Kaapa

Kaapa (കാപ്പ)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Kaapa 2022 WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-01-19
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

FILM INI HANYA FIKSI

UNTUK SEMESTA YANG MENGAJARI SAYA

BAHWA KEPERCAYAAN DIRI ADALAH HAL PALING MENAKJUBKAN

UNTUK AYAH, IBU, DAN GURU YANG MENGAJARI SAYA

HORMAT DAN PERCAYA PADA SENI DAN SENIMAN

UNTUK ST. ANTONY, YANG MENEMANI DI MASA SULIT SAYA

FILM INI DIDEDIKASIKAN UNTUK 51 HURUF DALAM IDENTITAS KITA

Halo.

Nyonya!

Nyonya...

Jalan.

KUHP INDIA, 1860

Ayo.

Secara fisik, dia baik-baik saja.

Sisanya tergantung yang kalian berdua putuskan.

Kesehatan mental seseorang sama pentingnya

dengan kesehatan fisik mereka di proses ini.

Aku diskusi dengan Dr. Shubha tentang ini secara rinci kemarin.

Mengenai trauma mental yang Binu lewati di masa lalu.

Jika kalian bisa meyakinkanku kalau

kondisi seperti itu takkan kambuh dalam sembilan bulan,

akan kusarankan kalian untuk lanjutkan keputusan ini.

Silakan putuskan.

Ya.

Binu, kau tak perlu khawatirkan ini.

Keinginanmu akan jadi keputusan akhir.

Apa pun keputusanmu, akan kudukung.

Terima kasih, Sayang.

Tak perlu bersikap formal padaku.

POLISI

POLISI

Halo. Aku dari Cabang Khusus.

Polisi.

Aku datang beberapa jam lalu dan bunyikan bel. Kukira kau tak di rumah.

- Tidak, Pak. Kami baru sampai rumah. - Pantas!

Ayo, duduk!

Ini bukan masalah besar. Kazhakoottam kota TI, bukan?

Jadi, akan kuperiksa

apa ada masalah hukum dan ketertiban terjadi di sini.

Aku perlu periksa setiap flat.

Itu saja.

Ini hanya latihan rutin.

Sudah berapa lama di sini?

Kurang dari sebulan, Pak.

- Ada masalah di sini? - Tidak ada, Pak.

Aku centang tiap kolom "Tidak ada masalah".

Aku akan pergi setelah mengisi nama, alamat dan tanda tanganmu.

- Namamu? - Anand.

Anand, ya.

- Nama lengkap? - Anand Anirudhan.

Anirudhan.

- Nomor flatmu 14 A, kan? - Ya.

Baik, 14 A.

- Dia istrimu? - Ya.

Wah! Itu pertanyaan terlarang, kan? Apalagi, ini kota TI!

Aku bisa menilai orang dalam sekali lihat.

Berkat pelatihan kami!

Siapa namamu, Sayang?

- Binu. - Baik, Binu.

Seperti nama lelaki!

- Wanita juga bisa. - Ya, tentu.

Lengkapnya?

Binu Thrivikraman.

- Maaf? - Thrivikraman.

Oh, baik.

Thrivikraman?

Dia ayahku.

Manacaud?

- Dia di Timur Tengah sekarang. - Oh.

Bagaimana dengan Biju Thrivikraman?

Dia kakak laki-lakiku.

Aku dulu anggota polisi lokal.

Tn. Latheef, dari surat kabar Capital Crime, tetanggamu, kan?

Apa pekerjaanmu, Sayang?

Aku...

Pak, kami di Bangalore bersama-sama.

Kini aku dipindahkan,

- dia harus cari kerja di sini. - Baik.

Kau kelas berapa saat insiden terjadi?

Dua belas.

Sial! Aku jadi telat.

Berapa umur Binu Thrivikraman?

Dia 24.

Bagaimana denganmu?

- Aku 28 tahun. - Baik, 28!

Silakan tanda tangan di sini.

Sayang, tanda tangan di sini.

Di sini.

Bisa bicara sebentar?

- Dari mana asalmu? - Aku tinggal dekat Aluva.

Temui aku malam ini di kantor Kazhakoottam, ya?

Ada masalah apa, Pak?

Kuberi tahu saat kau di sana.

Untuk saat ini, istrimu jangan sampai tahu soal ini.

- Ya. - Ya.

