Natsume's Book of Friends: The Waking Rock and the Strange Visitor

Natsume's Book of Friends: The Waking Rock and the Strange Visitor

夏目友人帳 石起こしと怪しき来訪者

Download Indonesian Subtitle

Release info

Natsume Yuujinchou Ishi Okoshi to Ayashiki Raihousha 2021 JAPANESE WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webdl
Published on: 2024-07-25
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 190 lines.

Tampaknya aku punya janji dengan seseorang di tempat ini.

Natsume?

Bukan, itu...

Terkadang,

bayangan permukaan air terpantul di atap atau pintu geserku.

Meski di kebunku tak ada kolam,

tetapi di sini ada kolam dunia makhluk halus.

Dari situlah pantulannya berasal, kata Natsume.

Natsume dapat melihat kolam yang harusnya tak kasat mata.

Ayah, selamat pagi.

Pagi juga, Kaname.

Raut wajahmu tampak pucat.

Aku baik-baik saja. Tidak merasa sakit.

Selain itu, sepertinya tadi ada suara.

Suara?

Entahlah.

Kaname, Ayah mau pergi keluar dulu.

Namun, teman Ayah mungkin akan datang.

Kalau dia datang, tolong hidangkan teh padanya dan temani beliau.

Baiklah.

Kurasa suara barusan datangnya dari atas, ya.

Permisi.

Natsume, mau mampir ke bioskop dulu sebelum pulang?

Apa?

Aku ingin membeli tiket prajual

"Detektif Berkilauan: Akeboshi Koutaro 2".

Yang dibintangi Pak Natori?

Ada sekuelnya?

Aku juga mengajak Kitamoto dan yang lain.

Tanuma! Mau mampir ke bioskop dulu sebelum pulang?

Maaf, hari ini aku harus segera pulang, karena tamuku mau datang lagi.

Begitu. Sampai nanti!

Aku duluan.

Orang itu lagi.

Apa?

Yang di gerbang.

Belakangan ini, ada orang yang menunggu Tanuma.

Wanita? Apa wanita?

Bukan. Sepertinya dia pria.

Tamu yang datang setiap hari...

Biarkan saja.

Meski si Tanuma itu kekuatan batinnya tinggi,

tetapi dia tak bisa melihat makhluk halus.

Itu benar.

Mungkin dia cuma orang aneh.

Iya, ini dengan Tanuma.

Natsume, ya? Selamat pagi.

Tanuma, apa kita bisa bicara sebentar?

Aku ada janji.

Apa janjimu itu dengan tamu yang sama belakangan ini?

Ya.

Begitu, ya.

Hei, Tanuma. Apakah ada hal yang aneh?

Aku senang kau mencemaskanku.

Sebenarnya, aku juga penasaran.

Apa tadi ada suara air?

Apa? Suara air?

Terdengar lagi. Dengarkanlah.

Sebenarnya, aku ingin datang menemuimu.

Natsume. Bisakah kau ke rumahku sekarang?

Masih ada sedikit waktu sampai tamunya datang.

Baiklah, aku segera ke sana.

Dengan Tanuma, aku bisa membahas

makhluk halus tanpa harus merahasiakan apa pun.

Namun, sampai kapan dia sanggup tertawa

saat mendengarkan cerita makhluk tak kasat mata,

padahal dia berada di sebelah makhluk itu?

Harus kubahas dari mana, ya?

Dia orangnya agak aneh.

Aneh?

Beberapa hari lalu, Ayahku meminta tolong padaku untuk menjamu tamu.

Silakan.

Siapa namamu?

Namaku Kaname.

Begitu, ya.

Apa?

Tahukah kau kalau di dekat sini ada patung bertangan hitam?

Ya.

Kuil kecil yang ada di lapangan luas, ya.

Mau jalan-jalan ke sana?

Apa?

Itu tempat penuh kenangan bagiku.

Aku pun menyetujui ajakannya jalan-jalan,

karena kukira dia mencari topik mengobrol.

Saat kubilang ayahku akan pulang dan mengajaknya kembali...

Aku akan datang lagi.

Selamat datang, Kaname.

Kau pergi ke mana?

Ini sahabat Ayah yang bernama Pak Sawamura.

Apa?

Ternyata orang yang dimaksud oleh ayahku itu berbeda.

Lantas, siapakah orang yang tadi?

