Hard Hit

Hard Hit (발신제한)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Hard-Hit 2021-KOREAN-BluRay-DTS-FGT-RUSTED-VXT
A Commentary by Coffee_Prison
𝕯𝖚𝖗𝖆𝖘𝖎 : (𝟎𝟏:𝟑𝟒:𝟐𝟐) || 𝗥𝗲𝘀𝘆𝗻𝗰/𝗘𝗱𝗶𝘁𝗲𝗱 || 𝐎𝐟𝐟𝐜𝐢𝐚𝐥 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝐢𝐐𝐈𝐘𝐈 (-𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐌𝐞𝐧𝐨𝐧𝐭𝐨𝐧-)

Tags

BluRay
TS
Published on: 2022-01-22
Downloads: 81
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 172 lines.

Penjahat kegelapan, Papa Bravo!

Ini senjata legendaris yang sangat kuat!

Ayah masih belum bangun?

Ayah bilang akan bangun.

5 menit lagi.

Ayah sudah bilang begitu 3 kali.

Pergilah, Lee Min-Joon, Ayah lelah sekali.

Bu, katanya 5 menit lagi!

Ya, Pak Wakil Dirut.

Kau seharusnya sudah memeriksanya.

Bukankah tadi aku ditelepon wakil dirut?

Jangan lupa, hasil FC Kelas 1 adalah penyelamat cabang kita.

Kau harus menekan dan memberikan...

Apa aku harus mengajari semuanya padamu?

Baiklah.

Duduk di belakang.

Lee Min-Joon, bola dan tasnya.

Apa ada Ayah temanmu yang mendapatkan bola dengan tanda tangan?

Bukankah Ayah yang terbaik?

Kembalikan.

Dasar nakal.

Ada bau aneh di dalam mobil.

Itu kentutmu!

Ada apa?

Aku akan mengantar mereka ke sekolah.

Kau bilang tak bisa.

Aku sudah mengubah jadwal janji temuku.

Rapatku ditunda, pergilah ke janji temumu.

Apa proposalnya sudah siap?

Bagus.

Cabang Bujeon ditutup.

Wakil dirut memberitahuku pagi ini.

Ini benar-benar mengesalkan.

Kita benar-benar harus membujuk Pak Park. Sampai jumpa di sana.

Lee Hye-In, ponselmu.

Bukan ponselku.

Apa ini ponsel Ibu?

Tidak.

Apa sopir meninggalkannya di sini?

Ya?

(Ada informasi penting yang harus kau ketahui.)

Ayah!

Ayah, pelan-pelan saja.

Kapan foto ini diambil?

Di Pulau Jeju tahun lalu.

Tahun lalu?

Itu foto profil Facebook Ibu.

Benarkah?

Ayah tak ikut saat kami pergi ke sana.

Ya?

(Bukankah kau Lee Sung-Gyu Manajer Pusat Bank Bareun?)

Siapa ini?

Terima kasih atas informasinya.

Dengar...

(Kau merawat mobil dengan teliti, jadi pasti merasakannya.)

Apa maksudmu?

Ayah, aku haus.

Lee Min-Joon, jangan bicara saat Ayah sedang menelepon.

(Jika kau tak mengikuti perintahku dengan sempurna, )

(kau dan anak-anakmu yang manis itu tak akan selamat.)

- Ya? - Ada apa?

Apa kau tak mau isi bensin?

Maaf, aku agak sibuk.

Apa kau bisa mengisinya untukku?

Ini SPBU isi sendiri, begitulah katanya di mana-mana.

Aku tahu, tapi...

Tolong bantu aku.

Tentu saja!

Siapa kau? Apa yang kau inginkan?

Aku paham, jadi apa yang kau inginkan?

(Membangun kredibilitas kami adalah prioritasnya.)

(Ulurkan tanganmu ke bagian bawah kursi, lalu sentuh.)

Apa yang ada di bawah kursiku?

(Jadi, kau tak boleh menyepelekan ucapanku.)

- Pak, kartumu. - Ya.

Jadi, apa yang kau mau?

(Aku akan SMS detail akunku, jadi transfer)

- (1.726.000 dolar.) - Apa?

Ayah, sekolah Lee Min-Joon sudah lewat!

Jangan turun dulu!

Kenapa?

