9-1-1

9-1-1

Download Indonesian Subtitle

Season 9

Release info

[π‚π¨πŸπŸπžπžππ«π’π¬π¨π§] πŸ—-𝟏-𝟏 π’πŸŽπŸ—π„πŸπŸ‘ 𝐖𝐄𝐁 𝐃𝐒𝐍𝐏
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : πŸ’πŸ‘:πŸπŸ” || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑫𝑺𝑡+ || *π‘ͺπ’“π’†π’…π’Šπ’• 𝒕𝒐 𝘌𝘢𝘯π˜ͺ𝘬𝘦 𝘎𝘭𝘰𝘳π˜ͺ𝘒 (π‘·π’†π’π’†π’“π’‹π’†π’Žπ’‚π’‰) || ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
Published on: 2026-03-28
Downloads: 37
Hearing Impaired: No
FPS: 24

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Ini bencana. - Aku bingung kau mau aku berbuat apa.

Kau ingat hal yang akan terjadi 36 jam lagi, bukan?

Aku tak merasa bersalah. Tak melupakan ulang tahun Hen tahun lalu.

Kalian yang lupa. Aku mengiriminya pesan.

Dengarkan, kalian harus berada di sini.

Kejutan di pesta ulang tahun Hen tak boleh berupa ketidakhadiran separuh tim.

Mau bagaimana lagi?

Kau tahu kapan kekacauan ini akan beres?

Aku cuma dengar kesalahan perangkat lunak.

Semua penerbangan dari Nashville batal sampai pemberitahuan selanjutnya.

Selain itu, kurasa Buck hilang.

Temukan dia dan terus kabari aku.

- Eddie menelepon? - Ya.

Kau tak mempermalukan mereka karena seri di Turnamen Damkar, bukan?

Dua peringkat pertama itu tak ada. Itu dua peringkat kedua.

Hei.

- Kau dari mana saja? - Menyewa mobil.

Kau menyewa mobil?

Dengar, kita bisa duduk di terminal ini entah sampai kapan,

atau kita bisa naik mobil, lalu perjalanan lurus 30 jam.

Kita akan bergantian mengemudi, menurunkan jendela, memutar lagu.

Pasti menyenangkan.

Jangan menangis lagi

- Terminator 1. - Ya.

- True Lies. - Tentu.

- T2. - Kindergarten Cop.

Tidak mungkin itu masuk lima besar.

- Apa maksudmu? Itu Arnold klasik. - Itu maksimal B+.

Begitu kebisingan dan kebingungan teratasi

Untuk melihat sekilas ke balik ilusi ini

Lanjutkan, si bandel putraku

Akan ada kedamaian saat kau selesai

Ini bagus, bukan?

Ya.

Kapan kali terakhir kita bepergian seperti ini?

- 2021. Kebakaran San Angelo. - Ya. Itu mengagumkan.

- Itu bencana alam. - Sangat menyenangkan.

Ini memang ide bagus, Buck.

Ini ide yang buruk.

Sepertinya ada truk tangki yang terbalik di depan.

Cuma ini untuk ulang tahun Hen.

- Apa? Tidak, masih sempat. - Kita bahkan belum keluar dari Oklahoma.

Mereka akan membersihkan ini, lalu lancar.

Menyongsong badai yang seharusnya melanda Pegunungan Rocky

yang hampir tak terhindarkan.

Baiklah, maka hindari Pegunungan Rocky.

Kita tak bisa hindari Pegunungan Rocky.

Bisa jika mengarah ke selatan.

- Lewat I-10? - Tepat.

Semua orang punya aplikasi peta dan GPS yang sama, Buck.

Tapi kita punya hal yang mereka tak punya.

Aku.

- Kita tersesat. - Kita tidak tersesat.

Baiklah. Di mana kita?

Tak ada sinyal, tapi mungkin masih di New Mexico.

Mungkin hanya Meksiko.

- Kita tak pergi sejauh itu ke selatan. - Semua ini sudah kacau.

Aku heran kubiarkan kau membujukku.

