The first 200 lines.
TEMPAT, KARAKTER, ORGANISASI, DAN INSIDEN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.
Hei, Semuanya. Ini aku.
Apa kalian lihat wanita yang menikam Kim Gukho?
Dia menikamnya di samping.
Lalu di dada!
Ini dia. Sialan!
Akhirnya ada yang sebanding dengan uangku.
Panah beracun dan bom terlalu berlebihan.
Kim Gukho saat ini dalam koma.
Jika dia mati,
akankah 20 miliar won jatuh kepadanya?
Akankah Kim Gukho mati
atau selamat?
13 TAHUN LALU
Minjin?
Ayo pulang. Kau harus bekerja besok.
Hei.
Hei.
Sial, aku dalam masalah.
Apa kau terluka?
Apa maksudmu?
Bajumu sobek.
Lengannya.
Pasti tersangkut sesuatu.
Jangan bicara kepadaku. Aku lelah.
TAEKWONDO DONGHA
Dongha, kau senang pergi ke kebun binatang?
Dongha.
Ada harimau sungguhan di sana.
Ayo kita lihat.
Ayo melihat harimau.
Pak Kim Gukho?
Kau ditangkap atas pembunuhan Lee Minjin.
Jangan bergerak.
Tetap diam.
Ayo pergi.
Dasar jalang!
Beraninya kau mengadukan suamimu? Dasar jalang.
Dongha.
Dongha!
Tak apa-apa. Ibu di sini.
KOMPETISI MUSIK INTERNASIONAL WINA KE-35
Hadiah utama
jatuh kepada Seo Dongha.
- Selamat. - Terima kasih.
Selamat telah memenangkan hadiah utama.
Mari berikan tepuk tangan meriah.
THE ROULETTE
20 MILIAR WON UNTUK PENJAHAT TERKENAL
TARGET PRIA BERTOPENG, KIM GUKHO
SIAPA PRIA TOPENG DALANG PEMBUNUHAN?
Kudengar kau pertama menggeluti biola di pusat budaya lokal pada usia lanjut.
Menurutmu, kenapa kau dapat berkembang begitu cepat?
Itu...
Aku cukup beruntung bertemu guru yang hebat.
Kurasa itu membantuku berkembang lebih cepat.
Kau dapat tawaran dari sekolah musik terkenal di seluruh dunia,
termasuk Universitas Musik dan Seni Pertunjukan Wina.
Apa rencana masa depanmu?
Aku sangat bersyukur. Aku ingin masuk ke semua sekolah itu.
Aku akan memutuskannya setelah berdiskusi dengan guruku.
Keadaan menjadi gaduh sejak pembebasan Kim Gukho dari penjara.
Bagaimana perasaanmu atas itu?
Kami hanya akan menerima pertanyaan seputar musik.
Apa kau berniat meminta maaf
kepada para korban?
Kenapa aku harus minta maaf?
Cukup sekian wawancaranya.
Ayo pergi.
Sampai jumpa.
Kau tak perlu kembali kemari.
Aku merindukan Ibu.
Kerja bagus.
Kau hebat.
Dia hanya salah dua not.
Ibu akan buat omurice untuk makan malam.
Pak Guru juga harus ikut.
Baiklah.
- Hei. - Apa?
Bukankah itu dia?
Putra Kim Gukho.
Kau benar. Pemain biola genius.
Tak bisa kupercaya. Itu dia.
Menjijikkan.
Bajingan itu mungkin mesum juga.
Apel jatuh tak jauh dari pohonnya.
- Mengerikan sekali. - Kenapa dia di sini?
Hei.
- Apa katamu tadi? - Kenapa denganmu, Bu?
Kenapa membandingkan putraku dengan bajingan itu? Kenapa?
Lepaskan aku!
- Apa-apaan ini? - Hei.
Putraku berbeda!
Dia berbeda darinya! Serta berbeda dari orang sepertimu!
Dongha.
