Four More Shots Please

Four More Shots Please

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Four More Shots Please S03 HINDI WEBRip AMZN
A Commentary by tedi

Tags

webrip
web
BRip
TS
Published on: 2023-11-07
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya di musim satu dan dua

Empat seloki lagi!

Saat mendengarmu mengoceh, aku merasa di rumah.

Masalah pun lenyap.

Bersulang.

Mereka garang.

Kerja keras dua kali, hasilnya setengah laki-laki.

Punya kekurangan.

Berat badanmu naik, Siddhi.

Apa ini?

Mereka dihakimi.

Anak malang itu janda.

Empat perempuan,

yang hidup,

mencintai,

jatuh,

dan tetap berteman apa pun yang terjadi.

Ini Anjana Menon.

Sang sahabat.

Pengacara sempurna,

tetapi ibu yang tak sempurna.

Bibi Pooky baik sekali.

Kau yang melupakan.

Kau juga.

Kutunjukkan melupakan itu seperti apa.

Ini Damini Rizvi Roy.

Wartawan...

Mereka perlu punya nyali.

Penulis,

hidupnya teratur, cinta berantakan.

Aku terlalu suka.

Ini Umang Singh.

Gadis Punjabi.

Queer dan curious.

Hai.

Yakin saja, pasti akan benar-benar...

Kau tahu siapa dia?

Dewi Bollywood Samara Kapoor.

Dan terakhir, ini Siddhi Patel.

Anak kesayangan Ayah.

Hei, Siddhi-Piddhi.

Tidak tahan dengan Ibu.

Dia memilih lelaki darimu.

Diam! Diam, Sneha!

Dia juga berusaha menyukai tubuhnya.

Vagina!

Keempatnya selalu ada untuk satu sama lain,

tetapi kadang pertemanan menjadi rumit.

Ini untuk membahas masalahku,

tetapi seperti biasa, kalian dominasi.

Ini hubungan pertamaku dengan perempuan. Entah apa aku...

"Apa aku" apa?

Aku ingin ini berhasil.

Hai, aku Myrah.

Arya akan kubawa ke rumah sakit.

Arya!

Sid, kau tak apa-apa?

Aku dan hatiku kesepian.

Sids butuh bantuan.

Waktunya meninggalkan masa lalu dan melanjutkan hidup.

-Sids! -Siddhi!

Kenapa bisa di sini?

Hanya butuh satu panggilan darurat untuk mempertemukan mereka.

Persahabatan diikat dan disahkan selamanya.

Astaga!

Aku sangat merindukanmu.

Kenapa kita bisa jadi begini?

Kau masih suka denganku?

Ini bukan waktu yang pas.

Kau mau kami tampil.

Kita pasangan hit.

Dari menemukan bakat tersembunyi, sampai membuat dunia tertawa.

Kau suka membuat bingung karena kau sendiri bingung,

atau kau bingung karena kau membuat bingung?

Ayo bergabung. Sebagai rekan senior.

Sungguh.

-Kalian berpacaran? -Ya.

Itu juga waktunya memberi cinta kesempatan kedua.

-Mau menikah denganku? -Mau.

Namun, apa itu cinta

tanpa sedikit drama?

Aku hamil dan ini anakmu.

-Kau hamil? -Ini bukan anakmu.

Pergi.

Apa-apaan ini?

Aku percaya.

Kalau tahu, apa tindakanmu akan berbeda?

Aku tak pernah meragukan ini bukan pernikahan terbuka.

Aku tak bisa bersama seseorang yang tidak pernah mendahulukan aku.

Umang!

Aku tak ingin di tempat lain, bersama orang lain.

Aku sayang kalian.

Ayah.

Apa?

Dia meninggal.

Cinta membuat hatimu meledak, tetapi kehilangan

menghancurkannya menjadi berkeping-keping.

Adakah cara untuk melindungi hatimu?

Mungkin tidak.

Karena kau akan selalu kehilangan cintamu.

Tak terelakkan.

Ayahku itu...

dahulu adalah pria yang luar biasa,

baik hati, hangat, dan lucu.

Aku adalah Siddhi-Piddhi Ayah.

