The first 200 lines.
Selamat datang di musim baru Love Island USA .
Hiburan musim panasmu kembali,
dengan nuansa lebih seksi, panas dan bergejolak dibanding musim sebelumnya.
Aku Sarah Hyland,
dan aku sangat senang bisa bergabung dengan keluarga Love Island USA .
Maksudku, ayolah. Apa kalian sudah lihat…
Astaga. Maafkan aku.
Bisa tunggu sebentar?
Halo?
Astaga! Hai, Sayang!
Ya! Tidak, aku sudah sampai.
Ya, aku baru saja memberi tahu tentang perpindahannya.
Ya, tidak, aku baru bilang tentang "lebih panas, bergejolak",
kalimat promosi itu.
Kau di mana?
Tidak, aku pergi ke pantai,
lalu belok kanan, pada belokan kiri kedua…
Astaga, belokan kiri pertama?
Astaga, ini bercanda.
Lalu rumah siapa…
Ini rumahmu!
Bagus. Sayang, aku harus pergi. Aku masuk tanpa izin. Dah.
Ya! Astaga, aku minta maaf!
Aku suka penampilan rumah kalian.
Menggemaskan. Tampak luar biasa.
Selamat bersenang-senang dengan belanjaan kalian.
Sarah Hyland trendi, berkelas, tapi tak punya GPS di ponselnya.
Mari berkenalan dengan angkatan 2022,
mulai dari Deb, yang mobilnya rusak.
MENCARI CINTA DI MUSIM PANAS? #TEMUKANCINTASEJATI#BERKEMASLAH
SIAP MEMADU KASIH DI MUSIM PANAS? #CINTAMENGUDARA#AMBILBAJURENANG
TERJUAL
CINTA
KIRIM KE LOVE ISLAND
PENGIRIMAN CEPAT
LOVE ISLAND USA TELEPON SEKARANG - LAYANAN TAKSI
Sempurna. Maksudku para peserta!
Selama enam pekan,
mereka dan peserta lain akan berangkat ke Love Island USA .
Selama acara, keputusanmu akan memengaruhi nasib mereka,
di akhir acara, kau akan menobatkan pasangan pemenang Love Island USA 2022
dan mereka berkesempatan memenangkan 100 ribu dolar.
Ini baru benar! Ini vila Love Island .
JEBAKAN SEKSUAL
BUKA RAHASIA INILAH TEMPATNYA
PERASAAN BERGEJOLAK
BANGUN DAN BEKERJA
BERNAPAS
Sedikit terlambat ke pesta, tapi aku datang.
Amerika, batalkan rencana musim panasmu,
karena acara kencan terpanas dan terpopuler sudah tayang,
dan acaranya dimulai.
Ayo bersiap. Aku akan memakai busana gemerlap!
Astaga!
Akhirnya!
Love Island!
Baiklah!
- Astaga! Hi! Aku Deb! - Aku Sereniti! Salam kenal!
- Kau tampak imut! - Astaga!
- Diam! - Ini luar biasa…
Ini tampak sangat luar biasa!
- Ini… - Aku tak percaya kita tinggal di sini!
- Astaga! Lihat papan tulisannya! - Musim panas terbaik!
"Inilah tempatnya"!
- "Perasaan bergejolak." - "Kriteria idamanku."
Boleh aku menyentuh airnya?
- Ini air asli? - Ya.
"Jebakan seksual."
- Kau akan berolahraga? - Ya.
Otot perutku akan tampak dalam lima hingga tujuh hari kerja.
- Lima hingga tujuh hari. - Ya.
- Kita lakukan bersama. - Mereka akan datang.
- Sampanye! - Sampanye!
Astaga. Lihat semua kursi merah muda itu.
- Hentikan. - Lihat botol ini!
Kau mau membukanya? Siap?
- Astaga! - Ayo minum!
Itu tadi keren!
- Itu keren. - Baiklah.
Buka, tuang, dan jangan sampai tumpah.
- Kita tak menyia-nyiakan barang. - Benar. Aku suka kau.
Jadi, ayo bahas detailnya.
Apa yang kita cari?
- Siapa papa masa depan kita? - Papa masa depan.
- Siapa papa masa depan kita? - Kau paham?
Aku butuh perhatian seseorang. Hanya itu.
- Perhatian pria adalah… - Tipeku adalah perhatian.
- Baiklah, kamera bersiap… - Astaga. Aku lupa pakai celana dalam.
Namaku Deb Chubb. Usiaku 26 tahun.
Aku tinggal di Redondo Beach, California,
dan aku sudah lama melajang. Jika aku tak menemukan cinta di sini,
aku menjadi biara… biarawati.
Aku suka bercumbu!
Aku heran kenapa aku dilarang mengencani
semua pria di vila.
Pria sempurna bertubuh tinggi, berkulit cokelat, dan berotot.
Aku sedang suka gaya rambut mullet , jadi, itu tak mengurangi daya tarik.
Tata krama adalah hal penting bagiku.
"Seperti kapal kecil yang berlayar, sendok bergerak menjauhi tubuhku."
Itu caraku makan sup.
Kepribadianku sangat menonjol,
dan biasanya pria tak menganggapku serius,
atau aku yang tak bisa serius.
Akhirnya aku siap berumah tangga.
Empat tahun berlalu. Sekarang aku akan serius.
