Cat - First Season

Cat - First Season

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Cat S01 PUNJABI WEBRip NF
A Commentary by tedi

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2022-12-09
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Punjab. Era 1980-an segera berakhir.

Kelompok separatis menuntut memisahkan diri dari negara.

Seluruh Punjab tenggelam dalam api pemberontakan.

Termasuk aku dan keluargaku.

Hamba suci Tuhan, kemenangan milik Tuhan!

Apa kabar, Jagir Singh? Lama tak jumpa. Bagaimana kabarmu?

Beri tahu aku. Kau sering ada di berita.

Untuk alasan salah.

Senjata pun salah.

Tangan pemakainya yang tentukan, bukan senjatanya.

Misi dan di tangan kita,

keduanya benar.

Hamba suci Tuhan, kemenangan milik Tuhan!

Komandan Dilbag Singh,

ini pesanan spesialmu.

Lihat ini.

Luar biasa!

Tak perlu melakukan serangan kecil.

Mereka bilang...

"Saat pohon besar jatuh, bumi berguncang."

Para macan, jemput mereka.

Mulai habisi mereka.

Pada 26 Januari, kita akan membunuh semua sekaligus,

sehingga seluruh Delhi bergetar...

Hei, cepat buka pintu!

Lari!

Sial!

Pengadu, dasar polisi anjing!

Gary!

Gary, lepaskan dia.

Gary!

Lepaskan dia.

Tak akan kulepaskan. Dia membunuh ayah dan ibuku.

Cobalah mengerti, Nak.

- Kita butuh dia hidup-hidup. - Aku bunuh dia!

Tenanglah.

Bawa dia pergi, Mela Singh!

Hei, ayo.

Tenanglah.

Hei.

Tenanglah, Nak.

Jangan khawatir.

Nasibnya akan sama seperti militan lainnya.

Tenanglah.

BALJIT TEWAS DALAM SERBUAN POLISI

Balas dendammu dan misiku tercapai.

Ini kartu jatahmu.

Gary, mulai hari ini namamu Gurnam Singh.

Ini rumahnya. Ingatlah satu hal.

Lupakan masa lalumu.

Lupakan kau pernah menjadi seorang CAT.

Nama dan alamat baru menutupi dosa lamaku.

Seiring berjalannya waktu, Punjab berkembang lagi.

Begitu juga aku.

Namun, dosa tak membuatnya menjadi mudah.

Ini, Sunny.

Luluslah kali ini.

Almon itu mahal.

Belajarlah.

Halo. Ya, Sehar. Temui aku di luar hostel 15 menit lagi.

Kau punya barangnya, bukan?

PERBATASAN INDIA-PAKISTAN

Ayo, ikuti aku.

Hai, Pak, apa kabar?

Sedang bersenang-senang.

Ya, Pak, pria terowongan itu sudah datang.

Terima pembayaran?

- Sudah, berikan barangnya. - Baik.

Hei! Yang kau kantongi itu bukan milik ayahmu.

Baik, simpanlah. Namun, lakukan satu hal.

Sebagai balasan, carikan aku satu lagu Inggris, ya?

- Baiklah, Pak. Ya. - Baik?

Ambil ini.

Pak, aku?

Duduk, ini akan memakan waktu.

Pak, urus pria ini.

Aku sudah kirim paket dengan benar. Apa ada keluhan?

Tidak, Pak, aku hanya meracau.

Saudaraku, hubungi aku setibanya kau di Inggris.

Tentu saja.

Baiklah, Pak.

- Pergilah. - Baik.

Hei, Mukhtyar!

Duduk santai di pagi hari.

Hidupmu mewah.

Lihat aku. Pertaruhkan nyawaku dari Pakistan.

Sialan, bawakan aku teh sekarang!

Ambil ini dan berikan aku uangnya.

Sekarang, beri uangnya.

Hei, Berengsek, memangnya ini pertama kalinya?

Saat dapat uangnya, kuberikan kepadamu.

Sekarang pergi dari sini.

Pergilah!

Akan lebih baik jika kau tewas dalam kecelakaan itu.

Berengsek!

- Mau dihajar? - Hajarlah!

Keparat.

Hei, Heera!

- Apa? - Lihat ini.

Ayo tonton gerakan tari Nargis.

- Tidak, biarkan bajingan di dalam itu. - Hei, Pribumi!

Ya?

Setelah beri makan sapi, ambil karung pakan dari toko.

Jangan mengobrol dengan si bodoh ini.

Ayahmu gagalkan rencana kita.

