Running Man

Running Man (런닝맨)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Running Man E667 480p WEB-DL
A Commentary by N-Joy
https://linktr.ee/njoy.s

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
480p
480
Published on: 2023-08-17
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Running Man di Cheorwon"

"Mereka akan mengundi dan mendapat hadiah 3.000 dolar"

"Simpan kuponku"

"Lalu gunakan kupon orang lain"

"Aku akan mengambil kupon Haha"

"Permusuhan terselubung di sekitar kupon berlanjut"

"Pertandingan tenis meja untuk tugas pagi dan memasak"

"Paprika pukul 06.00?"

"Dua tim yang tidak seimbang"

"Kamu tahu?"

"Kamu kalah"

"Namun"

"Keajaiban tenis meja untuk tim So Min?"

"Tim Ji Hyo mendapat hukuman pagi"

"Malam musim panas yang terik memudar seperti itu"

"Bagian 3, Buku Harian Perdesaan"

"Keluarga ini tertidur lelap"

"Sementara Jae Seok sudah melipat seprai"

"Waktu saat ini pukul 06.20"

"Mengerang"

"Itu membangunkan Jong Kook"

Bangun.

"Apa?"

- Apa kita akan pergi? - Benar.

Baiklah. Astaga, dingin sekali.

Aku kedinginan.

"Batu bokong menyambut Big Foot"

"Dia sudah selesai peregangan"

"Seok Jin harus bangun sekarang"

Pak, bangun.

Baiklah.

- Pak, bangun. - Baiklah.

"Menyalakan lampu"

Bangun, Pak.

"Bengkak"

- Pak. Kamu harus bangun. - Ya.

- Haruskah kita memainkan musik? - Apa?

Haruskah kita memainkan musik untuk membangunkannya?

- Benar. - Beri aku lima menit.

Tidak bisa. Kita harus pergi pukul 06.30.

Baiklah.

"Ini dia Jukebox Yu"

"Hei, sudah pagi"

"Dia membangunkan Seok Sam seperti membangunkan Na Eun"

"Lagu bangun tidur disodorkan ke telinganya"

"Bukan hanya membangunkan Tim Hukuman"

"Namun juga Tim Istirahat"

Astaga, punggungku. Punggungku sakit.

"Ini tiruan sempurna kita menolak pergi bekerja"

Seok Jin tidak bangun?

- Tidak. - Benarkah?

"Lagu bangun tidur kedua"

Dia tidak bisa tetap di tempat tidur mendengarkan lagu.

Benar.

"Lagu itu memaksanya bangun"

Kita akan mencoba lagi

"Anggota termuda bergerak dengan lamban"

"Dia tertidur sambil duduk"

Dia bangun.

"Tepat pada saat itu"

Kim Kwang Seok membangunkannya.

"Dia akhirnya bangun dengan wajah bengkak"

- Kamu akan pergi seperti itu? - Tunggu.

Aku harus menggosok gigiku.

- Omong-omong... - Ya.

"Dia menabrak dinding begitu bangun"

Kamu mau ke mana?

Kenapa kita pergi begitu cepat? Kita tidak perlu terburu-buru.

Kita seharusnya pergi pukul 06.30.

Kamu seharusnya memenangkan pertandingan tenis meja.

Ayo.

- Kamu mau pergi sekarang? - Aku belum siap.

Aku akan pergi tepat pukul 06.30.

Apa SBS mempertahankan bangku rendah sejak "Family Outing"?

Mereka menyimpan ini di rumah Presiden Direktur.

Benarkah?

- Di gudang. - Kurasa

mereka menyimpan ini selama ini.

Seok Sam menggertakkan giginya untuk membalas dendam

kepada seseorang semalaman.

Dia juga makan puding.

- Kurasa dia dapat dari seseorang. - Semalam...

Jadi, dia makan puding

- dan menggertakkan giginya. - Kurasa terjadi sesuatu.

- Kurasa dia kesal. - Benar.

"Pria puding muncul"

Ini bagus.

- Kamu bohong. - Itu bohong.

Aku mencoba menghibur diri dengan mengatakan itu.

Udara pagi ini bagus. Tidak hujan.

- Bagus, bukan? - Benar.

- Cuacanya... - Cuacanya sempurna.

Cuacanya sangat bagus.

- Astaga. - Aku suka cuacanya.

- Aku kedinginan pagi ini. - Ini sempurna.

Kurasa di Cheorwon dingin.

Sudah kubilang tadi. Seok Jin seperti remaja.

Dia tidur dengan kipas angin menyala.

- Benarkah? - Ya.

Aku mematikannya.

- Benarkah? - Ya, benar.

