The first 200 lines.
Pak.
Bayarlah sebelum makan.
Hei.
Hei.
Buka mesin kasirnya.
Apa?
Kubilang, buka mesin kasir sialan itu.
Hei.
Sebegini saja?
Kenapa uangnya sedikit sekali, Sialan?
Kebanyakan orang
membayar dengan kartu, bukan uang tunai.
Ambil sajalah.
Hei.
- Bagaimana dengan brankas itu? - Apa?
Brankas di belakang situ.
- Brankas? - Brankas. Yang itu. Apa isinya?
Brankas. Apa? Apa, ya?
Entahlah. Aku bekerja paruh waktu di sini.
Permisi.
Bisa hitung belanjaanku?
Hitung...
Apa...
Ada uang kembalian?
Uang kembalian... Entahlah...
Uang kembalian?
Kembalian...
Kuambil dari sini saja.
Apa?
Hei.
Apa yang kau lakukan?
Sialan.
Sialan!
Bisakah kau hitung yang ini juga?
BALERINA PONSEL
Halo?
Halo?
Halo? Ok-ju?
Halo?
Kau sedang tidur?
Tidak, kok.
Sudah lama aku tak menelepon.
Benar.
Sudah lama sekali.
Maaf.
Aku punya banyak urusan.
Lagi pula, aku sibuk tampil sampai kemarin.
Begitu rupanya.
Jadi, kau tampil kemarin.
Ok-ju.
Apa kau luang sekarang?
Sekarang?
Kurasa begitu.
JALAN BUNTU TIDAK ADA JALAN TERUSAN
BUKA SELAMAT DATANG
Kau sibuk, ya? Aku sudah lama tidak melihatmu.
Begitu, ya?
Seharusnya aku lebih sering mampir. Bagaimana kabarmu?
Biasa, hanya berusaha menghindari masalah.
Apa kau mulai bekerja lagi?
Tidak.
Tidak, kok. Aku hanya bekerja serabutan.
Kenapa kau begitu kurus?
- Kau berdiet? - Ayolah, yang benar saja!
Empat sedotan, 'kan? Semua warna berbeda.
Kau masih ingat.
Ambil ini.
Sosis Turki. Enak.
Asin, tapi enak.
Seringlah mampir.
TOKO 24 JAM DREAM WORLD
Min-hee.
Min-hee, aku masuk, ya.
TOLONG BALASKAN DENDAMKU!
KURASA KAU AKAN MAMPU MELAKUKANNYA AKU SANGAT BERGEMBIRA MINUM BERSAMAMU
Apa?
Kami baru saja tutup.
Benarkah?
Aku akan kembali lain kali saja.
Begini saja...
Bisa pilih dengan cepat?
Kurasa aku bisa pulang agak telat.
Aku mau yang ini.
- Cokelat min? - Ya.
Mohon tunggu sebentar.
Ulang tahun seseorang, ya?
Ya.
Siapa?
Aku membungkus kue secara berbeda, tergantung penerimanya.
Kurasa kau tak perlu membungkusnya.
Akan kubuat cantik.
Kami terkenal karena kemasan kami.
Untuk pacarmu, ya?
Bukan.
Kalau begitu, keluarga?
Atau teman?
Ini ulang tahunku.
Apa? Tidak mungkin!
- Hari ini ulang tahunmu? - Apa?
Jang Ok-ju, kau tak ingat aku?
Aku Choi Min-hee dari SMP Yehwa. Kelas dua, 2-7!
MAKANAN FAVORIT AMERIKA
Sulit dipercaya.
Bagaimana bisa kita bertemu di hari ulang tahunmu?
Benar.
Bagaimana kabarmu? Apa pekerjaanmu?
- Aku? - Ya, kau!
Aku hanya melakukan
banyak hal.
Apa saja?
Aku bekerja di perusahaan luar negeri.
Saat perusahaan dalam negeri
mengunjungi tempat-tempat di luar negeri, seperti Timur Tengah atau Afrika,
aku melindungi tamu VIP,
menjaga keamanan, hal-hal seperti itulah.
Keren sekali!
Jadi, kau seperti pengawal atau pembunuh?
Tidak, bukan seperti itu.
- Bagaimana denganmu? - Aku?
Aku menari balet.
Aku seorang balerina.
TOLONG BALASKAN DENDAMKU!
KOTAK BENTO OMAKASE MUSIMAN PESAN LEWAT DM CHITCHAT
CHEF CHOI HANYA TERIMA PESANAN
SUSYI HARI INI! NIKMATI OMAKASE DI RUMAH PESAN LEWAT DM
HALO, BOLEH PESAN?
HALO, BOLEH PESAN?
SAAT INI AKU MENJUAL SUSYI
HANYA TERIMA BITCOIN
BOLEH PESAN SATU KOTAK?
BERAPA KECAP ASIN?
HANYA
SEBUNGKUS KECAP ASIN
CHEF.CHOI MENINGGALKAN OBROLAN
Sekali ini saja.
Aku tak suka ini. Ayo keluar.
Ayolah, jangan membuatku memohon.
Satu...
Ayo! Tersenyumlah.
Satu, dua, tiga.
Kupikir
suatu hari
aku bisa mati saat menjalani pekerjaan ini.
Aku tidak merasa hidup.
Sebaliknya, aku merasa mati perlahan.
Tapi sejak aku bertemu denganmu,
pertama kalinya aku menyadari
hidup bisa sangat menyenangkan.
Rasanya aku akhirnya bisa bernapas.
Astaga, dasar gila.
Apa?
Kenapa kau mau mati?
Halo?
Halo?
Sial, kau tidak mau bicara denganku lagi.
Kau sedang bersama teman-temanmu, ya?
Jadi, kau punya waktu untuk teman-temanmu, tapi tidak untukku?
Omong-omong,
datanglah ke Jembatan Jamsu besok. Aku buka toko pukul 02,00.
Jika kau tidak muncul kali ini,
akan kupastikan kau berakhir tanpa satu pun teman atau keluarga.
Pikirkanlah.
GESER UNTUK JAWAB
Panggilan Anda tidak dapat disambungkan...
Ah, si berengsek itu lagi.
Astaga.
Dia membuat cabai-cabai ini berantakan.
APOTEKER BERKAWAT GIGI COKER JARING
PERAWAT CHEONAN TINDIKAN PUSAR
PERANAKAN JEPANG ANAK SMA
PEMAIN PIANO MODEL PAS
BALERINA
BALERINA
BALERINA
CUCI MOBIL MANUAL
Halo?
Besok?
Entahlah, aku tidak yakin.
Kenapa repot-repot?
Ya. Ayo cari mangsa.
Lagi pula, besok Jumat.
Tidak, jangan Aria.
Di Heaven saja.
Cewek di sana lebih gampangan.
Kau benar.
Tidak seru kalau cewek terlalu gampangan.
Tidak ada kepuasan tersendiri.
Baiklah.
Sampai jumpa di Heaven besok. Dah.
CARI MANGSA, ARIA, HEAVEN
Ini susu kocokmu.
Terima kasih.
Selamat menikmati.
Permisi.
Lama tidak berjumpa.
Mengejutkan melihatmu di sini.
Apa kabar?
Apa aku mengenalmu?
Apa kau bercanda?
Kau Bo-ram, 'kan? Park Bo-ram?
No comments yet. Be the first to leave one.