The first 200 lines.
- Hanya satu! - Cukup!
Lihatlah!
Naga pengkhianat, Meleys!
Dibantai di Rook's Rest oleh raja kalian!
Untuk Aegon!
Tidak mungkin...
Dia membunuh naga.
Camkan kata-kataku. Ini pertanda buruk.
Rhaenyra akan menjawabnya.
Ini kekejian!
Apa mereka tak sadar kita memenangkan pertempuran?
Kemenangan yang aneh.
Jika bisa disebut kemenangan.
Lihatlah!
Naga pengkhianat, Meleys!
Kupikir naga adalah dewa.
Dibantai di Rook's Rest oleh raja kalian!
Itu hanya daging.
Apa dia masih hidup?
Yang Mulia masih bersama kita untuk saat ini.
Apa putraku akan mati?
Aku tidak bisa mengatakannya.
Mohon maaf, Yang Mulia, beberapa jam ke depan sangat penting.
Tentu saja.
Seseorang harus memerintah menggantikannya.
Apa yang terjadi?
Kami merebut kastelnya. Dengan mengorbankan 900 orang.
Begitulah yang kudengar.
Kutinggalkan sedikit garnisun untuk melindungi kastel dan naga raja.
Sunfyre sudah lama sekarat.
Sang Raja, Ser Criston. Apa yang menimpanya?
Yang Mulia bertarung dengan gagah berani.
Lalu Aemond?
Apa perannya dalam hal ini?
Aku tidak tahu.
Naga terbesar kita telah dibunuh.
Criston Cole melintasi Crownlands, tanpa perlawanan.
Duskendale dan Rook's Rest sudah direbut.
Kita masih tak punya pasukan darat kecuali dari Daemon.
Dia yang meninggalkan kita setelah pertengkaran pernikahan.
Kau punya masalah denganku, Ser Alfred?
Kesetiaanku kepadamu sudah terbukti, Ratuku.
Mungkin kesetiaanmu.
Tapi kesediaanmu untuk menghormatiku di saat perang?
Aku tak pernah meragukan kemampuan atau kecerdasanmu.
Hanya saja wanita
sebelumnya tak terlalu mengetahui strategi pertempuran.
Atau eksekusinya.
Ada masa damai dalam hidup kita.
Kita melihat sama banyaknya pertempuran.
Kirim pesan ke Maidenpool dan Crackclaw Point.
Biar mereka menjaga garnisun mereka, berikan persediaan atau senjata
jika mereka menginginkannya.
Jika Cole melanjutkan operasinya, sekutu kita harus siap.
Kita harus menjawab Rook's Rest. Juga Duskendale.
Mereka sudah kalah.
Tapi Vhagar kelelahan setelah pertempuran sengit.
Jika Aegon mati, kita akan segera tahu.
Ini akan jadi kemenangan hanya dalam nama.
Mereka akan mengangkat yang lain untuk menggantikannya.
Sekarang waktu yang tepat.
Jika kita bisa serang Landasan Raja sebelum naga mereka pulih...
Maka aku sendiri yang harus melakukannya.
Ratuku, kau adalah kepala kerajaan. Itu tidak boleh.
Kalian ingin aku melakukan apa?
Jace?
Kau mau ke mana?
Ke Harrenhal.
Untuk bertemu Daemon.
Rhaenys telah gugur.
Dia harus menegaskan kesetiaan pada ibuku dan melaporkan statusnya.
Kau pikir akan bisa melunakkannya padahal Ratu sendiri tak bisa?
Ibuku dengan senang hati mengirimmu pergi.
Untuk mengintai, bertarung
sementara aku di sini dipaksa menjadi pangeran yang dimanjakan.
Ini memalukan, Baela.
Dia hanya melindungimu. Kau adalah penerus.
Maka aku harus terlihat bertindak untuk klaimnya dan aku.
Aku tak bisa duduk diam lagi.
Aku harus bertindak.
Klan Frey.
Mereka mengendalikan jembatan di Twins.
Para prajurit tua Cregan Stark bergerak ke selatan.
Jika pasukannya punya rute langsung ke Dataran Sungai
kita tidak perlu menunggu Daemon bertindak.
Aku akan menemui Klan Frey untuk mengamankannya.
Ibumu tak akan menyukainya.
Kalau begitu, jangan beri tahu dia. Tidak sampai aku pergi.
Sekarang sudah sore dan nagaku lapar.
Kalian tidak punya pilihan selain menyerah.
Syarat kami sederhana, Lord Bracken.
Ingkari raja palsu Aegon sebagai perebut kekuasaan
dan berlututlah di hadapanku
atau rumahmu akan terbakar.
Lebih baik aku dibakar menjadi tulang dan abu
daripada berlutut di hadapan Blackwood biadab
dan naga sewaannya.
Klan Bracken adalah orang-orang yang berasal
dari Tujuh Neraka terdalam, Yang Mulia.
Lebih baik mematuhinya dan kembalikan mereka ke tempat asalnya.
Apa kepala saudaramu belum busuk saat kembali kepadamu, Willem?