- Apa maksudmu? - Tak berkode.

Seharusnya tetap di I-40.

Kenapa? Agar kau bisa mengeluhkan macet dan mengomel soal Pegunungan Rocky?

- Aku tak mengeluh atau mengomel. - Yang benar saja. Kau mulai di bandara.

- Semua orang mengomel di bandara. - Aku tidak.

Paham? Aku berusaha ceria, menjadi pemecah masalah.

Apa pun untuk mencegahmu melakukan yang selalu kau lakukan. Muram.

Itu tidak berhasil.

Pasti ada SPBU atau kedai kopi, atau sesuatu di sini,

tempat kita bisa menanyakan arah yang benar.

KEDAI

Aromanya enak.

- Kita cuma ingin menanyakan arah. - Terserah, Teman.

Kalian cari kursi di mana saja. Kudatangi sebentar lagi.

Tidak. Tidak…

- Apa yang kau lakukan? - Katanya, duduk di mana saja.

Ayo, kau kira kita bisa tiba tepat waktu untuk ulang tahun Hen?

- Mungkin tidak. - Betul.

Jadi, kita tak terburu-buru.

Sebaiknya kita mengisi perut sebelum berangkat.

Lagi pula, kau uring-uringan saat lapar.

Kesempatan terakhir, kau yakin?

Seseorang jelas punya selera makan yang sehat.

Ini sangat enak.

- Mau kuambilkan yang lain? - Tidak, perjalanan kami panjang.

Baiklah. Kalian mau ke mana?

Pulang. Ya, Los Angeles. Bermobil dari Nashville.

- Itu rute yang aneh. - Navigasi kami gagal.

Hei, lewat mana kembali ke I-10 dari sini?

Tentu, itu mudah. Lewat jalan ini, namanya Jalan Pusat.

Terus saja sampai tiba di Rute 280.

Terus ke barat. Tak mungkin terlewatkan.

Jika kau tak mau keluar dari I-40, tak perlu kau lakukan.

- Tak ada yang menodongmu dengan pistol. - Tapi ada Buck yang mengomel.

Jadi, kau hanya menurutiku?

Meminimalkan perlawananmu, Buckley.

Jadi, jika kusuruh lompat dari jembatan, kau lompat?

Sebenarnya, mungkin aku tak perlu mengatakannya.

Kau pasti sudah melompat, karena kau ingin mati.

Bukan kematianku yang kuinginkan sekarang.

Tapi kematianku? Kau mengancamku?

Kita agak tersesat, agak melenceng,

lalu kau mendadak bermuram durja dan aku layak mati?

Ini, ada garpu. Tusuk leherku. Akhiri penderitaanku.

Bunuh aku, Eddie. Bunuh aku sekarang. Kenapa tidak?

Kalian sudah selesai?

Apa yang kalian lihat?

Bukan apa-apa. Kami hanya jarang melihat kaum kalian di sekitar sini.

- Apa maksudmu? - Hei, abaikan saja.

Tidak. Aku ingin tahu tentang kaum kita.

Beri tahu aku, Putri.

- Putri? Sungguh? Bagaimana dengan ini… - Ya.

- Mari kita keluar dan kutunjukkan… - Hei, kita tak akan melakukan ini.

- Eddie, duduk. Ayo. - Tidak, kau yang duduk, Buck.

Harley, ini saatnya kau dan teman-temanmu pulang mengganggu istri kalian.

Dengar, maaf karena aku menyebutmu muram.

Lupakan saja.

Maafkan juga karena aku menyesatkan kita.

Tidak, kau benar, kita berdua memutuskan untuk melewati jalan kecil.

Dari mana orang-orang bodoh ini?

Keren sekali.

- Bagus. - Sangat tangguh.

- Hei, awas! - Kurang ajar!

- Berpegangan. - Perlukah aku menelepon 911?

- Ada sinyal? - Tidak.

Berpegangan!

Ayolah, Bung.

Hei!

Ya ampun.

Sial!

Apa yang terjadi?

Kau mengalami kecelakaan mobil, tapi baik-baik saja.

