Ingobernable

Ingobernable

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Ingobernable S01 SPANISH WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-09-10
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 163 lines.

SERIAL ASLI NETFLIX

KEPUTUSAN

Kantor presiden akan mengadakan konferensi pers

pada pukul 20,00 di Los Pinos.

Presiden Diego Nava telah membatalkan kunjungan kenegaraan ke Washington,

dan mengumumkan bahwa dia memiliki pesan penting untuk masyarakat malam ini.

Seperti yang kalian tahu, dua bulan lalu, Ibu Negara Emilia Urquiza,

dalam peristiwa yang tak pernah terjadi dalam sejarah Meksiko,

meninggalkan rumah dinas Los Pinos dan memulai proses perceraian.

Sejak saat itu, popularitas Presiden Nava telah jatuh.

Kepemimpinan presiden yang tak menentu dalam tingkat nasional dan internasional,

dan juga kehidupan pribadinya yang rumit,

telah menimbulkan spekulasi atas pesan yang akan disampaikan malam ini.

Akankah kita menyaksikan pengunduran diri Presiden Diego Nava?

Dolores? Sudah dihancurkan.

Ya, dia baru saja pergi.

Dia tak mau menandatangani surat cerai.

Dia bilang... kita masih bisa selamatkan pernikahan kita.

Tidak, aku masih di sini.

Kami akan pergi ke peternakan nanti malam. Rencana belum berubah. Oke.

AYAH

Maafkan aku, Para Hadirin.

Sampai di mana kita?

Hubungan bisnis ini telah menguntungkan kita.

Terus terang saja, penawaran baru yang kau tawarkan sedikit berlebihan.

Tolong, satu lagi.

Baiklah, aku juga akan langsung bicara pada intinya.

Agar kau bisa memahamiku lebih baik dan berlatih,

kali ini aku bicara dalam bahasa Spanyol.

Aku paham baja Tiongkok adalah kesepakatan bisnis yang lebih baik bagimu.

Kau tahu hargamu tak bisa bersaing.

Mungkin, tapi kualitasku bisa.

Polos dan sederhana.

Baiklah. Sebaiknya kau segera tentukan keputusanmu.

Aku berencana kembali ke Meksiko malam ini.

Pak Presiden.

Ke kamar Suite.

Ponselku.

- Letnan, blokir liftnya. - Baik, Pak.

Tetaplah di sini.

Tolong blokir liftnya.

Emilia!

Emilia!

- Ada apa? - Diam.

- Aku bertanya padamu. - Diamlah!

Halo?

Ya, aku dalam perjalanan mengambil kue.

Aku tak tahu, Ale. Lalu lintasnya buruk.

Sepertinya aku sampai rumah dalam satu atau dua jam.

Jangan mulai pestanya tanpaku.

Ya, aku juga mencintaimu.

- Selamat malam, Evelyn. - Selamat malam, Nyonya.

Hai, Maria.

Aku tak mau menandatangani surat-surat ini.

- Mereka menunggumu. - Biarkan mereka menunggu.

Apa ini yang selalu kau mau?

Meninggalkan aku agar bisa kabur dengannya?

Anak-anak di perjalanan. Mereka ikut aku.

Kau takkan ke pergi dengan anak-anakku.

Anak-anakmu?

Ke mana kau dua tahun terakhir?

Aku menjalankan negara!

Sedangkan kau tidur dengan orang lain.

Apa yang kau bicarakan?

- Aku melihat foto-fotonya. - Foto-foto apa?

Apa kau suka caranya bercinta?

- Jangan sentuh aku. - Bagaimana rasanya?

Apa rasanya seperti baru? Apa rasanya berbeda?

Aku tak tahu maksudmu, tapi kau tak bisa mengeluh, Diego.

Kau tak punya hak atas apa yang sudah kau lakukan.

Setelah kau mengkhianati semua yang kita pedulikan.

Kau mengecewakanku.

Kau mengkhianatiku.

- Kau mengkhianati negara ini. - Kau takkan tinggalkan aku.

- Jangan sentuh aku. - Aku suamimu!

Akulah presiden!

Kau tak boleh nodai usaha kita, Emilia.

Kau pria yang cerdas, Diego.

