The first 184 lines.
PEMBUNUHAN
DAFTAR HADIR
Sekarang,
Kita mulai pelajaran.
Ketua kelas, perintahmu.
Berdiri!
Perhatian!
Beri hormat!
Selamat pagi, semuanya.
Teruskan menembak sementara aku mengabsen.
Yuma.
Hadir.
Maafkan aku, suara tembakannya terlalu keras. Tolong lebih keras.
Hadir!
- Taiga. - Hadir!
- Manami. - Hadir!
- Meg. - Hadir!
- Kaeda. - Hadir!
- Yukiko. - Hadir!
Bagus! Tak ada yang terlambat.
Mengagumkan!
Aku sangat bahagia.
Dia terlalu cepat.
Seluruh kelas menembak tapi dia bahkan tidak lecet.
Kami pembunuh.
Target pembunuhan kami
adalah guru kami.
Memalukan. Tak ada yang menembakku.
Taktik yang hanya mengandalkan jumlah kurang fokus individu.
Baik itu arah pandang, posisi senapan atau gerakan jari,
kalian semua terlalu mudah dibaca.
Kalian semua perlu bekerja lebih keras.
Kalau tidak,
kalian tak akan bisa membunuhku saat aku mencapai kecepatan Mach 20.
Oh ya,
apa kau sungguh mengelak semua peluru itu?
Maksudku, ini hanya peluru karet.
Meskipun kau tertembak kau bisa menepisnya, kan?
Betul!
Berikan padaku pistol berisi.
Bukankah sudah kukatakan?
Peluru ini tak berbahaya bagimu.
Mereka dikembangkan khusus oleh pemerintah untuk membunuhku.
Ini bisa mengiris sel-ku seperti tahu.
Tentu saja, sel-ku anan beregenerasi dalam beberapa detik.
Tapi, ini tetap berbahaya kalau terkena matamu.
Jadi jangan menembak di kelas kecuali kalian mau membunuhku.
Kuharap kalian bisa membunuhku sebelum lulus.
Baik, waktunya menyimpan senjata dan amunisi.
Waktunya belajar.
Kelas 3-E di Sekolah Menengah Kunugigaoka adalah kelas membunuh.
Bunyi bel menandai dimulainya hari.
EPISODE 1
Ini pertanyaannya.
- Yuma. - Ya!
Yang mana dari tentakel ini berbeda dari yang lainnya?
Biar kupikir. Yang biru.
Benar.
Hanya kata "who" di kalimat biru adalah kata ganti relatif.
- Kata ganti relatif mengubah - Nagisa.
kata benda di depannya, jadi kalimat
- "who is standing over there" - Kau masih bisa lihat bulan sabitnya.
- mendeskripsikan anak laki-laki, - di siang hari.
- secara umum... - Bagaimana kami berada dalam masalah ini?
Dua kejadian terjadi bersamaan begitu tahun ketiga kami mulai.
Pertama adalah bulan yang tiba-tiba meledak
dan berubah jadi berbentuk sabit,
Permukaan Bulan Menghilang
Maaf atas gangguannya. Ini siaran darurat.
Kami menerima berita
bahwa 70% permukaan bulan menghilang.
Kuulangi.
Apa ini berarti kami hanya akan melihat bulan berbentuk sabit?
Kejadian kedua adalah kedatangannya.
Apa kabar?
Akulah yang menghancurkan bulan.
Aku bermaksud menghancurkan Bumi tahun depan.
Aku adalah wali kelas kalian mulai hari ini.
Senang bertemu kalian.
Ada setidaknya enam hal salah dalam situasi ini
Perasaan kami semua sama.
Aku Tadaomi Karasuma dari Kementrian Pertahanan.
Pertama, tolong diingat bahwa yang akan kukatakan adalah rahasia.
Aku akan langsung ke masalahnya.
Kuharap kalian dapat membunuh monster ini.
Yah, apa yang terjadi?
- Apa dia alien penyerbu? - Teganya! Aku lahir dan besar di Bumi
Di Bumi?
Maaf aku tak bisa memberikan detail, tapi dia mengatakan yang sebenarnya.
Makhluk ini, yang menghancurkan bulan, akan menghancurkan Bumi.
di bulan Maret tahun depan.
Hanya para pemimpin dunia yang mengetahuinya.
Jika dunia tahu tentang keberadaannya, dunia akan dilanda kepanikan.
Itulah kenapa kita harus membunuhnya dengan diam-diam sebelum itu terjadi.
Dengan kata lain, ini adalah pembunuhan.
