The first 189 lines.
- Saaya! - Saneatsu.
- Aku bertemu Sudo-senpai. - Apa?
CERITA OLEH TAIGA MIYAKAWA
- Kau mau mengubah rencananya? - Ya.
Saneatsu tidak bisa lakukan pencarian menyeluruh kotak suratnya, jadi...
kuharap siang ini kita bisa mencari di sekitar area ini.
- Hei. - Sato.
Seperti dengan Saneatsu, kau bisa panggil aku Kazuhiko, ya?
Sebut namaku. Sebut.
- Bodoh sekali. - Katakan, "Kazuhiko."
- Eren-senpai. - Ha?
Kau membuka amplop Hak milikku, 'kan?
Aku tidak marah padamu, jadi kau bisa jujur.
Ya, aku melakukannya. Namun aku tidak paham isinya.
Tertulis sesuatu seperti "kepatuhan".
Apa tidak ada risiko dari membuka amplop Hak?
Maaf soal itu.
Eren-senpai,
bisa suruh aku angkat tangan kananku?
Angkat tangan kananmu.
Sekarang suruh aku angkat tangan kiriku.
Kau sedang apa?
Aku tidak akan mengangkatnya. Tidak akan.
Angkat tangan kirimu.
Aku mencegahnya! Sesuai dugaanku.
Privilese tak bisa dipatahkan,
tetapi Hak tidak sekuat itu.
Tekad bisa meniadakan efeknya.
Hei, omong-omong ini soal apa?
Tampaknya kau memperoleh Hak
yang memungkinkanmu mengendalikan orang lain.
Saat kau suruh mereka lakukan sesuatu,
mereka lakukan yang disuruh. Itu seperti kesaktian.
Aku suka itu.
Wajahmu terlihat jahat sekali.
Terima kasih atas infonya.
Profesormu bilang kau tidak terlalu pintar,
tetapi kau cukup cerdas.
Ayo mulai pencarian siang kita.
Ayo bertemu kembali pukul 17.00.
Berdasarkan peta,
harusnya itu ada di sekitar sini.
Sudah kuduga.
Nn. Fujishiro, kau mau minta bantuan apa dariku?
Dengar...
Maaf aku terlambat!
Kau terlambat, Tolol-atsu!
Narita, kau bertemu Fujishiro?
Tidak, apa terjadi sesuatu?
Dia belum kembali.
Dan ini sudah lewat dari waktu yang dia bilang.
Ayo tunggu. Jika kita pergi dari sini,
mungkin kita tidak akan pernah bisa bertemu Saaya lagi.
Kau benar.
- Aku setuju. - Ya.
Kalau begitu, apa kita akan mencari di area ini lagi?
Ya, mungkin lebih baik
memikirkan apa yang akan kita lakukan jika Saaya tidak kembali...
Kau tahu...
Ini pasti bantuan yang diminta Nn. Fujishiro padaku.
Soal itu...
Kapan kita harus putuskan dia tidak akan kembali?
Oke, dia dapat pesanku.
Dia membantu rencanaku.
Pertanyaan bagus.
Kita tak bisa menunggu di sini selamanya. Kita harus putuskan waktunya.
Bagaimana kalau tengah malam?
Mungkin sedikit lebih lama...
Bagaimana kalau kita tunggu di sini sampai pukul 05.00?
Bagaimana menurutmu?
Terdengar bagus.
Jadi, batas waktu kita besok pukul 05.00.
Sudah temukan kotak surat untuk hari ini?
Ya, dan aku sudah masukkan pertanyaan.
Pertanyaan macam apa?
Pertanyaan yang akan pastikan beberapa hal.
Pertanyaan ketiga yang pasti akan jadikan kita minoritas.
RAMBUT 7 WARNA ATAU WARNA KACANG POLONG? UMUR 40 TAHUN LEBIH MUDA ATAU LEBIH TUA?
Hari ini tidak perlu mencari kotak surat.
Fokus pada pengkhianat.
Sudah waktunya.
Pertanyaannya akan ditampilkan.
Sekarang waktunya. Kita akan ambil suara terbanyak.
Aku menolak.
12 TERSISA - HAK: 45 TERSISA
UMUR EMPAT PULUH TAHUN LEBIH MUDA ATAU LEBIH TUA?
Prediksi Sudo-senpai benar!
Pertanyaan ini hanya untuk manusia,
dan tidak valid jika ada lebih dari dua piihan.
Sekarang tengah malam.
AREA HARI INI DISTRIK ITABASHI
Syukurlah.
Hei, Teman-teman,
kenapa kita tidak putuskan rute besok selagi kita membahasnya?
Kita akan tunggu Saaya sampai menit terakhir.
Kupikir kita bisa buat rencana, jadi tidak buang waktu.
Ide bagus. Aku setuju.
- Profesor, kalau begitu pimpinlah. - Oke.
