memberi tahu bahwa aku dan John sedang menunggu
masa berkabung sembilan hari ini berlalu
sebelum kembali ke Eagle Pass.
Kalian tidak boleh pergi.
Kenapa?
Karena peternakan tetangga masih diserang.
Jalanan tidak aman. Tunggu saja sampai membaik.
Jangan mengambil risiko.
Aku setuju ini bukan waktu terbaik untuk pergi.
Tapi jika bepergian di siang hari, kami akan baik-baik saja.
Terima kasih atas perhatianmu.
Kenapa kalian tidak menikah di sini?
Setelah menikah, kalian bisa kembali ke Eagle Pass
saat keadaan sudah tenang.
Tidak.
Aku tidak mau menikah di sini.
Kami akan menunggu.
Mari kita atur pertemuan
untuk menunjukkan peternakan ini masih ada.
Lalu kita bisa mengumumkan pertunangan kalian.
Ini bukan waktu yang tepat.
Aku setuju, kita belum siap untuk merayakan.
Tita.
Biarkan aku melakukan sesuatu untukmu dan keluarga kita.
Ibu baru saja meninggal.
Tidak harus sekarang.
Kita butuh waktu untuk memperbaiki peternakan ini.
Tapi kita harus menunjukkan kepada Piedras Negras
bahwa Las Palomas dan keluarga ini masih berdiri.
Sementara kami mengatur ini, kembalilah ke Eagle Pass.
Ini bukan waktu yang tepat untuk perayaan.
Ini bukan perayaan.
Tapi pertemuan dengan tamu.
Makan malam kecil untuk menunjukkan bahwa kita bersama dan bahagia.
Bahwa kita punya putri yang cantik.
Juga ada pertunangan Tita.
Itu yang harus kita lakukan sebagai pemilik baru Las Palomas.
Kenapa kau merasa terganggu?
Kau tidak lihat?
Perang belum berakhir.
Ada lebih banyak serangan di peternakan.
Kita tak bisa menggelar pertemuan, kita tak punya uang.
Apa pertunangan Tita mengganggumu?
Jangan konyol, Rosaura.
Kita baru punya putri.
No comments yet. Be the first to leave one.