The first 180 lines.
Jauh di dalam area terlarang
ada Makam, tempat orang-orang dengan kemampuan supranatural.
Di tempat itu,
arwah yang menjadi Makhluk karena sentimen negatif
akan disegel selama-lamanya.
Kalau Makam itu benar-benar dibuka
dan Makhluk dibangkitkan...
tidak berlebihan kalau dikatakan
kota kekaisaran dalam masalah besar.
Siapa yang merusak segel itu, dan apa tujuannya?
Pangeran Takaihito juga mendapatkan wahyu di waktu yang sama.
Ini pasti bukan kebetulan.
Meski dia bilang kekuatannya belum stabil
karena dia belum mewarisi takhta,
kita tetap tidak boleh berspekulasi.
Lama tidak bertemu, Tuan Kudo.
Tuan Okaito.
Hei, Tatsuishi.
Kau akan menemui Pangeran dengan pakaian seperti itu?
Kenapa? Aku bukan pegawai militer sipil.
Rasanya tidak ada aturan yang harus kupatuhi
selain mematuhi Mikado.
Setidaknya kau harus sopan, kan?
Ini pakaian formalku.
Jangan terlalu kaku begitu.
Akan kubiarkan kali ini. Berikutnya tidak lagi.
Ayolah, coba santai sedikit.
Permisi.
Okaito, Kudo, dan Tatsuishi sudah datang.
Masuklah.
Aku senang kalian datang.
MY HAPPY MARRIAGE
EPISODE 8 MIMPI BURUK DAN BAYANGAN YANG MENGUSIK
Lama tidak bertemu, Pangeran Takaihito.
Aku senang kalian dalam keadaan sehat.
Aku kepala keluarga Tatsuishi yang baru.
Namaku Kazuishi Tatsuishi.
Meski anggota keluargaku sudah melakukan tindak kejahatan,
Pangeran tetap mengizinkanku menemuimu seperti ini.
Aku sangat berterima kasih.
Tidak perlu khawatir.
Itu pasti berat untukmu.
Terima kasih atas kebaikan hati Pangeran.
Sejak itu, keluarga Tatsuishi ada di bawah perintah keluarga Kudo,
bekerja keras sesuai keinginan dan kebutuhan mereka
demi mengembalikan nama baik kami dan kepercayaan Pangeran.
Atas nama ayahku, sang Mikado, aku mengampuni keluarga Tatsuishi.
Kau harus bekerja keras untuk menepati janjimu.
Terima kasih untuk pengampunanmu.
Pangeran Takaihito.
Kami dengar kau menerima wahyu.
Kalian pasti sudah tahu bahwa segel Makam dirusak.
Ya.
Malam tanpa fajar akan muncul dari dunia kematian.
Itu adalah kegelapan yang dalam dan kekal.
Berhati-hatilah. Perang sudah dekat.
Mungkin akan ada yang kehilangan nyawanya.
Jadi, ada bahaya yang mendekati
kota kekaisaran ini?
Kalian akan kukabari jika ada penglihatan lain.
- Baik, terima kasih. - Baik, terima kasih.
Kami permisi.
Kiyoka.
Ada apa, Pangeran?
Aku dengar kau sudah bertunangan.
- Akhirnya. - Benar.
Tunanganmu...
mungkin akan mengalami banyak kesulitan.
Kesulitan?
Namun, kau pasti bisa mengatasinya.
Apakah ini juga wahyu?
Aku akan mengingatnya baik-baik.
- Baiklah. - Bagaimana penampilanku?
Coba kulihat.
Pertama, cobalah jangan bungkukkan bahumu.
- Baik. - Pandangan ke depan.
- Baik. - Pesta adalah tempat bersosialisasi.
Pertama, kita harus mengubah posturmu yang terlihat tidak percaya diri.
- Baik... - Jangan lupa tersenyum.
Baik.
Angkat ujung bibirmu saat tersenyum.
Benar juga.
Dulu, aku pernah mengajak Kiyoka ke kedai teh yang menyajikan penganan.
Kami memesan beberapa penganan, dan rasanya enak sekali.
Ya.
Namun, Kiyoka lebih tertarik pada hal lain daripada penganan.
Apa itu?
Acar pendamping penganan.
