Singapore Dreaming

Singapore Dreaming (美满人生)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Singapore Dreaming 2006 CHINESE WEB-DL HBOGO
A Commentary by tedi
Murni Retail HBO GO Belum sinkron versi apapun

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-08-14
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku berdiri sendiri saat senja di bawah lampu

Angin musim semi berembus di wajahku

Pada usia 17 menuju 18 tahun

Aku tetap tidak menikah

Kemudian aku melihat pemuda itu

Sungguh, dia tampan dan menawan

Halo?

Aku akan membayarmu kembali. Jangan cemas.

Aku tak hanya berutang padamu. Tapi juga pada banyak orang.

Kubayar kalian masing-masing sedikit demi sedikit.

Jangan terus menggangguku.

Aku akan segera mendapatkan uang untuk membayarmu.

Kau bisa mengandalkan itu. Mengerti?

Aku melihatnya sebagai pengantin priaku

Perasaan cinta memenuhi hatiku

Kapankah sang pria akan membawakan

Angin musim semi agar bunga bisa mekar

Aku mendengar seseorang di pintu

Aku membukanya untuk melihat siapa itu

Tapi aku hanya melihat bulan yang menertawakanku

Aku telah ditipu oleh angin

Bibi!

Selamat pagi!

Ayo sarapan.

Bibi masak apa malam nanti?

Karena Seng pulang hari ini, Bibi akan masak hotpot .

Itu bagus!

Hari ini Bibi beli makanan yang tak bisa Seng temukan di AS.

Iga babi dari Tiong Bahru...

Dan ikan dari Pecinan.

Ikan di sana sangat murah dan segar.

Mengesankan! Bibi pergi ke banyak tempat!

Sulit dibayangkan, dua tahun akhirnya berlalu.

Semoga setelah Seng kembali dari AS...

Dia akan lebih dewasa...

Dan tak terlalu mencemaskan ayahnya.

Jangan cemas. Dia akan balk-baik saja.

Maaf, Paman Huat. Lalin macet. Ada kecelakaan mobil.

Kau membawa semua dokumennya?

Nyonya, putramu berutang banyak uang pada orang-orang.

Jadi, kami punya perintah pengadilan untuk menyita barang-barangmu.

Ini stiker pengadilan.

Kau tak bisa melepasnya...

Atau mengambil barang yang ditempel stiker.

Jika melakukannya, pengadilan akan mengejarmu.

Jangan tempelkan itu di semua tempat! Apa yang kau tempelkan?

Jika putramu tidak membayar dalam tujuh hari...

Kami akan melelang semua barang ini.

- Kau kejam! Cepat keluar! - Jangan mendorongku! Percuma!

- Suruh putramu melunasi utangnya! - Keluar!

Nyonya!

- Jaga sikapmu. - Berengsek! Keluar!

- Kubilang, jaga sikapmu! - Keluar!

Dasar berengsek!

Baiklah, sudah cukup! Hentikan itu!

Dengan sikapmu yang seperti itu, tak heran anakmu juga sama!

Semoga kau nanti ditabrak mobil!

Dan semoga anak-anakmu lahir tanpa bokong!

Kau bisa terus menonton TV ini.

Tapi kau tak bisa menghapus dokumen ini!

Kau mengerti?

Bos Terbaik Di Dunia

Pak Koh, tiketmu ke San Francisco sudah kupesankan.

- Terima kasih, Mei. - Ya.

- Kau bisa arsipkan ini? - Tentu.

Istrimu tadi menelepon.

Apa keinginannya?

Mengingatkanmu bahwa malam ini ada makan malam amal di Fullerton.

Itu hanya membuang waktu.

Pak Koh, boleh aku pulang lebih awal hari ini?

Kenapa?

Saudaraku kembali dari AS, jadi ibuku masak makan malam besar.

Itu bagus.

Apa pun yang dilakukan saudaraku selalu menjadi hal pentlng.

Tunggu, kapan kau akan bersalin?

Empat pekan lagi.

Entah bagaimana aku mampu bekerja tanpamu.

Jangan cemas, aku akan melatih penggantiku.

Bukan masalah. Terima kasih.

Baiklah.

Sanggraloka Lion City, selamat pagi.

Halo?

Bisa bicara dengan Tn. Gary Leong?

Mohon tunggu sebentar.

Terima kasih.

- Halo? - Gary?

- Ya? - Ini CK!

- Maaf, siapa? Aku tidak... - Lim Chee Keong.

- Kak! Astaga! - Ya, kau benar! Seksi 3G.

- Apa kabar, Bung? - Kabarku baik...

- Bagus! Kabar baik, ya? - Bagaimana denganmu, Bung?

Kabarku? Cukup baik.

Lama tidak...

