The first 200 lines.
- Itu dia. Anakku! - Halo, Ibu.
Kau terlalu muda untuk menikah.
Kau seharusnya masih di rumah dengan ibumu.
Dia akan menjadi pria tua untuk menikah jika menurutimu.
- Halo, Nak. - Halo, Ayah.
Biar kubawakan itu.
- Ayah baik-baik saja? - Ya. Hanya sedikit pegal.
Mereka membuatnya bekerja lama, menata kapal sepanjang waktu.
Seperti sedang perang saja, melihat kecepatan pembangunannya.
Tidak akan ada perang. Tapi aku senang melakukan tugasku.
Ya. Kau melakukan itu di kali pertama.
Ayah yakin tak mau bergabung dengan kami malam ini?
Ayahmu tak punya waktu untuk semua itu.
- Benar, Sayang? - Ya.
- Ayah rasa tidak. - Akan kubawakan ini ke dalam.
Ini mungkin malam terakhir James sebagai pria lajang...
tapi jangan minum terlalu banyak.
Yang lebih penting, jangan biarkan James minum terlalu banyak.
Aku ingin dia berjalan dengan Helen ke altar besok, bukannya terhuyung.
Kau bisa menuntun kuda ke air, Ny. H...
tapi kau tak bisa membuatnya habiskan dua liter Sharp's Brew.
Jika kau tuangkan ke lehernya, maka bisa saja.
Jangan rewel, Clancy. Hanya semalam.
Tn. Mulligan akan kembali untuk menjemputmu besok malam.
Apa yang kau lakukan? Ini baru pukul 17.26.
- Tugas hari ini sudah selesai. - Sudah selesai?
- Banyak roti. - Kucing Harris yang dikebiri?
- Selesai. - Ada susu juga.
Bagaimana dengan anjing nakal Mulligan, Clancy?
Muntah seperti biasa, tapi ada sesuatu di dadanya juga.
Kuberikan Digoxin, tapi kami akan memantau reaksinya malam ini.
Pastikan dia dikurung, atau dia akan menghancurkan tempat ini.
Perlahan dan kuat adalah pemenangnya.
Aku tahu ini sulit bagi kalian berdua...
tapi jangan memanjakanku lagi.
Aku sudah menjadi masyarakat yang berguna.
Kau perlu mencari orang lain untuk diurusi.
Jim. Waktu yang tepat. Ny. Hall punya minuman pertamamu malam ini.
Orang tuamu baik-baik saja?
Ya, mereka menginap di Penginapan Falcon lagi.
James, urusan pernikahan ini benar-benar tidak pengertian.
- Benarkah, Siegfried? - Ya, benar.
Lalu ada bulan madu di mana kalian pergi dengan riang.
- Jangan melarangnya berlibur. - Sepekan di North Riding. Bagus.
Itu tidak bagus. Itu sangat buruk. Sepanjang pekan.
Aku di sini berlarian, bekerja keras setengah mati.
Hanya setengah. Seharusnya jangan tanggung.
Maaf, Helen, tapi musim semi adalah waktu tersibuk kita.
Aku tak bermaksud membuatmu seperti ini.
Dia memesannya enam bulan lalu.
Benar, kalian tidak merencanakan. Kalian pergi tanpa peduli apa pun.
- Tunggu sebentar. Kaulah yang... - Pernikahan adalah langkah serius.
Jangan dilakukan tanpa berpikir serius.
- Benar. - Boleh kuingatkan pepatah lama?
Menikah terburu-buru, menyesal kemudian.
- Yah... - Bukan kalian berdua.
Maksudku orang-orang. Orang lain.
Kau mungkin akan baik-baik saja.
Kita yakin tak mau dia berpidato di kebaktian?
Bukankah sebaiknya kita makan? Kita harus di Drovers dalam satu jam.
- Cincin? - Aman tersimpan di...
Astaga.
- Hanya bercanda! Hanya lelucon. - Boleh kuperiksa?
- Hampir tersinggung. - Hidupmu nyaris tak berharga.
Bisa kita saling memahami?
Terima kasih, Triss.
Mari makan.
Terima kasih, Ny. H.
Kali pertama aku melihatmu...
aku sangat terpana hingga turun dari bus di tempat asing!
Alton Cross! Aku penasaran ada apa denganmu saat itu.
Aku tidak pernah membayangkan kita akan berakhir di sini.
Ya, benar.
Ya. Ya.
Benar.
Naiklah. Sampai jumpa besok.
Tunggu saja.
- Masih ada waktu berubah pikiran. - Tidak akan pernah.
Pendamping pria mentraktir ronde pertama.
Sekali lagi.
Perusak suasana.
- Kau akan baik-baik saja? - Jangan cemaskan aku.
Jangan menunggu.
- Jaga James. - Ayah juga jangan nakal.
Kalian berdua hati-hati di atap. Kau jangan minum terlalu banyak.
Bolehkah aku menempati kamarmu karena kau tidak akan kembali?
Toh, ranjangku sudah kau tiduri.
Apa yang kau harapkan? Ranjangmu jauh lebih nyaman.
Tentu saja boleh.
Aku akan kembali ke sini setiap hari.
Hei, tidak akan ada yang berubah.
Hanya karena aku akan menikah, tidak akan ada bedanya.
Kau tahu, Ibu akan sangat bangga padamu.
- Yang kau lakukan untuk kami. - Jangan. Kau akan membuatku sedih.
Aku sangat mencintaimu.
Meskipun kau anak kecil yang menyebalkan.
Aku tidak sekecil itu.
Ya. Kau tidak sekecil itu.
