The first 200 lines.
Lari, lari, lari!
Sebelumnya di The Handmaid's Tale.
Kumohon jangan bawa dia! Jangan bawa dia!
- Jangan! - Ibu!
Kalian akan melayani para Pemimpin Iman dan istri mereka yang mandul.
Kalian akan melahirkan anak-anak untuk mereka.
Komandan. Mungkin dia tidak bisa.
Mungkin kita bisa mencobanya dengan cara lain.
Aku tak bisa menolak permintaan Ny. Waterford. Maafkan aku.
Sial!
Mayday tak bisa menggunakanku lagi.
- Tapi kau bisa membantu mereka. - Siapa mereka?
Mereka melawan.
Terdakwa silakan berdiri, didakwa atas pengkhianatan gender.
Aku tahu ini mengejutkanmu, Emily.
Tentu kau masih bisa memiliki anak.
Malam ini, aku mengajakmu berkencan.
Kukira tempat semacam ini terlarang.
Maafkan aku.
- Aku meninggalkanmu di kereta. - Tidak apa-apa.
Kita akan temukan cara mengeluarkanmu dari sini.
Ini Gilead. Tak ada yang boleh pergi.
Moira, jangan biarkan mereka menghancurkanmu.
Tetaplah bertahan. Kau harus melawan.
Offred, sepertinya aku bisa sampaikan pesan untuk suamimu.
Suamiku sudah meninggal.
Lucas Bankole. Dia masih hidup.
Jika mereka menemukan kita bersama, aku akan dikirim ke Koloni.
Kau anggota Eye. Kau tak bisa disentuh.
Dia menjawab doa kita.
- Berkatilah. - Ini bukan anakmu.
Kau tak bisa menjadi seorang ayah karena kau tidak pantas.
Keluarkan aku! Itu putriku! Hannah!
Selama anakku selamat, anakmu juga.
Tidak!
Aku ingin membantu Mayday.
Mereka ingin kau kembali ke Jezebel.
Mereka berusaha mengambil paket di sana.
Sepertinya aku di Boston. Kami menjadi tahanan.
Kau harus memberi tahu orang-orang yang terjadi di sini.
Tolong jangan lupakan aku.
Tolong jangan lupakan kami semua.
Selamat datang di Ontario. Kau punya keluarga di Kanada?
Hei.
- Biar kurawat Angela. - Namanya Charlotte, Pembohong!
Tak ada dosa yang lebih besar daripada menyakiti seorang anak.
Hukuman atas kejahatan itu adalah dirajam hingga mati.
Aunt Lydia, ayo! Kita tak bisa melakukannya.
- Maafkan aku, Aunt Lydia. - Maafkan aku, Aunt Lydia.
- Maafkan aku, Aunt Lydia. - Maafkan aku, Aunt Lydia.
Pulanglah kalian semua!
Akan ada akibatnya.
Pergilah bersama mereka. Percayalah.
- Ke mana kau membawanya? - Ada apa?
Apakah ini menjadi akhir atau awal baru bagiku...
Aku sama sekali tidak tahu.
Maka aku pun melangkah ke dalam kegelapan...
Atau menuju cahaya.
Jalan!
Ayo.
Jalan!
Jalan!
Jalan!
Jangan terpisah!
Jalan!
Jalan!
Bangun!
Jalan! Ayo!
Jalan!
Diam!
Jalan! Jalan!
Ayo!
Cepat! Ayo!
- Ayo! - Cepat!
Ayo! Keluarkan mereka!
Ayo!
Ke ujung! Cepat!
- Bangun! - Ayo!
Cepat! Ayo!
- Cepat! - Bangun!
Semua sudah?
Sudah, Pak!
Ambil posisi!
Oleh tangan-Nya!
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu.
Berjalanlah dengan-Nya, dan takut akan Dia...
Dan menyatu dengan-Nya.
Tunduklah pada perintah-Nya...
Serta perintah para hamba-Nya di Bumi ini.
Atau kau akan merasakan derita dari penghukuman-Nya...
Sebab itulah wujud kasih-Nya.
Semoga ini jadi pelajaran bagi kalian.
"Bapa Kami yang di Surga."
Yang benar saja.
Ada apa sebenarnya ini?
Baik, kaki satunya.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Hai. Bagaimana perasaanmu, Sayang?
- Aku lapar. - Itu bagus!
