Scrubs

Scrubs

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ฆ๐—–๐—ฅ๐—จ๐—•๐—ฆ ๐—ฆ๐Ÿฌ๐Ÿญ๐—˜๐Ÿฌ๐Ÿด ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ ๐——๐—ฆ๐—ก+ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison

Tags

webdl
Published on: 2026-04-09
Downloads: 15
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Akhirnya aku berhasil sebagai Kepala Medik.

Aku menjadi akrab dengan para stafโ€ฆ

Baik, Tuan. Ini fajar baru, ini hari baru.

Aura dokter hebat.

โ€ฆberhasil sebagai guruโ€ฆ

Ingat saat kalian kuajari tekanan onkotik

dan penumpukan cairan di ruang ketiga pasien lever?

- Terima kasih. - Baik.

โ€ฆdan menjaga moral dokter.

Segenggam kue, ini bahkan bukan ulang tahunku.

Aku terlahir begini. Aku tak pernah latihan squat.

Aku tahu.

Bahkan bokong keras Turk tak bisa menjatuhkanku.

Apa-apaan iniโ€ฆ

Selamat pagi, Pak Tua. Aku amat terkejut dan bahagia

melihatmu belum mengubah tempat ini menjadi toko Spirit Halloween.

Selamat, kau lulus ujian terendah.

Ada apa kemari? Ada urusan denganku?

Aku amat sibuk.

Tapi baiklah, aku sudah atur lagi jadwalku. Kini aku luang.

Perry, pria ini mengganggumu?

Tidak, tapi dia sudah mengganggu selama 25 tahun ini.

Jika kau perlu tahu, Park dan aku punya rencana makan malam.

Tapi, Sayang, tenang, kami akan mampir di Zales setelahnya

dan membelikanmu hadiah cantik.

Aku suka itu. Perhiasan apa yang menunjukkan masalah ayah?

- Aku tidak tahu, Park. - Jelas rantai perut.

Jika kau merindukan ayahmu, menurutku liontin.

Aku mau liontin.

Kita berangkat.

Pak Tua.

Tenang, dia akan menoleh ke belakang.

Dia akan menoleh. Tidak. Dia taruh tangannya di bahunya.

Harus kuakui.

Bung, panggil aura dokter hebatmu dan meluncur pergi.

Aku memikirkan hal yang sama.

Astaga. Dokter, kau sungguh hebat.

Turk, kembalilah.

Aku tak bisa. Aku dalam kondisi aliran Jamiroquai, Kawan.

Dia sangat keren.

Karena dr. Cox ada di sini, aku ingin memberi tambahan saus saat berkeliling.

Untungnya, aku menonton ulang Independence Day semalam.

Umat manusia.

Kata itu seharusnya lebih berarti bagi kita semua hari ini.

Berhasil.

Dengar, kalian bukan lagi "pemula" yang tak terlatih, yang tak teruji.

Sekarang, kalian sudah belajar banyak.

Dr. Dorian benar.

Itu dia. Hanya butuh 25 tahun.

Pengetahuan kalian jauh lebih banyak

daripada enam bulan lalu saat kalian mulai denganku.

Aku yakin kalian merasa senang dengan itu, bukan?

Benar, 'kan? Berhentilah tersenyum. Karena kalian sebenarnya berbahaya.

Kini kalian cukup tahu untuk merasa tahu segalanya.

Kalian seperti anak 10 tahun yang menyetir Subaru.

Bisakah kaki kalian mencapai pedal? Tentu.

Haruskah kalian operasikan kendaraannya? Sama sekali tidak.

Seperti anak sepuluh tahun itu, kalian semua pembunuh potensial.

- Dr. Cox, aku ingin kauโ€ฆ - Benar, pembunuh.

Pembunuh yang berteriakโ€ฆ saat kalian menembus bagian depan restoran,

hampir membunuh keluarga tak berdosa,

- membelah kentang kejuโ€ฆ - Aku tak didengar.

โ€ฆdan minuman manis.

Dia bukan pegawai. Aku tidak berdaya.

