The Acolyte

The Acolyte

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Acolyte 2024 S01E08 DSNP WEB-DL DDP5 1 Atmos H 264-FLUX
A Commentary by tedi
Retail Hotstar | 46:52 Resync for DSNP

Tags

webdl
Published on: 2024-07-22
Downloads: 349
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 179 lines.

Sebelumnya...

Si kembar... bagaimana mereka diciptakan?

Aku mengkhawatirkan keselamatan gadis-gadis itu.

Hanya vergensi yang bisa menciptakan kekuatan semacam itu.

Kita bilang apa pada Dewan?

Mae membakar benteng penyihir dan semua orang tewas.

Aneh sekali.

Muncul bertahun-tahun kemudian, dilatih anggota kita sendiri.

Aku takut Mae hanya bagian kecil dari rencana Masternya yang lebih besar.

Katanya, "Pelajaran terakhirmu adalah yang kau pelajari sendiri."

"Kau akan bunuh seorang Jedi tanpa senjata."

Apa kau sudah lupa siapa kita?

Dari mana asal kita?

Mereka sudah mencuci otakmu.

Kita harus temukan Mastermu.

Sebelum itu, kau dan aku harus bicara.

Di bawah permukaan kesadaran, ada emosi-emosi yang kuat.

Amarah. Rasa takut.

Gairah.

Itu jalan ke Sisi Gelap.

Helm pembatas indra.

Cobalah. Jadi, hanya ada kau dan Force.

Dan apa yang kau bawa.

Osha?

Tidak!

Mae. Aku melihat dia.

Dia mengulurkan tangannya.

Dia sedang membunuh Sol.

Di mana Mae?

Dia memegang lightsaber.

Namun, dia tidak memakainya.

Ini adalah masa depan yang kau lihat.

Dia bisa membunuh tanpa senjata.

Namun, masa depan tidak pasti.

Aku masih bisa hentikan Mae.

Pakai pesawat siapa? Aku mau bawa pergi punyaku.

Pergi ke mana, tepatnya?

Aku tahu lokasi mereka.

Jadi, kita pergi bersama.

Coba sampai ke dia lebih dulu.

Kita di mana?

Brendok.

Kenapa?

Aku akan hubungi Master Vernestra.

Jedi akan bertemu kita di sini.

Untuk apa?

Ada vergensi di planet ini.

Karena kau dan Osha ternyata masih hidup,

aku bisa membuktikannya.

Membuktikannya?

Membuktikan apa?

Bahwa pembunuhan ibu kami dibenarkan?

Yang terjadi padamu, pada kelompokmu adalah kecelakaan.

Kecelakaan?

Kalau itu kecelakaan, kenapa kau tidak beri tahu Osha?

Kenapa kau bohong padanya?

Kenapa kau bilang itu salahku?

Kau yang menyulut kebakaran itu.

Kau mengurung kelompokmu.

Karena sekelompok Jedi menyerang rumah kami.

Semua orang di sana tewas karena kalian berempat.

Kami harus ikut campur.

Penyesalan terbesarku adalah tak bisa menyelamatkan kalian berdua.

Kau dan Osha bukanlah kembar.

Kalian bahkan bukan saudari.

Kalian...

Pesawat pelariannya!

Mae!

Jumpa di neraka, Jedi.

Andai pesawat ini punya hyperdrive.

Dia terlalu besar untuk ikuti kita.

Bersiaplah, Pip!

Master Vernestra, Senator Rayencourt datang untuk menemuimu.

Di mana dia?

Di dalam sana.

Kau biarkan dia masuk ruang kendali?

Senator.

Maaf sudah mengganggu.

Tidak sama sekali.

Aku terkejut saat diberi tahu kau bepergian melalui hyperspace.

Perutmu mual?

Sebenarnya, kepalaku yang pening, dan aku baik-baik saja.

Ini pasti mendesak, sampai menungguku di sini.

Aku mendengar beberapa berita meresahkan.

Berita apa?

Bahwa kau melakukan penyelidikan pembunuhan

tanpa melaporkannya ke Senat.

Aku merahasiakan ini untuk sementara.

Aku berwenang untuk mengambil tindakan mandiri

jika tidak ada ancaman besar.

Bagaimana kau tahu tidak ada ancaman besar?