Kalian bicara apa?

Dia tanya biaya sewa flat ini.

Kau, berhenti!

Hei, kau! Berhenti!

Berhenti!

TOKO PONNUS

Tebas dia!

Ayo! Tebas dia!

SEKOLAH UMUM ST. ANN

Kakak...

Tidak!

Tidak!

Kakak!

Tidak!

Kakak!

CABANG KHUSUS DISTRIK

- Baiklah. - Baik.

Hei, kemari.

Pak?

- Kau ingin paan? - Tidak.

Istrimu di rumah?

Ya.

Kuharap kau tak terburu-buru.

Tidak.

Jadi, di mana pertama kali kalian bertemu?

Kami kerja di perusahaan yang sama di Bangalore.

Ada apa, Pak?

Tidak.

Aku hanya tanya apa kau tahu soal dia.

Maksudmu?

Sejarahnya!

Maksudku, masa lalunya!

Sayang, kau tahu verifikasi polisi

kenapa wajib saat terbitkan paspor?

Riwayat.

Sama halnya, kau lebih baik tahu masa lalu seseorang sebelum menikahinya.

Paham?

- Ya. - Ya.

Dia bilang apa soal kematian kakaknya?

Katanya tewas dalam kecelakaan.

Aku tak banyak tanya soal itu.

Apa!

Dia dicincang, Bung!

- Apa? - Tidak paham?

Maksudku, dia dibunuh.

Ayo.

Sayang...

Kini Thiruvananthapuram berubah jadi tempat yang damai.

Dulu, Thiruvananthapuram kota berbahaya menjelang malam.

Perang geng, pembunuhan, kekerasan.

Kami nyaris tak pernah keluar dari kamar mayat!

Dulu kakak iparmu seorang penjahat!

Tapi dia tidak terlalu merepotkan polisi.

Geng lawannya hebat. Dia dihabisi tepat waktu.

Kita bisa apa jika ada keluarga yang salah jalan?

Yang lalu biarlah berlalu.

Kau kupanggil bukan untuk bahas itu.

Tapi untuk bahas yang masih hidup.

Aku mengerti kalau kau tak tahu soal ini.

Aku mau membantu, karena kau tak bersalah. Atau kau hancur.

Kenapa?

Intinya.

Entah apa kau bisa menanggung apa yang akan kukatakan.

UU PENCEGAHAN AKTIVITAS ANTI SOSIAL

- Sayang. - Ya?

Ada sebuah undang-undang disebut KAAPA di Kerala.

Yang disebut "Undang-Undang Goonda ". Hukum itu belum lama diberlakukan.

Diabaikan dan tak ada yang ditangkap berdasarkan itu.

Saat kami mulai lihat peningkatan tingkat kejahatan,

Ketua Menteri minta untuk menindak dan tangkap semua penjahat.

Kami selidiki dan cari mereka di seluruh Kerala

dan menangkap sekitar 2,550 gangster.

Di antara mereka, 237 orang berasal dari

Distrik Thiruvananthapuram.

- Kau tahu? Beberapa dari mereka kabur. - Oh.

Pernah dengar soal para buronan? Itulah dia!

Aku bertemu salah satu dari buronan itu kemarin.

Secara kebetulan!

Namanya

Binu Thrivikraman!

Jangan main-main, Pak.

Binu? Dalam daftar Goonda?

Lucu!

Sulit diterima, kan?

Ini, lihat ini. Daftar KAAPA yang terkenal kejam!

Ini yang terbaru untuk distrik Thiruvananthapuram.

Lihat.

Buka halaman tujuh,

serial nomor 112.

BINU THRIVIKRAMAN 24

Percaya sekarang?

Nama-nama mereka yang kabur ditandai di sini.

Aku tak perlu memberitahukanmu.

Tapi jika departemen yang melakukannya,

kau akan menunggu di depan penjara wanita Attakulangara!

Kau takkan bisa masuk, dan dia takkan bisa keluar!

Tapi

bukankah itu ditulis "Putra" di nama Binu?

Dia bukan laki-laki. Dia perempuan.

Mudah bagi polisi mengubah jenis kelamin.

Akan kucoret saja "S'" dan ganti dengan "D".

Tapi, Pak, Binu...

dia naif.

Dia bahkan takut kecoak!

Apa kau tahu Hitler takut kucing?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left