Seram juga, ya.

Sesuai perkataannya, orang itu datang lagi keesokan harinya.

Sejak saat itu, kami jadi sering bertemu di luar rumah.

Apa?

Dia seketika muncul, bicara sebentar, lalu pulang.

Aku tak bisa menolaknya.

Tanuma, jangan dekati orang yang mencuriga...

Permisi.

Selamat siang.

Dia tinggi!

Siapa dia?

Dia sahabatku.

Begitu. Sahabatmu, ya.

Apa itu tadi?

Bolehkah aku minta ditemani juga hari ini?

Aku ingin melihat pohon cedar di Umegahara.

Ya, baiklah.

Firasat apa ini?

Serasa dia sedang menerawangku.

Sedikit menakutkan.

Pak, bagaimana menurutmu?

Pak.

Di sini licin. Hati-hati.

Tanuma itu orang baik.

Kebaikannya membuatnya dimanfaatkan.

Apa kau manusia?

Natsume?

Ataukah...

kau makhluk halus?

Ya, aku makhluk halus. Kau pandai.

Namun, aku tidak punya niat jahat.

Aku hanya ingin mengobrol dengannya sebentar saja.

Dia sahabat berhargaku.

Aku tak suka jika dia didekati oleh makhluk yang tak kukenal.

Aku hargai perasaanmu, tetapi bukan kau yang bisa menentukan.

Dialah yang berhak menentukan apa masih mau bertemu denganku,

setelah tahu bahwa aku ini makhluk halus.

Aku merasa senang.

Kalau memang dia makhluk halus, aku ingin lebih sering bicara dengannya.

Aku tak mau membuatmu cemas seperti ini.

Mohon maaf, tetapi mulai besok...

Tanuma.

Maaf. Kau tidak harus menuruti kemauanku.

Saat aku terlibat dengan makhluk halus, kau berulang kali menemaniku, 'kan?

Kali ini, aku mengawasimu.

Apa tidak masalah, Natsume?

Kalau kau ingin tahu hubunganmu dengan makhluk halus ini,

aku akan menemanimu.

Terima kasih.

Entah kenapa, aku teringat Pak Natori.

Saat melihatku bergaul dengan makhluk halus,

mungkin Pak Natori juga merasakan ini.

Ketika sahabatnya didekati,

dia langsung merasa makhluk halus itu seram.

Akan tetapi...

Ini pohon cedarnya.

Ini tempat penuh kenangan.

Ada lubang besar di batangnya, kan?

Ya.

Hei.

Baiklah, sampai besok. Aku akan datang lagi.

Orang itu makhluk halus, ya?

Hebat, ya. Yang kulihat dia itu manusia.

Natsume itu kuat.

Kalau aku sekuat dia, mungkin dia tak akan secemas itu.

Serasa bukan diriku saja.

Tiba-tiba aku jadi serakah.

Makhluk halus itu ingin aku melakukan apa, ya?

Benar. Siapa nama makhluk halus itu?

Kenapa kau mengikutiku?

Aku pulang lewat sini juga.

Kau...

Ternyata kau Misuzu, ya?

Lama sadarnya!

Akhirnya kau sadar juga.

Kau menyamar jadi manusia, ya?

Kenapa kau ikut campur di hidupnya Tanuma?

Aku punya alasan tersendiri.

Karena ini tak ada kaitan dengan Tuan Natsume, jangan cemas.

Tentu saja ada kaitannya, 'kan?

Kenapa kau terlibat dengan Tanuma?

Sebaiknya jangan ikut campur, Tuan Natsume.

Misuzu!

Apa?

Selamat pagi, Tanuma.

Selamat pagi. Kenapa kau ada di depan rumahku?

Aku mau mengawasimu.

Anggap saja aku pengawalmu.

Mohon bantuannya.

Selamat pagi.

Misuzu!

Misuzu?

Karena Natsume tidak peka, jadi dia lama menyadarinya.

Namun, dia itu adalah makhluk halus kenalannya.

Berarti makhluk halus kenalan Natsume ingin berkenalan juga denganku?

Misuzu ingin minta tolong padaku untuk melakukan sesuatu, 'kan?

Kenapa kau berpikir begitu?

Entah, meski aku tak tahu alasannya, tetapi firasatku berkata begitu.

Natsume's Book of Friends: The Waking Rock and the Strange Visitor subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left