The first 200 lines.
SERIAL DOKUMENTER NETFLIX ORIGINAL
Ada sebuah romansa tentang lebah.
Romansa yang tidak mudah dijelaskan.
Hanya bisa dirasakan saja.
Di antara semua produk makanan, madu memiliki stempel terbaik di pasar.
Tidak ada yang memiliki rating setinggi itu.
Madu ada di mana-mana.
Pemanis yang sangat alami,
yang nilainya ditinggikan selama ribuan tahun.
Makin banyak orang ingin membeli makanan yang sumbernya diketahui,
Industri madu sempurna untuk budaya pencerahan makanan.
Namun madu juga sempurna untuk pencari keuntungan cerdas
yang diam-diam mencampur madu dengan bahan pengganti yang murah.
Pasokan tidak bisa memenuhi permintaan.
Konsumen mengonsumsi produk yang bukan madu.
Sepanjang rantai pasokan,
tradisi beternak lebah 9,000 tahun mengalami serbuan besar-besaran.
Industri pertanian telah memusnahkan habitat lebah.
Miliaran lebah mati.
Habitat lebah tidak kembali.
Lebah hanya punya satu tanggung jawab, lalu musnah begitu saja.
Dan iming-iming uang cepat telah melahirkan kejahatan madu baru.
Orang yang membayar dua kali lipat
untuk produk yang isinya tidak sesuai yang tertulis di label,
itu penipuan dan itu kejahatan.
LAWYERS, GUNS & HONEY
ROGERS, TEXAS
Hampir setiap tahun aku belajar hal baru tentang lebah.
Ada banyak hal yang sangat dalam tentang lebah.
Ada banyak detail dalam tugas lebah.
Saat pertama kali aku tersengat, wajahku membengkak.
Aku mengalaminya saat usiaku delapan tahun.
Aku tersengat lagi, namun tidak parah.
Saat 15 atau 16 tahun...
KEPALA PETERNAK LEBAH
aku beternak lebah.
Ada alat sarang di sana, JP?
Ya, ada.
Lebah-lebah itu makan dari pohon Yaupon Holly di belakang kita,
jadi, nektarnya diambil dari bunga-bunga itu.
Lebah-lebah ini bisa berpesta-pora.
Di musim semi dan musim panas,
lebah madu melahap habis nektar ribuan bunga.
Namun bunga-bunga memudar dan layu,
dan sepanjang tahun lebah ingin terus makan nektar,
maka, nektar itu dijaga dan disimpan.
Hasilnya sangat lezat,
tidak heran selama ribuan tahun manusia telah menikmatinya.
Lebah meminum nektar dari bunga.
Nektar diisap dengan lidahnya yang hampir seperti sedotan.
Lebah mempunyai perut khusus yang disebut usus madu.
Dan usus madu itu digunakan untuk menambahkan enzim ke nektar.
Lebah kembali ke sarang membawa beban
yang beratnya hampir sama dengan beratnya sendiri,
lalu memuntahkan nektar ke mulut lebah lain.
Itu dilakukan tiga kali.
Satu lebah memuntahkan sedikit, diteruskan ke lebah lain dan seterusnya.
Dan langkah terakhir yaitu menyimpannya di sel.
Lalu dikeringkan dengan kepak sayapnya.
Sayapnya mengepak lebih dari 12,000 kali per menit,
lebah mengeringkan nektarnya dan mengentalkannya menjadi sirup emas.
Itu madu yang belum ditutup, karena lebah-lebah itu masih mengisinya.
Lebah akan menambahkan madu atau menutupnya.
Dan inilah sebingkai penuh madu yang ditutup.
Bingkai itu bisa dibuka kapan saja, namun kemungkinan dibuka bulan Desember,
saat lebah-lebah itu lapar lagi.
Jadi, kami ringankan bebannya.
Sebenarnya kami merampok para lebah.
Seekor lebah pekerja hidup sekitar 40 hari,
dan menghasilkan kurang dari satu sendok teh madu.
Namun di musim ramai, 50,000 lebah dalam satu koloni
bisa menghasilkan 13,6 kg per minggu.
Setidaknya ini 27,2 kg.
Digoyangkan beberapa kali.
Lebah mendapatkan sebagian besar nektar dari nektar yaupon itu.
Asap ini bisa mengurangi sengatan.
Ini bagian yang seru, mengeluarkan madu langsung dari sarangnya.
Waktu kecil, ini juga bagian paling seru di kebun lebah.
- Bagian itu tersangkut, ya? - Ya.
- Tolong, disobek. - Ya, ampun.
- Ya! - Enak.
Sebaiknya dilempar di atas kotak, lalu dikembalikan.
Lebah-lebah itu makan seperti hewan peliharaan kecil.
Madu yang diambil adalah bagian atas sarangnya.
Sebagian madu tidak diambil, namun ditinggalkan sepanjang musim.
Bagi peternak lebah, perawatan koloni adalah tujuan mutlak.
Namun, selama lebih dari satu dekade,
sejumlah besar lebah di seluruh dunia telah mati.
Walaupun tampaknya aman, situasi itu tidak bisa diramalkan.
Dalam dua minggu semua lebah bisa menghilang.
Menghilang begitu saja.
Koloni itu hancur.
PETERNAK LEBAH
Tidak diketahui sebabnya.
Bukan mati karena disemprot, lalu berserakan di depan sarang,
Sekitar tahun 2006,
krisis yang disebut "kehancuran koloni" meletus.
Saat ini, para ilmuwan meyakini lebah mati akibat kombinasi tekanan,
yang disebabkan oleh parasit, insektisida,
serta monokultur pertanian agrobisnis yang menggeser padang rumput berbunga,
dan digantikan hamparan tanaman tanpa nektar sama sekali.
