The first 200 lines.
STASIUN TANBE
Apa kau tertarik mencoba kue Natal?
LOTRE
Perjalanan ke Hawaii!
- Kau mau melakukan apa? - Beli hadiah!
Kedengarannya seru.
Aku selalu merasa Matilda itu keren.
Berapa lama kau akan menginap?
Tak seperti rumah Chan, di sini nyaman.
Kau harus pulang.
Ibumu menyukaiku. Aku tak keberatan merawatnya.
Jangan membuatnya terdengar mudah.
Bahkan perawat profesional kewalahan mengurusnya.
Dia terlihat seperti gadis baik.
- Apa dia lajang? - Entahlah.
Kenapa tak ajak dia kencan Natal?
Jangan bodoh.
Sifku selesai. Aku permisi.
Terima kasih atas kerja kerasmu.
Halo?
Ya, aku baru selesai.
Ya, aku akan buatkan makan malam saat di rumah.
Baik.
Bagaimana dengan makan malam Ibu?
Apa kau mau membuat Ibu lapar?
Pria yang mengikuti Bu Matilda adalah pekerja pabrik yang dijuluki Rambo.
Sepertinya kami sudah menemukan pelakunya,
tapi ternyata Rambo adalah rekan mendiang ayah Matilda,
sebenarnya dia melindungi Matilda.
Tapi Rambo sendiri disingkirkan oleh seseorang.
Sebenarnya siapa yang menargetkan Matilda?
Satu sosok menarik perhatian kami.
Berdasarkan catatan, Nihei Seikichi, pria yang kalian panggil Rambo,
dilarikan ke rumah sakit akibat luka parah
pada 25 Desember, 1988.
Hari Natal.
Polisi menginterogasi seseorang, Torikai Hisao, penjual joran bambu.
Sepertinya dia juga menderita luka parah.
Kasus itu dianggap sebagai kasus penyerangan dan penganiayaan,
akibat adanya pertengkaran, lalu berakhir tanpa dakwaan.
Mustahil itu cuma pertengkaran.
Guna menyingkirkan Matilda, Torikai menyingkirkan Rambo dulu.
Beberapa hari kemudian, Matildaβ¦
Siapa sosok Torikai ini?
Dan apa maksudnya "penjual joran bambu"?
Dulu kau sering melihat mereka.
Selalu berteriak, "Joran bambu, untuk menjemur pakaian!"
Mereka berkeliling menjual joran bambu.
- Joran bambu? - Ya.
Jadi, dulu itu model bisnis yang bagus.
Tahun 1988 sungguh misteri.
Dulu pun, kami merasa itu aneh.
Aku penasaran, apa dia muncul di salah satu video kita?
Aku sudah periksa kasetnya, tak ada.
Apa kau menemukan Nomor 12?
Tidak.
Di mana kau menyimpannya?
Mungkin dia ada di video itu.
Tak bisa kutemukan! Aku bisa apa?
Aku memeriksa daftar anggota Hakuro-kai,
nama Torikai ada di situ.
Hakuro-kai?
- Kelompok kriminal terorganisasi lokal. - Apa?
Yakuza lokal.
- Haruskah aku tinggal di kota ini⦠- Hakuro-kai sudah lama bubar.
Yakuza lokal lama tak bisa bertahan sekarang.
Adakah anggota lama yang bisa kami ajak bicara?
Tak ada anggota aktif!
Harus orang yang sudah meninggalkan dunia itu dan hidup jujur.
Menyembunyikan tato di punggung mereka dan diam-diam menjalani hidup mereka.
Opsir seniorku membantu mantan yakuza kembali ke masyarakat.
Aku akan minta dia temukan seseorang.
Sakit!
Aduh! Sakit!
Baik, hadap ke samping.
Torikai Hisao, ya?
Nama yang membangkitkan kenangan lama.
Dulu, saat aku mengenalnya, kakinya cedera dan memakai tongkat.
- Apa bagian ini sakit? - Sakit!
Itu ginjal.
Bisakah kau ceritakan dia orang seperti apa?
Dia bukan orang cerdas,
tapi dia bisa dipakai untuk apa pun. Perampokan, pemukulan, pembunuhanβ¦
Semuanya.
Maaf, bisakah kau tak memakai istilah geng?
Singkatnya, bagi masyarakat, dia penjual joran bambu,
tapi di balik layar, dia akan mengambil pekerjaan apa pun dengan bayaran murah.
Dia yaku-neta .
Kami memakai istilah yaku-neta yang berarti "pembuat onar".
Jadi, membunuh juga?
Ya, jika dapat uang,
dia akan melakukannya dengan bersih tanpa meninggalkan bukti.
Apa yang dia lakukan sekarang?
Dia sudah lama dibunuh untuk balas dendam.
Apa kau kenal wanita bernama Miyashita Michiru?
Siapa?
