Love is Blind

Love is Blind (Love Is Blind)

Download Indonesian Subtitle

Season 5

Release info

Love Is Blind S05E10 NF WEB h264-EDITH
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

web
Published on: 2023-10-13
Downloads: 17
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini Love Is Blind.

SEBELUMNYA

Di sini, kalian akan memilih calon pasangan hidup tanpa melihatnya.

Membingungkan memiliki perasaan yang kurasakan terhadapmu

dan sungguh memedulikanmu.

Aku senang.

Jika ingin menghabiskan sisa hidup bersama, kalian bertunangan.

- Mau jadi istriku? - Aku mau jadi istri Puerto Riko-mu.

Jika mereka menerimanya, kalian akan bertemu tunangan kalian

untuk pertama kalinya.

- Hai! - Astaga!

- Hei. - Astaga!

Kau sangat cantik.

Hingga saat ini, ketertarikan kalian didasarkan pada ikatan emosional.

Aku mencintaimu.

Semoga ikatan emosional itu menjadi ikatan fisik.

Ada sedikit gairah seksual di bilik,

tapi saat melihatnya dan bertatapan, aku berpikir,

"Oke, kami akan melakukan itu."

Akankah mereka membiarkan dunia fisik menghalangi?

Kau bukan orang yang kucintai.

Aku muak.

Kau tak punya piring.

Tidak.

Kau membuatku merasa aku tak cukup baik untukmu.

Ya. Aku penasaran kenapa seseorang berusia 30 tertarik pada pria 24 tahun.

Ini palsu.

Ini langkah besar. Kau harus memastikan ini jodohmu.

Kau memotret rumahku, dan mengirimkannya padaku.

- "Aku melihatmu." - Aku malas membahas ini.

Ini terakhir kalinya kau akan melihat wajahku!

Maukah kalian menikahi orang yang kalian sukai tanpa melihat rupa?

- Aku tergila-gila padamu. - Mau pegang tangan kecilku?

Aku tahu kau mencintaiku, dan aku mencintaimu.

Tentu saja.

Atau kalian tinggalkan mereka selamanya?

Aku tanya ada yang harus kuketahui soal uang. Kau bilang tidak.

Itu tak sepenuhnya jujur.

Aku tak mencoba berbohong.

Kau yang paling mengenalku.

Aku tak mau kehilangan kita.

Maaf aku melukai perasaanmu.

Maaf aku melakukan apa yang tak kau sukai.

Kita bisa, 'kan?

HARI PERNIKAHAN STACY DAN IZZY

Terima kasih.

MEMPELAI WANITA

Aku tak pernah mengira akan jatuh cinta secepat ini.

Bukan karena tak pernah melihatnya.

Penampilan tak terlalu penting, tapi...

Yang mengejutkan adalah betapa cepatnya aku jatuh cinta padanya.

Dalam seminggu. Mungkin kurang.

Itu mengejutkan.

Tapi itu terjadi.

Kau membuatku merasa paru-paru dan jantungku bertarung.

Napasku tak bisa menyamai debaran jantungku

tiap kali berada di dekatmu atau memikirkanmu.

Begitulah perasaanku.

Aku merasa inilah rumah dan di sinilah tempatku.

- Maukah kau menikah denganku? - Ya!

Ya, Sayang!

Bibirmu indah.

Inilah yang kunantikan.

Ini benda paling romantis yang pernah diberikan padaku!

Aku mencintaimu.

Aku yakin dia jodohku

karena jika seseorang muncul dan mengubah hidupku,

dan aku tak bisa apa-apa tanpanya, aku rela melakukan segalanya untuknya.

Aku lihat itu darinya tiap hari.

Aku mencintai Izzy. Dia luar biasa,

baik, bijaksana, suka memberi, dan kuat. Dia rapuh.

Benar. Namanya Izzy. Ismael.

- Dia sangat eksotis, seksi. - Sungguh?

Dia kekar.

Bagaimana kau...

Jangan menanyakan bagaimana awal pertemuan kami!

- Stacy Loo kecil! - Aku dengar suara Chelsea!

- Hai! - Halo! Senang bertemu!

Di mana saudari lainnya?

Bagian pertama dari hari pernikahan!

Ini hari pernikahanmu!

Minum sampanye, nama belakangnya berubah.

Bagus.

- Jubahmu sudah siap. - Ya.

- Boleh aku memakai itu? - Ya, tentu.

Oke.

Aku tak mau pakai serbahitam, itu membawa sial.

Aku tak sadar bajuku hitam.

Gaun Ibu juga hitam.

- Tapi bukan dia yang menikah. - Benar.

Dia memakainya di pernikahanmu, dan lihat!

Benar. Semuanya sukses.

Kita akan melanjutkan kisah sukses dengan gaun itu.

Bagus.

Terima kasih.

Orang bilang kau akan jatuh cinta di saat yang tak kau duga.

Dan itu terjadi melalui dinding. Terjadi begitu cepat dan tiba-tiba.

Dia tahu segalanya tentangku. Dia menantangku agar jadi lebih baik.

Dia menyenangkan dan berisik.

Apa kabar?

- Astaga. - Senang bertemu kalian.

