The Buccaneers

The Buccaneers

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Buccaneers 2023 S01E05 WEB H264-NHTFS
A Commentary by tedi

Tags

web
Published on: 2023-11-22
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku suka Inggris punya acara malam khusus untuk api unggun.

Dan kau selalu merayakan di rumah Guy?

Tiap tahun. Selalu pesta besar.

Di mana semua orang?

Aneh sekali tak ada yang menyambut kita. Dan belum ada tamu.

Biasanya agak hiruk-pikuk.

Itu dia! Guy! Senang melihatmu. Kami merindukanmu.

Itu dia, baru datang dari New York.

Selamat datang. Kalian berdua.

Semua yang lain ada di dalam, jadi...

Tampaknya kami tak melihat stafmu. Di mana pelayanku harus...

Ya, di atas. Akan kutunjukkan.

Nan?

Sebaiknya kita tak menanyakan...

Di mana para pelayan?

Hanya aku di sini saat ini, selagi ada perbaikan di rumah.

Kalian datang.

- Kami sudah melihat labirin. - Mabel tak bisa menemukan labirin.

Aku menantikan dia berusaha mencari jalan keluarnya.

Benar, jadi, Malam Api Unggun itu kesukaan Ibu.

Berbulan-bulan rencana, pesta besar, ratusan tamu.

Dan ini semua orang?

Ya, aku membuat pesta kecil saja.

Tetapi aku tak bisa membiarkan hari berlalu.

Jadi, kita semua harus turun tangan, tetapi itulah intinya, bukan?

Ibu selalu minta kami memotong kayu untuk membuat api.

Aku bisa membantu. Aku bisa memotong kayu.

Jelas para wanita tak diharapkan untuk memotong kayu.

Kenapa itu jelas?

Maksudku biasanya mereka ada di dapur, membuat toffee molase.

Yang lebih menarik daripada kedinginan di luar, menurutku...

Baiklah. Kita tukar tugas.

Apa kau... Semua baik-baik saja?

Apa karena ucapanku?

Pasti hari ini sangat sulit bagimu.

Pasti kenangan ibumu, itu...

Hentikan!

Kau harus...

Aku akan...

Kau harus taruh tangan kiri di bawah.

Begitu. Lalu...

Lebih rendah.

Lalu saat kau mengayunnya, kau turunkan.

Baik.

Mengayun. Lalu kau turunkan.

Baiklah.

- Ya? - Ya.

Lalu ayun lebih lembut.

- Bagus sekali. - Ya.

Itu sebabnya kulanjutkan.

Akhir pekan ini.

Aku suka mengingatnya.

Dan kesedihan saat mengingat itu, aku menghargainya.

Karena yang sangat kutakuti adalah rasa sedih tentang melupakan.

Bagaimana sifatnya?

Dia sangat bersemangat. Begitulah tampaknya.

Semua tentang dirinya adalah tenaga. Dan kehangatan. Dan tak terduga.

Namun, dia tak mau menjadi kurang dari itu.

Ayahku tak pernah mengharapkan dia begitu. Mereka setara. Mereka sahabat.

Dan kurasa aku selalu menginginkan itu.

Aku...

Maaf.

Jangan minta maaf.

Aku harus kembali ke... Maaf.

BERDASARKAN NOVEL KARYA EDITH WHARTON

Ini sudah selesai?

Apa kau tak ingat kiat ibuku untuk mengetahuinya?

Tidak! Jinny, hentikan!

- Astaga! - Kita harus tahu apa itu siap, Lizzy.

Jadi, di sinikah kesenangan terjadi?

Hei.

Aku bukan koki, tentu, tetapi itu tak mirip toffee molase.

Ini marshmallow.

Ibu biasa membuatnya untuk dipanggang di api. Kau akan suka, aku berjanji.

Lezat.

Aku harus membiarkannya beberapa waktu.

Maaf. Lalat.

Seharusnya tak ada pada akhir musim panas,

tetapi selalu ada satu dua yang masih berkeliaran.

Mengganggu.

Maaf, apa ini...

Lady Hopeleigh.

Pintu depan terbuka dan tak ada orang untuk...

Jean? Kenapa kau di sini?

Undangan menyiratkan ini pesta besar, tetapi tampaknya kau memugar?

Apa aku sangat terlambat? Atau lebih awal?

Tamu kehormatan!

Aku senang melihatmu, Lady Hopeleigh.

Guy baru mengatakan dia sangat menantikan kedatanganmu.

Jean, apa dia tak menawarkan untuk membantu dengan kopermu?

Dia kasar, tentu, tetapi dia makin baik bila kau bisa mengenalnya.

Maafkan aku lupa waktu.

Theo, kau keberatan membantuku?

Terima kasih.

Itu memalukan untuk semua orang.

Aku tak akan mengundangnya jika tahu ini pertemuan kecil.

Kenapa undang orang atas namaku?

Kukira kau mungkin mau lebih mengenalnya.

Kau tak pernah mau.

Aku memang terkenal bodoh.

Juga, Jean cukup menawan, bukan?

Cantik, dan berasal dari keluarga terhormat.

Kenapa kau tak mau mengenalnya?