Tahun 1988, Torikai mungkin membunuhnya.
Bagaimana dengan Nihei Seikichi?
Dia diserang oleh Torikai.
Tidak ingat.
Beginiβ¦
Jika wanita biasa dibunuh oleh yakuza,
kira-kira apa alasannya?
Biasanya,
saat seorang amatir tanpa sadar memasuki wilayah kami.
Entah itu narkoba, perjudian, atau untuk wanita, biasanya prostitusi!
Kurasa dia tak melakukan hal seperti itu.
Bagaimana kau bisa yakin?
Berdasarkan pengalamanku,
biasanya aku bisa menilai seberapa jahatnya pria.
Tapi kalau wanita, aku tak tahu.
Mereka tampak polos, tapi bisa melakukan hal menyeramkan tanpa berkedip.
Lihat, di sana. Prostat.
Sakit!
Aduh!
Ini jadi cukup menakutkan.
Bu Matildaβ¦
Dia orang seperti apa?
Aku masih tak bisa membayangkan.
Matilda sebagai wanita berbahaya yang akan berkonflik dengan yakuza.
- Bukankah dia cuma guru sekolah? - Mungkin dia tak sekadar guru?
Kita tak tahu Matilda yang asli.
Pasti ada orang di suatu tempat yang mengenal baik Bu Matilda.
Belakangan ini, akun media sosial yang kita buat untuknya cuma berisi spam.
Tertawai aku jika kalian mau. Itu akan membuatku tak terlalu canggung.
Tidakβ¦
Cocok untukmu! Benar, 'kan?
Sangat cocok untukmu.
Orang tua seperti kami tak tahu cara meledek gadis muda.
Kami tak boleh memanggilmu "imut", 'kan?
"Imut" tak masalah.
Maka kau imut⦠dan seksi.
Itu tak baik.
Dunia menjadi sangat rumit.
Natal saat era gelembung adalah hari untuk seks.
Natal adalah hari untuk seks?
Semua orang ingin menghabiskan waktu sebagai pasangan,
menginap di Akasaka Prince, dan minum sampanye.
Kalian juga?
Tidak, kami melewatkan era gelembung.
Itu sungguh era yang konyol.
Apa yang membuat mereka sangat bersemangat?
Natal tahun 1988β¦
Apa kalian ingat bagaimana kalian menghabiskannya?
Bukankah itu sebelum Bu Matilda menghilang
dan tepat saat Pak Rambo diserang?
Aku tak ingat.
Aku masih ingat dengan jelas Natal SMP-ku.
Itu belum lama bagimu.
Bagi kami, itu sudah sangat lama.
Meski begitu, cobalah diingat!
Mengeditβ¦
Bukankah kita tinggal di ruang klub saat mengedit?
- Mengedit? - Ya!
NATAL
Potong bagian ini. Memalukan.
- Tidak, ini untuk tayangan lucu di akhir. - Kita tak perlu itu!
Tidak, film Jackie Chan tak sempurna tanpa itu.
Ini akan lebih panjang dibanding filmnya!
Bekerja keras, ya.
Pak Trendi!
Hadiah Natal untuk kalian.
Kue keju tanpa dipanggang.
Kalian tak pernah memakannya, 'kan?
Memakai keju segar!
Terima kasih!
Kami akan menayangkan di pusat komunitas pada 6 Januari. Datanglah.
Tanggal 6 Januari, baik. Aku akan catat.
Itu buku agenda yang sangat besar.
Sekaligus untuk buku harian.
Aku sudah memakai ini sejak kecil.
Kalian merekam sebanyak ini?
Pasti melelahkan mengeditnya.
Chan merekam terlalu banyak.
Benar.
Kita memutar film pada Tahun Baru sehingga tak punya waktu untuk Natal.
Tiga anak laki-laki di ruangan sempit, mengulang berbagai pembahasan.
Terus bertengkar.
Aku tak pernah merasakan Natal yang menyenangkan, dulu ataupun sekarang.
Tahun ini, aku pun sama.
Aku akan bekerja di sini.
Begitulah keadaan banyak orang.
Kalau diingat, Natal di era Gelembung sebenarnya cukup seru, dengan caranya.
Aku ingin merasakan minum sampanye dengan wanita
di Akasaka Prince!
Benar, Kam-Bo?
Aku juga ingat sesuatu.
Apa?
Ituβ¦ Yaβ¦
Tahun itu sedang Natal.
STASIUN TANBE
Pria mengungkapkan perasaan padanya, bergantian,
tapi Matilda mengabaikan mereka.
Dia tak peduli pada mereka.
Beberapa pria?
Rasanya seperti drama zaman dulu.
Aku jelas melihatnya.
Dia pasti punya banyak pacar.
Jadi, kurasa orang yang ditolak Matilda menyimpan dendam.
Balas dendam remeh karena diabaikan?
No comments yet. Be the first to leave one.