The first 200 lines.
Sekitar pukul 00.00 malam itu aku gelisah tak bisa tidur.
Lalu, suamiku pulang.
Begitu aku melihatnya, aku tahu ada yang tidak beres.
- Dua karakter. - Pong.
Aku masih bisa mengingat senyumannya.
Ada sesuatu yang mencurigakan.
Lima karakter. Jika begitu, kau pasti bisa merasakannya.
Aku memang merasakannya.
Lima karakter. Pong untukku.
Apa kau ingin menangis?
"Ny. Chan, menderita depresi"
Aku berjalan ke arahnya...
...lalu aku menemukannya.
Sehelai rambut panjang menempel di tubuhnya.
Malam itu...
...dia bilang pergi bermain futbol bersama teman-temannya.
Tapi semua temannya botak.
Kalau begitu dari mana datangnya rambut itu?
Jelas bukan dariku.
Ini untukmu.
Delapan karakter.
Hampir menang, bukan?
Aku pong lagi.
- Lagi? - Aku beruntung mendapatkannya.
Kau sudah mau menangis?
Hidupku sudah sangat sulit...
...dan kau tidak membantu mempermudahnya.
Terakhir kali, dia menyangkal hubungannya dengan sekretaris itu...
...lalu dengan seorang model...
...juga dengan selebriti yang tak terkenal itu...
Dia menyangkal semuanya.
- Jujurlah. - Satu karakter.
Apakah suamimu memperlakukanmu dengan baik?
Ya.
Bagaimanapun, itulah yang dibutuhkan oleh seorang wanita.
- Enam karakter. - Pong.
- Pong. - Pong lagi?
Aku menang!
Kalian pikir bisa bermain sesuka kalian, ya?
Apa yang menjadi milikku, akan tetap menjadi milikku.
Ny. Chan, sekarang kau baru mengerti.
Mengerti apa?
Para suami juga seperti itu.
Apa yang sudah menjadi milikmu, akan tetap menjadi milikmu.
Mereka tidak akan pergi.
Mencurigai semuanya hanya akan membuat para pria menjauhimu.
Kau lebih memilih menangisi rumah tanggamu yang berantakan...
...atau tersenyum dalam rumah tangga yang utuh?
Kau yang harus memutuskannya.
Jangan menyemprotkan itu pada kami.
Membunuh kuman seperti itu... Itu juga bisa membunuh kami.
Kudengar, salah satu dari grup perusahaan makananmu...
...akan segera mengadakan penjualan saham pertamanya, bukan?
Hei! Kenapa kau membahasnya?
Sekarang aku jadi sangat kesal.
Itu semua sia-sia...
Kami sudah merencanakannya dari tahun lalu...
...tapi tak ada hasilnya.
Bayangkan berapa banyak kerugianku.
Aku ingin membunuh mereka semua.
Susun lagi ubinnya! Jangan bahas itu lagi!
Baiklah.
Astaga, aku sangat kesal.
"Ny. Fong, menderita mania"
- Oh, Chow. - Pong.
Maaf.
Kenapa kau ini...
Kau selalu berusaha mendapatkan yang aku inginkan.
Apakah kau sungguh bisa mengikuti?
Aku suka tantangan besar.
Apa kau ingat David, asisten terbaikmu?
Di mana dia bekerja sekarang?
Siapa yang mau mempekerjakan orang tak berguna itu?
Aku tak peduli jika tak ada yang menginginkannya.
Dia hanya butuh berkhianat untuk menjatuhkanmu.
Dia tak akan berani melakukannya.
Lihatlah kau sekarang.
Biarkan aku mengambil fotomu.
Dia tak akan berani melakukannya.
Sudah kubilang, jika aku menjadi David...
...aku akan mengemasi barangku jika melihat wajah ini.
Apa kau tahu kenapa aku tidak suka marah?
Karena sebuah senyuman bisa menyelesaikan peperangan.
Apa yang sudah kubilang padamu?
Saat kau marah ribuan saraf di wajahmu terstimulasi.
Saat itu terjadi perawatan botox terbaik pun...
...tak akan bisa memperbaikinya lagi.
Oh... Mari kita lanjutkan.
Ny. Li.
Kau dan suamimu baru saja kembali dari Paris.
Kulihat di media sosial kau bersenang-senang di sana.
Hadiah yang sungguh memuaskan.
Saat itu kami berada di Versailles, dan di luar sedang hujan.
Jadi, kami menunggu hujan berhenti selama lima jam.
Wah, penantian yang lama...
Semua tempat pasti sudah tutup.
Dia menderita OCD.
Apa lagi terkena hujan?
Meskipun ada angin topan, dia akan tetap menunggu.
Lihat dia.
Dia hanya jalan setelah 13 Keajaiban di Mahjong.