- Tidak apa-apa, Sibby. - Aku ingin dia mendengarkanku.

Biar kuberi filter positif John Dorian pada gambaran suram dr. Cox.

Kalian pasti bisa? Waspadalah dan berikan yang terbaik.

Ini hari yang sangat menantang.

Aku hanya ingin para dokter koas bersinar di depan dr. Cox hari ini.

Tapi sayangnya, peluang kami kecil.

Kau tak bisa bersembunyi dari aturan sepertiga hippokrates.

Sepertiga pasien sakit parah akan mati apa pun tindakanmu,

sepertiga mati karena tindakanmu, dan sepertiga sembuh sendiri.

Kami akan berupaya maksimal untukmu.

Tosh, hasil lab pasien selesai. Dia hiponatremik.

- Jadi, mulai infus natrium pengganti. - Baik.

Bagus. Jangan biarkan dr. Cox memengaruhimu.

Tak akan. Menurutku dia lucu.

Setiap kali dia mulai mengoceh, aku merekamnya dan itu selalu jadi viral.

Caramu menghadapinya jauh lebih sehat daripadaku.

Aku memakai poni lima kali.

Astaga! Aku turut prihatin.

Aku ingin Perry tahu sebaik apa aku mengisi posisinya.

Jadi, kunci untuk mengajar koasku adalah bahwa aku amat mudah didekati.

Pertama, tak ada pertanyaan yang bodoh.

Begitu? Jadi, hanya ada pernyataan bodoh seperti itu?

Aku akan abaikan itu. Kedua, aku tak pernah pakai jas dokterku.

Aku merasa saat berpakaian seperti koas, itu mengatakan, "Aku sama seperti kalian.

Pahlawan super tanpa jubah."

Berarti kau perlu turun dari langit

dan bantu rekanmu di sana

menemukan apa pun yang dia cari di tempat sampah medis.

Fleming, aku sudah pernah memberitahumu,

jika perata gigimu ada di sana, anggap saja sudah hilang.

Sekarang pergilah. Pergi.

Fleming bodoh dan rahang cakilnya.

Di mana para koas yang kusuruh ceritakan hal baik tentangku?

Dr. Dorian, sekali lagi, ajaranmu selamatkan jiwa.

- Lanjutkan. - Pasienku diizinkan pulang,

tapi ada yang janggal.

Jadi, aku melakukan kultur darah dan dia sepsis.

Jika kau tak periksa tanda-tandanya pekan ini, aku tak akan tahu.

Itu dia, kerutan wajah yang dr. Cox buat

saat dia kesulitan menelan pujian.

Untukmu, Pak.

Aku bisa mengecupmu.

Dr. Dorian, aku paham bahwa orang Inggris amat menggairahkan.

Itu membuatnya tampak eksotis dan aman, tapi kau tak bisa mengecupnya.

Tidak, itu cuma kiasan. Aku tak ingin mengecupnya.

Tidak, aku juga tak ingin kecup dia,

- tapi beginilah. - Bisa pergi?

- Pergilah. - Ke kamarmu.

Berkat kabar baik soal pasien Asher,

peluang mulai menguntungkan kita.

Aku harus mengakui Park, dia mengurus pasien Blake dengan baik.

Aku sudah sakit selama tiga pekan. Aku demam. Aku merasa mau mati.

Boleh minta antibiotik?

Ini manfaat antibiotik untuk infeksi virusmu, tidak ada.

Senang bertemu denganmu.

Jika mau kirim kartu komentar, itu dr. Park.

Tapi dia benar soal antibiotik.

Baiklah. Tapi jika dia salah, aku akan menuntut kalian berdua.

Baiklah.

Infeksi Chris terdeteksi dini

dan kami harap respons perawatannya baik.

Hanya tunggu satu tes lagi.

Terima kasih banyak, Dokter.

Kalian boleh masuk.

Aku suka suara kecilmu saat bicara dengan keluarga.

Aku hanya melakukan semua yang kubisa untuk mereka.

Ayo ke gudang sekarang.

Baik, aku suka gudang.

Ini hasil untuk pasien sepsismu.