Dia suka sekali lagu-lagu Kishore Kumar,

minum vodka bersamaku,

dan berjalan pagi di sini bersama teman-temannya.

Seperti yang selalu dia katakan,

"Yang kau butuhkan saat harimu berat adalah vodka."

Dia mencintaiku dan ibuku

lebih dari apa pun di dunia.

Itu yang dahulu.

Aneh sekali membicarakan dia dengan tata bahasa lampau.

Rasanya kapan saja dia akan datang dan bilang,

"Siddhi-Piddhi, mau dengar lelucon?"

Aku pun rindu lelucon WhatsApp-nya.

Walau leluconnya payah.

Lelucon payah favoritnya,

"Apa rencanamu untuk akhir pekan?"

"Pengembalian pajak."

"Kapan bagian satu dirilis?"

"Bagaimana bayi Emirat menangis?"

"UEA, UEA."

Ceritakan yang tentang pensil.

"Kenapa kita tak boleh pakai pensil patah?"

"Karena tak ada ujungnya."

Namun, kalian tahu?

Lelucon Ayah mungkin payah,

tetapi antusiasmenya sangat menular

hingga kau tak punya pilihan selain tertawa.

Aku merindukanmu, Ayah.

Semoga kau membuat semua orang tertawa di mana pun kau berada.

APA YANG KAU TAKUTKAN

ROK MINI SELAMANYA

BUKAN PEREMPUAN AKU BADAI YANG HIDUP

JALAN IKUTI MIMPIMU

CINTA

Tolong Empat Minuman Lagi!

6 BULAN KEMUDIAN

CINTA

Selamat pagi, Cantik.

Apakah perlu melakukan halang rintang ini tiap hari?

Napas bawang putih.

Kenapa kau pesan ayam bawang kemarin?

Karena aku tahu kau menyukainya.

Sungguh?

Apa lagi yang kusukai?

Umang, ini keluhan klien keenam yang kuterima tentang dirimu.

Jika ada lagi, manajemen akan terlibat.

Dia bicara omong kosong, ya? Tentang...

Dia bersikap berengsek.

Semua klien pria mau kau melatih mereka

karena mereka pikir kau akan beri mereka informasi seru tentangmu dan Samara.

Lalu, klien wanitanya?

Klien wanita berpikir kini kau lajang

dan mungkin akan merayu mereka.

Ya. Karena rupanya aku maniak seks, bukan?

Aku bisa menerkam siapa pun yang kulihat.

Aku hanya punya dua klien, Anusha. Aku butuh penghasilan.

Aku harus bagaimana?

Harus bagaimana?

Aku amat besar. Kenapa dia amat kecil?

Kau pun dahulu kecil, Sayang.

Tidak, aku sudah sejak dahulu besar.

Pantas Nona Vagina menyerah setelah itu.

-Astaga! -Hai.

Di luar jalanan macet, di dalam pesta keluarga.

Sangat emosional, seperti ibumu.

Kau tahu ini waktu untuk apa? Waktunya swafoto keluarga.

-Ya! -Ayo.

Tiga, dua, satu, senyum!

Mataku hanya terlihat sebelah. Mirip penyihir bermata satu.

Itu benar. Ayo ulang lagi.

Berikan ke Anj. Lebih mudah.

Ide bagus! Itu ide terbaik hari ini.

Silakan tangani.

Ya, tentu.

Siap!

Keluarga!

Baiklah, itu foto kalian.

Setidaknya, mataku lengkap.

Kita adalah keluarga!

KELUARGAKU

-Jangan menangis. -Jangan menangis.

Tn. Patel salah satu klien terlama dan terbesar.

-Bisa diversifikasi portofolio. -Portofolio terfokus.

Mengurangi risiko diversifikasi.

Hanya real estat caranya.

Bingung?

Andalkan kami.

Kami ada untuk kalian.

Kami pastikan kalian tak akan merindukan Tn. Patel lagi.

Mereka menerkam wanita rentan seperti burung nasar.

Kita pasti bisa, Sayang.

Hanya kita berdua.

Memang tak punya pilihan.

Memang sungguh hanya kita berdua.

Tak ada yang tahu esok akan bagaimana.

Kau bisa menemukan seseorang yang spesial.

Four More Shots Please subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Four More Shots Please

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left