Tapi, dia terlalu cepat.
Kalian tak bisa membunuhnya
Sebaliknya, dia akan mencukur alis kalian dengan sempurna.
Kekuatannya sangat besar sehingga dia membuat bulan berbentuk sabit.
Kecepatan tertingginya mencapai Mach 20.
Pendeknya, Kalau dia mau lari,
Kita tak kan bisa lakukan apa-apa.
Tapi, di mana kesenangannya
Jadi, aku meminta kepada pemerintah.
Meski aku tak ingin di bunuh,
Aku bersedia jadi wali kelas di Kelas E Sekolah Menengah Kunugigaoka.
Kenapa?
Kami tak tahu tujuan sebenarnya.
Tapi pemerintah tak ada pilihan selain menerimanya
dengan syarat dia tak akan menyakiti para murid.
Ada dua alasan.
Pertama, kami tahu keberadaannya setiap hari jadi bisa mengawasinya.
Yang paling penting,
ada 30 kalian di sini
dengan kesempatan membunuhnya dalam jarak dekat.
Rio.
Sudah kukatakan pembunuhan hanya boleh dilakukan setelah pelajaran.
Maaf.
Berdiri di belakang dan pikirkan apa yang sudah kau lakukan.
Kenapa makhluk aneh ini mau jadi guru kami?
Kenapa kami perlu membunuhnya?
Itu pertanyaan yang bisa kami ajukan di awal tapi kami teralihkan.
Kesuksesan kalian akan berhadian sepuluh miliar yen.
Itu cukup adil.
Pembunuhan yang sukses berarti menyelamatkan dunia.
Untungnya, dia tak berpikir kalian bisa.
Lihat dia.
Saat dia meremehkan seseorang, garis hijau itu akan muncul.
Kenapa kulitnya?
Tanpa keraguan.
Kalau pemerintah tak bisa membunuhku, bagaimana kalian bisa?
Saat mereka kirim jet tempur tercanggih mereka mengejarku,
yang di dapatnya hanya di lap bersih.
Kenapa dia selalu lakukan perawatan?
Kuharap kalian bisa temukan celah dalam pertahanannya dan membunuhnya.
Kami akan bagikan senjata ini dan amunisi
yang tak berbahaya untuk manusia tapi efektif untuk melawannya.
Kalian harus rahasiakan ini dari keluarga dan teman kalian.
Kita tak punya waktu untuk di buang.
Kalau dunia hancur, kita tak punya tempat untuk lari.
Itu sudah semuanya.
Semuanya, mari bekerja dengan baik dalam sisa tahun ini.
Kami hanya punya satu tahun.
Jika kami tak bisa membunuhnya saat itu.
dunia akan berakhir.
Waktunya makan siang.
Aku akan mampir ke Cina untuk makan tahu saus pedas.
Jika ada yang mau membunuhku,
tolong telepon aku.
Kuperkirakan dengan kecepatan Mach 20,
dia bisa mencapai Sichuan yang terkenal untuk tahu saus pedas dalam sepuluh menit.
Kurasa bahkan misilpun tak bisa menembaknya.
Dia bahkan menilai tes saat terbang dengan kecepatan cahaya.
Serius?
Milikku kembali dengan coretan.
Tidakkah kau pikir dia pintar dalam mengajar?
Ya. Dia bahkan mengajariku metematika sepulang sekolah.
Karena itu aku bisa mengerjakan tes matematikaku
Tapi,
Kita masih tetap di Kelas E.
Tak ada gunanya berusaha keras.
Itu betul.
Makhluk super mirip gurita itu adalah target pembunuhan.
Tapi
dia mengajar kami seperti guru biasa.
Kami juga sama.
Selain menjadi pembunuh sementara, kami hanya murid biasa.
Tapi, Kelas E berbeda dari yang lain.
Nagisa.
Ikut kami.
Ayo diskusikan rencana pembunuhan kita.
Wajah gurita itu berubah warna tergantung mood, kan?
Kuminta kau mengamati.
Sudah kau lakukan?
Kurang-lebih.
Saat percaya diri, wajahnya menunjukkan garis-garis hijau.
Kau tahu itu, kan?
Wajahnya berubah ungu saat kita berikan jawaban salah.
Dan jawaban benar membuatnya merah cerah.
Yang paling menarik adalah setelah makan siang...
Aku tak perlu tahu sebanyak itu.
Aku punya rencana.
Saat dia lengah,
kau akan membunuhnya.
No comments yet. Be the first to leave one.