The first 200 lines.
Lumpur!
Pasir!
Air!
Jerami!
Lebih cepat!
Lumpur dan angkat!
Pasir dan tarik!
Air dan angkat ke atas!
Jerami! Lebih cepat!
Dengan perihnya cambuk di bahuku
Dengan asinnya keringat di alisku
Elohim, Tuhan Maha Tinggi
Bisakah Kau dengar Rakyatmu menangis?
Tolonglah kami sekarang
Dalam masa kegelapan ini
Bebaskanlah kami
Dengarkanlah permohonan kami Bebaskanlah kami
Tuhan Maha Penguasa Segalanya Ingatlah kami
Di sini, di pasir membara ini
Bebaskanlah kami
Ada tanah Yang Kau janjikan untuk kami
Bebaskanlah kami ke Tanah Terjanji
Jangan!
Jangan!
Yal-di-ha-tov, Veh-harac
Al ti-ra veh-al tif-chad
Putraku, Ibu tidak bisa Memberikan apa pun
Tapi Ibu bisa memberimu Kesempatan untuk hidup
Ibu berdoa kita akan bertemu lagi
Jika Dia akan membebaskan kita
Dengarlah doa kami bebaskanlah kami dari keputusasaan
Tahun-tahun perbudakan ini
Berkembang menjadi terlalu kejam Untuk ditahan
Bebaskanlah kami
Ada tanah Yang Kau janjikan pada kami
Bebaskanlah kami dari perbudakan
Dan
Bebaskanlah kami ke Tanah Terjanji
Diamlah, bayiku
Kau masih disayangi Jangan menangis
Tidurlah saat kau dibuai Aliran sungai
Tidurlah dan ingatlah
Lagu pengantar tidur terakhir Dari Ibu
Supaya Ibu akan selalu bersamamu Saat kau bermimpi
Sungai, sungai
Mengalirlah perlahan demi aku
Kau membawa muatan Yang sangat berharga
Apa kau tahu suatu tempat Di mana dia bisa hidup bebas?
Sungai, antarkanlah dia ke sana
Apa itu?
Betapa rupawannya dia!
Para dewa tersenyum kepadanya.
Dan kepadaku.
Tapi Yang Mulia...
Ini jenis keranjang yang dibuat para budak.
Bayi itu pasti Yahudi. Kita harus menaruhnya kembali...
Jangan!
Jangan kau berani mempertanyakan alasanku.
Kau hanya boleh sekadar tahu bahwa aku mengambil dia.
Rahasiakan tentang hal ini.
Kita harus mencarikan nama yang bagus untukmu.
Musa, Yang Mulia.
Musa?
- Apa artinya itu? - Pembebasan.
"Pembebasan"
Nama yang sempurna, "Pembebasan"
Kau datang diantarkan kepadaku
Oleh Sungai Nil yang besar
Ramses, temui adik barumu...
Musa.
Adik, kau selamat sekarang
Dan karena selamat Kau boleh tinggal di sini
Aku punya doa khusus untukmu
Tumbuhlah dewasa, Adikku
Kembalilah suatu hari nanti
Kembalilah dan bebaskan kami juga
Bebaskan kami
Kirim seorang gembala Untuk menggembala kami
Dan bebaskan kami ke Tanah Terjanji
Bebaskan kami ke Tanah Terjanji
Bebaskan kami!
Musa, sulit kupercaya kubiarkan kau membujukku melakukan ini.
Terakhir kali kita mencoba tantangan gilamu, kita hampir kehilangan...
Apa kau mundur? Jika kau terlalu takut...
Tidak.
Tidak. Aku ikut.
Baiklah, Ramses. Jadi...
Kita balapan kereta turun ke ujung tebing itu...
Dan memutari pasar.
Jangan. Kita melintasi pasar. Itu lebih cepat.
Baiklah. Melintasi pasar dan...
Kuil...
Ptah.
- Ya. - Tunggu. Kuil itu?
Tapi Pendeta Tinggi akan ada di sana.
Itu bagian terbaiknya.
Bisakah kau bayangkan ekspresinya Hotep?
Tentu saja, jika kau takut pendeta kecil pemarah.
Yang pertama melewati gerbang kerajaan menang.
Baiklah, Ramses. Dimulai dengan kata "debu".
- Debu? - Seperti "makan debuku ini!"
Hei!
Roda kereta berputar
Turun dengan cepat dari langkan
Kami tahu cara terbaik untuk menang Adalah tetap dengan tepiannya
Melihatku berlari di depan
Seharusnya membuktikan kepadamu Bahwa aku adalah majikanmu
Hanya ada satu hal yang lebih baik Daripada melaju begitu cepat
- Dan itu adalah melaju lebih cepat! - Ayo, bodoh!