Aku mendapat perintah tegas untuk memastikan kau tak dapat masalah.
Minumlah perlahan.
Urus James, ya?
- Sama lagi, Maggie. - Satu seloki lagi.
- Sesuatu yang lebih kuat? - Tidak lagi, Tom.
- Aku punya banyak yang tersisa. - Kosong.
- Itu cukup bagiku. - Dia kosong.
Sebotol ale, jika kau tak keberatan, Maggie.
Akan kubawakan.
Arthur, rak di ruang persediaan.
Terima kasih, Arthur.
Aku masih tak mengerti apa kelebihannya.
Biarkan itu menjadi rahasia.
Tepat waktu, Kakak. Berapa harganya, Maggie?
Tristan, kau memang masyarakat yang bermanfaat sekarang.
- Ya, aku agak kekurangan. - Lanjutkan.
Itu gila. Seekor sapi yang kami jual ternyata menderita TB.
Seluruh ternak mungkin terinfeksi. Tinggal menunggu waktu.
Aku hampir tak bisa tidur karena mencemaskannya.
Kau tak seharusnya mencemaskannya.
Bukan ternak, tapi susu yang terinfeksi dari sapi itu.
Orang-orang akan meminumnya. Kita harus tahu.
Maaf. Seharusnya aku tidak merusak kesenanganmu seperti ini.
- Tidak apa-apa. - Semoga harimu menyenangkan, Nak.
Dia kehilangan putra sulungnya karena TB sepuluh tahun lalu.
Wilf muda dan ayahnya kesulitan. Susu dari ternak lamanya.
Kau dalam masalah saat mereka menyajikan minuman sesuai takaran.
Tidak! Tidak, aku tak bisa.
- Tidak bisa? - Tidak boleh.
Ayo.
Astaga. Baunya seperti pabrik bir di sini.
Tidak, Maggie. Kau sudah menikah.
Jess, hanya kau.
Sarapan akan siap di meja lima menit lagi.
Di mana James? Kuharap kau tak kehilangan dia semalam.
Kuakui detailnya agak kabur.
Tidak. Cincinnya!
Astaga.
Kondisimu jelas lebih baik daripada adikmu.
Kegembiraan masa muda bukan tandingan ketahanan pengalaman.
Kurasa ini milikmu. Kutemukan berlumuran lumpur.
Aku mungkin terjatuh sedikit dalam perjalanan pulang.
- Aku menemukannya di pantri. - Aku butuh keju.
Kau melepas pakaianmu untuk sepotong keju cheddar?
Tidak sepenuhnya sadar.
Aku menemukan ini di sakunya.
Itu agar Tristan tidak dalam masalah.
Dia meninggalkannya di meja. Kurasa dia tak menyadarinya.
Sarapan sebentar lagi.
Tikus iini milikmu, bukan?
Ya, kini aku ingat.
- Benarkah? - Tidak juga.
Bagaimana dengan James? Ranjangnya tidak terlihat ditiduri.
- Ini dia. Pria terburuk. - Dia pulang bersamamu?
- Cincinnya aman? - Ya.
- Bagaimana dengan hadiahmu? - Hadiah apa? Apa maksudmu?
Siegfried terlibat dalam kontes minum.
- Sebenarnya, kami semua begitu. - Kalian berdua, kumohon.
- Aku tak ingat kontes apa pun. - Tidak.
- Kau mengalahkan kami. - Benarkah?
Di mana James?
- Astaga. - Ada apa?
Sebaiknya kau bawa mobilnya. Itu akan lebih cepat.
- Kunci. Di mana kuncinya? - Di kait tempat mereka digantung.
Ya.
Selamat pagi, Tn. Herriot.
Minumlah.
Terima kasih.
Mari kita mulai. Aku tak mau kau terlambat ke gereja.
Aku melarangmu di malam sebelum pernikahanmu...
tapi kau tak mau ditolak.
Bersikeras kembali apa pun yang terjadi.
Kami tak suka mengecewakan klien kami.
Kau bilang ingin mulai pagi-pagi sekali.
Maaf, mulai apa?
Astaga, kau mabuk berat, bukan, Nak?
- Tes, tes TB. - Tes TB?
- Sapi? Ternakku. - Begitu rupanya. Tentu saja.
Kita mengambil peralatanmu dalam perjalanan. Aku mau bawa kau masuk.
Kau bersikeras memilih lumbung. Aku tak bisa memindahkanmu.
Aku tak mau merepotkanmu.
Itu bukan Heskin Fell?
Ya, itu dia. Sekarang, bisa kita mulai?
Itu mereka.
Aku akan mengumpulkan mereka. Tidak akan lama.
Setelah mereka berkumpul, seharusnya cukup mudah.
Kecuali kau khawatir akan terlambat?
Kita akan baik-baik saja.
Kenapa wajahmu begitu?
Sangat tipikal. Sarapan yang layak di hari kau meninggalkan kami.
Kudengar Ayah datang semalam. Berisik sekali.
Saat itu gelap. Ayah tak bisa melihat ke mana ayah pergi.
Aku bilang aku akan membuat sarapan pagi ini.
Mengatakan dan melakukan adalah dua hal yang berbeda.
- Apa yang terjadi? - Terjadi?
Tidak ada yang terjadi.
- Aku mau bersihkan Candy dan Joan. - Tidak. Duduklah.
Aku baik-baik saja, Ayah. Aku lebih suka tetap sibuk.
Jim?
Tujuh, delapan. Sejauh ini baik-baik saja, Tn. Henry.
Tak ada tanda-tanda TB sejauh ini.
Ayo, Wilfred. Masukkan lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.