The first 200 lines.
Kita sudah berteman sekarang?
Pengasuh Tewas Dalam Kebakaran Bengkel Yang Aneh
Duda Menembak Dan Membunuh Setelah Mencoba Meracuni Putrinya
Ikatan Dekat Dengan Banyak Kematian
Tiga minggu sebelumnya
Hei, lama sekali aku tidak melihatmu. Apa kabar?
Tidak. Aku baik.
Astaga, dia bilang begitu?
Astaga, itu manis sekali!
Astaga, itu manis sekali!
Astaga, itu manis sekali!
Pagi.
- Hai, Bibi Angela. - Hei.
- Aku bantu. Biar aku saja. - Terima kasih.
Bagaimana penampilanku? Aku tahu ini baru sembilan bulan.
Tapi entahlah, aku merasa ada yang kurang.
Bibi sudah cantik.
Nona-nona! Sarapannya hampir dingin!
Aroma karbohidrat. Kenapa dia selalu melakukannya?
Karena dia berusaha. Karena seperti itulah manusia.
Kita selalu berusaha yang terbaik.
Sayangku. Tuan Puteri.
Aku datang!
Dulu hidup begitu sederhana.
Aku tahu, kau benar. Tapi aku bangga padamu.
Aku bangga pada kita. Maksudku, lihat kita. Kita lengkap.
Kita sekarang bagaikan satu keluarga besar yang bahagia.
Tanpa karbohidrat.
Aku suka itu.
Sampai bertemu di bawah.
Tidak, itu manis sekali.
- Kau mau kopi? - Ya.
Hai, Cantik. Aku suka seragammu.
- Hentikan. - Aku tidak bisa.
Selamat pagi! Panekuk?
Jadi, ini hari yang penting?
Masih dua minggu lagi.
Kau gugup?
Emma bukan anak penggugup. Tidak seperti bibinya.
Dia pasti bisa.
Sebenarnya kami sudah menyelesaikan koreografi kami hari ini.
Tarian pendek, hanya beberapa gerakan.
Lalu kami harus berpidato, di depan semua orang.
Semua memberi suara lalu pemenangnya jadi Kapten Tim Tari SMP tahun ini.
Ada lawan?
Steph, tapi... Maksudku, tidak juga. Kau tahu?
Aku tidak tahu. Ceritakan padaku.
Aku hebat.
Dalam Bahasa Spanyol?
Aku mengambil kelas Bahasa Prancis.
Lagi pula kau bukan orang Kuba.
Tentu saja, aku pengagum Kuba.
Tapi entahlah, mungkin ada darah Kuba mengalir di tubuhku.
Kau akan kuajari fasih akhir tahun ini.
Ibu Steph pemilik klinik anak. Rachel dan aku teman lama.
Semoga penari terbaik yang menang.
Cobalah. Itu bebas gluten. Nol kalori.
Tinggi protein. Lezat sekali.
Segigit saja.
Ya!
Kau lucu sekali, mijito. Kau lucu sekali.
Tapi kau tidak bisa mengecoh ayahmu! Tidak.
Dua hal yang dia sukai sekarang.
Yummy Oats dan melemparkan sendoknya.
Ini.
Kau yakin ini tidak apa-apa?
Tidak apa-apa? Kau bercanda? Aku beruntung.
Maksudku, kelas jarak jauh lebih singkat.
Aku bisa mengerjakan bukuku, membetulkan The Beast.
Aku benci The Beast.
- Tidak, kau cinta The Beast. - Tidak.
Dan aku bisa sempurnakan masakanku.
Dan yang paling penting, aku bisa mengasuh putra kita.
Dan kau memagari kolam renang sebelum anak kita belajar berjalan.
Dan aku memagari kolam renang sebelum anak kita belajar berjalan.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Hei, sebelum aku lupa. Kau lihat pisau berkemahku?
Kau tahu, yang hitam dengan gagang ukir?
- Kami akan pasang mata. - Terima kasih, Tuan Puteri.
Kemari.
Selamat menikmati. Makan panekukmu!
Tentu.
Emma, ada apa dengan Cade?
Kalau dia melemparkan sendoknya, ada yang baru di mesin cuci piring.
Apa ini?
Rob ingin bicara denganmu tentang itu.
Dia pernah menjadi dosen di sana. Katanya sekolah itu bagus.
Sebanyak 95 persen lulusannya diterima di universitas favorit.
Karena aku tahu kau ingin kuliah di Yale...
Itu sekolah asrama?
Tidak. Bukan seperti itu. Lokasinya hanya dua jam dari rumah.
Jadi kau bisa pulang setiap akhir pekan.
Sebentar!
Ini ide Rob?
Dia hanya ingin yang terbaik bagimu. Kau boleh pikir-pikir dulu.
Semoga berhasil hari ini. Selamat bersenang-senang.
