The first 200 lines.
- Sudah menunggu lama? - Ya.
Apa yang kau lakukan?
Pergi ke mana dia?
Sekarang jangan berkedip.
Jangan alihkan pandangan dari kotak ini.
- Ini bukan ponselku. - Ini ponselku.
Tunggu. Mari kita lihat apa kita bisa menemukannya?
Tidak, tidak, tidak, tidak..
Pak, apa itu ponselmu?
Lihat bagian paling tengah dari layar.
Apa?
Pesulap hebat beraksi di jalan.
Jangan berkedip.
Aku butuh meminjam ponsel pada seseorang.
- Pak, boleh aku meminjam ponselmu? - Ya.
Oke. Oh, ini terlihat mahal dan mewah.
Aku akan mencoba yang terbaik untuk menjaganya.
Jadi, pak, kau punya asuransi untuk ini?
- Ya. - Ponselmu tidak ada pelindungnya.
- Tidak ada. - Seharusnya kau menggunakannya.
- Ya, seharusnya menggunakannya. - Aku menemukan pelindung ponsel murah
yang bisa kau buat sendiri. Bagus digunakan saat di pantai.
Sebentar, ada di kantong belakangku.
Ini, balon. Balon ini sangat bagus dan murah.
Apa yang kau lakukan sebelum pergi ke pantai atau tempat lain..
Aku ingin kalian memperhatikan kecocokan warnanya.
- Aku suka itu. - Baik, terima kasih.
Oke. Lihat baik-baik kita akan melakukannya.
Dan jika kau meletakan ponselnya
di dalam balon, sekarang, ini jadi terlindungi, hebat bukan?
- Wah, terima kasih. - Ini di dalam.
Oke sekarang begini. Jadi, ini akan melindungi dari dalam,
tapi bagaimana dengan air, air tetap bisa masuk.
Ini yang akan kau lakukan. Kau tiup sedikit.
Kau bisa lihat layarnya masih menyala dan yang ada di dalamnya.
Dan jika kau mengikatnya seperti ini,
lalu kau menjatuhkannya ke air, itu akan mengapung.
- Tentu saja. - Lihat.
Jadi, kau tidak akan kehilangan ponsel, itu akan mengapung di air.
Aku tahu kau ingin ponselmu kembali. Dan ini pelindung yang baguskan.
Ini pelindung ponsel yang baik. Tunggu sebentar.
Ini dia.
- Ini bukan ponselmu. - Ini bukan ponselku.
Ini bukan..
- Itu berbeda. - Ini ponselku. Tunggu.
Apa? Kapan ini..
Oke, ini aneh, maafkan aku.
Aku tidak tahu apa yang terjadi. Karena di sini ada ponselku.
Bisakah kau membantuku, masukan nomormu,
- aku merasa sangat tidak enak padamu. - Oke.
- Masukan nomormu. - Oke.
Aku mau kau menelefonnya.
Di mana ponselku.
Baik, aku tidak.. Kita akan menemukannya.
Telepon, kita akan menemukannya.
Kau mendengarnya?
Apa itu?
Apa kau mendengarnya.
Tidak.
Tidak. Tidak, tidak, tidak.
- Lihat, lihat, lihat. Itu ponselmu? - Kau bercanda.
- Di dalam etalase ini. - Kau bercanda?
Apakah itu ponselmu di dalam etalase ini?
- Ya. - Ya. Oke. Berdiri di sini.
Oke, aku merasa..
Ini gila.
Bisakah kita meminta tolong seseorang dari Hard Rock Cafe
untuk membukakan ini? Tidak? Oke.
Oke. Aku punya cara untuk mengeluarkannya,
tapi masalahnya jika petugas keamanan lewat, mereka akan mengira aku mencuri.
Bantu aku melakukan ini.. Aku sudah pernah
melakukan ini beberapa kali saat tinggal di Scotland.
Dan aku punya banyak rintangan. Jadi, tolong bantu aku.
Yang aku ingin kau lakukan adalah memastikan tidak ada yang datang,
pastikan tidak ada keamanan yang datang.
- Bisakah kau melakukan itu untukku? - Ya, bisa.
Apakah petugas keamanannya datang?
Tidak. Tidak ada yang datang. Oke. Kita akan mencoba ini.
Siap. Tunggu sebentar.
Apa?
Itu.. Ya, itu ponselmu.
Bawa keluar.
- Itu ponselmu kan? - Ya.
Pastikan itu benar-benar ponselmu. Itu ponselmu?
- Oke betul. - Ya.
Tunggu. Kita harus menutupnya lagi.
- Ini dia. - Apa?
Hebat. Terima kasih banyak untuk waktumu. Aku sangat menghargai..
Di mana jam tanganku? Oh, kau pasti bercanda
- Apa? - Aku meninggalkan jam di sana..
Oh, itu keamanan datang. Tidak ada apa-apa di sini.
Hanya melihat-lihat. Itu jam yang bagus.
- Itu trik yang bagus. - Terima kasih.
Sejujurnya aku tidak tahu bagaimana kau melakukannya.
Aku Trigg Watson. Aku mengambil barang yang biasa orang kenal
dan membantu mereka untuk melihatnya dengan cara yang berbeda.