Lalu temanku? Bagaimana kondisinya?

Maaf, teman yang mana?

Pria satunya.

Di mobil. Evan Buckley. Kami bermobil kembali ke LA bersama.

Tuan Diaz, kau mengalami gegar otak parah.

CT mengesampingkan perdarahan subdural, tapi kebingungan itu normal.

Kebingungan. Apa maksudmu?

Tak ada orang lain di mobil bersamamu.

Kau sendirian.

BUCK! Jawab teleponmu

Tuan Diaz, aku Sheriff Woodson, ini Deputi Torres.

- Kalian menemukannya? - Kami masih mencari.

Kami sudah menyisir radius 16 km. K-9 dan ATV.

Kami belum menemukan Evan Buckley

- atau orang lain. - Maka butuh bantuan.

Coba ceritakan kejadiannya tepat sebelum kau keluar dari jalan.

Kami tidak keluar dari jalan.

- Kami dipaksa keluar. - Benar.

Kau beri tahu anak buahku ada truk pikap modifikasi.

Model lama dengan lampu sorot di atas dan bumper.

- Tahu pelat nomornya? - Tidak, silau.

Tapi aku yakin tahu orangnya.

Kami mengalami…

Menurutku bukan bertengkar di kedai.

Ketiga bedebah ini mencoba memulai sesuatu.

- Sepertinya mereka warga lokal. - Begitu rupanya.

Begini…

Kami menanyai sembilan warga lokal dari kedai itu.

Yang mereka ingat adalah kau dan temanmu, Tuan Buckley…

- Kami memanggilnya Buck. - Manis. Istriku memanggilku Woody.

Yang kami dengar adalah kau dan dia cekcok yang meningkat menjadi perkelahian.

- Kami berbincang. - Kesalahanku.

Kami mencatat beberapa kata itu.

"Sekarang kau ingin membunuhku. Itukah yang kau inginkan?"

Ayolah. Tidak.

Kau sungguh percaya aku berbuat sesuatu kepada Buck?

Apa aku mengatakan itu?

- Apa aku mengatakan itu? - Jika ya, aku tidak dengar.

Ini gila.

Tanyai si pramusaji, ya? Tanyai kokinya.

Dia yang mengusir mereka dengan senapan gentel.

Kau harus menemukan dan menanyai mereka.

- Mungkin mereka menculiknya. - Untuk apa mereka melakukannya?

Tanyai mereka.

Yakinlah kami akan menindaklanjuti petunjuk yang menjanjikan.

Sementara itu, dr. Kenner menyarankan kau tetap di sini beberapa hari,

agar ahli ortopedi bisa memeriksa lenganmu.

Deputi Torres menunggu di luar jika kau butuh sesuatu.

Hari kerja pasti berat jika pulang dengan punggung patah

atau tuduhan penyerangan ringan.

Aku pernah lihat perselisihan kolega yang lebih buruk.

Omong-omong, rekan kerjamu akan mengalami hari besar.

Itu ada di kalenderku,

tertulis di dindingku, dan tertato di balik kelopak mataku.

Hei, Edmundo.

Bagaimana jalannya? Kalian sudah saling bunuh?

Apa? Kalian baik-baik saja?

Athena, tunggu.

Tak ada yang melihatnya pergi?

Tak ada saksi dalam kecelakaan itu?

Itu jalan yang cukup sepi.

Jadi, siapa yang mencarinya?

Pihak berwenang lokal sudah memeriksa area sekitarnya.

Aku yakin mereka sudah memperluasnya sekarang.

- Maddie, kita akan menemukannya. - Dia di luar sana sendirian,

- Bingung dan kesakitan. - Dia juga bisa saja dibantu.

Mungkin ada yang lewat, mengangkutnya.

- Lalu kenapa dia belum menelepon? - Entah.

- Tapi kurasa jangan berasumsi… - Kita bisa apa lagi?

Dia menghilang dari kecelakaan mobil di antah-berantah.

More Indonesian subtitles for 9-1-1

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left