Insecure

Insecure

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Insecure S03 WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-08-15
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SELAMAT DATANG

- Hai, Elijah. - Itulah namaku.

- Jangan pakai... - Tidak, jangan di sana!

Ini untukmu, Cantik.

Terima kasih, Louis.

Kau sangat memanjakanku beberapa hari terakhir ini.

Tadinya aku ingin lebih memanjakanmu pagi hari.

Tapi kau sudah pergi ketika aku bangun.

Ini hari terakhir.

Aku harus menikmati tempat yang bagus ini di pantai.

Dengar, ini tidak harus berakhir. Aku akan ada di LA beberapa pekan.

Kau punya visa?

Aku berasal dari Cincinnati.

Maaf.

Apakah kau tahu ada aku di sini semalam?

Ya.

Baiklah...

Joanne ingin seseorang melakukan panggilan check-in ini.

- Kau tidak mau melakukannya? - Tidak.

Kenapa banyak yang dicoret?

Entah, beberapa sekolah memecat kita.

Tidak ada yang peduli itu.

Hai, ini Issa dari We Got... Baiklah, aku akan menunggu.

- Ken, apa kau menindaklanjuti... - Ya, sudah kuurus.

Kau selalu cepat tanggap. Kau andalanku.

Aku ingin mengecek.

Ini panggilan pertamaku, jadi aku belum mengacaukannya.

Maaf.

Aku benci harus memata-matai, tapi dia memaksa.

Apa kau sudah sempat bicara dengan Joanne

tentang kapan aku bisa kembali ke lapangan?

Belum.

Dia sangat stres dan berpikiran negatif belakangan ini.

Keputusannya suka berubah.

Aku baru mulai bekerja di posisi yang baru

dan aku merasa tidak nyaman untuk mengacaukan keadaan saat ini.

- Maafkan aku. - Ya, tidak apa-apa.

Dari mana kau temukan orang-orang ini?

Tak peduli bagaimana suaranya, kau bisa perbaiki semua itu.

Tambah beberapa instrumen ekstra dan fokus pada liriknya.

Baiklah.

Aku kapok melibatkanmu. Semua seniman ini lemah.

Kau membuatku membayar untuk omong kosong ini.

Bung, semua akan terbayarkan dalam cara yang lain.

- Spyder adalah sepupunya. - Bohong.

Sungguh, Bung.

Sungguh? Aku sudah habis-habisan untuk orang itu.

Itulah yang kubilang. Aku membantumu.

Jadi, bagaimana menurut kalian?

Belum pernah kudengar yang seperti itu.

Kadang aku juga suka menulis.

Aku yang membelikan celana itu.

Sayang, sayangku...

Sayang, sayang, sayang

Hai, aku Molly. Aku suka perjalanan yang tenang,

jadi tolong diam saja dan mengemudi.

Pindah kau ke depan sini.

Selamat datang kembali!

Akhirnya aku bertemu denganmu.

Kau seperti cokelat renyah M&M.

Omong-omong, mau coba permen gratis?

Tidak. Terima kasih.

Sudah teduh, tapi mobilmu bau muntah orang.

Percayalah, ratingku akan mengupas tentang semua itu.

Aku tak peduli.

Aku berkendara sesekali dan mengantar penumpang.

Hidupku tak hanya soal itu.

Sayang, aku tak menyalahkanmu. Keluarlah dari pekerjaan itu.

Kau butuh libur.

Aku mau libur ke mana?

Tidak semua orang bisa ganti pekerjaan dan berlibur.

Aku jadi ingat. Aku ingin mengajakmu liburan.

Tapi justru aku membawakan ini.

Ini mengingatkanku kepada vaginamu yang kering.

Aku tak akan mau cerita apa-apa lagi kepadamu.

PANN'S SEJAK 1958

Dia meniduri wanita persis di depanmu?

Bukan persis di depanku.

Itu keterlaluan. Kita sudah lama berteman.

Yakin kalian tak melakukan apa pun? Karena kau pasti berbohong.

Sepengetahuan vaginaku yang kering, tidak.

Aku hanya fokus mencari uang agar bisa keluar dari sana.

Dan ini sudah dua pekan sejak saat itu.

Harusnya kau tinggal saja denganku.

Tidak, Sayang.

Ingat tahun 2005 saat aku tinggal denganmu?

- Kau memecahkan vas, tak apa-apa. - Sudah pecah ketika aku tiba!

- Jangan melirikku seperti itu. - Tidak.

Dengar, seluruh liburan ini memberiku perspektif baru.

Aku sedang bicara di level yang agak tinggi.

- Akan kudengarkan. - Baiklah.

Pacarku mengajak liburan ke LA

dan aku harus mengurusnya. Aku bagai budak di sana.

Quentin coba melakukan hubungan jarak jauh

dan kubilang, "Menetaplah di Chicago."

