The first 200 lines.
TIM KUNING- TIM MERAH
TIM BIRU - TIM ORANYE
TIM MERAH MUDA - TIM UNGU
TIM HIJAU
Di putaran sebelumnya,
tujuh tim meninggalkan Pulau Phu Quoc
yang penuh angin dan matahari terbenam
untuk ke Teluk Ha Long,
salah satu keajaiban dunia alam terindah di Vietnam.
Di sini, 14 peserta mendapatkan pengalaman tak terduga
dan penuh emosi saat mereka pertama kali bertukar pasangan
dan saling mengenal.
Tim merah kehilangan satu reel karena memiliki skor terendah dalam tantangan.
Siapa yang Paling Tahu.
- Ada banyak yang sulit. - Akankah Tim Merah
mendapatkan kembali reel mereka di putaran ini?
Tapi itu ciuman pertamanya, 'kan?
Halo.
Selamat datang kembali
di acara Let's Feast Vietnam, Amazing Journey.
Kita mulai lagi.
Pemirsa,
dengan Ky Duyen, Minh Trieu,
dan Hari Won.
Pertama, kalian bisa lihat di episode ini...
kita pakai Ao Dai yang indah.
Hanbok, Hanbok, ya.
Sebut saja pakaian tradisional.
Ya, benar.
Kenapa kita diminta memakai ini?
Kurasa acara ini tujuannya mempromosikan wisata Vietnam
dan kita di sini
menunjukkan keindahan Ao Dai ke pemirsa.
Kami jadi merasa episode ini untuk
untuk melihat kembali perjalanan semua tim dengan cara yang paling berarti.
- Ya. - Saat semua merasakan perjalanan hebat,
di Vietnam seperti ini.
Aku menurut saja diminta begini.
Ya.
- Benar. - Ya.
IQ-nya sangat tinggi!
Permisa, sudah jelas
ini adalah pertukaran.
Ini pertukaran budaya.
Ini acara multinasional.
Kami tak perlu tahu negara asal kalian.
Dari mana asal kalian. Warna kulit atau bahasa asli kalian.
Saat di acara ini, kita saling berbagi
tentang pandangan dan pengaruh kita ke masyarakat,
bagaimana kita menyampaikan maksud kita di jejaring sosial.
Bagaimana kita membuat reel untuk diikuti anak muda.
Dan acara ini akan membantu orang lebih mengerti Vietnam.
Seperti apa tempat pemandangannya?
Seperti apa aktivitas dan budayanya?
Dan semoga
dengan pakaian tradisional ini,
akan jadi episode yang penuh dengan warna negara,
agar teman-teman di lima benua dapat mempertimbangkan pertunjukan ini
sebagai cara kami memperkenalkan
Vietnam kepada kalian!
Sekarang mari lihat!
Yang mana? Kau.
Kau saja.
Kreasi Di Gua Luon.
Misi. Tim pergi ke Gua Luon sendiri dengan kayak
dan membuat Reel bebas dalam 30 menit.
- Baiklah. Ayo ke sana. - Ayo.
Ayo ke air.
Sial!
Ayo!
Pilih satu.
Tim harus menemukan perahu?
Dan mencari orang dengan logo acara.
Baik.
Boleh kulihat punyamu?
Aku menang.
Astaga.
Aku butuh itu nanti untuk matahari.
Tim harus mencari perahu dan mencari orang dengan logo acara
untuk tantangan selanjutnya.
- Ayo. - Logo acara.
Di mana orangnya?
Tunggu.
Melangkah dengan ringan!
Apa itu lagu tema kita?
Ya.
- Jadi... - Baik.
Kita harus cari perahu?
- Hari yang berat. - Ya.
- Ini salahku. - Tidak.
Salahku. Aku tak bisa jawab pertanyaan J Lou.
- Pertanyaan. - Ya, pertanyaan.
- Tak ada waktu, jadi kupilih acak. - Tak ada waktu.
- Pilih dengan cepat? - Ya, cepat.
Makanya kita kalah. Ini masalahku.
Kami suka tantangan, jadi, kami sengaja kalah.
Jadi, kami buat reel lagi.
Berikan dayungnya.
Kalian, turun!