Pasang sabuk pengamanmu.

Patuhi perintah Ayah.

Ada apa?

Jangan melampiaskannya pada kami karena Ayah bertengkar dengan Ibu.

Apa?

Ada orang gila mengeklaim sudah menaruh bom di mobil ini.

Ini mungkin penipuan.

Bom? Astaga!

Yang benar saja?

Dunia ini sungguh gila, 'kan?

Bukankah kita harus memanggil polisi?

(Akan kukatakan untuk terakhir kalinya.)

(Jika ada yang turun, menghubungi siapa pun, )

Sial.

Lee Min-Joon! Di mana bola dengan tanda tangan itu?

Ada di belakang!

Ayah, aku akan turun di sini dan menunjukkan...

Tetap di sana!

Untuk berjaga-jaga, sebaiknya kita tetap di dalam mobil.

Anak-anak!

Lee Min-Joon tak bisa ikut dengan kalian. Pergilah lebih dulu.

Tolong menjauh dari mobil, ya?

Menjauhlah! Sekarang!

Sekarang!

Kenapa Ayah berteriak pada teman-temanku?

Tidak ada salahnya untuk berhati-hati.

Untuk berjaga-jaga, paham?

Halo?

Ya?

(Bisakah kau menghadiri rapat hari ini?)

(Hentikan omong kosongmu, sudah kubilang ini rapat penting.)

(Seorang pria mengeklaim sudah menaruh bom di mobilku.)

(Dia mau semua uangku atau akan meledakkanku!)

Aku dapat telepon itu juga. Di mana kau?

- Pak Lee! - Tunggu!

Dia bilang kita akan mati jika turun.

Ada apa denganmu?

Bisakah kau menghentikannya? Dia melarangku pergi bekerja.

Ada ide siapa pelakunya?

Entah. Dia tahu alamat,

nomor telepon, dan nama anak-anakku!

Itu bisa dicari di internet.

Baiklah, diam saja, ya?

Tidak ada bom di Korea.

Apa kau bisa jalan?

Baiklah, aku akan jalan!

Bisakah kau tetap diam sebentar?

Ada apa denganmu juga, Pak Lee?

Kita akan mati jika turun!

Jung-Ho, tunggu, berikan proposalnya.

Akan kucoba untuk menunda rapat dengan Pak Park.

Kawan, kenapa itu penting sekarang?

Kendalikan dirimu, kau tahu apa taruhannya!

Ayah, aku mau buang air kecil.

- Baik, tahan sebentar. - Jalan, Brengsek!

Aku mendengarmu. Aku akan jalan! Sebentar saja.

Tunggu sebentar, mari kita mengobrol setelah kupindahkan mobilku.

- Apa jalan ini milikmu? - Tolong pergilah.

Jangan menghalangi orang lain!

Berapa kali harus kubilang?

Maaf, aku akan segera jalan.

Maaf, Pak.

Tidak! Mobilnya akan meledak!

Dengar!

Pak!

Hentikan!

Bisakah kau tetap diam? Mari kita bicara setelah aku parkir.

Ini hari yang sangat penting bagiku!

Baiklah. Jung-ho, tenangkan dia, mari kita cari jalan keluarnya!

Tolong tutup pintunya.

Aku akan meneleponmu setelah parkir. Cobalah tenangkan istrimu.

Apa yang akan kau lakukan jika pekerjaanku kacau hari ini?

Ini hanya sebentar!

Dengar, ini juga hari yang penting untuk kami.

Tutup pintunya dan kita cari jalan keluarnya.

Ayo cepat.

Bantu aku. Kumohon.

- Jung-Ho, tunggu. - Ya.

Dia mungkin benar, bagaimana jika ini lelucon?

Aku akan terlihat seperti orang bodoh.

Bagaimana jika ini muncul di YouTube...

- Aku harus buang air kecil! - Kencing di celana saja!

Anak-anak, Ayah akan mengurusnya, tunggu saja, ya?

Jung-Ho...

Astaga.

Ayah, celanaku basah.

Apa kau kencing di celana?

- Ayah! - Apa?

Kakinya! Lihat!

- Ayah! Dia berdarah! - Lee Min-Joon! Astaga...

Ayah!

More Indonesian subtitles for Hard Hit

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left