The first 200 lines.
Kau bisa dituntut karena hal itu.
PENGADILAN NEGERI TOKYO
Maaf membuatmu menunggu.
Senang jumpa denganmu.
Kau Pak Haneoka? Aku paralegal...
Kau Shoko Ishida. Aku sudah tahu.
Terima kasih sudah ambil kasus ini. Ayahku cedera pinggul...
Aku juga tahu itu. Kau selalu buang waktu?
Materi sudah kubaca. Ayo cepat.
Namun, sebagai premis,
dia tak punya alasan untuk bercerai dan ingin menghindari prosesnya.
Kau masih tidak paham?
Mereka mau membagi pekerjaan rumah karena sama-sama bekerja.
Namun, saat bertengkar, walau itu adalah tugasnya,
dia sengaja tak mencuci pakaian suaminya.
Ini adalah melalaikan kewajiban.
Dia juga melarangnya merokok, itu kebiasaannya sebelum menikah.
Selain itu, pembatasan konsumsi bir jadi hanya satu kaleng 350 ml
adalah bentuk tekanan moral yang membuat klienku stres berat.
Ditambah lagi, dia memberi suaminya hanya 400 yen untuk makan siang,
sementara dia makan makanan mewah.
Perlakuan buruknya memberi tekanan finansial dan emosional.
Tidak. Sebenarnya...
Istriku juga bisa bersikap baik.
Kerja yang bagus.
Kau yakin tadi itu lancar?
Klien hanya menginginkan perceraian yang damai, tapi kau...
Dengan menanamkan keburukan istrinya,
kita membuat komite mediasi memihak suaminya.
Boleh aku bicara?
Kau mungkin pengacara andal,
tapi dari segi etika pengacara, kurasa pernyataanmu berbahaya.
Kau bisa dituntut klien.
Aku ragu kita akan bertemu lagi, kelak...
Kau keras kepala, ya?
Nn. Ishiko.
Apa?
Shoko Ishida. "Ishi" berarti "batu". Ishiko si keras kepala. Paham?
Sono contento.
Omong-omong, sikapmu itu,
bukankah kau kasar kepada calon rekanmu?
Apa?
Mulai minggu depan aku resmi direkrut.
Ayah, tolong jelaskan!
Suaramu membuat pinggul Ayah sakit.
Kukira Ayah hanya merekrutnya sehari.
Ayah semakin tua. Ayah merasa perlu merekrut orang baru.
Orang seperti dia?
Ayah sudah memutuskannya.
Dia juga ada di situs kita.
- Aduh! - Apa?
PENGACARA YOSHIO HANEOKA
"Panggil aku Haneo."
"Aku ingin bebas, bisa terbang ke mana pun seperti bulu."
Dia kenapa?
KOTA PORSI BESAR KAMOGAYA
TIGA HARI KEMUDIAN
Baiklah.
Baik.
USHIO
Moto kami "Menjadi payung untuk melindungi orang baik."
Apa pun permintaannya,
yang penting...
Pelan-pelan saja.
Sungguh?
Maka aku akan pelan-pelan.
MENJADI PAYUNG UNTUK MELINDUNGI ORANG BAIK
Ini lebih luas dari dugaanku.
Sono contento.
Bolehkah aku melihat materi yang kukembalikan kemarin?
Boleh.
Aku ingin melihatnya dari sudut pandang lain.
"Frasa yang karismatik."
"Seharusnya aku menggumam berbahasa Italia."
Ini ada di berkas.
"Tak cuci baju suami, lalai kewajiban."
"Melarang merokok adalah tekanan moral." Ada ini juga.
Kau tak sengaja menyusupkan catatan ini dan ingin mengambilnya kembali.
Benar, 'kan?
Mungkinkah kau meniru pengacara unik yang hebat
yang ada di acara TV dan novel?
Membaca catatanku tanpa izin melanggar privasiku.
Aku tak sengaja.
- Walau begitu... - Tunggu! Masih giliranku.
Apa?
Kurasa itu tadi juga disengaja.
Yang itu?
Benar, saat kau muncul tepat waktu.
Sudah kuduga ada yang aneh.
Aku menengok karena kau tak di sana, tapi aku dengar suara.
Tiba-tiba, kau ada di sana.
Kau muncul dalam waktu singkat.
Kau sembunyi di balik pilar untuk muncul di waktu yang tepat.
Maaf sudah menunggu.
Lalu...
kalimat "sono contento" yang kau ucapkan.
Jelas artinya adalah "aku puas".
Namun, itu tak masuk akal.