KIM GUKHO IBLIS KIRIM DIA KE NERAKA
TUMPAS PENJAHAT SEKS
HUKUMAN MATI
Meniru penampilan musik Seo Dongha.
Aku tak butuh TV baru. Aku butuh penghangat baru. Sial.
Itu akan tiba besok.
Hanya ada satu toko pemanas di lingkungan ini.
Dingin sekali.
Ini saat tersibuk mereka.
Ini.
Tubuhmu akan hangat dalam segera.
Aku berjanji...
membawakan putramu kepadamu.
Tentu saja.
Dia milikku dari awal.
Terima kasih!
Daeun, tunggu aku!
Kita terlambat. Cepat!
Lain kali tepat waktu!
Hei, dia datang.
Pukul berapa ini? Dia sengaja terlambat.
Dia bahkan tak peduli soal terlambat.
Kenapa dia selalu terlihat muram?
Apa kau akan tersenyum jika jadi dia? Pikirkanlah.
Dia memakai perangkat jemalanya lagi.
Dia pasti mendengarkan kita.
Hei, baca pesanmu.
GRUP OBROLAN
KALIAN SUDAH DENGAR SOAL AYAHNYA?
YA, SEMUA ORANG MENGINCARNYA!
Hei, di mana Seo Dongha, bajingan itu?
Di mana?
Di mana Seo Dongha?
Minggir.
Yang benar saja.
Ayahmu luar biasa.
Dia bernilai 20 miliar won! Sial.
Pasti menyenangkan.
Kau kaya.
Aku penasaran soal sesuatu.
Kenapa nama keluargamu "Seo"?
Bukankah seharusnya "Kim"?
Apa kau mengubah identitasmu?
Apa-apaan itu?
Kau mau ke mana?
Enyahlah.
Dasar bajingan kotor!
Dasar keparat!
Apa kau sudah gila?
Sudah cukup!
Apa salah Dongha?
Dasar jalang, apa kau gila?
Hei, Berandal!
- Jangan bergerak! - Lepaskan!
Apa yang harus kita tulis di wajahnya?
Siapa pandai menggambar?
Pegang yang erat!
Dia kuat sekali.
Hei, tulis "Jalang" untukku.
- Apa yang dia lakukan? - Apa?
Apa itu?
- Hei! - Apa-apaan ini?
Sial, apa ini bensin?
Keparat.
Apa?
Apa yang kau lakukan?
Mari kita mati di sini.
Berhenti menggertak, Bajingan.
Apa?
Kau pikir aku tak akan melakukannya?
Hei, api! Lari! Pergi dari sini!
- Dia gila. - Hei, tunggu aku!
Terima kasih.
Mulai sekarang,
jangan merasa mengenalku.
Ini tempat tinggal
putra Kim Gukho.
GEN PEMERKOSA
ENYAHLAH, PUTRA PEMBUNUH
Hentikanlah.
Ibu harus menghapusnya.
Menghapusnya tak akan mengubah apa pun.
Orang-orang akan melihatnya.
Aku baik-baik saja, Ibu. Hentikanlah.
Lepaskan. Ibu harus menghapusnya.
Aku baik-baik saja.
Ayo kita pulang.
Ya?
KANTOR POLISI HOSAN
KIM GUKHO
20 MILIAR WON
BUNUH
Semuanya, aku akan marah.
Menurut kalian ini hal yang benar? Begitu?
Aku menyuruh kalian bunuh Kim Gukho.
Apa aku menyuruh kalian meledakkan bom di tempat orang berkumpul?
Apa ini perang?
Akan ada yang menembakkan rudal jika begini.
Mulai sekarang,
cedera pada warga sipil akan dianggap pelanggaran, mengerti?
Ayolah, Semuanya.
Permintaanku tidak banyak, bukan?
Mari lakukan dengan bersih dan jujur.
Letnan Baek, kau harus lihat ini.
Apa itu? Aku sedang sibuk.
No comments yet. Be the first to leave one.