The Day Before The Wedding

The Day Before The Wedding

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Day Before the Wedding 2023 INDONESIAN WEBRip NF
A Commentary by tedi

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-11-09
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Silakan. Duduk dan meluncur. Tangan dikepal ke depan.

Punggung tegakkan. Meluncur.

Bagus. Selanjutnya!

Duduk dan meluncur. Tangan dikepal ke depan, meluncur!

Bagus. Selanjutnya!

Duduk dan meluncur. Tangan dikepal ke depan. Maju!

Selanjutnya!

Lakukan duduk dan meluncur.

Duduk. Tangan dikepal ke depan, punggung lurus, meluncur!

Kinan mana?

Sudah mengamen.

Terus, kamu tidak?

Aku habis wawancara.

Astaga.

Gagal, ya? Muka kamu monyong begitu.

Begitulah.

Muka kamu juga monyong.

Akhirnya aku kena juga.

Kena apa kamu?

Kena PHK.

Terus mau ajak Kinan mabuk?

Ya.

Tapi dia lagi kerja. Buat kamu saja.

Menyebalkan.

Aku muak.

Kenapa kamu?

Tidak tahu.

Ra!

Ra!

Kamu ini! Ini masuk angin.

Keluarkan!

Nanti kukerok.

Kenapa, ya?

Kamu kemarin ikut mobil pikap Bang Iwan tengah malam seperti itu.

Udara malam itu berbahaya, tahu tidak?

Tolong dikerok.

- Nanti kukerok. - Aneh sekali.

Pusing.

Anjing!

Sialan!

Bangsat!

- Basah semua ini! - Sialan! Sudahlah, ganti baju!

- Cepat! - Airnya masuk ke BH.

- Bagaimana ini? - Berengsek.

Nanti juga kering.

Ke sana ke mari membawa alamat

Mana yang bagus, ya?

Sudah kuberi tahu yang hitam.

Tapi memang peganganku yang merah ini dari awal.

- Dari awal. - Tidak cocok.

Cocok.

- Kamu hitam. - Tidak bisa.

Ini aku lebih bagus kalau kena matahari.

- Susah, bukan? - Ya, tapi...

Hei, teman-teman miskinku.

Tahi!

Aku kaya, dari tadi belanja.

Hei, kerja! Kerja!

- Cuma lihat-lihat, tidak beli. - Beli. Aku kaya.

Aku menitip kacamata yang kayak semangka itu mana, ya?

- Mana? - Sepertinya tadi ada yang beli.

Benar. Sepertinya sudah dibeli.

- Lucu pakai buat TikTok. - Warna-warni!

Mau buat TikTok, punya kuota?

- Sudah. - Goyang-goyang.

Sudah selesai!

Bayar, Bu!

- Berapa? - Boleh mau foto?

- Boleh. - Agak miring.

Pegang boleh, silakan.

Pargon-pargon.

Terima kasih.

Terima kasih, Bu.

- Ibu mau foto, ya? - Adiknya maju.

Boleh.

- Di situ boleh? - Ayo.

- Terima kasih. - Kak, aku foto, ya?

- Terima kasih, Bu. - Kak.

Tunggu. Adik ini dulu. Pegang bunganya.

Satu...

TikTok?

Seharusnya begini dari tadi.

Hei, jambret!

Hei, copet, anjing!

Nan, copet!

Hei, kamu sini!

Tunggu aku!

Jaga itu, jaga!

Hei!

Capek!

Astaga, Ra.

Kenapa?

Duitku ada di tas.

Serius kamu?

Astagfirullah.

Aku sudah bilang tabungan kamu jangan dibawa ke mana-mana terus.

Aku sudah bilang, habis kerja aku mau beli

- cincin kawin. - Astaga, Nan.

Lusa mau kawin, kamu baru mau beli cincin sekarang.

Aneh sekali.

Lebih aneh lagi bukan laki kamu yang beli, malah kamu sendiri.

- Pegang ini. - Marah-marah terus kalian berdua.

Kotak kamu mana?

Aku tinggal. Belum ada duitnya.