Apa yang bisa kubantu, Bung?

Tidak ada apa-apa.

Kebetulan aku sedang melihat buku tahunan sekolah kita.

Astaga, itu memalukan!

Omong kosong! Kau tampak tampan di fotomu!

Gary, sebaiknya kita bertemu untuk makan siang lain kali.

Sulit dipercaya ini.

Sudah lebih dari 20 tahun!

Apa yang terjadi pada Chua Kim Soon?

Ya, Chua Kim Soon.

Kini dia seorang pengacara.

Pengacara? Luar biasa.

Sebenarnya aku bicara dengannya pagi tadi.

Kau sungguh bergembira, ya?

Seseorang harus tetap berhubungan, 'kan?

Kalian semua payah sekali.

Maaf, Bung.

- Bagaimana dengan makan siang? - Tentu! Datanglah ke kantorku!

- Ada kedai gulai kepala ikan ini... - Tak masalah. Aku bisa ke sana.

Tunggu. Aku ingin menanyakan sesuatu padamu.

Semoga kau tak keberatan.

Apa kau punya asuransi jiwa?

Begitu ya.

Bukankah bayi ini imut?

Kenapa mengambil begitu banyak foto bayi?

Dengan Seng akan kembali...

Lebih baik kau menikah dan punya anak sendiri.

Kenapa terburu-buru?

Irene hampir 30 tahun.

Bagaimana jika bayinya bermasalah?

Hei!

Sebenarnya, kenapa kau mencetak foto?

Dia selalu bisa melihatnya dl blog-mu.

Seng tak suka melakukan itu.

Benarkah?

Dia belajar Teknologi Informasi, tapi tidak suka daring?

Jika melakukan hal yang sama setiap hari, kau juga akan muak.

Baiklah.

200 dolar.

Baiklah. Bagus. Sampai jumpa.

Seseorang pipis di lift lagi!

Dari mana datangnya setan-setan kotor ini?

Aku tak bisa mengerti.

Kebanyakan orang yang tinggal dl perumahan publik...

Tidak punya sopan santun.

Jangan sombong.

Kau juga tinggal di perumahan publik.

Hei, berikan celanaku.

Ini.

Astaga!

Dasar pelit!

Aku bahkan tak dapat satu nomor!

Cuacanya panas.

Minumlah lebih banyak teh herbal.

Jangan mengotori rumah dengan guntingan-guntingan kertasmu.

Aku baru saja menyapu dan mengepel lantai!

Aku dilarang melakukan begitu banyak hal.

Seng akan segera pulang. Cepatlah mandi.

Menyapu, mengepel, mandi, teh herbal.

Apa ada hal lain yang kau tahu?

Ibu, kami pulang!

Ibu, aku membelikan apel.

- Di mana kau membelinya? - Di lantai bawah.

Harganya sangat mahal.

Kenapa bukan di Pasir Panjang? Lebih murah di sana.

Tidak apa-apa.

Ayah.

Ayah.

Ibu, biar Pinky saja yang melakukannya.

Tidak perlu.

Apa kau tak tahu? Ibu melakukan pekerjaan ini setiap hari.

Itu pekerjaan ART.

Pinky, ambil alih.

Baik, Nyonya.

Jangan cemas.

Kau memasak untuk enam orang.

Aku memasak untuk 16 orang di Luzon.

Dia selalu seperti ini.

Jangan ganggu!

Ini berantakan!

Ayah punya sistem. Jangan mengacaukan barang Ayah.

Ini bukan rumahmu.

Jika kau sangat rajin, bersihkan rumahmu sendiri.

Jadi, bagaimana hari ini? Ada hasil?

Aku tidak ingin mengomelimu, tapi kau harus lebih berusaha.

Aku tak tahu apa masih ada teman sekolah lama yang tersisa.

Bagaimana dengan teman tentaramu?

Yang benar saja. Separuh dari mereka juga menawarkan asuransi padaku.

Apa kau bisa bekerja lebih keras?

Gajiku tak cukup untuk kita bertiga.

Aku seharusnya tetap menjadi tentara.

Halo!

Ayah! Ibu!

- Ayah, Ibu! Seng sudah pulang! - Masuklah!

- CK, apa kabar? - Selamat datang. Begitulah.

Tn. Sarjana, bagaimana kabar AS?

- Baik-baik saja. - Seng!

Kau akhirnya kembali!

- Bagaimana kabar Ibu? - Baik.

Seng!

Sang sarjana sudah pulang!

- Ayah. - Kau tampak lebih putih.

Lebih gemuk juga.

Bukan hanya aku yang begitu.

Seng, ayo minum teh herbal.

Teh herbal terus. Biarkan dia duduk dulu.

Benar juga. Ayo duduk.

Singapore Dreaming subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left