- Kita hebat. - Benar.
Baik, dua gigit yoghurt lagi.
Mangga? Aku mau waffle.
Kau harus makan dua sendok yogurt lagi. Ibu tak mau ada alasan.
Sayang, kau mau pergi ke Walgreens?
Tadinya. Aku harus beli Tylenol.
Aku perlu deodoran. Juga beberapa baterai.
- Baiklah. - Baterai AA.
Tolong tanda tangan permintaan perpanjanganku. Ini bulan terakhir.
Mereka benar-benar memintanya?
Ya, ada bagian untuk "Suami".
Itu konyol.
Aku tidak harus mengambilnya.
Maksudku, sama sekali.
Kau mau berhenti?
Entahlah.
Mungkin.
Mungkin?
Ayo, Bu.
Baiklah, Sayang.
Sampai jumpa nanti.
- Hei! - Ayo.
Sayang.
Tidak usah diambil.
Baiklah.
- Ini sungguh gila. - Tidak.
- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.
- Ayo, Bu. - Ini lumayan.
Aku harus pergi.
- Tidak. - Ya.
Tutup matamu.
- Tukang intip. - Kami harus pergi.
- Sampai nanti. - Ya ampun.
Kalian sungguh perempuan manja.
Begundal-begundal manja.
Dia memberikan segalanya untuk kalian...
Tapi saat Dia meminta kalian percaya, kalian menolak.
Kalian diberitahukan...
Apa kehendak Tuhan, tapi kalian jawab, "Aku lebih tahu."
Angkat tanganmu.
Kalian berkata, "Aku lebih tahu daripada Tuhan."
Dia menyayangimu.
Dia melindungimu.
Apakah kalian tidak ingat bagaimana sebelumnya?
Sekarang kalian aman.
Semuanya, kebebasan bukan hanya satu jenis.
Ada "bebas untuk"...
Dan "bebas dari".
Di masa-masa anarkisme, yang ada "bebas untuk".
Sekarang kalian diberikan "bebas dari".
Itu hadiah dari Tuhan.
Jangan remehkan itu.
Apa?
Offred menyembunyikan sesuatu selama ini.
Rahasia yang paling luar biasa.
Dia dipenuhi oleh sinar kemuliaan-Nya!
Mari katakan, "Terpujilah kasih-Nya!"
Terpujilah kasih-Nya. Terpujilah kasih-Nya.
Terpujilah kasih-Nya.
Terpujilah kasih-Nya. Terpujilah kasih-Nya.
Bagaimana cara menyambut mukjizat?
Apakah...
Apakah kita bergumam seperti anjing sakit?
Terpujilah kasih-Nya!
Terpujilah kasih-Nya! Terpujilah kasih-Nya!
Terpujilah kasih-Nya! Terpujilah kasih-Nya!
Sungguh terpuji kasih-Nya!
Ganti pakaian basahnya.
Di bawah pengawasan-Nya.
Tidak ada yang lebih enak selain sup panas di hari hujan.
Nikmat sekali.
Makanlah.
Kau makan untuk dua orang.
Aku tidak lapar.
Hilang nafsu makan hal wajar pada beberapa minggu awal.
Kau hanya perlu berusaha.
Kau akan melewati masa panjang.
Kami akan pastikan kau dapat semua yang kau butuhkan.
Banyak istirahat, makanan sehat, udara segar, dan olahraga.
Kau harus menjadi gadisku yang patuh.
Kau bisa, 'kan?
Kucoba, Aunt Lidya.
Bagus.
Kita tentu saja tidak perlu bersandiwara lagi, 'kan?
Omong kosong.
Membuang-buang energi.
Untuk apa? Tidak ada.
Janine bukan tidak berarti.
Tidak. Tentu saja tidak.
Menurutmu kau sudah berbuat baik padanya?
Dia bisa saja menghadap Tuhan dengan cepat.
Dikelilingi oleh teman-temannya.
Teman tidak merajam temannya hingga meninggal.
Janine sedang menuju ke Koloni.
Dia akan sengsara karena dirimu.
Setiap Handmaid yang mengikutimu memberontak...
Akan menanggung konsekuensinya.
Tapi kau tidak!
Kau sedang mengandung. Kau dilindungi.
Tapi kau tahu itu.
Kau gadis pemberani, 'kan?
No comments yet. Be the first to leave one.