"Ny. Li, menderita Gangguan Obsesif Kompulsif"
Naga Merah, rupanya kau di sini.
Tetaplah di sini.
Belum juga?
Masih ada dua. Akan kutemukan sendiri.
Belum juga?
Hei, apakah kau membawa ubinmu sendiri?
Tolonglah, aku hanya butuh satu pasang lagi.
Kadang-kadang...
Apakah aku membunuh orang tuamu?
Tak bisakah kau menyentuh ubin lain?
Semua tak berjalan sesuai dengan harapanmu.
Keempatnya? Keempat karakter satu sudah keluar?
Naga Hijau, kenapa kau selalu terlambat?
Kenapa kau menangis?
Aku sudah membentuk Mahjong.
Tapi kau mengambil semua karakter satu.
Terkadang, kau tak bisa memaksakan 13 Keajaiban...
...hanya karena kau menginginkannya.
Barat.
Ubin bunga lagi.
Apa ini? Rangkaian bunga?
- Masih ada lagi? - Mustahil.
Tunggu sebentar. Ini membentuk enam ubin.
Lihatlah, tak ada satu pun dari kita yang punya.
Benar.
Apakah ini Mahjong dengan delapan Bunga?
Ya.
Mahjong dengan delapan.
Ini pasti hanya kebetulan.
Ya, ini pasti hanya kebetulan.
- Apa itu? - Ini adalah...
- Bunga lagi. - Tinggal satu lagi.
Dewa Mahjong, tolong buat aku bahagia.
Mahjong Bunga.
Luar biasa.
Sungguh bunga.
Tak ada yang namanya rencana sempurna di dunia ini.
Kau tak bisa mendapatkan tangan 13 Keajaiban.
Tapi, Tangan Bunga sama saja.
Selamat, kau pantas mendapatkannya.
Aku masih memilih 13 Keajaiban.
Halo, Suamiku.
Apa kau sudah selesai bermain futbol?
Aku akan menjemputmu.
Mari kita habiskan malam dengan berkencan.
"Dr. Bo, terima kasih banyak."
"Istriku tidak lagi mencurigaiku."
"Uangnya sudah siap."
"Aku hanya butuh nomor rekeningmu."
Suruh semuanya kembali, kita akan mengadakan jamuan perayaan.
Suruh juga si kejam David itu datang.
Tidak...
Bilang padanya, kami akan menaikkan gajinya tiga kali lipat.
Jadi, minta dia untuk tetap tinggal.
"Dokter, terima kasih banyak..."
"...sudah membantu istriku merasa bahagia lagi."
"Aku akan mengirimkan biaya pengobatan padamu."
Ayah, akhirnya aku mendapat Mahjong, bukan 13 Keajaiban.
Tapi, Tangan Bunga. Delapan Bunga.
"Dokter Bo..."
"...kau sungguh hebat..."
"...membuat istriku mendapatkan Mahjong Bunga."
"Terima kasih."
"Aku sudah transfer biayanya."
"Psikiater Terkenal, Chung Ka Bo"
Kita mendapat balasan mengenai kapan renovasinya selesai.
Renovasinya akan selesai di tanggal yang kita harapkan.
Bagian perdagangan memberi kita beberapa komentar.
Mereka bertanya apakah enam toilet...
...di pusat perbelanjaan kita yang berlantai 18 terlalu sedikit.
Pelanggan bisa pipis di celana.
Apa kau ingat apa yang dikatakan Bos?
Dengan berkurangnya satu toilet...
...kita bisa punya ruang untuk dua toko lagi.
Perusahaan kita bisa mendapat biaya sewa lagi.
Bos.
Kau bisa terluka.
Letakkan palunya.
Di mana kalian membeli marmernya?
Kami selalu membelinya di Toko Fai Tua.
Mulai sekarang, belilah di Toko Fai Kecil.
Kudengar Fai kecil memalsukan surat wasiat almarhum ayahnya...
...dan berusaha mencuri bagian saudaranya.
Kenapa kita harus membeli darinya?
Lagi pula, tahun lalu kau meminjamkan uang pada Fai Tua.
Jika kau berbisnis dengan Fai Kecil...
...bukankah itu akan mengancam bisnismu?
Pertanyaan bernilai satu juta dolar.
Aku membayarmu tinggi untuk bekerja denganku...
...dan kau hanya membawa tubuh kosongmu untuk bekerja.
Di mana otak kalian?
Angkat tanganmu jika kau tahu.
Angkat tanganmu jika kau tahu.
Kau bahkan tak akan bertaruh untuk sejuta dolar.
Jawabannya adalah...
Mulai sekarang, kalian semua akan mengubah nama kalian.
Kalian tahu menjadi apa?
"Si Bodoh."
No comments yet. Be the first to leave one.