Kau tak akan suka ini.

CT menunjukkan ada abses leher yang dalam. Kurasa dia perlu dioperasi.

Apa yang kalian bisikkan? Aku tahu apa harapanku.

Aku ragu untuk cerita sampai ini berhasil,

tapi kudaftarkan diriku dan JD di The Amazing Race.

Kau bisa menggantikannya selama sebulan?

Hanya Bapak Kedokteran yang bisa menggantikan pria itu.

- Dia juga tampan. - Cantik.

Terima kasih.

Kapan berhenti butuh persetujuannya?

Entahlah, Turk. Kapan kau akan berhenti mencintai Carla?

JD itu bukan perbandingan tepat.

Yang tak kupahami, jika Cox hanya mau makan di sini,

kenapa dia di rumah sakit seharian?

Apa dia dapat info soal tugasku sebagai kepala?

Siapa peduli? Semua berpikir kerjamu bagus.

Terus nyanyikan lagu penyemangatmu di kantormu setiap pagi.

Aku tak tahu kau bisa dengar.

Tapi aku tak peduli, karena, Kawan, aku kembang api.

Dr. Reid, aku menginjeksi bolus salin hipertonik untuk Tina.

Tunggu, kau lakukan apa?

Astaga!

Tak bisa injeksi bolus salin hipertonik. Harus hitung defisit sodium.

Panggilkan perawat! Suruh mereka membawa DDAVP dan D5W!

Aku tak tahu. Dia akan baik saja?

Aku tak tahu, dr. Tosh. Beri jalan.

Keluar dari ruangan.

Hei, sudah lihat rontgen dada Danny?

Biar kutebak, tidak jelas dengan kemungkinan opasitas.

Kita harus beri antibiotik.

Mungkin virus pneumonia dengan superinfeksi bakteri.

Itu adalah radiolog yang melindungi dirinya sendiri.

Jika katanya tidak konklusif, mereka tak tanggung jawab

dalam kemungkinan 0,0001% bahwa itu pneumonia.

Tapi kita kena masalah jika benar.

Kau mau membiarkan pasienmu mendikte caramu merawatnya?

Kau punya aura top dom, tapi kau jadi dokter seperti sub bottom .

Dulu aku bartender di bar gay. Aku tahu artinya.

Jika menjadi sub bottom berarti tak dituntut,

berikan kepadaku, Papi.

Bagaimana pasienku?

Kita harus lihat keadaannya setelah dia keluar pemulihan.

Aku tak paham. Semua tindakanku sudah benar.

Infeksinya terdeteksi dini, tapi dia tetap memburuk.

Nak, kau harus mencari cara untuk mengatasi stres.

Kau tahu? Aku punya metode yang bisa membantu. Ikuti aku.

Baik, aturan permainannya sederhana.

Kau harus melompat dari trampolin terapi fisik

lalu tembak kepala maneken ke tempat sampah. Mengerti?

- Kurasa aku tak bisa. - Bisa ya, bisa tidak.

Tapi saat putriku di NICU, aku cuma bisa menunggu dan ini menyelamatkan hidupku.

Saran pro, siku masuk, ujung jari di kelopak mata.

Ayo.

Kau pasti bisa.

Bahkan jika dia hidup, dia bisa mengalami defisit neurologis atau koma.

Tosh, jangan salahkan dirimu.

- Jika aku bunuh orang? - Jika kau bilang begituโ€ฆ

Tapi semua itu belum terjadi. Semoga dia baik-baik saja.

Momen seperti ini hidup di dalam koas selamanya.

Saat pasien menjadi korban kesalahan, dokter adalah korban kedua.

Tosh, aku tahu kau hanya mengkhawatirkan pasien itu.

Tapi tugasku adalah mencemaskanmu.

Kuminta kau temui konselor sekarang.

Satu-satunya hal positif saat ini

adalah mentorku tak ada di sini untuk melihat semuanya hancur.

Aku tahu kulit putih payah, tapi kulit putih Inggris terparah.

Aku tak tahan menunggu.

More Indonesian subtitles for Scrubs

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left