Kalian kuda, bukan bagal! Kalian harus melaju lebih cepat!
Menerobos ke dalam pasar Dengan kuda tunggangan luar biasa
Karena tidak ada tempat parkirnya Sekalian saja dipacu secepatnya
Melon, zaitun, keranjang berserakan Dan membuat bencana kecil
Tidak ada waktu membalikkan badan
Dan melihat kerusakan Yang kami timbulkan
Kita harus melaju lebih cepat!
Kita meninggalkan pasar dalam keadaan berantakan!
Sasaran berikutnya, kuil itu!
Hei, mungkin kita akan beruntung dan Hotep tidak akan ada di sana!
Aku ingin dia ada di sana.
Berdoa kepada Ptah
Berdoa kepada Ptah
Dewa Penciptaan Kami tunduk pada hukum-hukummu
Berdoa kepada Ptah
Negara Mesir rapi dalam kekuasaanmu
Abadi, tidak berubah
Lindungilah kami dari gangguan
Kekacauan dan kesedihan
Gangguan, kekacauan dan
Kau hampir menjatuhkan patung itu
Kau hampir menabrak seorang pendeta
Menghindari hal-hal yang kita lewati
Cepat seperti angin dari Timur
Sulit menghindari Kemungkinan terjadinya tabrakan
Kau hampir meruntuhkan pilar itu
Lihat! Gerbang ada di depan Dan balapan ini akan selesai
Harus melaju lebih cepat
Lebih cepat
Lebih cepat, lebih cepat
Aku menang!
Aku tidak bisa membayangkan...
Apa ada dua anak yang lebih memalukan dan kurang ajar daripada kalian!
Apa kalian punya alasan untuk kelakuan ini?
Ayah, kupikir itu tidak akan...
Tepat sekali. Kau tidak memikirkannya, lagi.
Ayah, semua itu sepenuhnya ideku.
Ramses tadi menentang ideku, tapi kubujuk dia melakukannya.
Rupanya begitu.
Kau bicara seperti Pangeran Mesir sejati.
Setidaknya Musa bertanggung jawab atas perbuatannya.
Itu memang ideku untuk balapan kereta menembus pasar!
Kau juga menghancurkan pasar?
Hanya beberapa kios.
Kulit Ptah akan butuh berbulan-bulan untuk diperbaiki.
Aku sudah berusaha mengajari pada pangeran kerajaan...
Agar menghormati para dewa.
Tapi ini adalah...
Ini penistaan!
Aku takut telah mengecewakanmu, Firaun-ku.
Pendeta Tinggi, kedua pangeran sering berkata padaku...
Betapa mereka menghargai pelajaran-pelajaranmu.
Benar, 'kan, anak-anak?
Ya, kami menghargainya.
Sangat menghargainya.
Ramses, lihat di sekelilingmu.
Ada patung-patung para Firaun hebat di masa lalu.
Kau tidak mau bergabung dengan mereka?
Sudah menjadi tugas Firaun untuk menjaga rencana para dewa.
Jika pangeran mahkota tidak sanggup menjalankan tugas itu, maka...
Pendeta Tinggi, jika para pangeran menyebabkan masalah lagi...
Akan ada hukuman yang cepat dan berat.
Aku berjanji padamu sebagai penguasa.
Yang Mulia.
Pangeran Muda.
Pendeta Tua.
Terima kasih, Pendeta Tinggi.
Anak-anak dan aku selalu senang menerima kunjunganmu.
Kalian tidak tahu seberapa besar masalah...
Yang kalian timbulkan untuk Ayah.
Ayah, aku paham bantuan pendeta itu penting, tapi Hotep...
Tidak, Ramses. Ayah rasa kau tidak paham.
Dinasti kita masih muda.
Kakekmu dan Ayah bertempur bersama bertahun-tahun untuk merebut takhta.
Dan kami tidak akan berhasil tanpa dukungan Hotep.
Sejak saat itu...
Ayah telah membuat rantai aliansi dengan pasukan, keluarga bangsawan...
Juga yang paling penting, para pendeta.
Satu sambungan yang lemah Bisa memutuskan rantai terkuat
Satu raja lemah Bisa mengakhiri kekuasaan terlama
Semua musuh kita
Mencari retakan kecil
Menunggu satu sambungan yang lemah
Ramses, putraku
Apa kau sambungan yang lemah itu?
Ayah tidak punya waktu untuk ini saat ini.
Ayah akan pergi bersama pasukan ke Midian hari ini.
Ayah, berikan aku satu divisi untuk kuperintah.
Aku bisa membantu Ayah memadamkan pemberontakan.
- Memerintah satu divisi? - Ya.
Ayah tidak bisa memercayaimu untuk meninggalkan istana...
No comments yet. Be the first to leave one.