Hei, Berengsek, dia bukan ayahku.

Mengerti? Bajingan.

BERHENTI UNTUK PEMERIKSAAN POLISI PUNJAB SIALGARH

- Ambil. - Pergilah.

PENGGILINGAN BERAS AULAKH

Laadi, bersihkan mulut dengan telaten.

Siapa yang kau kulum semalam?

Keparat, kau pasti meniduri gadis semalam.

Sial, kami menangkap pria.

Dia berjualan di area kita.

Siapa orangnya? Siapa? Di mana dia?

- Ada di dalam. Berikan. - Ini.

Kau, Bajingan! Tidak mau bicara?

Laadi, dia masih tutup mulut.

Bicara, Berengsek!

Hei!

Kukki? Kau Kukki, bukan?

Dia orang Pradhan.

Ayo.

Berkurang satu suara untuk Jaagi Pradhan.

LAB PERCOBAAN OBAT PEMERINTAH, SIALGARH

Bu, ini sampel obatnya.

Terima kasih.

Aku cinta kau, Sehar.

Sunny.

Aku cinta kau, Sunny.

Aku mencintaimu, Rocky.

Rocky mencintai kalian!

Kalian bertiga ke dekat panggung.

Tempat para gadis menggila. Dekat gadis itu.

Para Punjab selalu menang Dan selalu mengaum

Para Punjab tak pernah menyerah

ROCKY RANJHA DI AKADEMI S.A.V

Pergelangan sekuat gajah

Di mana pun menyanyi Selalu habis terjual

Kuat dan kekar Kami bekerja keras

Kami para Punjab, tak menyerah Gaya kami megah

Selalu menang Selalu menang dan mengaum

Kami para Punjab

Para Punjab tak pernah menyerah Kami para Punjab

Selalu menang dan mengaum Kami para Punjab

Hei, penerbangannya sudah siap. Ayo.

Mencapai kemuliaan, lalu ceritakan kisah Tiap kata bernilai jutaan

Pertaruhkan nyawa demi teman

Tak ada permusuhan di antara kita Tak ada dendam juga

Selalu menang, selalu menang dan mengaum Kami para Punjab

Tak pernah menyerah Kami para Punjab

Hei, kau mau ini?

Kau terlambat. Kami sudah teler.

Tak pernah menyerah Kami para Punjab

Selalu menang dan mengaum Kami para Punjab

Aku mencintaimu, Rocky! Aku mencintaimu!

Lagu selanjutnya untuk penggemar cantik ini!

Hei, ayo mulai, Dholiya!

Kawan.

Si keparat Sadana tak dengar.

Kita harus lakukan sesuatu soal dia.

Lepaskan aku!

Jangan cemaskan ayahmu, Sayang Akan kubujuk ibumu, serahkan kepadaku

- Serahkan kepadaku - Ayo bersorak

Menyingkirlah!

Aku akan menikahimu, makan denganmu Aku akan membahagiakanmu selalu

Pegang saja tanganku, Cantik! Serahkan sisanya ke Jat ini

Tetaplah di sisiku, Cantik Serahkan sisanya ke Jat ini

- Vicky, ini barang bagus, bukan? - Benar.

Hei, Keparat.

Berhenti menjual narkoba.

- Enyahlah. - Memang ini tempat ayahmu?

Dia tak punya ayah, tetapi punya ibu. Nyonya Aulakh.

Ambil barangmu dan pergi dari sini.

Jangan terlalu semangat karena nyonyamu.

Pada hari Jaagi Pradhan menangkan pemilu, kami akan menjual secara terbuka.

Vicky, ini bukan barang kita.

Sialan!

Siapa orang barunya sekarang?

Aku mencintaimu, Rocky.

Naik ke panggung.

Punya teman santai Pistol terisi penuh, tak butuh siapa pun

Punya teman santai Pistol terisi penuh, tak butuh siapa pun

Punya teman santai Pistol terisi penuh, tak butuh siapa pun

Punya peti penuh pistol

Punya peti penuh pistol

Pelatuk ditarik dalam sekejap mata

Ditarik, pelatuk ditarik Dalam sekejap mata

Ayo!

Ditarik, pelatuk ditarik Dalam sekejap mata

Jangan ganggu!

- Kau mau sesuatu? - Sesuatu apa?

Mau?

Kau mau atau tidak?

Jadi, kau si berengsek itu?

Dasar berengsek!

- Hei, tunggu! - Menyingkirlah.

Menyingkir! Jangan ganggu aku.

Saat Jat mengaum Ritme melewatkan satu ketukan

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left