The first 200 lines.
Mestinya Ibu seorang perokok.
Ini tak ada hubungannya dengan kondisinya yang istimewa ini.
Penyebabnya adalah kita tidak mampu...
mencari obat yang mirip pengencer cat...
yang setidaknya baru kali ini memasuki aliran darahnya.
Ibu sudah kebal pada semua obat.
Sudah kebal? Ibu kan lagi tidur siang.
Tutup mulutmu, Igby.
Semuanya beres.
Semuanya gara-gara tenis yang menyebalkan itu.
Sudah hampir jam 6.00.
Mungkin mereka sudah melakukannya.
Saya tak tahu apa, tapi mereka akan melakukannya!
Ayo kita bersulang untuk Bay State!
Ayo bersulang untuk Julia. Kamu sudah ketemu dia?
Kalau dia mirip adiknya...
Tidak mirip. Kita bersulang untuk Johnny dan Julia
dan kehebatan Bay State dan cinta dan kebahagiaan dan...
Oh, ini dia!
Demi cinta Pete, Si Penyihir dan Si Pemalas.
Saya belum pernah ke atas sini.
- Rasanya aneh kan? - Kita menyukainya.
Kapan Ayah kembali bekerja?
Tidak lama lagi.
Ayah kan tidak sakit lagi?
Tidak, Ayah tidak sakit.
Tapi juga belum sembuh benar. Rasanya belum sembuh benar.
Kapan Ayah akan merasa lebih sehat?
- Di musim semi. - Di musim semi?
Ayah tidak cocok dengan musim dingin.
Hari-hari kelabu ini, sungguh menyedihkan.
Bagaimana dengan musim dingin mendatang?
Jason sayang,
kamu berencana akan mandi minggu ini?
Apa?
Tampaknya kamu lupa mandi minggu lalu.
Tapi saya kan tidak kotor?
Tidak, memang tidak kotor.
Kamu tak melakukan apa pun yang bisa membuatmu kotor
belakangan ini.
Tapi badanmu bau, sayang, bau tembakau,
dari kuku kakimu yang kuning sampai kuku tanganmu yang kuning
sampai gigimu yang kuning sampai rambutmu yang kuning.
Maaf kalau kamu tersinggung.
Daging alot.
Jangan minum obat waktu perut masih kosong, sayang.
Maaf.
Anak-anak, ibu kalian benar sewaktu mengomeli Ayah.
Kebersihan diri yang baik
adalah salah satu kebiasaan baik yang penting
yang harus diterapkan laki-laki di dunia ini.
Chin-chin!
Jangan terus memanjakannya, Jason.
Mana mungkin orang takut pada badut?
Biarkan dia!
Ayolah, Nak.
Bukan begini caranya merayakan ulang tahun.
Semuanya sudah pulang.
Tak ada orang lagi di lantai bawah.
Sekarang tinggal kamu dan Ayah.
Tinggal kamu dan Ayah, Nak.
Ini.
igby dicaci, igby mandiri
Kalau Surga memang tempat yang indah,
mengapa disalib disebut pengorbanan hebat?
Bu Slocumb. Senang bertemu Ibu lagi.
Saya harap Ibu naik mobil.
Di dunia Tuhan tidak ada tempat yang seindah
Connecticut di saat Natal.
Oliver mengantarkan saya dari kota.
Silakan duduk.
Dan selamat untuk Oliver.
Saya dengar dia sudah menjadi
bintang mahasiswa baru di Columbia.
Kami sangat bangga melihat anak-anak kami sukses.
Tapi tentu saja kita sekarang akan membicarakan Igby.
Siswa berprestasi istimewa? Siswa berprestasi istimewa?
Nilai kamu jelek semua! Lebih jelek dari "D" dalam Kesenian!
Kamu senang ya bikin Ibu tampak konyol?
- Entahlah. - Entahlah?
"Bu Slocumb tidak tahu apa yang diinginkan Igby.
Ibu yang ragu-ragu, yang bodoh." Kamu senang ya?
Entahlah.
- Apa? - Tidak!
Lalu, kamu ini apa? Tukang bohong?
- Entahlah. - Entahlah?
Pembohong! Pembohong! Berani kamu ya?
Dan ke mana saja kamu, sampai rapor adikmu sejelek ini?
Saya kan kuliah. Bukan salah saya kalau Igby begini.
Pernahkah kamu berpikir sedetik saja
bagaimana efeknya buat Ibu?
Tidak.
Ibu tak mau kalau harus mengalami hal ini lagi.
Kamu sudah diberi kesempatan. Kamu gagal total.
Nyaris sangat mengesankan. Nyaris saja.