Peternak lebah telah menemukan cara untuk membentuk koloni lebah kembali.
Namun jumlah madu yang dihasilkan lebah terus menurun.
Kami bekerja dengan giat
untuk memperbaiki semua faktor stres yang dialami lebah...
PEMILIK
namun jumlah koloni yang musnah di Amerika Serikat
mencapai sekitar 50% per tahun.
Pasti mengejutkan jika semua peternak sapi Amerika berkata,
"Musim dingin ini, separuh ternak kita mati."
Namun saat peternak lebah berkata, "Separuh lebah kita mati,"
itu tidak mengejutkan.
Bukan cuma lebah.
Peternak lebah pun berjuang hidup.
Berjuang dalam bisnis global
yang dikelilingi oleh penipuan, korupsi, dan pencurian.
Namun kenyatannya, bisnis madu berkembang pesat.
Semua orang mengonsumsi lebih banyak madu.
Selama hampir satu dekade, konsumsi madu di dunia
meningkat lebih dari 18 juta kg per tahun.
Lebih dari setengahnya adalah tanggung jawab Amerika.
Hitungannya tidak masuk akal.
Produksi madu menurun, namun mengapa konsumsi madu melonjak?
Konsumsi madu di seluruh dunia meningkat dikarenakan dua hal,
yaitu populasi manusia yang meningkat,
serta peningkatan pentingnya lebih banyak produk alami.
Madu digunakan sebagai bahan...
PRESIDEN
yang memberi nilai tambah pada produk,
karena produk itu terkait dengan produk alami.
Jadi, nama "madu" adalah nilai tambah.
Kenyataannya, madu diproses oleh tubuh kita
dengan cara yang sama seperti gula lainnya.
Namun produsen makanan ingin memuaskan konsumen pemilih
dengan mengganti gula ke madu untuk mempermanis lusinan produk.
Mulai dari roti, keripik kentang, biskuit, hingga daging ham potong.
Tony Schmitz dan ayahnya, Doug, memulai kariernya sebagai peternak lebah.
Namun saat permintaan madu meningkat, mereka beralih ke bisnis pengemasan madu.
Kami membeli madu dari peternak lebah di seluruh dunia,
dan kami mencampur madu tersebut,
agar mudah digunakan oleh manufaktur makanan.
Sarang lebah di Amerika menghasilkan sekitar 72 juta kg per tahun.
Namun kita mengonsumsi 204 juta kg,
jumlah impor dua kali lipat lebih banyak daripada produksi.
Di tangki masih ada berapa banyak madu?
Sudah selesai.
- Bukalah. - Baik.
Ada ribuan jenis madu di seluruh dunia.
Tugas pengemasan adalah mencampur berbagai varietas, warna...
GENERAL MANAJER
dan jenis madu dalam jumlah besar.
Kami mencampur madu ini untuk perusahaan roti.
Kami mengumpulkan dan mengambil madu yang siap digunakan,
yang sudah lembap, berwarna, dan kaya rasa.
PEMILIK
Mungkin hari ini kami akan menaruh 40 barel madu India,
mencampurnya dengan sedikit madu Vietnam,
diakhiri dengan madu Kanada, lalu ditambahkan profil rasa.
Proses pembuatannya harus selalu sama persis.
Jumlah sarang lebah di seluruh dunia memang terus bertambah.
Namun ekspor madu meningkat sekitar delapan kali lebih cepat.
Bagaimanapun, tampaknya ada surplus madu.
Lalu, dari mana asalnya madu tersebut?
Jika produksi diperkirakan menurun,
sementara permintaan meningkat,
satu-satunya penjelasan atas kesenjangan ini,
yaitu pemalsuan madu.
Inilah kenyataan yang sulit diterima.
Banyak madu yang mengalir di seluruh dunia,
bukanlah madu murni.
Pengenceran madu dengan sirup murah
adalah cara utama dan besar-besaran untuk memalsukan madu.
Itulah penyebab surplus madu di seluruh dunia.
Hal terpenting adalah melindungi konsumen, dan produk yang mereka beli.
Seperti anjuran pengedar narkoba,
kurangi produk murni dengan cairan pengisi murah
untuk menambah volume.
Sepuluh atau 20 tahun lalu,
sirup yang berasal dari jagung atau tebu
sering digunakan untuk memalsukan madu.
Sekitar 25 tahun lalu, di Amerika Serikat,
metode untuk mendeteksi pemalsuan semacam itu dikembangkan.
Lalu beberapa tahun lalu, Tiongkok menemukan,
bahwa sirup yang diproduksi dari beras
tidak terdeteksi oleh metode ini.
Pembangkit tenaga listrik pertanian yang baru di Tiongkok,
adalah sumber bagi industri madu kuno yang dihormati.
Pada akhir tahun 90-an,
peternak lebah Tiongkok memiliki hampir tujuh juta sarang lebah.
Hitungan jumlah yang besar.
Akibat jumlah sarang lebah yang banyak ,
dan pemalsuan oleh produsen yang menggunakan sirup beras,
maka terjadi surplus besar dalam industri madu Tiongkok.
Limpahan itu kemudian dijual ke importir madu terbesar di dunia,
Amerika Serikat.
AMERIKA SERIKAT
Tiongkok dengan sengaja melemahkan pasar,
menjualnya dengan harga rendah,
sehingga produsen Amerika tidak bisa menyainginya.
Biasanya madu tersebut masuk seharga setengah harga pasar lokal.
No comments yet. Be the first to leave one.