Season 1

Release info

[π‚π¨πŸπŸπžπžππ«π’π¬π¨π§] 𝐌𝐚𝐝𝐞 𝐒𝐧 𝐊𝐨𝐫𝐞𝐚 π’πŸŽπŸπ„πŸŽπŸ“ 𝐃𝐒𝐍𝐏 𝐖𝐄𝐁
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : 𝟎𝟏:𝟎𝟏:𝟐𝟐 || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑫𝑺𝑡+ || *π‘ͺπ’“π’†π’…π’Šπ’• 𝒕𝒐 π˜™π˜ͺ𝘰 𝘞π˜ͺ𝘣𝘰𝘸𝘰 (π‘·π’†π’π’†π’“π’‹π’†π’Žπ’‚π’‰) || ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
Published on: 2026-01-07
Downloads: 103
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pasukan, berhenti.

Tak penting apa yang menjadi tujuan perang.

Kematian seseorang menjadi peluang orang lain.

Seperti itulah perang.

Sepertinya ada terowongan Viet Cong.

Bergerak masuk.

Dan peranku adalah menjadi kematian itu.

Hanya menjadi kroco untuk kenaikan karier orang lain.

Bagaimana situasinya?

Sudah ditangani, Pak.

Lalu uang yang di brankas?

Baek akan mengantarkannya kepadamu.

Bereskan dengan rapi. Jangan ada celah.

Baik, Pak. Mengerti.

Sudah selesai.

Pak Jang!

Astaga, apa yang terjadi di sini?

Pak Jang, kau baik-baik saja? Kau terluka?

- Baek Kitae tidak muncul, ya? - Tidak, dia tak pernah turun kapal.

Mari kita mulai dengan melacak Pyo Haksu dulu.

Kami baru mau meminta bantuan dari markas AD terdekat.

Permintaan pencarian, agen KCIA Pyo Haksu.

- Lihat, dia datang sendiri. - Kau tak boleh masuk!

Minggir, Berengsek. Aku dari KCIA.

- Hei! Beri dia masuk. - Kubilang, minggir!

Pak Pyo Haksu!

Mohon kemari.

Dari mana kau tahu siapa aku?

Ada apa ini?

Aku Jaksa Distrik Busan Jang Geonyoung.

Ya, lalu?

Ada apa Kepala Departemen KCIA sampai kemari?

Aku mau menjemput Direktur.

- Direktur Hwang? - Ya, di mana dia?

Kau yang membunuhnya.

Kau ditangkap

atas dugaan pembunuhan Direktur Jenderal Hwang Gukpyeong.

Borgol dia.

Jangan konyol.

- Tunggu. - Jangan gaduh.

- Tunggu dulu. - Ayo.

Tidak, stop! Aku akan lakukan sendiri.

Kau yakin bisa tangani ini? Memang kau pikir siapa dirimu?

Diamlah. Ayo jalan.

PERANG DARAH

Pak Baek, kau sudah tiba.

Ada apa?

Kejaksaan menangkap Pak Pyo

atas dugaan pembunuhan Direktur Hwang.

Kami sedang menunggu autopsi bahwa itu sungguh jasad Direktur Hwang.

Bungkam pers dulu.

Baik, Pak.

Tunggu, Pak. Ada darah di…

Aku akan ke Seoul. Siapkan mobil.

Baik, Pak.

Halo?

- Hei, Soyeong. - Hai, Kakak.

- Di mana Daeil? - Pak Daeil?

Tadi ada di lab, tapi lalu dia pergi ada urusan.

Kenapa menanyakannya?

- Apa ada masalah? - Baik. Aku harus pergi.

Siapa itu?

Itu kakakku. Dia mencarimu.

Untuk apa?

Entahlah.

Kepala Departemen Pyo Haksu.

Kenapa kau membunuhnya?

Kenapa kau bunuh Hwang?

Kau terus melampaui batas.

Jika kau terus memaksa seperti itu,

bagaimana caramu menanggung akibatnya nanti?

Aku hanya mencemaskanmu.

Kau membunuhnya, bukan?

Apa kau melihatnya?

Aku melihat dia tewas, ditembak di matanya.

Sudah kubilang, aku mengantarnya, lalu pergi membeli rokok.

Tanya saja tokonya. Berapa kali aku harus bilang…

Jadi, maksudmu, saat kau pergi beli rokok,

Hwang tewas?

Lalu apa?

Kau pikir aku membunuhnya,

lalu pergi beli rokok?

Lalu kebakarannya kebetulan terjadi?

Ayolah, Pak Jang. Itu tak masuk akal.

Lalu apa motifku untuk membunuhnya?