Ayo pergi dari Stasiun Narimasu di Jalur Tobu Tojo di pagi hari,
lalu pindah ke area Ukimafunado di jalur Saikyo siang harinya,
lalu dari sore hingga malam, ayo periksa area kantor distrik Tokiwadai.
Ini akan memungkinkan kita mencari di area luas secara efisien
sampai selesai di dekat pusat kota.
Oke, ayo ambil rute itu besok.
Biar aku bayangkan di kepalaku.
- Kalau begitu permisi. - Ha?
- Aku perlu ke kamar mandi. - Sial.
SIDER RADIO PORTABEL
Ini NS memanggil FS.
Menghubungi perihal info rute. Meminta denah peta.
Aku akan menghubungimu via stasiun radio.
Frekuensinya tercatat di dalam. Tetap nyalakan radio dan siaga.
Kenapa Saaya belum kembali?
Tepat saat kita baru saling kenal.
Kalau begitu, dia tidak akan bisa membantu pencarian kotak surat.
Kunashiri, kau tetap di sini.
Jangan ganggu aku!
Jadi, kita akan berpencar. Aku akan pergi ke utara.
Jin, kau ke barat. Narita akan ke selatan. Dan Sato akan ke timur.
Aku tak melihat apa pun.
Akhirnya aku menemukanmu, Pengkhianat!
Ha?
Profesor?
- Apa maksudmu dengan pengkhianat? - Soma!
Diam.
Aku sudah mencarimu.
Pemain dengan Hak Veto.
Aku diberi tahu jika tahun ini aku pergi ke SMA Suginami Daini,
aku akan temukan orang dengan Hak itu.
Berdasarkan informasi yang aku peroleh dari sumber itu,
aku lakukan segalanya agar dipindahkan ke sekolahmu.
Perilaku kasar Sudo itu karena dia curiga kau adalah Kaisar.
Dan hanya ada satu dasar untuk kecurigaan itu.
Itu karena kau punya Privilese.
Yang artinya kau orang dengan Hak Veto!
Setiap hari, kau gunakan kekuatan itu di antara temanmu yang hidupnya
dipermainkan oleh Suara Mayoritas
dan mengecualikan dirimu dari Suara Mayoritas. Apa aku salah?
Jika itu bukan pengkhianatan pada rekanmu, lalu itu apa?
Soma pemegang Privilese Hak Produksi.
Jika kau lakukan perintahku, aku takkan sakiti kau dan teman-temanmu.
Jika tidak menurut, kami akan pakai Privilese Soma melawanmu.
Jika peduli pada temanmu, kau tahu harus apa, 'kan?
Kau pengkhianat.
Tidak! Kau pengkhianatnya.
Profesor Shinozaki.
Narita?
Kau mendengarkan?
Ya. Aku dengar semuanya.
Kemarin, Sudo-senpai memberitahuku tentang pengkhianat itu.
- Dan karena itu aku ada di sini. - Apa maksudmu?
Sudo juga curiga Omi mungkin adalah Kaisar.
Omi, kau sudah pakai earphone itu
sejak kita berkumpul kembali, ya?
Dan perban di pipi kananmu,
sudah ada sejak kita pertama bertemu.
Sudo-senpai bilang
Jin Omi kehilangan telinga kanannya dan mungkin pendengarannya
untuk dapat Privilese itu.
Dan Profesor, kacamatamu,
bisa kau lepaskan sekarang?
Bukankah kau dapat Privilese untuk "melihat"
dengan harga kehilangan mata kananmu?
Pertama kali kita semua berkumpul,
bagaimana bisa ketua OSIS,
yang tinggal di Saitama, jadi salah satu orang pertama yang ke sekolah
saat keretanya tidak beroperasi?
Itu karena kau bawa dia dengan mobil.
Itu tidak logis, 'kan?
Untuk apa aku menjemput Yagihashi,
yang mungkin melihat atau tidak lihat pertanyaannya?
Pertama-tama, saat itu aku bersama kalian semua.
Karena itu kau buat kami percaya.
Bagaimana jika uji coba tak ditampilkan di waktu yang sama di seluruh dunia?
Aku dengar dari Saaya.
Dia bilang kau minta OSIS mengubah kontak siswa jadi data.
Sebelum kelas dimulai, kau izinkan mereka pakai ruang pemrosesan data
di hadapanmu.
Saat itulah pertanyaan
"Apa kau lihat ini sekarang?" kebetulan muncul.
Setelah kematian presiden, kau tetap jadi kepala deputi.
Kau pura-pura seolah tidak punya pilihan lain,
tetapi sebenarnya, kau berencana menyingkirkan pemimpin baru, Saaya.
Karena itu kemarin aku minta Saaya menghilang.
Aku ingin lihat apa langkahmu selanjutnya.
Itu konyol, Narita.
Apa maksudmu kau korbankan Fujishiro untuk mengungkap rencanaku?
Aku hanya minta dia pura-pura menghilang untuk sementara.
- Tidak mungkin! - Aku sudah hubungi dia via radio.
No comments yet. Be the first to leave one.