Kukira aku sudah mengatur waktunya, jadi, aku menyalakannya kembali.

- Benar. Dia menyalakannya lagi. - Benarkah?

Dia mudah kepanasan.

Dia menggunakan ponselnya sambil telungkup sebelum tidur.

- Benarkah? - Dia masih muda.

Aku tidak bisa tidur. Aku tidur pukul 01.30.

Kamu sangat sehat.

- Aku tertidur pukul 01.30. - Itu mengesankan.

Aku masih tidak mengerti kenapa kita kalah semalam.

- Aku tidak mengerti. - Itulah hidup, Seok Jin.

Secara strategis, kita bra...

- Apa katamu? - Apa yang dia katakan?

Kita Brasil.

- Siapa? - Kita.

Kita Brasil. Astaga.

"- Kita akan memanen paprika" - Ayo.

"- Lalu pulang" - Jae Seok...

- Paprika... - Ya.

Apa kita akan pergi ke perkebunan paprika?

- Seperti apa kelihatannya? - Apa ada di rumah kaca?

- Kurasa begitu. - Kurasa.

Halo.

- Halo. - Halo.

Senang bertemu denganmu.

Kamu tinggal di lingkungan ini?

- Tentu saja. - Tempat ini bagus.

- Ini yang terbaik. - Benar.

Tentu saja, dia tinggal di sini. Dia tidak mungkin dari Seoul.

Dia benar.

Apa ada rumah kosong?

Kurasa tidak.

Begitu rupanya. Ini lingkungan yang bagus.

Ayo.

"Bantu para petani paprika"

- Astaga, ini... - Astaga.

- Ini besar sekali. - Ada banyak.

"Pekerjaan bertani apa yang diminta sang nenek?"

- Lihat paprikanya. - Astaga.

Sudah lama aku tidak merasa tersesat seperti ini.

Kita harus memetik yang kuning.

Harus yang kuning?

Karena kalian sudah di sini,

- akan kuberi tahu cara memetiknya. - Baiklah.

Kamu akan memakai pisau ini. Ini cukup tajam.

- Baiklah. Kami akan berhati-hati. - Baiklah.

Kalian akan bekerja berpasangan.

- Pegang paprika seperti ini. - Baiklah.

Lalu taruh pisaunya di ujung batang.

"Pekerjaan hari ini, potong ujung batang dengan pisau"

Letakkan di sini dan potong seperti ini.

"Begitu rupanya"

Apa yang harus kita pilih, Pak?

Yang besar?

- Tidak, bukan yang besar. - Yang kuning?

- Yang berwarna kuning? - Ya.

- Bukan yang hijau. - Ini cantik.

- Benar. - Ini cukup mahal.

Ini seperti mainan.

- Terlihat sangat cantik. - Terlihat seperti unit pencahayaan.

- Ini seperti buah. - Ini bagus.

- Rasanya saja sudah enak. - Ini menyegarkan.

Cantik sekali.

- Aku memakannya sebagai selada. - Benar.

- Ini renyah. - Bisa dimakan mentah. Ini manis.

- Kami sudah bisa memetiknya? - Ya.

- Baiklah. - Baik.

- Di kedua sisi? - Ya.

Kelompok dua orang.

- Kelompok dua orang? - Ya.

- Baiklah. - Ini tajam.

Ini tajam. Hati-hati.

- Bukan yang ini. - Ini belum matang.

- Kita harus memilih yang matang. - Hanya yang matang.

Kurasa ini sudah matang. Apa ini cukup?

Yang ini?

"Mereka berdua memilih masing-masing satu"

- Hei, ini dia. - Lihat ini.

- Ini dia. - Benar, bukan?

Yang kamu punya agak hijau.

Menurutmu begitu?

- Yang kamu punya agak hijau. - Menurutmu begitu?

Kamu harus melihat bagian belakangnya.

- Akan ada setelah matang. - Ayolah, Seok Jin.

Perhatikan baik-baik.

Ini agak hijau setelah aku melihatnya.

- Setelah matang? - Setelah matang?

"Sementara itu, Jong Kook dan Ji Hyo di baris berikutnya"

Ini kuning tua.

- Astaga, ini... - Aku dapat satu.

- Aku memotongnya dengan rapi. - Ini cantik.

- Lihat. - Aku dapat yang cantik.

Bagus, Anak Nakal.

- Benar, bukan? Cantik sekali. - Kelihatannya enak sekali.

Ini cantik.

Kapan lagi kita bisa melakukan ini?

Ya. Kapan lagi kita bisa memetik paprika?

Benar. Kapan kita bisa bekerja di perkebunan paprika?

Aku bahkan tidak tahu paprika tumbuh seperti ini.

Kamu tidak lapar?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left