Midnight Diner

Midnight Diner (深夜食堂)

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Midnight Diner 2014 S03 JAPANESE WEB-DL NF
A Commentary by tedi
Murni Retail NF Belum sinkron versi apapun

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-12-04
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 144 lines.

Saat orang-orang selesai bekerja dan bergegas pulang,

hariku baru dimulai.

Kedaiku buka sejak tengah malam hingga pukul tujuh pagi.

Mereka menyebutnya "Kedai Tengah Malam".

Apakah aku punya pelanggan?

Lebih dari yang kalian duga.

Percayakah kau mereka berpidato "Tiga Hal untuk Pernikahan Bahagia"?

Kuno sekali.

Siapa peduli soal Tiga Hal itu? Kehidupan pernikahan itu jalan buntu.

- Benar, bukan? - Benar, bukan?

Ada apa dengan semua pembicaraan soal cinta sejati?

Mereka menyombong soal menemukan belahan jiwa, menikah,

lalu beberapa tahun kemudian bercerai atau selingkuh.

Aku ingin hadiah pernikahanku kembali!

Tiga Hal itu apa saja? Kemurahan hati, ibu, dan...

Yang terakhir adalah sesuatu yang kami simpan di celana.

Lelucon cabul? Hentikan.

Aku mau bilang "uang".

Aku tersinggung.

Seharusnya "mulut" untuk makan.

Ini.

Terima kasih.

Nasi mentega lagi, Pak Toyama?

Kau kritikus makanan, bukan? Cobalah hidangan lainnya.

Atau mungkin dia sudah coba semuanya dan masih mau nasi mentega.

Benar, bukan?

Selamat datang.

Halo.

Sudah lama sekali, aku hampir tidak mengenalimu.

Tiba-tiba aku ingin makan perkedel daging giling.

Aku berniat mampir,

tapi aku selalu datang ke sini dengan Tai.

Aku merasa aneh datang sendirian.

Siapa Tai?

Itu nama panggilan mendiang suaminya. Dia meninggal delapan tahun lalu.

Akhirnya aku lebih tua dari Tai sekarang.

Tunggu sebentar.

Akan kubuatkan perkedel.

Lezat.

Dagingnya penuh sari.

Tidak ada yang berubah.

Resepnya masih sama.

Maksudku, kau.

Kau tampak sehat. Syukurlah.

Sehari sebelum meninggal,

dia bilang padaku ingin makan perkedel daging buatanmu.

Jadi, kubilang, "Mari kita ke kedai saat kau boleh pulang."

Begitu rupanya.

Dia selalu menyukai perkedel dagingku.

Maafkan aku, Master.

Tidak apa-apa.

Akan kubungkuskan perkedel daging untuk kau bawa ke makamnya.

Terima kasih.

Aku akan melakukannya.

Tadi itu Misao Kashima, penyanyi.

- Benarkah? - Benarkah?

Awalnya aku tidak mengenalinya.

Dia biasa mampir bersama suaminya untuk makan perkedel daging.

Lagu-lagunya masih ada di tempat karaoke dan bar kudapan.

Tidak apa-apa

Jangan katakan apa pun

"Jangan Katakan Apa Pun."

Aku mempelajari akornya.

Lagu klasik.

Tunggu, "Tai" itu nama panggilannya untuk Taizo Tachibana?

Mereka terkenal sebagai pasangan musisi, bukan?

Suaminya menulis lagu itu, dan dia menyanyikannya.

Kau benar. Aku ingat sekarang.

Dia berhenti bernyanyi setelah suaminya meninggal.

Mereka masih menulis artikel tentangnya di majalah mingguan.

Aku membaca bahwa dia jarang meninggalkan rumahnya.

Dia belum bisa melupakan kematiannya.

Itu indah.

Aku ingin menikahi orang yang tidak akan pernah melupakanku.

Istriku sangat berlawanan.

Jika aku mati, dia duluan yang akan bersorak.

Aku juga pesan perkedel daging.

Baiklah.

Mau karaoke?

Mau?

Kau tertarik?

Ada promosi Hit Klasik yang sedang berlangsung.

Misao Kashima adalah penyanyi terfavorit.

Kau bisa bernyanyi bersama rekaman tampilan langsungnya.

Bagaimana?

HIT KLASIK MISAO KASHIMA

Selamat datang.

Nasi mentega.

Tunggu, tidak jadi.

Bisakah aku pesan sake dingin saja?

Tentu.

Istriku pingsan.

Dia ada di rumah sakit sekarang.

Apa?

Kanker.

Dia sudah dioperasi untuk angkat tumor, tapi masih belum bebas kanker.

Aku tidak berselera makan belakangan ini.

Padahal aku kritikus makanan.

Ironis, bukan?

Istriku tidak pandai memasak.

Aku mulai mencari makanan enak agar tidak makan masakannya.

Tanpa kusadari, aku mendapat reputasi sebagai kritikus makanan.

Tapi kini aku sadar,

aku tidak akan menukar masakan buruk istriku dengan apa pun.

Coba kulihat, kemarin kubawakan tisu.

Aku lupa gunting kukunya.

Besok kubawakan.

Kau lihat pohon di luar jendela?

Saat daun terakhir jatuh, kurasa aku akan ikut juga.

Jangan konyol.

Aku hanya bercanda.

Aku selalu ingin mengatakannya sambil berbaring di ranjang rumah sakit.

Kau konyol.

Aku berhenti berharap.

Saat kau keluar dari sini, mari rayakan dengan makanan enak.

Ada trattoria baru di Azabu. Sangat berkelas.

Mereka kedatangan pelanggan dari Sisilia.

Kurasa aku tidak akan bisa keluar dari sini.

Dokter bilang sebaliknya.

Tapi...

Ada permintaan?

Apa?

Silakan. Mintalah hal yang mustahil.

Baiklah.

Ada lagu...

Apa? Tidak ada?

Maafkan aku, tapi CD-nya sudah tidak dicetak.

HIT KLASIK MISAO KASHIMA

"JANGAN KATAKAN APA PUN" MUSIK DAN LIRIK OLEH TAIZO TACHIBANA

Saat kau mendekapku

Di pelukanmu

Aku bisa mendengar jantungmu berdebar

Kata-kata...

Ini minumanmu.

Selamat menikmati.

KAU TERSENYUM MALU

KAU MEMANG SEDIKIT BICARA

Maafkan aku. Kau baik-baik saja?

Bu Kashima?

Aku tidak menduga akan bertemu denganmu di tempat karaoke.

Sejujurnya,

aku belum pernah melihat diriku bernyanyi.

Aku tidak peduli penampilanku selama Tai menontonku.

Aku terkejut dengan rekamannya.

Midnight Diner subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Midnight Diner

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left