Emily in Paris

Emily in Paris

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Emily in Paris S03 NF WEB-DL DDP5 1 H 264-SMURF
A Commentary by tedi
Retail NF (10 eps)

Tags

webdl
Published on: 2024-08-03
Downloads: 131
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini sulit dipercaya.

Walau perjalanan ini sangat kacau,

aku akan merindukan ini saat kita kembali ke Chicago.

Itu yang mau kubicarakan denganmu.

Aku tak akan pulang.

Apa?

Tentu saja kau pulang.

Hidupmu di Chicago.

Teman-temanmu, pekerjaanmu.

Aku sudah menerima posisi di sebuah perusahaan Prancis.

Apa?

Emily, kau tak bisa bahasa Prancis.

Jangan tersinggung,

siapa yang cukup bodoh mempekerjakanmu di Paris?

Bonsoir, Madeline.

Kau pasti bercanda.

Tidak, ini benar.

Itu tidak benar.

Emily?

Beri tahu dia, Emily.

Emily.

Pikirkan ini.

Berpikirlah untuk diri sendiri.

Kau mau melepas semua yang sudah kau usahakan?

Ini hidupmu, Emily, bukan hidup dia.

Jangan percaya dia.

Kau harus memilih.

Aku...

Emily!

Bangunlah!

Madeline...

Madeline, ini keputusan tersulit yang pernah kubuat.

Jasamu begitu banyak untukku dan aku sangat berterima kasih.

Ini hanya sesuatu yang harus kulakukan.

Ini Paris!

Emily, tidak!

Aku merasa mual.

Dia mentorku selama bertahun-tahun. Aku...

Aku benci mengecewakan orang.

Sudah sejak lama kukecewakan orang tuaku. Pasti terbiasa.

Tetangga baru datang. Bersikap tenanglah.

Hei.

- Bonjour, Tetangga. Ça va? - Bonjour, Tetangga.

Ya, baik sekali.

Aku cuma mau beli kroisan untuk Gabriel.

Baru pindah, sudah jadi pesuruh toko rotinya.

Mindy.

Aku tak keberatan. Dia selalu senang berterima kasih.

- Itu hebat. - Bagus.

Omong-omong, Sylvie menelepon ibuku,

meminta kami bawa akun Champère ke firma barunya.

Ada apa?

Maaf soal itu. Semua akan kuluruskan hari ini.

Baik. Bukan masalah. Ke mana kau pergi, Champère akan ikut.

Aku setia kepadamu, Emily.

Terima kasih.

Aku suka rambut barumu. Sangat trendi.

Baiklah. Semoga hari kalian baik.

- Sampai jumpa. - Dah.

Rencana baru.

Minta Camille rahasiakan pengunduran dirimu ke Madeline.

Kau pasti dipecat.

Jangan bahas soal perjanjian lagi!

Ayolah, aku bercanda, Em.

Fokusku untuk Alfie.

Walau dia akan ke London,

kami memikirkan cara agar berhasil.

Harus memikirkan apa?

Pastikan tiket Eurail dan pil KB-mu

selalu diperbarui.

Kau pakai KB?

- Ya. - Baiklah.

Emily, kau datang.

Kutemukan Fritos di Prancis. Pasti dari pasar gelap.

Kau genius.

Bisa bicara?

Cepat, ada rapat di ruang konferensi.

- Sungguh? - Ya. Ayo.

Jaga basis klien, pastikan mereka tepat ditangani,

walau semua staf Prancis keluar.

Bantu hentikan kerugianku.

Ayo.

Mads, tak bisa menunggu.

Bonjour.

Hai. Bonjour, Emily.

Bonjour.

Sungguh kejutan.

Antoine, kau sudah membangun merek elite dan eksklusif,

tetapi kemampuan rezim lama terbatas.

Saatnya membawa Maison Lavaux ke tingkat berikutnya.

Gabriel, untuk restoranmu, saatnya mengucapkan mantra ajaibnya.

Waralaba.

Kami ada untuk mewujudkan mimpimu.

Lalu, berapa biaya mimpi ini?

Kau akan dapat banyak uang

sampai biaya standar kami terasa murah.

Aku mengerti.

Bagaimana dua orang Amerika bisa paham pasaran barang mewah Prancis?

Kami sedang menyiapkan para pegawai Prancis baru

dan akan memastikan transisinya mulus

sebelum kami kembali ke AS.