Kamu tahu apa yang akan terjadi pada dirimu sekarang?
Kamu tahu ke mana prestasi hebatmu
akan membawamu sekarang...
...setan kecil?
Choate?
Kadet, lapor!
Sialan!
Giliran jaga kedua cepat sekali.
Matikan lampu!
Tidur! Ayo! Ayo! Ayo!
Oke, Tuan Patterson, matikan lampu!
Bagian "matikan lampu" yang mana yang kamu tak paham, Patterson?
Penyu, semprotannya!
Tidur, Tuan Stone!
Oke, Fredericks! Kamu sudah tahu aturannya!
Penyu!
Kalian berdua, matikan lampu! Tidur!
Dengarkan kata-kata walimu, Igby. Kamu dengar saya?
Ini yang terbaik untukmu,
sekolah militer...
Keluar dari duniamu yang nyaman itu
dunia tempatmu dibesarkan, untuk menentukan hidupmu sendiri.
Sekolah di Pantai Timur itu tak berguna di dunia nyata.
Mungkin memang terasa berat, tapi akan membuatmu tegar,
tidak seperti teman-temanmu yang cengeng.
Mulai!
Dan Igby pun ambruk.
Kamu sudah banyak teman ya?
Betul begitu, Igby?
Igby banyak temannya. Betul kan, Igby?
Banyak.
Kamu punya teman yang namanya lucu sekali,
yang namanya kura-kura itu lho.
Si Penyu.
- Si Penyu? - Si Penyu.
Dia sahabat saya.
Lalu senapannya salah tembak dan meledakkan mukanya.
Kami memetik pelajaran berharga tentang pemeliharaan senjata.
Kenapa sekolah tidak memberi tahu Ibu?
Bukan salah sekolah. Tanggapan sekolah bagus kok.
Membayarkan ongkos cuci baju bukan karena itu kewajiban mereka
tapi karena memang seharusnya begitu.
Saya yakin bahwa ada orang di dunia ini
yang ditakdirkan untuk jadi korban
agar menjadi peringatan untuk kita semua,
tanda-tanda di sepanjang jalan.
Jalan ke mana?
Menuju sukses.
Ayah kita, misalnya, adalah tanda
"berbahaya kalau sudah kumat."
Sepanjang jalan raya kehidupan.
Musim panas ini kamu kerja untuk saya ya,
kerja dengan kru saya,
memugar beberapa rumah saya di New York.
Kamu mau dimanfaatkan temanmu di musim panas ini?
Bagaimana, Igby?
Tinggal di rumah musim panas di Hamptons?
- Di akhir pekan. - Siap, Pak.
Bagus. Bagus!
Kapan kamu pulang ke Akademi?
Tepat jam 7.00 pagi besok, Pak!
Maaf.
"Surat ini untuk memberitahukan, bahwa penerimanya, anak saya,
pembawa surat ini,
saya izinkan untuk memakai kartu kredit saya..."
Kamu boleh istirahat dulu, Kevin. Terima kasih.
Bisa saya tolong, Nak?
Ya, saya perlu kamar.
Sudah pesan sebelumnya?
Ibu saya sudah pesan.
Pesan pakai namanya?
Ini ibumu?
Ya.
Tak ada. Tak ada pesanan kamar atas nama ini.
Huh, Ibu memang selalu begitu.
- Di kota, mau cari sekolah? - Ya, cari universitas.
Ibu harus terbang pulang.
Saya punya kakak lelaki, remaja. Sedikit bermasalah.
Di semua keluarga pasti ada anak bermasalah.
Mau cari universitas apa, Nak?
Semuanya.
Pokoknya asal di sini, di Midwest.
Oh begitu ya.
Halo, ada Georgie?
Oh, tidak ada?
Ini Pak Slocumb.
Guru kesayangan Georgie dari Akademi.
Kamu siapa?
Oh begitu. Saya tidak tahu Georgie punya adik perempuan.
Saya di kota cuma sementara, di O'Hare Hilton.
Kamu lagi apa?
Ya, tapi saya guru keren dan masih muda.
Kenapa? Umur berapa kamu?
Oh begitu.
Suara kamu seperti lebih tua dari anak umur 11 tahun.
Oh ya, betul, pasti karena banyak merokok.
Halo?
Bisa bicara dengan Mimi Slocumb?
Ya, ini Mimi Slocumb.
Saya menelepon dari O'Hare Hilton.
Hai.
Kamu harus berdiri tegap.
Sedang apa kamu di sini, Slocumb?
Soalnya Ritz-Carlton penuh.
Kamu tahu kan, saya sedang banyak pikiran,
No comments yet. Be the first to leave one.