Pekerjaan baruku juga mau merusak tunjanganku

dan kubilang, sebaiknya mereka memberikan hakku.

Maka kau marah, mendatangi, dan menghina mereka?

Juga menyalahkan mereka.

Aku sudah lebih banyak tahu, melakukan hal yang lebih berguna.

Itu luar biasa.

Hidupku saat ini sedang sulit.

Seolah aku tak mampu mengungkapkan segalanya.

- Kau tahu kau selalu bisa cerita, bukan? - Ya.

Jadi, kau akan lebih baik jika bersama kekasihmu, Dro?

Persetan. Dia punya istri.

Kami sudah tak sama lagi.

Terserah, mulai saat ini aku membencinya.

Kau bahkan salah melakukannya.

- Seolah kau tak memecahkan vas. - Aku tak memecahkan vas itu!

Baiklah.

Akui saja bila wanita

lebih jago memasak dari lelaki, dan itu pasti.

- Tidak ada yang... - Hentikan. Percy, buka oven.

Astaga.

Apa ini bau lilin pigeon?

Chris, sudah kubilang, gunakan kulkas saja.

Jangan sampai aku ke sana!

Hei.

Hei, Lilian. Apa kabar, Nak?

- Paman Daniel, apa kau tahu... - Menunduk.

Gitarnya di ruang pakaian.

Besok aku harus bersiap, maka Jada mesti kutitipkan di tempatmu.

Pukul berapa?

Karena kau tahu bahwa Issa masih di sana.

Sial. Sampai berapa lama lagi?

Dua pekan lagi.

Ada apa?

Dan wanita tua itu... siapa namanya? Vanessa. Dia tidak mabuk?

Memangnya kenapa? Itu tak baik?

Kau terlalu berlebihan, pintu ruangannya tertutup.

- Siapa yang menutupnya? - Siapa?

Jada, ini urusan orang dewasa. Menunduk saja.

Maksudku, di antara tempat lain, dia memilih tempatmu.

Dengar, aku kemari hanya untuk mengambil gitar.

Aku akan mengunjungi kalian nanti. Sampai jumpa.

Jadi, siapa yang akan menjaga Jada? Issa atau Vanessa?

Aku salah mengepang rambutmu.

Mereka tidak siap.

- Aku hanya... - Kau hanya...

Tidak, aku bahkan tak seperti itu.

Sepertinya ada yang habis minum.

Tidak, tadi aku buntu ide, lalu berhasil menemukan ide.

Boleh aku minta sedikit?

Ya.

Kau yang memainkan gitar?

Karena aku menyadari ada instrumen langsung di lagumu.

- Kenapa? - Tidak, hanya saja...

Lucu juga kau menyadari instrumen itu.

Aku menyadari banyak hal. Aku orang yang peka.

Kau orang yang peka?

Tutup matamu.

Apa warna kaus yang kupakai?

Kaus motif bergaris.

Sebaiknya kita tak melakukannya.

Kurasa kita sudah lebih mengerti.

Aku bingung, Issa.

Dari semua tempat yang ada, kau memilih tinggal denganku.

Itu benar, tapi...

Bukan untuk ini.

Benar, tapi bukankah selalu soal ini?

Dan kau terus berprasangka aku meniduri wanita lain.

Aku tak peduli kau tidur dengan siapa.

Aku hanya ingin mandiri agar tak perlu berada di sini.

Kenapa kau di sini?

Karena aku butuh tempat tinggal.

Dan lebih dekat ke tempat kerja.

Kukira aku di sini sebagai teman.

Dan kau tahu, setidaknya kita pernah berteman.

Ya.

Gelas ini agak berat.

Aku juga merasa lelah. Apa ini Waktu Musim Panas?

Apa sudah dimulai?

Aku merindukanmu.

Apa rencanamu untuk hari ini?

Aku ada panggilan dari kantor baru.

Kami masih negosiasi kontrak.

- Baiklah, Bos Molly. - Ya.

Mau kubuatkan sarapan dahulu?

- Ya. - Ya.

Permisi sebentar.

CANDICE PONSEL

Hei.

Tidak, aku masih di tempat Molly.

Ya, baiklah.

Aku akan menghubungimu kembali.

Aku bisa membuat panekuk.

Dengarlah, kita harus memutuskan

apa kita teman yang tidak bercinta atau kenalan yang baru bercinta.

Sebab selain itu akan cukup membingungkan.

Serta aku butuh batasan.

Baiklah.

Menurutmu kita harus bagaimana?

Kita bercinta. Hanya itu.

Tanpa menelepon, kencan, menginap, bercinta, dan membuat panekuk.

- Tapi kita suka panekuk. - Kawan.

Baik.

Ya.

Tak masalah.

Maksudmu dari sekarang?

More Indonesian subtitles for Insecure

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left