Dia menatapi acarku dan berkata,
"Kalau kau tak mau, biarkan aku yang makan."
Ternyata dia serakah jika soal makanan, ya.
Begitukah? Tidak kusangka.
Benar, itu dia!
Cobalah tersenyum natural seperti itu.
Baik!
Respons yang bagus.
Baiklah, selanjutnya latihan berjalan.
Cara jalan kita berbeda saat memakai pakaian Barat.
Baik.
ETIKET BERBUSANA ALA BARAT
SENYUM SAAT MENYAPA
TATA KRAMA DI MEJA MAKAN
Nona Hazuki adalah seorang wanita yang sempurna.
Kalau belajar setiap hari dari wanita seperti dia,
aku merasa perlahan-lahan aku juga bisa jadi seperti dia.
Aku merasa suatu hari nanti
aku bisa jadi istri yang layak untuk calon suamiku.
Sepertinya Pangeran Takaihito...
tahu nasib Miyo di masa depan.
Apa yang akan terjadi pada Miyo?
Istri pertama Shinichi Saimori,
ibu kandung Miyo Saimori,
sepertinya berasal dari keluarga Usuba.
Keluarga Usuba.
Di antara banyak keluarga dengan kemampuan supranatural,
konon mereka yang paling unik dan berbahaya.
Mereka bisa membaca pikiran, mengintip ingatan kita,
bahkan masuk ke dalam mimpi.
Apakah mimpi buruk Miyo
berkaitan dengan kemampuan keluarga Usuba?
Namun, tidak ada kerusakan di penghalang,
dan tidak ada tanda-tanda gangguan dari luar.
Kemungkinan apa lagi yang tersisa?
Kalian harus siap ditugaskan setiap saat.
Apa? Kau mau pergi?
Ya. Aku akan segera kembali.
Kau pasti mau menemui Nona Miyo, kan?
Ini urusan kerja. Aku akan kembali sebelum gelap.
Tenang saja, Komandan.
Selanjutnya tinggal perkenalan diri
dan aturan percakapan.
Aku juga harus mengajarimu apa yang harus dilakukan kalau diganggu.
Terima kasih banyak, Nona Hazuki.
Ini demi adik perempuanku tersayang.
Aku sudah senang sekali kalau bisa membantumu.
Omong-omong, Miyo-chan.
Ya.
Aku punya satu permintaan untukmu.
Sepertinya tidak apa-apa karena kita sudah akrab...
Nona Hazuki?
Caramu memanggilku.
Saat memanggilku,
jangan pakai "nona".
Aku ingin lebih akrab denganmu.
Karena kita akan menjadi keluarga,
aku ingin kau lebih mengandalkanku.
Kiyoka juga.
Meski terlihat pemarah, tetapi dia pasti setuju.
Keluarga...
Jadi, tidak usah terlalu formal.
Aku akan senang sekali kalau kau memanggilku "kakak".
Tentu saja aku tidak akan memaksa.
Ka...
Kakak.
Ada apa?
Sebenarnya,
apa boleh aku memanggilmu Hazuki?
Ya, tentu saja!
Kalau begitu, sampai besok, Miyo-chan.
Ya, sampai besok.
Aku ingin ada di sisi calon suamiku.
Aku ingin menjadi bagian keluarganya.
Namun...
apa itu "keluarga"?
Astaga, tiba-tiba hujan.
Cuaca musim panas memang menyusahkan karena mudah berubah.
Kau sudah menemukan anggota keluarga Usuba?
Aku sudah menyelidiki ke sana kemari,
tetapi tidak ada catatan dan dokumen tentang keluarga Usuba.
Rumornya, mereka seolah-olah punya kehidupan sendiri.
Sejauh ini,
satu-satunya petunjuk yang terkait keluarga Usuba adalah Sumi Usuba.
Dia satu-satunya orang yang punya nama keluarga Usuba.
Sumi Usuba memang ada.
Dia menikahi Saimori dan Miyo lahir.
Semisterius apa pun keluarga Usuba,
mustahil menghapus semua jejak keberadaan mereka.
Tuan?
Aku mau semua informasi yang ada.
Pertama, cari informasi tentang wanita bernama Sumi
No comments yet. Be the first to leave one.