Kau tahu aku meninggalkanmu bukan karena laki-laki.

Dan kau wanita yang cerdas, wanita yang baik. Kau...

...wanita yang jadikan aku presiden.

Takkan kubiarkan kau nodai usaha kita. Kau tak bisa lakukan ini pada Meksiko.

Seakan kau peduli dengan Meksiko.

Aku tak paham kenapa aku tak boleh datang ke pestamu.

Kita berteman, bukan?

Aku pikir kau sudah punya rencana.

Ya, ibuku ingin aku ke peternakan dengannya, tapi...

Aku bisa saja ke tempatmu dulu.

Aku menyesal telah melakukan ini padamu.

Bagus.

Sekarang aku bersikap serakah, tapi...

Aku tak tahu harus berbuat apa saat kau di sana.

Kau kemari hanya untuk beri tahu aku hal itu?

Aku ingin beri tahu secara langsung.

Oke. Kau bisa saja kirim pesan yang berisi:

"Hai. Aku belum mau mengenalkanmu pada istriku."

Maria, aku serius.

Aku tak bisa.

Tidak, aku tak bisa.

Akui saja. Kau ingin temui aku.

- Kenapa tak maafkan aku? - Apa yang kau lakukan?

- Kau hukum aku atas yang terjadi? - Kau menyakitiku.

Aku melakukan sebisaku untuk memperbaikinya.

Sudah terlambat. Terlambat, Diego. Lepaskan aku.

Kau tak boleh hancurkan semua yang telah kita lakukan.

Kau tak boleh.

Maafkan aku. Maafkanlah aku. Kau tak apa?

- Apa yang kau lakukan? - Maafkan aku.

- Lepaskan. - Kita perbaiki.

Aku tak tahu mengapa, aku berusaha sebisaku.

Lepaskan aku.

- Aku berusaha agar kita tak apa. - Tenang.

- Oke. Jangan sentuh aku. - Katakan saja...

Jangan sentuh aku.

- BIlang kita akan baik saja. - Kita akan baik saja.

Kita akan baik saja.

Emilia.

Lepaskan aku, Diego! Lepaskan aku!

IBU

Di mana kau? Telepon aku saat menerima pesan ini. Ini penting!

Buka pintunya!

Menjauhlah dariku.

- Tembak. - Jangan mendekat!

Itu yang kau mau?

- Menjauhlah. - Tembak!

Apa itu yang kau mau?

- Aku mohon! - Tembak!

- Diego, tolong! - Tarik pelatuknya!

Tolong, jangan paksa aku melakukannya.

- Diego, aku mohon. - Hentikan!

- Lepaskan aku. - Hentikan!

Satu hal lagi , Tomás.

Ini mengenai hubunganmu dengan Presiden Nava.

Ada apa?

Ada kekhawatiran bahwa hubunganmu dengan pemerintahannya dapat terputus.

Terlebih lagi, kini dia dan putrimu telah berpisah.

Nicholas...

...itu... hanya gosip.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan pada berita-berita dalam majalah.

Emilia!

Semuanya sudah berakhir.

Kau tak bisa kabur.

Tolong.

- Tolong. Izinkan aku lewat. - Selesaikan masalah ini sekarang.

Tolong, lepaskan aku.

Semuanya sudah berakhir!

Menjauh sajalah dariku.

- Kita bisa bicara jika kau mau. - Kau kemari... dan bicara padaku.

Biarkan aku lewat.

Emiliano. Awas.

- Hai. - Hai.

Aku senang kau memutuskan ikut bersama kami, Sayang.

Pepe, apa yang sedang terjadi? Pers sudah menunggu. Di mana mereka?

Kau bilang dia dalam perjalanan.

- Di mana dia? - Jangan biarkan pers pergi.

Buat alasan. Alihkan perhatian mereka.

Salahkan hujan.

- Aku akan lihat apa dia sudah siap. - Kau mau aku ikut, Pak Menteri?

Tidak, Jenderal, tak perlu. Terima kasih.

Diego?

Diego!

Kau menghubungi Emilia Urquiza. Mohon tinggalkan pesan. Terima kasih.

Moreno?

More Indonesian subtitles for Ingobernable

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left