Dìdi (弟弟)

Dìdi (弟弟)

Download Indonesian Subtitle

Release info

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗗𝗜𝗗𝗜 (弟弟) 𝟮𝟬𝟮𝟰 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
A Commentary by Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟑𝟑:𝟒𝟓 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑵𝑬𝑻𝑭𝑳𝑰𝑿 || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘈𝘯𝘥𝘳𝘦𝘢 𝘈𝘭𝘵𝘪𝘯𝘪 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

Tags

webdl
Published on: 2026-04-15
Downloads: 23
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Astaga, Bung! - Astaga!

Apa yang kalian lakukan?

Akan kucabut kepala kalian! Kembali ke sini!

VIVIFYYY

SEMALAM AKU HAMPIR TERBAKAR. KENTUTKU WANGI BUNGA

POSTING

JULI 2008

Cuci tanganmu dan makan malam.

Baik, Ibu!

Keluar dari kamarku, Jalang!

Dìdi, makan lebih banyak.

Aku tak lapar.

Năi Nai, aku tak mau…

Anak laki-laki harus makan banyak supaya berotot

agar bisa jadi pria kuat.

Năi Nai, tak perlu ambilkan.

Dia bisa ambil sendiri.

Lihat betapa kurusnya dia!

Jika tidak diambilkan, nanti dia hanya tinggal tulang.

Tinggal satu bulan sebelum putri Ibu pergi…

Ya.

Jangan lupa makan buah.

Untuk sistem pencernaanmu

agar kotoranmu tak terlalu keras.

Baiklah.

Gunakan benang gigi.

Tak ada waktu ke dokter gigi saat kuliah.

Apa Ayah akan pulang sebelum aku pergi?

Dia belum tahu.

Alasan klasik.

Dìdi…

Saat kuliah, jangan terlalu jauh.

Masuk Stanford saja.

Kau bisa tinggal di rumah

dan Năi Nai bisa masak untukmu setiap hari

jika belum mati.

Năi Nai, jangan bicara seperti itu.

Masuk Stanford. Seolah dia akan bertahan di SMA.

- Berhenti memakai bajuku. - "Berhenti memakai bajuku."

Kuda bodoh.

Kau panggil aku apa?

Vivian, jangan berisik.

Dia menyebutku jalang!

Aku menyebutmu kuda, seperti zodiakmu.

- Kau harap bisa jadi jalang. - Ibu!

Dìdi, minta maaf.

Bukan, tapi kadal berkulit eksim bersisik,

- kau tahu itu? - Begitu? Masa bodoh, Jerawatan.

Kadal jalang, kau mengotori sweterku.

- Ya, itu sweterku! - Vivian!

- Dia menyebutku jalang! - Jalang.

- Apa itu jalang? - Jangan kasar!

Kau lahir karena aku mau adik. Kuharap kau mati dalam rahim.

Kau lahir karena kondom rusak.

- Kau tak tahu fungsinya dan takkan tahu. - Diam. Percakapan selesai. Aku menang.

- Bukan kau yang putuskan! Bukan begitu! - Aku yang putuskan…

- Berisik. - …dasar bodoh!

- Berhenti berteriak! - Kau bicara seperti bayi.

Lihat,

ibu macam apa yang membiarkan anaknya bersikap seperti ini?

Mereka saling berteriak bahkan di meja makan.

Tidak tahu sopan santun.

Kau merasa sangat keren…

Padahal tidak.

- Tak ada yang menyukaimu. - Hei! Kembali kau.

- Vivian, piring. - Aku tak sabar pindah!

Dìdi! Kembali.

Berhenti kabur!

Kau belum selesai makan.

Cepat kembali ke sini.

LOSION PERAWATAN KULIT

Baiklah.

Ini akibatnya.

Lurus.

Sial!

Ya!

Jangan olahraga setelah makan.

Buruk untuk perutmu.

Ibu… kau merusak klipku.

Jangan taruh kamera di lantai. Sudutnya buruk.

OLLIE PERTAMA

Komposisimu akan jelek.

LALALALA TERIMA KASIH

BUNG

CEK SITUS GIM KEREN YANG BARU KUTEMUKAN

ENYAHLAH

SIAL

KAU DATANG KE PESTA BESOK?

AKU TIDAK BISA

KUDENGAR MADI AKAN DATANG

BUNG, AKU TAK PEDULI

ENTRI BLOG TERBARU MADIIIICAKES

KOMENTAR TEMAN

MAU KE MAL BESOK… KITA BISA MENONTON BIOSKOP

FOTO

SALING BALAS KOMENTAR FOTO

HARI PANTAI MUSIM PANAS '07

HANYA ISENG

MUNGKIN KAU BISA LEPAS SEBELUM KULIAH

LEPAS?

LEPAS PERJAKA

MUSIM PANAS 2008

TAPI SUNGGUH AJAK DIA BICARA DIA SUKA ORANG ASIA

WANGLEPASPERJAKA

STATUS HUBUNGAN LAJANG

Ya, terlihat bagus.