Tak menetap di Paris?

Kami masih memikirkan itu.

Namun, tak akan memengaruhi hubungan kita.

Sebagai agensi pemasaranmu.

Tepat sekali.

Hubungan bagian terpenting bisnis ini.

Emily sudah membangun hubungan kuat di sini.

Aku yakin kalian sudah tahu kemampuannya.

Madeline, aku...

Bagus, kita mendapatkan mereka.

Koki itu sudah di bawah kendalimu.

Itu sama sekali tak benar.

Itu yang kulihat.

Aku sungguh harus bicara.

Tidak, aku dahulu yang perlu bicara.

Em, caramu menggantikan peranku di sini,

membuatku bangga.

Begitu kau datang ke kantorku di Chicago,

aku tahu betapa spesialnya kau

dan antusias memandu dan memberdayakanmu

agar kau bisa memberdayakan generasi wanita masa depan.

Astaga. Serbuan hormon.

Maafkan aku.

Bangga sekali.

Masih pagi sudah banyak pesan. Doug?

DOUG PONSEL

Kalian berkomunikasi?

Sudah lama tidak. Pasti salah tekan.

Atau dia sadar yang dia lepas.

Tepat saat kau bersiap-siap pulang. Bisa jadi itu takdir.

Bukan.

Kita lihat nanti.

Aku ada jadwal rapat Zoom dan dokter

jadi tak akan melihatku hari ini.

Semua CV Prancis sudah kualihkan ke surelmu,

periksalah dan jadwalkan wawancara...

segera. Sampai jumpa.

JULIEN SYLVIE MENCARIMU.

Doug, berhenti tak sengaja meneleponku.

Em, bukan tak sengaja. Aku memang mau meneleponmu.

Kenapa?

Ada pengumuman besar soal karier.

Sapalah Asisten Manajer Kemitraan Global untuk McDonald's.

Tunggu, kau bilang global?

Karena kau ke Kanada pun belum.

Itu yang terbaik.

Aku di korporasi, di Chicago.

Aku bahkan tak perlu ganti kereta. Pekerjaan impian!

Selamat. Kau pantas mendapatkannya.

Hei, terima kasih.

Ini kabar baik untuk kita berdua karena, dengarlah,

McDonald's mencari agen pemasaran di Prancis

untuk meluncurkan McBaguette.

Kedengarannya itu akun besar.

Ini epik. Upahnya besar.

Kau orang yang tepat.

Kau pasti luar biasa.

Aku baru kirim nomor bosku. Dia di Paris besok.

Semua akan menginginkan ini, tetapi ini diatur untukmu.

Terima kasih.

Maafkan aku. Pardon.

Emily, bonjour.

Apa yang kulewatkan?

Kita tak punya ruang kantor, tak punya nama perusahaan,

klien yang mengikuti tak sebanyak dugaan kita.

Mungkin aku bisa bantu.

Ini Emily.

Aku mulai tak yakin kau ikut kami.

Apa? Tentu saja aku ikut kalian.

Aku ikut tim apa pun nama perusahaan ini.

Kau bisa bantu kami memilih. Aku suka Usine d'Insolence.

Artinya Pabrik Judes.

Jangan, sesuatu yang heroik.

Seperti les Gardiens de la Porte.

Artinya Penjaga Gerbang.

Seperti film Marvel.

Hentikan. Aku tak bisa dengar nama buruk lagi.

Yang kubutuhkan darimu, klien baru seksi

di bagian mewah untuk mendampingi pembukaan.

Aku punya itu.

McDonald's.

Mereka mau firma pemasaran Prancis

untuk meluncurkan McBaguette.

Mais oui, sang Busur Emas.

Satu-satunya baguette yang membuatku tertarik adalah berlian.

Ada apa dengan akun Boucheron?

Juilen. Le...

Presentasinya hampir selesai,

- nanti atur pertemuan. - Ya.

Sebaiknya pertimbangkan lagi.

Mereka klien besar, bayarannya besar.

Aku sudah mendengarmu, Emily.

Prioritas kita sekarang, pastikan semua akun Savoir ikut kita.

Pagi, Monsieur.

Selamat datang di lembaran baru kemitraan kokoh kita.

Tuan dan Nyonya.

Emily.

Seperti katanya.

Terima kasih kau diam saja, aku...

More Indonesian subtitles for Emily in Paris

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left