The Testaments

The Testaments

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

[π—–π—Όπ—³π—³π—²π—²π—£π—Ώπ—Άπ˜€π—Όπ—»] π—§π—›π—˜ π—§π—˜π—¦π—§π—”π— π—˜π—‘π—§π—¦ π—¦πŸ¬πŸ­π—˜πŸ¬πŸ― 𝗗𝗦𝗑+ π—ͺπ—˜π—•
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : πŸ’πŸ—:πŸ“πŸ” || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑫𝑺𝑡+ || *π‘ͺπ’“π’†π’…π’Šπ’• 𝒕𝒐 𝘌𝘢𝘯π˜ͺ𝘬𝘦 𝘎𝘭𝘰𝘳π˜ͺ𝘒 (π‘·π’†π’π’†π’“π’‹π’†π’Žπ’‚π’‰) || ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
Published on: 2026-04-08
Downloads: 38
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya di The Testaments…

Selamat atas inisiasimu.

Itu saat aku memenuhi syarat, dan jumpa dengan Daisy.

Daisy mungkin akan masuk ke kelasmu.

Jadilah gadis baik dan tetaplah bersama Agnes.

Domba tak berkeliaran sendirian.

Dari mana asalmu?

Toronto.

Kurasa Kanada sangat berbeda dari Gilead.

Dipenuhi dengan dosa.

Kau dijebak dengan Gadis Mutiara? Apa kesalahanmu?

Dia tak bersalah.

Jangan memercayainya.

Ini saatnya menjadi Prem dan menanganinya sebelum dia menanganimu.

Aku melakukan penghujatan.

Aku tahu aku harus mengaku.

- Bibi Lydia berkata aku harus bersamamu. - Kau tak boleh ikut.

Bibi Gabbana.

Wanita muda ini membuat pengakuan.

Katakan jati dirinya, Agnes.

Gadis nista.

Gadis nista!

- Gadis nista! - Dia hadir saat itu!

Dia mendengar hujatanku.

Koreksi terasa berat bagimu. Pertemuan terasa berat bagimu.

Mungkin melayani Tuhan terlalu berat bagimu.

Kenapa kau datang ke sini? Kenapa kau tidak pulang saja?

Tidak semua orang punya rumah untuk pulang.

Ini Radio Boston Bebas.

Bagi pahlawan Mayday di wilayah musuh, pesan malam ini di saluran 99,2.

Hei!

Anjing Merah, Rumah Hijau, Lumbung Putih, ada paket yang menunggu.

Jika Anda anggota Klub Klip Kertas, bersabarlah. Sekian untuk malam ini.

Ingat, Pendengar, jangan biarkan para bajingan itu menekanmu.

Kau memintaku menjelaskan awal keterlibatanku dalam kisah gila ini.

Bagaimana aku bisa berakhir di Gilead.

Aku juga terus menanyakan hal itu kepada diriku.

Terutama di pagi hari seperti ini.

Di Toronto, kami mempelajari Gilead di sekolah.

Guru kami berkata meski Gilead tampak terjadi dalam semalam…

Ada tanda-tanda kemunculannya.

Para kandidat yang mencalonkan diri mengatakan secara terbuka

tentang kaum wanita, kaum homoseksual,

tapi mereka tetap terpilih.

Orang-orang mengira mereka bicara secara hiperbola.

Kini wanita tak bisa punya pekerjaan, ponsel, atau membaca buku.

Lalu kaum homoseksual?

Kau tahu hal yang terjadi pada mereka.

Di rumah, aku biasa memakai madu dalam tehku.

Kini sudah tidak.

Mungkin kami bisa titip pamflet di sini bagi mereka yang ingin tahu?

Gilead menyambut semua anak Tuhan.

Tentu, akan kupajang beberapa.

Tuhan memberkatimu, Nyonya. Kau sangat baik.

Kado. Atas kemurahan hatimu.

Kenapa Ibu begitu baik terhadap para gadis aneh itu?

Kenapa kejam?

Karena negara mereka payah dan membenci wanita?

Bantu Ibu dengan ini, ya?

Apa itu? Aku hampir bisa mendengar kutu busuk.

Pemenang, pemenang, makan malam ayam.

Dapat semua isi daftarku?

Semua makanan rongsok itu? Ya.

Sama sekali tak bernutrisi.

- Bagaimana sekolah? - Baik.

Justin dan aku lulus kuis IPS.

- Hubungan kalian makin serius, ya? - Ayah.

Karena kami lulus kuis?

Karena kau pakai kata "kami".

- Naik dahulu, ya. - Mau mulai makan malam?

Harus dan akan kita mulai.

Kau mau Ibu aturkan janji temu dengan dr. Lin?

Astaga. Ibu, kami tak berhubungan seks.

Baiklah, itu bagus.

Tak apa-apa juga jika kau melakukannya.

Ibu kehilangan keperawanan saat seusiamu.

Bisakah kita tak membahasnya?

Ibu serius. Ibu bicara dari pengalaman.

- Aku mau naik. - Apa? Kenapa?

Ibu butuh bantuanmu mengurus inventaris baru.

Tapi aku harus bersiap untuk semua seks yang akan kulakukan dengan Justin.

Semua seks panas dan lengket itu.

Jadi, ibuku bertanya apa kita bercinta.