Kudengar dikerubungi belatung.
Itu kesan yang bagus, Lord Bracken
tapi sayangnya, itu bukan jawaban.
Kami memilih api.
Aku tidak mengira mereka akan sangat ingin mati.
Mereka sudah memutuskan. Kau seharusnya menuruti mereka.
Aku butuh mereka hidup-hidup.
Tujuanku mengumpulkan pasukan, bukan mayat.
Kini kau lihat seperti apa klanku selama beberapa generasi.
Mereka keras kepala, berpendirian keras...
Mereka memilih terbakar daripada menyerah.
Tipe orang yang kubutuhkan.
Kurasa masih mungkin bagi kita untuk mencapai tujuan kita.
Kami sudah lama melawan mereka.
Mungkin kau bisa kurangi melawan dan lebih banyak
membujuk.
Mereka pantang menyerah dalam pertempuran.
Tapi setiap orang punya kelemahan.
Kalau begitu, kau mengerti maksudku.
Ada hal-hal yang tidak boleh dilihat oleh penguasa.
- Tunjukkan yang terburuk. - Aku pelayanmu, Yang Mulia.
Selama berabad-abad
makin banyak pasukan yang mencoba
menerobos Gerbang Berdarahku.
Kau mendengarkan?
Nona?
Eyrie tidak bisa ditembus.
Kecuali, tentu saja, kami diserang dari langit.
Kau menjanjikan Ratu Rhaenyra 15.000 pasukan...
Sebagai imbalan perlindungan. Seekor naga.
Maka dia telah melampaui syaratmu. Dia mengirim dua naga.
Keduanya masih baru menetas.
Aku punya anjing pemburu yang lebih menakutkan.
Mereka tetap naga.
Aku tak ingat kau menyebutkan ukuran naganya.
Apa kau akan memancing kemarahanku, Nak
saat makanan dan tempat tinggalmu kini bergantung padaku?
Naga akan bertumbuh besar.
- Pada waktunya. - Aku tak punya waktu.
Aku tak suka merasa tak berdaya.
Aku juga.
Ini akan menjadi kamarmu. Kutunggu kau saat makan malam nanti.
Aku turut berduka atas kematian nenekmu.
Cara mereka berbicara di Majelis Kecilku hari ini...
Mereka menganggapmu bertanggung jawab
atas Rhaenys dan naganya?
Aku lebih suka begitu.
Mereka bicara di sekitarku, bukan kepadaku.
Mereka akan menjadikanku ratu, tapi ingin mengurungku di sini.
Mereka menunjukkan kelemahan mereka sendiri.
Aku tidak bisa menyalahkan mereka.
Kini aku penguasa, aku tidak bisa berbuat sesukaku.
Perang sejak dahulu dicetuskan oleh pria.
Kau adalah penerus ayahmu yang terpilih.
Dia tidak mempersiapkanku untuk bertarung.
Jika aku seorang putra, pedang dijejalkan ke tanganku
saat aku baru bisa berjalan.
Tapi sebaliknya, aku diberi gelas ayahku
diajari nama setiap lord dan kastel
antara Storm's End dan Twins
bukan membedakan gagang pedang dan titik lemah.
Mereka tahu itu.
Juga Daemon.
Makan malammu mau disajikan di sini, Yang Mulia?
Jangan sekarang.
Kau akan menghubunginya?
Sudah terlalu lama aku mencarinya untuk kekuatan.
Jika aku harus memohon pada suami sendiri, lalu aku ini apa?
Aku tidak tahu peranku, Mysaria.
Jalan yang kutempuh belum pernah dilalui.
Criston Cole membuat kesalahan
memamerkan kepala naga di jalanan seperti hadiah perang.
Tapi rakyat melihat pertanda buruk.
Ya, aku juga.
Mereka takut, roti langka, raja telah jatuh.
Mereka saling berbisik bahwa saat Viserys hidup, ada kedamaian.
Tapi apakah bisikan bisa meruntuhkan batu atau menghancurkan perisai?
Jangan remehkan rakyatmu.
Mereka ada ribuan orang
hidup dalam bayang-bayang Benteng Merah
dan dilupakan terlalu lama.
Kau pikir mereka akan berpaling kepadaku?
Bagi yang tak puas, rumor adalah pendorong.
Yang Mulia.
Apa yang tak bisa kau lakukan, biar orang lain melakukannya untukmu.
Ada lebih dari satu cara untuk berperang.
Memikirkan dia terbaring di medan perang
hancur di antara musuh-musuhnya...
Apa nenekmu pernah cerita tentang malam dia mengeklaim Meleys?
Dia menyelinap ke Sarang Naga.
Dia sangat mengenali tempat itu.
Katanya dia bisa melihat dalam gelap.
Ayahku sangat marah. Naga ibunya sendiri.
Makhluk tercepat yang pernah ada, dan dia tak mematuhinya
tapi tunduk pada Rhaenys.
Dia penuh semangat.
Dalam cinta dan amarah.
Dia tak selalu peduli padaku.
Tapi...
No comments yet. Be the first to leave one.