Love Island, pertemukan aku dengan cinta. Tolong!
Aku akan mencari pria bermoral.
- Aku tak ingin teralihkan… - Ya.
- tapi aku tahu ini akan sulit. - Aku mengerti.
- Kurasa… Aku juga mencari kecerdasan. - Ya.
Jika aku menemukan pria yang… Jika isi kepalanya baik…
- Ya. - aku mau dengannya.
- Ya. - Aku suka. Karena…
Selama ini aku berkencan berdasarkan kepribadian, bukan penampilan.
- Ya. - Dan sekarang, aku ingin seseorang
dengan mental, emosi, dan fisik yang menggairahkan.
- Aku suka itu. - Ya, aku akan menerjang. Ya.
- Harusnya perkataanmu dipajang. - Setuju!
- "Menggairahkan mental, fisik…" - "Mental dan emosi menggairahkan."
Ayo bersantai, Kawan-kawan. Mana vodkanya?
Aku Sereniti. Usiaku 28 tahun.
Aku bartender, dan tinggal di New Orleans,
tempatku menikmati udang karang.
Aku dibesarkan di kota kecil
dimana tak banyak gadis seperti diriku,
jadi aku tak menganggap diriku cantik.
Kau tahu saat orang bilang dirimu pendek atau tak menarik,
atau humoris?
Sekarang aku dibilang humoris dan lumayan menggemaskan.
Aku bukan lagi peringkat kedua. Sekarang aku juara, Sayang.
Banyak yang bilang aku mengintimidasi, padahal tidak.
Aku orang termanis saat… Aku bercanda.
Ayahku seorang pastor, tapi aku liar di ranjang.
Aku sangat terbuka untuk membahas seks.
Tentu saja atas nama Yesus.
Aku tak ingin berumah tangga.
Saat dahulu bertunangan, aku menganggap itulah cinta,
tapi kurasa cinta belum menghampiriku.
Tujuannya adalah pernikahan.
Cinta ada jalan, perjalanan. Cinta adalah bukit, lembah.
Apa pun… Cinta adalah pemandangan. Begitu saja.
Aku berusaha sampai di ujungnya.
Aku kemari dengan harapan dan niat
akan menemukan yang aku cari di sini.
- Tidak… - Aku akan berusaha maksimal.
Aku juga. Dahulu aku… Aku pernah mencoba aplikasi kencan.
- Aku coba berkencan sungguhan. - Aplikasi kencan itu mengerikan.
Aku bertekad ini usaha terakhirku.
Sungguh, ini saatnya.
- Kita harus berhasil. - Benar.
- Astaga! - Tunggu dulu!
Kau sangat cantik, Sayang!
Hai, Semuanya!
- Selamat datang di rumah kita! - Kalian menggemaskan!
Kalian juga!
- Aku Sereniti. - Sydney. Salam kenal.
- Sydney! Senang bertemu. - Astaga.
- Warna itu cocok untukmu. - Astaga.
- Terima kasih! - Hai, aku Deb!
- Kecantikanmu luar biasa. - Salam kenal. Rambutmu!
- Terima kasih. - Kami butuh wanita berambut merah.
Astaga, aku tak sabar. Aku akan bertemu cintaku!
Namaku Sydney. Usiaku 22 tahun. Aku dari Houston, Texas.
Sahabatku bilang aku kejam, spontan, dan sangat humoris.
Bolehkah aku mengumpat di Love Island ?
Ya, tentu.
Sempurna.
Aku merasa memiliki pengalaman terburuk dengan pria.
Pria suka wanita berambut merah, tapi tak mau berkencan dengannya.
Apa mungkin aku terlalu menyulitkan?
Aku tak mau bersama pria yang tak memujiku setiap hari.
Aku bukan haus perhatian, tapi… Aku cukup sulit marah,
tapi jika kesal, aku akan memaki habis-habisan.
Tapi selain itu, aku sangat baik.
Aku tahu keinginanku, dan aku tak menerima orang lemah,
dan aku butuh raja untuk mendampingiku, Sang Ratu.
Berapa lama kau melajang?
- Apa yang terjadi? - Ceritakan semuanya!
Hubunganku berubah tak sehat,
aku tentu saja langsung mengakhirinya, dan tak pernah mengingatnya lagi.
- Kau masih menghubunginya? - Tidak.
- Bagus. - Jawaban bagus.
Astaga!
- Mainkan! - Hei!
Halo, Sayang!
- Astaga! Kau sangat cantik! - Hai!
Astaga.
Tunggu! Kakimu!
Itu… Kau wanita berkaki panjang!
- Hai! - Aku Deb!
- Salam kenal! - Lihat, kakinya sangat panjang!
- Aku Sydney! Salam kenal! - Salam kenal!
- Kau sangat cantik. - Hai, Seksi!
- Apa kau orang Inggris? - Ya, benar.
- Astaga, aku bersemangat. - Simpan energimu untuk di rumah.
Aku Zeta. Usiaku 29 tahun.
Aku dari London, dan aku kemari untuk menemukan suamiku.
Ya, aku model, dan pengasuh anak terseksi.
Jadi, anak-anak lelaki sering menatap payudaraku, mencoba peruntungan.
Mereka sangat berani. Situasinya menarik.
No comments yet. Be the first to leave one.