Baiklah.

Baiklah. Ini.

Apa jawabanmu?

Kujawab tidak.

Bahwa kau belum siap.

Yang benar saja.

Aku merasa bersalah membohonginya.

Aku ingin mengatakan kita tidur bersama.

Itu kau.

Sudah kuduga.

Ya… Itu menyenangkan.

Sungguh lucu. Lucu.

Jadi, apa itu berarti…

Apakah berarti tiap kali dia melihatku, dia hanya akan berpikir,

"Itulah pria yang memerawani putriku."

- Jangan pakai istilah itu. - Jangan?

Lagi pula, dia jelas sudah menduga begitu.

Itu ibumu, maka kau yang berhak memutuskan.

Mungkin itu bagus.

Sejujurnya, aku lebih suka melakukannya di rumahku daripada basemen Tony.

Apa? Sofa rotan tua itu tak membuatmu bergairah?

Aku akan beri tahu ibuku.

Lalu, akan kutanyakan apa kau boleh menginap akhir pekan ini.

Baiklah. Untuk berjaga-jaga, jika dia malah mengintimidasiku…

Ya?

Apa itu?

Kado.

Untuk apa?

Tak ada alasan. Aku tahu kau suka barang kuno.

Terima kasih.

- Ini sangat keren. - Ya.

Terima kasih.

Semuanya, mundur. Kumohon, mundur.

Hei, tutupi ini.

- Ibu? Ayah? - Hei, Nona.

- Kau tak boleh di sini. Hei… - Ibu.

Mundur.

- Ayah? - Kau harus mundur.

- Ayo. Kau harus mundur. - Lepaskan aku!

- Hei. - Itu orang tuaku.

- Baiklah. Maafkan aku. - Ibu dan ayahku…

- Sarah! - Mereka di dalam sana.

- Ini putrinya. - Apa yang terjadi?

Ibu!

Dingin sekali.

Ini kemuliaan Tuhan.

Kita harus lebih bersyukur, bukan?

Kelas berkebun akan dikelola oleh Bibi Estee hari ini.

Mungkin memangkas mawar.

- Sudah lebat sejak hujan terakhir. - Baiklah.

Bibi Gabbana akan melanjutkan kurikulum himne dengan paduan suara.

Bagaimana perkembangannya?

Dengan rahmat Tuhan, seharusnya siap sebelum pesta dansa.

Harapan Tuhan adalah "akan" siap sebelum pesta dansa, bukan "seharusnya".

Tentu saja.

Kita juga harus mengawasi bagian alto yang para Pink tahun kedua.

Sarah, Rachel, dan kini Anna bergaul bertiga saja.

Jangan kita biarkan itu memburuk.

Daisy, bersihkan dirimu dan temukan Prem-mu.

Ada karyawisata pagi ini.

Ya, Bibi Vidala.

Apa Bibi Lydia berniat memasangkan para Gadis Mutiara

dengan para putri Komandan?

Hanya Tuhan yang tahu.

Kurasa sebagian besar akan menjadi Istri Pekerja.

Seluruh program ini membuatku bingung.

Kita tak berhak mengkritik niat Bibi Lydia.

Nyonya Judd dengan murah hati membuka rumahnya untuk kita.

Ini kesempatan untuk belajar, terutama bagi kalian, Gadis Hijau.

Aku suka pergi ke kebun binatang.

Kita sudah tak berusia sepuluh tahun, Hulda.

Pasti menyenangkan. Kita bisa menemui Penny.

Nyonya Judd.

Nyonya Komandan Judd.

Dia tetap Penny.

Banyak orang dewasa suka pergi ke kebun binatang.

Awas. Gadis najis datang.

Diberkatilah buah tubuhmu.

Semoga Tuhan membuka.

- Kita diberi cuaca bagus. - Yang sudah kita terima dengan sukacita.

Barisan tunggal.

Ketepatan waktu membutuhkan ketertiban.

Hari penuh berkat, Nn. Agnes.

Semoga Tuhan membuka.

Aku tak terkejut Agnes ingin bercinta dengannya.

Maksudku, lihat pemuda itu.

Dahulu, aku menatap Justin seperti itu.

Setiap jengkal dirinya.

Itu Penjagamu, bukan?

Kau bersikap jalang.

Apa?

Menginginkan dia terang-terangan.

Itu gerbang ke neraka.

Semoga mereka mengajari Gadis Mutiara melebihi itu.

Ya, baiklah.

Aku yang jalang?

Maaf, Nn. Agnes.

Chapin, ada sesuatu di depan.

- Apa yang terjadi? - Entah.

Apa yang terjadi?

Periksa cerminnya.

Belum bisa kupastikan.

Apa yang dia lakukan?

Mereka penembak bersenjata.

Kita terkepung.

Kami diserang. Kami butuh bantuan.

Kuulangi. Kami diserang. Kirim bantuan segera.

Agnes! Tiarap!

Semuanya tiarap!

Baiklah, ayo. Bangun. Sekarang!

Keluarkan mereka!

Semua turun dari bus sekarang!

Ayo! Sekarang!

- Suruh mereka bergegas! - Cepat, ke sana! Ayo.

- Maju! - Ayo! Sekarang!

Lindungi para Prem! Suruh masuk!

- Agnes, ayo, lekas. - Cepat!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left