Lebih baik kutinggal, tempat hokiku di situ.

Kalau di tempati yang lain, malas ulang cari tempat.

Kalian solat cepat sekali, tidak khusyuk?

Enak saja.

Kenapa salat buru-buru?

Aku salah terus.

Bagaimana, ya?

- Ayo. - Bawa saja kotakku.

Kamu ini malas sekali bergerak.

Ini.

- Apa? - Buat menambah beli cincin kawin.

Sudah, ambil saja.

Terima kasih, Ra.

Aku ada tes kerja besok.

Santai saja.

Minta tiga puluh ribu, ya?

Mau beli kemeja putih baru.

Semoga kamu dapat rezeki, Ra.

Amin.

- Begitu. - ...tiga.

Tiga juta? Mahal sekali.

Yang?

Yang, lama sekali!

- Tidak jadi? - Ayo. Nanti tokonya tutup.

- Ra? - Ayo.

- Aku duluan. - Hati-hati.

Mang.

- Kemeja putih. - Hei!

- Ada, tidak? - Pengantin baru dari mana ini?

Mang, bisa saja. Kemeja putih.

Kemeja putih? Ukuran apa?

Ukuran S, dong. Kayak orang baru saja Mang Dadang.

Ini dia.

Ukuran S putih, bersih, cantik, kayak Kakak.

Ini bagus. Berapa?

- 35 ribu buat Kakak. Spesial. - Mahal sekali.

Dua puluh ribu, Mang.

Kayak beli cimol. 25 ribu, ya?

Ini buat tes kerja, Mang. Buat wawancara.

Besok masuk kerja wawancara?

- Ya. Lagi. - Asyik.

Sendirian ke sini hari ini?

Ya. Si Kinan lagi beli cincin sama pacarnya.

Cincin sama pacarnya? Besok kawin?

Bukan besok. Lusa apa lusa...

Pokoknya sebentar lagi.

Cuma memang sudah telat sekali beli cincinnya sekarang.

Sudah, ini saja.

- Cowoknya Kinan kerja apa? - Mau tahu saja kamu, Mang.

20 ribu, ya? Langsung masukkan.

- Tidak pakai plastik? - Tidak.

Besok-besok ke sini lagi.

- Beli tiga atau sepuluh. - Sudah, ini.

- Terima kasih. Sama-sama, Neng cantik. - Terima kasih.

Mau beli cincin seperti apa, Yang?

Permatanya kecil saja, tidak usah besar.

Yang bulat, terus ada tiga begitu.

Ini bagus, Yang.

Berapa, Koh?

Sudah, sebut saja, Mas.

Dana kita terbatas.

Aku punya duit buat beli.

- Berapa, Mas? - Satu juta.

Satu juta.

Mungkin kita pesan besok saja.

- Besok, ya, Mas? - Baik.

- Dijaga saja dulu. - Baik.

- Pasti. - Titip, ya.

Ya, baik.

Ayo, Yang.

Makan!

Ini! Ayo!

- Piring! Ambil piring! - Sebentar, kuambilkan piring.

Astaga, capek sekali.

Pegal, ya?

Tuhan.

Kami ada di dunia ini untuk siap menghadapi segala resiko-resiko

yang ada di malam yang kelam.

Tuhan, kami takut sekali jika tidak punya uang.

Tapi lebih takut lagi jika Engkau tak pedulikan.

Tuhan, terima kasih banyak atas nasi padang

yang telah Engkau berikan kepada kami malam ini.

Ya Tuhan, maafkan saya yang lupa salat subuh.

Maafkan saya juga, Tuhan.

Tadi saya dicupang sedikit.

Astagfirullah.

Tuhan, Maria anak yang baik.

Tidak pernah melakukan dosa sama sekali.

Sembarangan.

Beli aibon, Tuhan, mari beli aibon.

Kamu malah beli aibon.

Selamat makan, Sobat-Sobat Miskinku.

- Makan! - Makan!

Alhamdulillah.

Astaga.

Makanan paling enak kalau ditraktir.

The Day Before The Wedding subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Day Before The Wedding

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left