Aku tak punya motif.

Benar.

Kau pergi beli rokok, Hwang tewas, lalu terjadi kebakaran.

Baek Kitae ada bersamamu, bukan?

Dia bersamamu di kuil, benar?

Ini.

Lihat, itu Ikeda Yuji.

Katakanlah, sedang apa KCIA

bertemu dengan yakuza di Osaka?

Itu rahasia. Aku tak bisa memberitahumu.

Rahasia, omong kosong.

Jaga bicaramu.

Aku tahu kau dan Baek Kitae pergi ke Jepang

menjual sabu-sabu di sana.

Lalu, uangnya kau serahkan kepada Hwang.

Kau yang mengotori tangan,

tapi bajingan itu yang meraup uangnya.

Itu sebabnya kau dan Baek Kitae membunuhnya, 'kan?

Apa kau punya bukti? Apakah ada?

Bukti? Tentu. Akan kutunjukkan bukti yang kuat.

Dasar kau…

Tunjukkanlah bukti kuat.

Hei.

Kau suka makanan penjara?

- Jang. - Ya?

Bisa bicara?

Ada apa?

Pergilah.

Sepertinya kau dalam masalah. Pergilah.

Merokoklah selagi aku pergi.

Ya ampun.

CATATAN KASUS

Jadi, Baek Kitae mengambil alih

bisnis sabu-sabu Jo Manjae?

Ya, Pak.

Dengan dibekingi Kang Daeil?

Benar.

Mereka membunuh Direktur Hwang?

Ada luka tembak

di wajahnya,

ditembak di mata kanannya.

Dia ditembak mati,

lalu tempat itu dibakar

untuk menghapus buktinya.

Pak.

Aku akan mengeluarkan

surat perintah penangkapan Baek Kitae.

Jika ini berantakan,

seluruh kejaksaan akan runtuh.

Kau sadari itu?

- Ya. - Sialan.

Aku akan pastikan untuk mendapat pengakuan Pyo.

Ini uangnya.

Direktur Hwang sudah mencuri di belakangmu.

Kurasa ada alasannya bajingan itu membotak.

Aku yakin dia juga punya tanah dan bangunan atas nama keluarganya.

Aku akan periksa dan laporkan kembali secepatnya.

Dan ini.

Ini buku Bae Geumji.

Apa kau melihatnya?

Ya, Pak.

Aku melihatnya.

Kau melihat namaku?

Maafkan aku, Pak.

Kau mau apa?

Aku datang memohon kepadamu untuk mereinvestasikan uang ini kepadaku.

Jika kau izinkan aku, aku yakin bisa memakainya sebagai uang modal

dan melipatgandakan keuntungannya berkali lipat.

Jadi, maksudmu,

kau mau berbisnis denganku?

Pemilu kurang dari setahun lagi.

Kudengar Presiden butuh 70 miliar won

untuk meraih masa jabatan lagi demi kebaikan negara.

Aku akan mengumpulkannya.

Bagaimana aku bisa memercayaimu?

Kau tak perlu memercayaiku.

Beri aku kesempatan untuk membuktikan kemampuanku.

Akan kutunjukkan walau kau tak percaya aku, kau bisa percaya uangku.

Aku tak akan mengecewakanmu, Pak.

Duduklah di kursi itu.

Duduklah di situ.

Kudengar Hwang beri tahu semua orang kau pilihannya untuk direktur berikutnya,

dan dia mengurusmu dengan baik.

Dan itu membuat banyak orang iri.

Kini dia…

Telah mati…

Bukankah seharusnya kau yang mengisi jabatannya?

Jika dipikir lagi,

itu tak terlalu buruk

bagi Baek Kitae bahwa kau terjebak di sini.

Seseorang jelas membunuh Hwang

memakai pistol dan membakar tempat itu…

Tapi kau pergi membeli rokok.

Apa kau percaya Baek Kitae?

Aku tak tahu kau punya kesepakatan apa dengannya,

tapi pikirkan baik-baik.

Kau dan aku tahu

siapa yang membunuh Hwang.

PERNYATAAN TERTULIS

Hari itu,

siapa lagi

yang ada di kuil…

Selain Hwang?

Aku ingin kau tuliskan

kebenarannya.

Apa kau mau membusuk di penjara?

Baek Kitae menjadi direktur jenderal

dan kau masuk penjara.

- Permisi, Pak. - Ya?

Sial.

Ada apa?

Wakil Kepala Jaksa memerintahkan pembebasan Pyo Haksu.

Mohon ikut kami, Tn. Pyo.

Astaga, kakiku…

Pak Seo!

More Indonesian subtitles for Made in Korea

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left