Sekarang, kita ada di jalan Kinney.
Apakah kalian pernah sedang bersantai di taman
dan merasa haus lalu tidak ada tempat untuk membeli minum?
- Ya. - Itulah mengapa menjadi pesulap
itu berguna. Aku ingin menunjukkan sesuatu yang keren
dengan tabletku di sini. Aku akan membuka aplikasi kamera
yang seharusnya dapat kita temukan di atas sini. Ini dia.
Halo?
Kau tahu kita sebut ini apa? Ini IPad.
Itu lelucon konyol. Aku menggunakan kamera di belakang sini.
Aku ingin kalian melihat bagian paling tengah layer
selagi aku mencoba mewujudkan sesuatu. Lihat ini.
Lihat bagian paling tengah layer.
- Terlihat sangat nyata, bukan? - Ya.
Keluar dari sana.
Apa?
Ini dia.
Apa?
Kita bergabung sekarang. Bersulang.
Kau membalikkannya sangat keras.
Itu gila.
Bagaimana..
Itulah mengapa gunanya menjadi pesulap. Tahukah kau?
Maaf, ada telefon. Ini Kyle. Hei, Kyle, Halo.
- Hai. - Bagaimana kabarmu?
Hai, Kyle.
Aku baru saja membuat lemonade di sini, Kau mau?
- Ya. Aku mau. - Ini..
Minumlah. Terus minum.
Itu berkurang.
Terus minum. Terus minum.
Apa?
Itu berkurang.
Oh, Tuhan. Dia menghabiskannya.
Bagaimana rasanya? Enak.
- Bagus. - Apa?
- Bagaimana melakukannya? - Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Aku bisa memberitahumu, tapi aku harus membuatmu menghilang.
Bisakah aku mencoba sesuatu yang cepat denganmu?
- Ya. - Oke. Mari pilih..
Pilih beberapa kartu yang ada di sini.
Oke.
Aku hanya akan memintamu mengambil satu kartu.
Aku akan memecahnya dengan cepat. Ini.
Ini..
Ini, dan ini. Dan mencampurnya dengan cepat
untuk memastikan semuanya tercampur rata.
Sekarang, aku meminta kau untuk menghentikanku.
Aku akan mengacak kartunya. Dan aku ingin kau bilang berhenti
sesuai keinginanmu. Jadi, kita akan memulainya.
- Berhenti. - Di sini?
- Ya. - Baik.
Oke. Aku ingin kau mengingat kartu ini.
Aku ingin kau melihatnya. Jangan kasih lihat aku.
Kasih lihat kamera. Semua melihatnya?
Semuanya sudah melihat. Bagus.
Kita akan mencampurnya dengan kartu lagi.
Masih setengahnya.
Oke. Bagus.
Sekarang kita mencampurnya.
Oke. Aku mengenakan kalung ini di sini.
Ada alasannya mengapa aku melakukannya,
aku juga punya yang lainnya di sini.
Kita akan menggunakan kalung ini untuk menemukan kartumu.
Biar aku keluarkan.
Aku ingin kau memperhatikan baik-baik. Kita akan menggantungnya di sini.
- Kau tahu kartumu kan? - Ya.
Oke. Apa yang aku ingin kau lakukan adalah menghitung sampai tiga.
Siap. Satu, dua, tiga.
- Ini 4, 4 keriting. - Ya..
Empat keriting, benar.
Sebenarnya, kau bisa menyimpan ini sebagai kenang-kenangan.
Aku akan berikan padamu..
Kau bisa melihatnya kartunya ada di sana.
- Kau bisa tunjukkan pada kamera juga. - Apa..
Selanjutnya.
- Itu benar-benar terjadi di depanku. - Ya.
Kau pasti bercanda. Kau pasti bercanda.
- Oh, Tuhan. - Itu hebat sekali.
Kau akan memiliki satu kartu, kartu mana pun yang kau mau.
Jangan sampai aku melihatnya, tapi kau perlihatkan
ke dia dan semua orang yang ada di sini.
Dan untuk membuatnya menjadi lebih unik.
Aku akan memintamu untuk menulis namamu yang bagus dan besar pada kartunya.
Silakan.
Dan setelah kau selesai menulis,
tunjukkan kartumu lagi kepada semua orang.
Sudah selesai?
Oke. Aku akan mengambil pulpennya.
Oke.
Jadi, sekarang kita tahu kartu milikmu ini hanya ada satu di dunia ini
dan kau punya 3 kesempatan untuk bilang berhenti kapan pun kau mau.
Cukup bilang berhenti. Berhenti. Letakan.
Oke. Kita akan kocok kartu-kartu ini.
Satu per satu. Seperti ini.
Oke. Sudah cukup. Aku akan menyebarkan kartunya
dan jika kau merasa itu kartunya,
sentuh kartu itu dan tinggalkan jarimu di situ.
Oke mulai, sentuh kartu yang kau mau.
Yang mana saja. Yang kau rasa itu kartunya.
- Yang ini. - Yang ini? Kau mau berubah pikiran?
- Tidak. - Kau yakin? Pasti?
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.