- Dayungnya. - Dayung melayang.
- Baik, ayo. - Ayo!
Kalian berdua sudah siap.
- Aku sangat kecewa. - Kenapa?
Karena saat melihat kayaknya,
kukira tantangannya adalah balapan dengan kayak.
Astaga! Kau sangat...
Kau selalu balapan. Di kepalanya...
selalu saja balapan, balapan, memang, menang.
Cobalah santai.
- Nikmati dan buat konten. - Tidak.
Nikmati alam dan airnya.
- Tapi kita harus... - Kau selalu ingin balapan.
- Astaga! Tunggu! - Tak apa.
- Aduh! - Oh!
Astaga. Sakit?
- Potret! - Potret?
- Tidak. Lecet sedikit saja. - Kau tak apa?
Aku tak tahu caranya ke sana.
- Duduk saja. - Kau tak apa?
Ya, baik.
- Mau balapan? - Tidak mau.
Tidak. Aku belum pernah melakukan ini.
- Ayo mendayung seimbang. - Baik.
- Hati-hati perahunya. - Baik.
Kami dapat ide itu dengan cepat.
Kami telah melakukan seluruh perjalanan...
di Vietnam.
Yang adalah negaraku,
ke kota-kota yang pernah kudatangi,
tapi kini aku punya pengalaman baru...
yang tak pernah kupunya,
dengan teman yang belum pernah bertemu...
Saudara yang sangat dekat.
Aku merasa amat beruntung.
- Astaga! - Ini sulit!
Seperti kubilang di awal,
aku merasa energiku dan energi Robin sangat sesuai.
Bahkan dalam gaya dan cara berpikir kami.
Cara kami membuat reel,
cara kami melihat gambar,
cara kami melihat hidup sangat mirip.
Tapi ini adalah kenangan indah, bukan?
Suasananya, perasaannya, emosinya.
Jadi, saat aku menonton videonya nanti,
itu kenangan yang sangat indah bagiku.
Jadi, aku ingin bilang terima kasih untuk segalanya.
Terima kasih untuk kesempatan berada di sini.
Kalian semua.
- Bekerja keras. - Ya, bekerja keras.
- Hai, kalian! - Astaga!
Hai!
Di mana Tim Indonesia?
Mereka tak akan suka ini.
Kita pastikan mereka suka.
Astaga!
Tiga pose. Kita coba tiga pose, lalu cut . Oke?
Siap?
Baik.
- Mulai. - Ayo mulai.
- Dorong sedikti. Ayo? - Baik.
- Oh. - Coba pose lain.
Kita bisa naik perahu itu.
Tahan. Bagus sekali.
- Bagus. - Yang pertama.
Aku pegang ini dan pura-pura bisa mendayung.
Kami mau di sini. Bisa di sini dulu?
Tantangan diterima. Misi selanjutnya.
Ambil ini!
Biar kupegang!
Pecahkan Telur Untuk Menemukan Harta Karun.
Tim mencari alat secara acak di depan gua.
Lalu bawa alatnya ke gua untuk melakukan misi.
Misi.
Tim pergi ke gua untuk mencari dan memecahkan telur
berisi logo Let's Feast.
Jika ketemu,
mereka ke misi selanjutnya di sisi lain gua.
Jika tak ketemu,
tim harus tetap di tempat dan bernyanyi selama tiga menit.
Kita harus pergi berkano ke gua lain.
- Ayo. - Baik.
- Ambil kano. - Dengan kano ke Gua Trinh Nu?
Gua Trinh Nu lagi. Ya.
Gua lagi.
Ayo!
Bulu mataku...
- Ayo. - Baik.
Setelah selesaikan tantangan,
tim harus ke Gua Trinh Nu dengan kano.
- Kanoe atau kano? - Kano.
- Kano! - Ayo!
Ya!
Aku ingin syuting jarak dekat di sana.
Ya, aku juga. Gerak lambat lebih bagus.
GUA TRINH NU.
Di sini bagus, ya?
- Ini Gua Perawan. - Lihat.
Gila.
- Apa ada sesuatu di sini? - Coba ini.
- Ini alat kita? - Kurasa bukan.
No comments yet. Be the first to leave one.