Semua korbannya Jedi.

Ada lebih dari satu korban?

Aku sudah hampir menangkap tersangkanya.

Apa si tersangka seorang Jedi?

Hampir sekali. Terima kasih atas perhatianmu.

Kau tidak suka padaku.

Menurutmu kampanyeku

untuk peninjauan eksternal Jedi dipicu dendam pribadi.

Jika kau mau pendapat jujurku, ya.

Bagus. Ini pendapatku.

Menurutku Jedi adalah sistem besar dengan kekuasaan tak terbatas dan berkedok agama,

sekte delusional yang mengaku mampu mengendalikan yang tak terkendali.

- Kami tidak mengendalikan Force. - Bukan Force.

Emosi kalian.

Kalian menunjukkan citra kebaikan dan pengendalian diri,

tetapi hanya masalah waktu sebelum anggota kalian gelap mata.

Saat itu terjadi, bukan "jika", siapa yang mampu menghentikannya?

Itu jelas hanya pendapat

dan bukan pendapat mayoritas anggota Senat lainnya.

Mayoritas kolegaku tak bisa membayangkan sebuah galaksi tanpa Jedi.

Dan aku mengerti alasannya.

Saat kau sibuk mengagumi pahlawan,

kau tak perlu menghadapi yang ada di depanmu.

Apa itu saja, Senator?

Aku melaporkan kurangnya transparansimu kepada Kanselir Drellik.

Dia mungkin mengundangmu ke pengadilan Senat untuk menanyakannya.

Semoga, demi kebaikanmu, kau sudah menahan si tersangka saat itu.

Semoga berhasil.

Bukan, apa slogan kalian?

"Semoga Force menyertaimu"

Kau sungguh tidak akan beri tahu tujuan kita?

Kita pergi bersama atau tidak pergi.

Rasanya adil.

Apa aku memberi kesan kalau aku orang yang adil?

Ya, benar.

Kau membuat kesepakatan dengan saudariku dan berharap dia memenuhinya.

Itu adil. Ini juga.

Osha.

Kau seharusnya dilatih.

Apa kau mau mempertimbangkannya?

Tidak.

Kesempatan terakhir.

Sudah kubilang, aku bukan saudariku.

Jelas bukan.

Mae menyetujui kesepakatan itu tanpa mempertimbangkannya.

Aku tahu itu, tetapi aku harus sampaikan pesan.

Ini mendesak.

Ini sangat tidak lazim, tetapi akan aku usahakan.

Master Vernestra, kami menemukan Master Sol.

Dia menyalakan kembali suar transponder-nya.

- Di mana dia? - Brendok.

Siapkan kapalku.

Kumpulkan sebanyak mungkin Kesatria tanpa menarik perhatian.

Menurutmu akan ada konfrontasi?

Lebih tepatnya resolusi.

Kembali ke kampung halaman.

Tak ada bandariksa,

tetapi ada landasan pendaratan dekat benteng kami.

Mereka sudah di sana.

Mae!

Ibu!

Tidak!

Menghidupkan lift ini adalah satu-satunya cara masuk.

Kecuali kau mau memanjat.

Apa kau yakin?

Mae!

Mae!

Terima kasih sudah menuntunku kepadanya.

Kita tim yang hebat.

Aku akan menghancurkanmu jika terpaksa.

Tidak jika dia menghancurkanmu lebih dahulu.

Osha.

Dengarkan aku.

Semua kematian ini.

Semua yang telah terjadi di sini,

semua karena kau tak mau aku menjadi Jedi.

Bukan aku yang melakukan ini.

- Sol membohongimu. Dia menyalahkanku... - Sol tak pernah menyalahkanmu.

Dia coba mengajariku menerima bahwa orang yang kucintai

mampu melakukan kehancuran sebesar ini.

Dan aku gagal.

Aku tidak pernah bisa belajar menenangkan emosi negatifku.

Kebencianku kepadamu, dukaku atas ibu kita.

Jadi, aku tidak pernah menjadi Jedi.

Kurasa, pada akhirnya, kau mendapatkan apa yang kau inginkan.

Sol membunuh ibu kita.

Aku lihat itu dengan mataku sendiri.

Dia bohong padamu.

More Indonesian subtitles for The Acolyte

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left