Terima kasih. Aku butuh itu.
- Steph, kau terlihat manis sekali. - Benarkah?
Sudah kubilang. Bajumu bagus. Benar, Em?
Ya. Cocok sekali denganmu.
Menurutmu tidak terlalu pendek?
Tidak! Kau bercanda? Kau terlihat cantik sekali.
- Cantik sekali. - Terima kasih.
Ya.
Baiklah. Hukum Kedua.
Stephanie?
Tingkat perubahan momentum dari sebuah benda...
Berbanding lurus dengan...
Siapa yang bisa menolongnya?
Emma! Tolong dijawab.
Tingkat perubahan momentum sebuah benda berbanding lurus...
Dengan gaya yang diberikan, dan searah.
Itu dia! Dan untuk nilai terbaik.
Apakah rumus Newton...
- Maaf. - Masuk.
Jangan malu-malu.
Fisika adalah tempat yang tepat.
Baiklah, semuanya, ini Katherine...
Kat. Panggil Kat saja.
Kat Sandberg. Dia pindahan dari Utara.
Aku yakin kalian akan membuatnya merasa diterima.
Ada bangku di sana.
Baiklah. Kembali ke pelajaran.
Hukum Gerak Newton ketiga. Ada yang bisa jawab?
Buat aku kagum, Grossman.
Setiap aksi akan mendapatkan reaksi berlawanan yang sama.
Halaman 44.
Dr. Hammond ke Ruang IGD 2.
Halo! Mereka memindahkanmu ke sebelah kantorku.
Aku tahu. Beruntungnya aku.
Anggap saja ini pemberkatan rumah. Masih jadi kesukaanmu, 'kan?
Kau masih ingat.
Sembunyikan di bawah meja agar tidak dicuri dokter.
Astaga!
Dia tampan sekali. Lihat rambutnya!
Aku tahu!
- Bagaimana kabarmu? - Baik.
Email-ku yang belum terbaca ada 12.000.
Itu mustahil, 'kan?
Kau punya waktu? Ada yang ingin kuceritakan.
Ya, tentu saja.
Audisi Kapten Tim Tari.
- Kau juga, 'kan? - Emma sudah menanti harinya. Itu...
- Tidak masuk akal. - Ya.
Anak remaja sangat tidak percaya diri dan kompetitif di usia ini.
Kau tahu berapa lama Steph menangis setelah potong rambut minggu lalu?
Jadi aku memikirkan, pesta piyama.
Pizza, permainan konyol.
Kau tahu, sedikit keriaan untuk menghibur mereka.
- Melepas ketegangan. - Emma pasti suka itu.
Dr. Grossman ke ruang IGD 3.
Mereka tahu kau di sini. Sebaiknya kau ke sana, dok.
Seperti naik sepeda.
Baiklah.
Baik, kita lanjutkan dari yang terakhir.
Emma, masuk.
Dan...
Lima, enam, tujuh, delapan!
Stop. Kau terlalu kaku.
Kaki canggung membuatku sakit kepala.
Dan ekspresi! Beri aku ekspresi!
Itu tadi buruk sekali. Baik, sekali lagi.
Steph, gantikan Emma.
Emma, kau harus lebih banyak berlatih.
Dan... Lima, enam, tujuh, delapan!
Amy, perhatikan jarakmu.
Dan ekspresi.
Lebih baik. Baiklah, istirahat sebentar.
Kerjamu bagus, Stephanie.
Dah, semua. Sampai nanti.
Emma, kau ikut?
- Sebentar. - Jangan takut, kau pasti bisa.
Emma!
Apa kabar?
- Hai, Nathan. - Butuh tumpangan?
Rumahku di sudut jalan.
Baiklah. Bagus.
Lain kali?
Tentu.
Baiklah, sampai nanti.
Dah.
Baiklah, semua, selamat datang.
Aku ingin pastikan kalian semua mengeluarkan kamera.
Dan kali ini dilarang memakai emoji kucing.
Karena terakhir kali... Tapi itu cukup lucu.
Mulutnya bergerak, ya.
Jadi pastikan kamera kalian menyala. Trevor, kameramu menyala?
Aku tidak suka tidak bisa melihat wajahmu.
Jadi kita mulai saja.
Ini pertanyaan untuk kalian semua.
Penulis siapa, dari semua novel yang kita pelajari...
Paling mewakili budaya Kuba?
Arenas? Infante? Carpentier?
Beberapa dari kalian bilang Padura, aku mau membacanya.
Tapi kupikir jika kalian mengkaji Bab 5 novel Carpentier...
Kalian akan menemukan...
Aku minta kalian...
Cade! Robert! Astaga.
- Cade! - Ada apa denganmu?
- Kau seharusnya menjaga dia. - Aku sedang menjaganya.
No comments yet. Be the first to leave one.