Bukannya kau akan mengenal gadis lain.

Jadi, ini kamarmu.

Aku berharap kau merasa nyaman.

Terima kasih.

Jadi, kita bertemu di bawah?

Mungkin kau mau mengajakku melihat-lihat sebelum bertemu yang lain?

Aku mau melihat lantai bawah.

Sayangnya, masih ada persiapan yang harus dibuat sebelum api unggun...

- Tentu! - Karena cuma ada aku...

- Masih banyak tugasnya, dan... - Lumayan.

- Aku akan... - Ya, silakan.

Jadi, agar jelas, Guy ini menciptakan api unggun?

Bukan, dia mencoba meledakkan parlemen dengan api unggun.

- Itu benar? - Tidak.

Saat itu tak ada api unggun, itu hanya cara kami merayakannya.

Kenapa kita merayakan parlemen meledak?

Dia tak berhasil meledakkannya.

Itu umum di Inggris. Dia buruk soal itu. Jadi, ayo rayakan.

Semoga Jean baik-baik saja. Dia tampak agak tak nyaman.

Aku yakin Guy akan membuatnya nyaman.

Dia tampaknya mengajak Jean melihat-lihat kamar itu.

Kenapa kau biarkan Jean mengira undangan itu dari Guy?

Aku ragu dia mau datang jika tahu itu dariku.

Dan hanya karena aku tak tertarik dengannya,

bukan berarti Jean bukan pilihan bagus untuk Guy.

Dia bukan topi yang bisa dilempar hanya karena tak cocok untukmu.

- Bukan, aku tahu. Aku cuma... - Memalukan untuk datang tanpa diundang.

Tak lebih memalukan dibanding menjalani musim lain tanpa menikah.

Kenapa kau jadi sangat kesal soal ini?

Begini, Guy sahabatku.

Bukankah kita ingin dia bahagia seperti kita?

Ya, tentu. Dan aku lebih ingin Jean bahagia.

Jadi, apa masalahnya?

Hai.

- Halo. - Maaf.

- Kurasa Minnie akan... - Nona Testvalley berkata Minnie...

Kuberi tahu yang lain kau berlibur di pedesaan.

Karena kupikir sebaiknya tak mengatakan yang sebenarnya

tentang kau dan Minnie pindah.

Ya, tentu. Mungkin demi yang terbaik.

Tetapi aku masih bisa berkunjung pekan depan?

- Ya, datang kapan saja. Ke rumah... - Kapan saja yang praktis untukmu.

Kau boleh datang pagi hari saat dia sarapan.

Akan ada percikan di mana-mana, tentu.

Sebaiknya kau harus berhenti memercik.

Aku cari tempat pelarian. Tetapi kulihat kau sudah mendapat tempat terbaik.

Ada tempat untuk orang lain.

Bukankah ini sangat lezat?

Merasa kenyang itu perasaan terbaik, bukan?

Rasa yang menyenangkan.

Tetapi bagaimana dengan cinta?

Kau hanya mengira cinta lebih baik karena seumur hidup kau selalu kenyang.

Berbeda bagi kami.

Warga Amerika?

Wanita.

Kami diajarkan untuk lapar.

Untuk mengabaikan rasa sakit itu, agar kita menjadi sekecil mungkin,

cukup kecil agar pria memperhatikan.

Tetapi itu tak masuk akal.

Menghilang agar terlihat?

Tidak sama sekali.

Aku sangat merasa lega, setelah aku berhenti coba memikat suami.

Lega, dan juga manis.

Apa pun yang membuatmu berhenti, aku senang itu membuatmu bahagia.

Aku tak yakin begitu.

Ada pria...

yang kupercayai dan seharusnya tidak.

Dia...

Dia membuatku merasa malu. Dan takut.

Dan aku tak tahu cara mengubahnya.

- Seseorang di Inggris? - Tidak.

Di New York.

Jika boleh...

Kurasa kau sudah tahu jawabannya.

Kau tak katakan melakukan hal memalukan, tetapi dia membuatmu merasa malu.

Benar.

Dan sejak itu aku menanggung rasa malu itu.

Tetapi...

Kurasa, rasa malu itu miliknya.

Dan bukan aku yang harus menanggungnya.

Pilihanku untuk...

Untuk merelakannya.

Maaf, Jean. Aku hanya...

Kudengar kau datang. Kukira kau bersama Guy.

Dia tak tahu aku datang.

Kupikir undangan Guy aneh.

Aku tak buru-buru menerima, tetapi ibuku tahu dan...

- Pasti kau tahu situasinya. - Ya.

Sulit bila bahkan para pria

yang tak menarik bagi kita ingin menjauhi kita.

Maka Guy bodoh.

Kau gadis tercantik musim ini. Semua katakan begitu.

Kau belum dengar? Itu tak cukup lagi.

Kuamati kakak-kakakku melakukan permainan perkawinan.

Dan aku bukan hanya mempelajari aturannya, kusempurnakan itu.

Lalu mereka datang, gadis Amerika. Dan aturan berubah.

Kini, pria suka para gadis yang menantang mereka.

More Indonesian subtitles for The Buccaneers

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left