Sono contento.
Maaf, tapi itu payah. Bukan Sonokong.
Siapa peduli? Sekarang ada banyak pengacara.
Banyak macamnya. Jadi, kita harus tunjukkan keahlian.
Ada pengacara cosplay dan idol, sedangkan aku pengacara genius.
- Begitu, ya? - Ini disebut citra.
Aku yakin bisnis akan membaik.
Aku senang jika itu terjadi.
Namun, aksi dan kata-katamu bisa jadi masalah.
Kita ini firma kecil. Satu skandal bisa membuat kita bangkrut.
Hentikan sikap seperti itu.
- Tidak. - Hentikan.
Bakat palsumu akan langsung ketahuan.
Aku tak mau dengar itu dari paralegal!
Kau sendiri yang tak bisa jadi pengacara.
Bukannya tidak bisa, tapi aku yang memang tidak mau.
Apa?
Sejujurnya, kurasa keahlianku soal hukum tak kalah darimu.
Maaf, itu tak benar.
Mana mungkin?
Sebagai paralegal, aku akan membantumu dengan baik.
Begitukah?
Halo, di sini Firma Hukum Ushio.
Aku meminta Pak Haneoka untuk melihat kasusku.
Apa?
Lihat?
Begitu, ya? Baiklah.
Jadi, kau melihatku di situs.
Ya.
Aku akan pastikan kau sono contento.
"Aku"?
Silakan duduk.
Silakan.
- Dari situs. - Terima kasih.
Menurutnya aku yang terhebat.
Apa permintaanmu?
Masalahnya...
Aku mengisi daya ponselku di kafe,
lalu aku dituntut.
Baik, coba aku runutkan masalahnya.
Pak Oba, kau sering ke Café de Sevon selama sebulan terakhir ini.
Kau di sana dari pukul 19,00 sampai 21,30
dan memakai soket mereka untuk isi daya ponselmu.
- Tak selama itu. - Itu merepotkan.
Karena itu manajer kafe secara mendadak
meminta satu juta yen akibat beban emosional
selain tagihan listriknya.
Benar begitu?
Jika kubiarkan, aku akan... Kau tahu.
Aku tidak tahu.
- Dituntut perdata dan pidana. - Ya...
Kenapa dia menuntutku untuk urusan ini?
Ini bukan di Amerika.
Seberapa sering kau ke kafe itu?
- Hampir setiap hari. - Serius?
Aku hanya libur hari Rabu, sisanya aku bekerja.
Jadi, sepulang kerja aku mampir untuk mengerjakan tugas-tugas kecil.
Kenapa ke kafe itu?
Kafenya nyaman.
Kau bekerja di...
Car Captain. Dealer mobil bekas.
Baiklah.
Menurutmu bagaimana? Satu juta yen terlalu...
Pertama-tama,
bisa perhatikan aku?
Pertama-tama, ini surat peringatan.
Kau masih belum dituntut.
Begitu, ya?
Namun, Pasal 245 KUHP menyatakan
"bahwa listrik termasuk properti."
Memakai tanpa izin adalah pencurian...
Pencurian?
Jika ini jadi kasus pidana, polisi akan menahan dan menginterogasimu...
Menahan?
- Tenang dulu. - Aku akan ditahan?
- Maaf. - Tarik napas dalam.
Keluarkan perlahan.
- Bagus. - Terima kasih.
Aku menyesali perbuatanku itu.
Namun, bisakah kami sepakat damai dengan 100,000 yen?
Baiklah.
Satu juta itu pemerasan.
Omong-omong, konsultasi awal kami gratis.
Biaya pengacara 100,000 yen ditambah kontingensi. Kau sanggup?
Ya.
Maka, tanda tangan di sini.
Kenapa kau mengikutiku?
Kau bisa membuat masalah.
Jangan khawatir. Ini kasus mudah.
Ada kasus di mana klaim ringan menjadi tuntutan pidana.
Tahun 2008, seorang remaja ditahan akibat isi daya ponsel di stasiun kereta.
Tahun 2010, seorang pria dihukum karena memakai listrik dari soket bersama...
Tidak apa-apa.
Dia akan mundur jika ada pengacara.
Kami yakin klaim ganti rugimu ini terlalu mahal.
Lalu?
Apa?
Ini amat rumit.
Seperti kataku...
Maksudmu, kau tak sanggup membayar, bukan?
Bukannya tidak sanggup. Tidak semua...
Dia di sini berjam-jam tiap hari dan mengisi daya ponsel. Aku kesal.
No comments yet. Be the first to leave one.