The first 200 lines.
UU 2701! Lepaskan!
- Ada identitas medis? - Kartu pengenal?
JAM KETIGA PUKUL 09.00 - 10.00
Ada KTM. Namanya Jackson Davis.
Baguslah. Jackson, ada apa?
UU 18! Pasal 508!
- Javadi, bantu kami. - Kami akan merawatmu.
- King. - Kau aman di sini.
- Tak apa. Trauma 1. - Lepas!
- Baiklah, Jackson. - Kewajaran! UU 2709!
Kau harus tenang agar kami bisa lepas kabel itu.
Kau tak membantu?
Kugantikan Dana jawab telepon.
Jangan bicara denganku. Itu dilarang!
- UU 2710! - Tak bisa periksa pupil.
- Tak bisa periksa apa pun! - Tunggu sampai dia dibius.
10 mg olanzapine.
Tidak. Baru terbius dalam 15 menit.
5 mg droperidol, bius cepat.
Kita belum tahu kondisi jantungnya.
Dua denyut per interval irama sebelum dia bertingkah.
Tidak.
Dilarang kemari. Enyah!
Tampak bagus. Berikan droperidol.
Enyah! Lepaskan aku!
Cabut kabel sekarang?
UU 2701.
Tunggu sampai dia tenang.
Lepaskan aku. UU 2901. Enyah.
Enyahlah. UU 2710.
UU 18, pasal 1938.
Pak Randall,
selamat pernikahan ke-20 tahun dan Hari Kemerdekaan 4 Juli.
Namun, kau tak boleh bercinta.
- Pulihkan diri dahulu. - Tentu saja.
Terima kasih, Dok.
Kita akan masuk lewat sini.
Terima kasih.
Ganti perban dua kali sehari.
Ini kantong obat salep dan perban antilengket.
Bagus. Aku tahu caranya.
Kembali bila nyeri atau bau.
Benar. Semoga sukses. Jaga kesehatan.
Itu Ayah. Ayahmu.
Astaga, kini mereka mau apa?
- Obati dan pulangkan. - Orang sok tahu.
Maaf, Bu Graham.
Menurut datamu, kau penutur bahasa isyarat.
Ini Lindsey.
Kami akan segera menanganimu.
Temani dia.
Baiklah. Siapa yang butuh bantuan?
- Kau. Butuh bantuan? - Tidak, Bu.
Aku sudah menggunakannya sejak 1987.
Dia yang sakit. Pusing, lalu jatuh.
Aku lupa obat tekanan darahku.
Tertinggal di rumah di Georgia.
Kejutan.
Kami kembali, Pak Digby, dengan infus antibiotik.
Kami bersihkan bagian luar dahulu, lalu bagian dalam.
Apa yang perlu dicatat di laporannya?
Waktu mulai, waktu selesai, dan reaksi yang tak sesuai.
Apa lagi?
- Nomor lot pada botol antibiotik. - Bagus.
Pak Digby.
Panggil Digby saja.
Digby, kenapa kau baru kemari sekarang?
Aku tidak suka pergi ke dokter.
Aku juga tak suka.
Kita semua butuh bantuan.
Mungkin kita bisa atur perawatan berkelanjutan?
Aku hanya ingin sembuh, tahu?
Aku tahu.
Namun, itu hari ini. Bagaimana besok?
Hari Minggu.
Manfaatkan programnya.
Itulah gunanya.
Temanku, Dylan, mengerti caranya.
Kadang, dia punya trik jitu.
Boleh kuminta dia menemuimu?
Kurasa boleh.
Bagus. Mau roti lapis?
Ya. Tentu saja.
Kami selalu menawarkan. Dua hal terpenting,
mereka tahu kita ada di sini dan selalu menawarkan.
- Terima kasih, Princess. - Sama-sama.
Hei, bisa tolong bantu?
Ya. Ada apa?
- Anak gila itu berteriak-teriak. - Ya, duduklah.
Ya, itu dia. Tetap menggila.
Mungkin teler.
- Tak tahu aturan. - Siapa namamu, Pak?
Tony Chinchiolo, satpam kampus.
Saat itu, aku sedang bekerja. Akan kudokumentasikan semuanya.
Baiklah.
Baiklah, denyut jantung 89. Saturasi 97.
Laserasi kulit kepala, kecil, 5 mm,
harus ditutup dengan Dermabond.
Anak itu melempar kursi ke arahku.
Cedera kerja akan diperiksa lengkap. Jesse akan mengantarmu.
Tidak. Aku mau tetap di sini sampai polisi tiba
agar bisa memberikan pernyataan dan mengawasi dia.
Ya.
Percayalah. Jangan sampai dia keluar dari sana.
Sial.
Dia bilang sesuatu?
Serupa dengan keterangannya padamu.
