Oh! My Ghost

Oh! My Ghost (오! 마이 고스트)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Oh My Ghost 2022 KOREAN WEBRip AAC2 0 x264-iTsOK
A Commentary by tedi
Retail VIU | 01:38:03 Fix common errors

Tags

webdl
Published on: 2024-07-24
Downloads: 38
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dia pergi ke luar negeri untuk sekolah.

Wow! Bagaimana kau tahu itu?

Maksudku...

Kau bisa tahu semuanya dari kartu tarot?

Hantu yang tersegel di kartu ini

memberitahuku itu.

Itu luar biasa.

Aku menganggap diriku peramal.

Peramal apa, Bodoh.

Sudah jelas aku pergi ke luar negeri untuk sekolah

saat aku meninggalkan pacarku selama dua tahun.

Apa lagi?

Berhenti muncul tiba-tiba.

Kau membuatku takut.

Apa?

- Kau bicara padaku? - Bukan. Silakan lanjutkan.

Astaga!

Kau sungguh bisa melihatku?

- Tentu saja. - Sudah beberapa hari...

aku tak bisa menghubunginya.

Mungkin

kau bisa menggambarkan dia dengan detail?

Dia memiliki wajah panjang kecil...

dan kelopak mata ganda.

Dan dia memiliki tahi lalat...

di dekat bibirnya.

- Kau orangnya? - Ya.

Aku pacarnya.

Menurutmu aku tak bisa menghubunginya lagi?

Begini...

Tidak.

Berhenti!

Jangan beri tahu dia aku sudah mati.

Berani-beraninya dia mengaturku

seperti ini.

Aku mengalami kecelakaan mobil bulan lalu...

Jika dia tahu aku mati,

dia mungkin akan menyusulku.

Karena...

dia sangat mencintaiku.

Hei, Peramal.

Tolong beri tahu dia aku sangat mencintainya.

Dengar...

Pacarmu...

pergi ke luar negeri untuk sekolah, benar?

Lalu dia...

Sebenarnya...

Aku harus mengatakan sesuatu.

Akankah dia menghubungiku lagi?

Kuharap dia tak pernah menghubungiku lagi.

Kau tahu kenapa? Aku...

punya pacar baru.

Lihat dirimu. Kau terlihat sangat hidup.

Maaf, tapi kau harus membayarku sekarang.

- Uang! - Kenapa kau lamban sekali?

Ayo! Cepat.

Hei. Kau datang.

Aku menyalahkan diriku untuk semua kekacauan ini.

Aku bisa mengurus hantu tadi.

Yang benar saja.

Berhenti melakukan hal tak berguna.

Hai, Jungu.

Aku sedang ada urusan.

Apa? Pekerjaan?

Ya, aku akan datang.

(Studio Song Saluran TV Belanja)

Apa ini?

Kau datang.

Ini kopimu.

Aku tak mau kopi.

- Minumlah. - Terima kasih.

Kudengar bisnis ini sedang sepi,

kenapa kau mengganti nama perusahaannya?

Apa? Kau tak menyuruh mereka melakukan itu?

Aku? Tidak.

Aku tahu situasi perusahaan.

Untuk apa kulakukan itu?

Aku juga tak menyuruh mereka.

Kang Seah? Siapa dia?

Hei, Jungu. Siapa yang menyuruh mereka?

CEO.

Kapan aku memintanya?

Bukan, maksudku CEO baru.

CEO...

CEO baru?

Aku baru ditelepon tim legal.

Jadi, aku tak yakin.

Wow!

Mereka sudah memasang plang dengan namaku.

Apa yang kau lakukan dengan perusahaanku?

'Perusahaanku'?

Aku mengerti.

Kau pasti mantan CEO perusahaan ini.

Apa katamu?

Mantan CEO?

Kau punya banyak utang atas nama perusahaanmu.

Hai, Semuanya.

Aku CEO baru, Kang Seah.

Apa maksudnya?

Apa yang terjadi?

Tunggu.

Hei, dengar...

Ini benar-benar konyol.

Menyedihkan sekali!

Uang bisa memberi kita apa pun di negara ini.

Aku mau ruanganku kosong

sore ini.

Dasar licik!

Jungu! Aku sudah sampai.

Sial. Dia menutup teleponku.

Permisi?

Halo, Pak.

Aku...

Aku mau bertanya.

Kudengar kalian membuka lowongan untuk direktur panggung.

Benar!

Omong-omong,

kau punya pengalaman di bidang ini?

Tidak sama sekali.

Bagaimana makan siang kalian?

Senang bertemu denganmu.

Siapa dia?

Dia mau melamar untuk posisi direktur panggung.

Sapalah.

Ini CEO...

Pak Song.

Dia sutradara.

Halo.

Punya pengalaman?

Tidak.

Tapi aku mau melakukan apa pun.

Pemula tetaplah pemula. Apa pun itu.

Astaga! Dengan bos baru,

semua ini akan kacau.

Byeongdu, usir saja dia.

Tapi, Pak,

kita butuh orang untuk menjaga set malam ini.

Itu benar.

- Sif malam? - Ya.

Kau mau bekerja sif malam nanti?

Sif malam?

Apa yang kalian lakukan?

Kembali bekerja, Semuanya.

Ayo, cepat.

Kau pikir mendapatkan pekerjaan itu mudah?

Anggap ini sebagai penilaian.

Baik, Pak.

Aku akan berusaha sebaik mungkin.

Astaga!

Sedang apa kau di sini selarut malam ini?

Kau bisa melihatku?

Tentu saja bisa. Pergi dari sini.

Kenapa aku takut?

Dasar aneh!

Kau bisa melihat ini juga?

Tentu saja.

Lalu bagaimana dengan...

Di awal zaman, hanya ada alam baka.

Dunia kekacauan.

Ketertiban mulai terbentuk perlahan

dan kehidupan muncul di dunia.

Dengan kata lain,

dunia ini lahir dari rahim alam baka.

Jadi, di suatu tempat di dunia,

ada jejak kelahiran dunia.

Seperti kita yang memiliki pusar.

Lihat dirimu.

Kemalasanmu tak akan membantu

bisnis ini sama sekali.

Itu bukan urusanmu.

- Kau akan memukulku? - Kau mau kupukul?

Teman-teman, kenapa kalian berdua selalu bertengkar?

Dia sangat tidak sopan

hanya karena dia masuk tim lebih awal.

Kenapa kau bersikap seperti itu? Kau lebih muda darinya.

Jika dia bekerja untuk pemeliharaan,

bukankah seharusnya dia bekerja sif malam?

- Ya. - Itu benar.

Dasar pecundang.

Memangnya kau bukan?

Kau tak akan pernah menjadi sutradara.

Apa katamu?

Hentikan.

Berhenti bermalas-malasan dan kembalilah ke kantor,

lalu periksa jadwal latihan.

- Byeongdu, buka pintunya. - Baik.

Dia pasti kabur.

Kurasa begitu.

Siapa yang bisa kita minta untuk sif malam nanti?

Apa yang terjadi?

Bisa geser? Ada apa?

- Astaga, dia bangun. - Dia membuka matanya.

Wow! Aku takut.

Maaf. Aku tertidur saat berkeliling.

Hei, Kau.

Apa tak terjadi apa-apa semalam?

Apa? Tidak...

Tak terjadi apa-apa. Kenapa?

Tidak apa-apa.

Masih mau bekerja di sini?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left