Dia sulit ditembus, tapi setelah tembok pertahanannya roboh,

dia ternyata sangat lembut, manis, dan baik.

Perjalanan cintaku dengan Stacy unik.

Aku tak mau melalui perjalanan gila ini dengan siapa pun selain dia.

Kalian mau minuman? Ini tuksedo kalian.

Aku tertawa melihat perbedaan ukuran jasmu dengan punyaku.

Punyamu. Itu punyaku.

Nick, ya. Zach.

Astaga.

Banyak yang harus kuceritakan.

- Benarkah? - Ya.

Dari 48 jam terakhir?

Ya, aku kacau tadi malam.

Aku tak mengira skor kreditku akan menjadi masalah besar,

jadi aku tak takut bercerita.

Aku pria yang punya integritas. Batu yang teguh. Pria yang tenang.

Dia akhirnya melihatku lepas kendali.

Saat mencintai seseorang dengan ikatan emosional,

cinta tak kenal skor kredit.

Cinta tak kenal label harga.

Cinta tak kenal jadwal.

Jujur, komunikasi kami sangat baik.

Tiap kali muncul masalah, aku frustrasi dan kami berdebat.

Tak pernah berantakan atau gila,

kami selalu berbaikan dan melanjutkan hidup.

Semuanya baik, tapi selama dua atau tiga hari, aku merasakan stresnya...

- Aku merasakan stresmu. - Kau juga stres!

- Tinggal 48 jam. - Jadi, aku tahu aku mencintainya.

Aku bingung melalui semuanya

dan dia juga.

Kami berdua mengatakan butuh ruang.

Dia harus memproses semuanya sendiri, begitu pula aku.

Dia pacarku. Aku mencintainya.

- Itu akan kupastikan. - Kau akan mendampingiku.

Aku mengenalmu dan hidupmu penuh perjuangan.

- Ini cuma... - Ya.

Kau orang yang kuat.

Aku tak peduli dengan drama di luar. Aku tak peduli soal uang

atau apa pun.

Dia selalu bilang dia butuh seseorang yang akan bertahan

saat situasinya berantakan.

Orang yang tak lari.

Jadi, aku akan terus berjuang.

Itu yang kita lakukan saat mencintai seseorang.

Aku senang kalian ada di sini.

Aku siap menikah.

Apa gaya rambutmu? Apa temanya?

Terurai, simpel.

Semuanya simpel karena gaunku tidak.

Kau menawan.

Ini merupakan pengalaman paling emosional

dan paling rumit yang pernah kulewati.

Dan hal-hal terbaik dalam hidupku terjadi di saat yang bersamaan.

Jadi, ini seperti...

Pasang surut emosi.

Kami telah melalui banyak hal,

dan ada hal-hal yang menurut kami menakjubkan,

ada pula yang tak menakjubkan, dan keduanya mengejutkan.

Aku membayangkan menikahinya,

tapi pada hari pernikahan, aku ingin sepenuhnya fokus,

seperti di bilik.

Kau tak pernah mengajukan pertanyaan sulit secepat ini.

Aku senang menanyakan hal sulit ke Izzy.

Kadang dia terkejut, dan kadang dia senang menjawabnya,

tapi aku senang membuatnya terkejut saat...

Aku dan Izzy sangat berbeda.

Pengalaman hidup kami sangat berbeda,

dan dia belum mencoba banyak hal yang sudah kucoba.

Dia baru punya paspor. Restoran favoritnya Chipotle.

Aku...

Itu biasa untuk pria.

- Benar. - Mungkin mereka tidak.

Ray makan karena terbiasa.

Dia juga sering berolahraga.

Pria suka Chipotle karena nasinya.

- Protein, sayuran. - Aku tahu. Sloan.

- Tapi... - Mereka tak harus memasak.

"Kalau makanan Peru? Pernah ke restoran Mediterania?"

Dia tak tahu harus pesan apa.

- Kau wanita yang suka tempat trendi. - Itu lucu.

Aku suka Izzy. Menurutku dia manis.

Aku bisa lihat dia dengan mudah menyesuaikan diri dengan keluarga ini.

Melihat kalian bersama, hubungan kalian menyenangkan dan lucu.

Kalian membuat satu sama lain tertawa dan menurutku dia cocok di keluarga kita.

Aku baru saja beralih

dari menggunakan otak dan logikaku menjadi mengandalkan hatiku.

Hari ini, gunakan firasatmu.

Tapi aku suka kau tak sibuk berpikir.

Ya, aku juga.

Aku selalu takut terluka, atau salah menilai seseorang,

merobohkan tembok agar terluka lagi.

- Ini membebaskan. - Kita membahas itu.

Kau tak mau takut lagi untuk memercayai seseorang.

Ya. Tapi tak bisa kuwujudkan.

Aku tahu masalahnya, tapi merasa itu merupakan bagian dari diriku.

Kini kupikir itu bukan bagian dari diriku. Mungkin aku butuh...

Itu yang kuinginkan.

Aku tak mau kau merasa itu bagian dari dirimu. Kau bisa...

Kau bertemu orang yang mengubah pandanganmu tentang dirimu sendiri.

More Indonesian subtitles for Love is Blind

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left