Merah muda terang.

Baiklah. Biru muda.

Bukan? Itu warna terbaik. Hijau?

- Indigo? Bung. - Ya, Pak.

Bung, Madi akan menggosok lidahnya di sana.

Kawat gigi indigo. Semoga kau bawa lilin.

Lilin untuk apa?

- Fahad! - Hei!

- Fahad! - Apa?

Apa yang kau pakai?

Ini pakaian normalku.

Bung, celana pendek kamuflase itu gay!

Bung, ibumu yang gay.

Ibuku kena kanker, Berengsek.

- Bung, apa-apaan? - Aku lupa, Bung.

- Tapi bisa saja kena kanker dan jadi gay. - Kurasa bukan begitu caranya.

- Apa kabar? - Apa kabar? Masa bodoh ucapanmu.

Hei, apa kabar?

- Apa kabar? - Senang bertemu lagi.

- Bung. Apa? - Wang-Wang.

Lil Wang-Wang datang,

- kau tahu. - Diam.

Lil Wayne selalu pakai celana pendek kamuflase.

Baiklah, berarti dia gay.

Bung, semua orang memakainya.

Jadi, berarti semua orang gay.

- Tak mungkin kalian dikalahkan Niles. - Ya.

Anak berjanggut itu menabrak Ryan di inning keempat, seperti…

Kenny Meksiko?

Kurasa dia orang Filipina.

Tidak, dia lancar bahasa Meksiko.

Apa maksudmu?

Dia memanggilku ese dan sebagainya.

Sumpah, dia pandai soal slang Meksiko, entahlah.

Aneh sekali. Tapi tunggu. Sudah kuberi tahu soal Rishi?

- Siapa Rishi? - Hanya seputar bisbol.

- Jangan dipikirkan. - Ya.

- Kenapa dia? - Dia BAB di celana saat latihan.

Dia bilang, "Ibuku menjahiliku.

- Menaruh kotoran di celanaku lagi." - Apa maksudmu "lagi"?

Bung! Dari mana saja kau?

Aku terlalu banyak membicarakanmu, Bung.

Apa kabar, Hardeep?

Apa kabar, Perjaka?

Kau bukan perjaka?

Tidak, aku meniduri ibumu.

- Tidak, Bung. - Apa?

Ibunya terkena kanker.

Salahku. Apa dia… Dia baik-baik saja?

- Tidak. Dia kena kanker. - Turut berduka.

- Hei, Jade! - Dia masih hidup.

Jade, ini temanku yang kuceritakan.

Dia orang Pakistan paling segar dan terkeren di seluruh Fremont.

- Dia Jade, teman tepercaya. - Apa kabar?

- Lalu dia Ellie. - Hai.

Dia jalang bodoh.

- Tunggu, siapa namamu? - Fahad.

- Keparat. - Bung, diamlah.

Ini teman-temanku. Ada Wang-Wang,

- Soup. - Namamu Soup?

Nama asliku Jimmy, tapi aku dipanggil Soup.

- Kenapa? - Rumahnya selalu beraroma sup.

Ya, ibuku memasak banyak semur kimci.

Sup lobak, sup tulang sapi. Makanan klasik Korea.

Keren sekali.

Kudengar kau punya cerita yang sangat bagus.

Ya, itu lumayan.

- Tidak, itu sangat lucu. - Hentikan.

Dia bisa jadi pemenang EGOT kulit cokelat pertama.

Ibuku suka David Letterman.

Hei, bisa kau telepon aku sebentar lagi?

Bung, kenapa?

Telepon saja.

Baiklah, terserah.

Madi, kemari. Kau harus lihat ini.

Georgia!

Hei.

Hei, kenapa minta kutelepon?

Ya, jangan dipikirkan.

Baiklah, dah, Sayang.

Hardeep mulai kencing di sungai.

Wang-Wang mulai merekamnya.

Lalu dia mengunggahnya ke Youtube dengan judul, "Hardeep kencing di sungai".

Dia kirim ke kami dan kami bilang, "Baiklah, ya. Itu lucu."

Tapi beberapa hari kemudian, aku ditelepon Hardeep dan dia bilang,

"Hei, Bung. Bisa suruh temanmu hapus videoku saat kencing?

Ayahku melihatnya dan dia murka."

Aku belum dimarahi sejak kelas enam.

Terserah. "Murka."

Jadi, kuminta Wang-Wang hapus videonya, dia setuju.

Lalu keesokan harinya, si berengsek ini meneleponku lagi dan bilang,

"Hei, bisa suruh temanmu serius menghapus video itu?

Aku baru saja dihajar lagi!"

Kubilang, "Sudah." Dia bilang, "Dia tak melakukannya.

More Indonesian subtitles for Dìdi (弟弟)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left