Tak ada yang terjadi di rumah dan sekolah.
Kau memercayainya?
Ada tanda bahaya.
Memar dengan beragam tahap penyembuhan.
Dia tertutup, jarang berinteraksi dengan anak sebaya.
Namun, mungkin karena agak pemalu
atau takut berada di sini.
Atau dia dilecehkan.
Itu juga. Kita akan tahu saat ayahnya tiba.
Ya. Jika dia kemari.
Kabel pertama sudah dilepas.
Baik, Javadi, giliranmu.
Kau harus menjepit batang yang terkait ke kabel.
Ya. Stabilkan kulit.
Jangan terlalu dekat agar menempel. Aku pernah lihat satu atau dua kali.
Angkat ke atas dengan sudut 90 derajat.
Lebih keras. Ya. Lebih keras.
Lalu dijahit?
Tidak. Beri plester.
- Mel, catat prosedur. - Baik.
Ada hasil tes darah.
Tes jumlah sel darah, tes metabolisme,
- urine, kadar alkohol dan narkoba. - Lakukan semua.
Kapten, kalau pemuda ini stabil, boleh dibawa ke Tengah 10?
- Ada dua pasien trauma. - Baik.
Kau dengar Dana. Pindahkan dia.
Hari ini mulai sibuk.
Mark Yee, pengemudi 32 tahun, pakai sabuk pengaman, mobil tabrak motor.
Tak sadar, TD normal, saturasi 99 pada 2 liter.
Kita sudah di RS, Mark.
Kenapa dia? Kenapa dia tak bicara?
Istrinya, Nancy, penumpang kursi depan, tak mau digotong.
Aku tak apa. Mobil kami tidak cepat.
Motor itu menerobos lampu merah.
- Aku dr. Robby. Ini dr. Al-Hashimi. - Halo.
Ini Suster Dana, kepala perawat.
Kami harus periksa suamimu.
Halo. Ikut aku sebentar. Biarkan mereka bekerja.
Antoine, Larry, bawa kemari. T-1 akan kosong sebentar lagi.
Baik, Kapten.
Satu, dua, tiga.
Pasien tiba.
Joy, kau ikut bersamaku.
Samira, kau bersama dr. Al-Hashimi.
Fraktur tengkorak terbuka, pakai alat pernapasan agonal.
Tensi 60, awalnya palpasi.
Satu liter saline, denyut berhenti di jalan.
Astaga. Sepertinya gawat.
Satu, dua, tiga.
Joy, periksa pupil mata. Tolong ambilkan gunting.
8 mm. Tidak reaktif.
Alias pupil melebar dan tak bereaksi.
Tengkorak pecah dengan banyak cairan kelabu.
Setidaknya itu cepat.
Tak pakai helm?
Tidak. Peserta Kursus Keselamatan Sepeda Motor PennDOT.
- Robby, kau ikut itu, 'kan? - Tahan kompresi.
Ya, tapi aku tetap pakai helm.
- Dia pendonor? - Bukan.
Sayang sekali. Asistol.
- Kita sudah selesai di sini. - Ada apa di sebelah?
Orang yang menabraknya. Joy, ikuti aku.
Belum mengheningkan cipta. Kukira...
Dia tetap mati saat kita kembali.
- Saturasi 99. Tekanan darah 108/72. - EFAST negatif.
Lebih baik dari pria sebelah.
- Saluran napas? - Volume dan saturasi baik.
Refleks muntah
- ada. - Intubasi?
- Mungkin ya dan tidak. - Pak Yee?
Joy, tekan dadanya seperti ini. Yang kuat, ya?
Pak Yee!
Gerakan mata spontan. Merespons nyeri.
GCS 10, batas untuk intubasi.
Tak ada tonus otot. Paralisis flaksid kiri.
- Kanan juga. - Kedua kaki juga.
Tambah handuk ke kedua sisi agar stabil.
Cegah memburuk.
Pindai tubuh atas dan rekonstruksi 3D tulang belakang.
- Dia lumpuh total? - Jika ya, ada cedera leher bawah.
Kenapa begitu, Joy?
Saraf tulang belakang C-3, 4, dan 5 membantu pernapasan.
Pak Montrose, jangan berkeliaran dan bicara dengan para pasien.
Itu pekerjaanku.
Aku penyambut tamu di Walmart.
Pekerjaanku adalah berkeliaran dan bicara dengan orang-orang.
Untuk menolongku,
bisakah kau tetap berada di lokasimu?
Kucarikan kursi roda sambil tunggu hasil rontgen,
tapi mungkin agak lama.
Aku tak bisa duduk.
Punggungku sakit karena aku terjatuh
dan itu pengakuan yang memalukan kepada wanita yang sangat cantik.
No comments yet. Be the first to leave one.