The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
- Ini bukan Lomba Sahabat Terbaik RuPaul. - Aku merasa diserang !
- Kau sempurna, cantik. - Beberapa dari mereka...
- Aku tak mau pulang. - Kau cuma ingin bertengkar!
Aku sudah muak, resmi!
Ini Untucked.
Belakang panggung kompetisi untuk menjadi Superstar Waria Amerika Berikutnya.
Jika kau tak menonton Untucked, kau cuma dapat separuh ceritanya.
Jeda di panggung utama.
Semua kamera bersiap.
Ariel Versace.
Yvie Oddly.
Ra'jah O'Hara.
Silky Nutmeg Ganache.
Shuga Cain.
Scarlet Envy.
Honey Davenport.
Kalian semua aman.
Silakan tinggalkan panggung.
Aku senang masih di sini
karena aku merasa bisa bernapas lebih mudah
karena berhasil melewati minggu pertama ini.
Aku masih tak percaya ini terjadi.
Aku masih berusaha terbiasa di sini.
Dan aku sangat senang pergi minum koktail, sejujurnya.
Astaga!
Ada yang pulang hari ini, dan tebak?
Itu bukan aku.
RATU YANG AMAN SANTAI DI BELAKANG PANGGUNG -
SEMENTARA JURI MENGKRITIK RATU DI POSISI ATAS DAN BAWAH.
- Kau siap? - Siap.
Baiklah. Untucked siap.
Tiga.
Dua. Satu.
- Bersiap. - Mengirim.
RATU YANG AMAN BERSANTAI
Astaga!
- Terima kasih. - Ya!
Astaga!
Boleh aku... Entahlah. Ini terlihat enak.
Aku butuh koktail.
- Aku butuh koktail. - Astaga!
Aku butuh koktail!
Mari bersulang untuk betapa kerasnya hati kita berdebar.
Bersulang.
Selamat.
Musim 11, kita di sini seminggu lagi.
Aku tak pernah setakut ini.
Saat aku berdiri, aku berkata, "Ya Tuhan.
Tolong jangan biarkan Soju masuk ke baris ini."
Astaga!
Itu wanita yang kutahu sedang lyp-sync.
Nona Soju.
Kurasa dia belum lama bergaya waria.
Itu terlihat.
Baik, dia sedang bersikap berengsek, siapa yang kalian
benar-benar anggap dua terbawah dari semua?
Jelas Soju.
Seharusnya Soju berada dalam situasi berbeda.
Sama sekali berbeda karena
yang terlalu besar... bukankah itu hal sama yang terjadi pada...
Vanjie.
...musim lalu?
Vanjie sudah memberitahunya. Vanjie berkata, "Ubah ini.
Mirip yang kupakai tahun lalu."
Kukatakan, "Bahkan kekaisaran punya garis pinggang."
Bagiku, kurasa ada tiga bawah besar hari ini.
- Baiklah. - Tiga bawah besar.
Dan sayangnya, saudariku yang besar, yang tak ingin kusebut, Nina...
- Soju, Nina? - Dan Kehlani.
Kaha... Ka... Kehlani.
Kahanna.
Kahanna. Dia bilang Kehlani?
- Koloni. - Kehlani!
Kahanna!
Kahanna super manis, tapi dia tak mendengarkan tantangan
- karena memakai branya sendiri... - Ya.
- Dia memakai celana berhiasan. - Benar. Hiasannya tak
- sampai ke atas. - Pada dasarnya dia
menyatukan yang sudah ada, lalu memasang sabuk di atasnya
- di atas bahunya. - Apa ada yang...
Di sini semua sindiran tumpah.
Para gadis bicara lepas kendali di Untucked.
Lidahku tak lepas kendali, itu bisa kukendalikan,
tapi mukaku tak bisa kukontrol, lihat.
Karena Soju, aku begini...
Aku kasihan kepadanya, tapi dia harus pergi.
Di mana tombol sindiran? Tombol itu perlu di sini.
Masalahnya, di antara keduanya, Soju yang memenuhi tantangan.
Benar.
Kehlani akan memulangkan Soju.
- Siapa Kehlani? - Kahanna!
Berhenti memanggilnya Kehlani!
Persetan, aku akan mulai memanggilnya Kalua.
Kalua!
Baik, kita sudah membahas yang terbawah, bukan?
- Banyak sekali. - Kini, mari bahas yang teratas.
- Siapa yang teratas? - Kurasa Plastique atau A'keria.
A'keria.
Kurasa A'keria. Aku yakin itu A'keria.
Jangan lupakan Brooke Lynn, karena dia hebat dalam tantangan ini.
Ya, bagus sekali.
Vanjie akan jadi yang teratas. Dulu tak ada yang tahu dia
- bisa apa di Drag Race. - Ya, tapi...
Sejujurnya, bukan menghina,
kita tak tahu apa kehebatannya.
Benar.
Aku merasa tahun lalu adalah kesempatannya untuk memenangi hadiah ini.
- Benar. - Secara pribadi.
Sama.
Kini dia punya dua peluang, dan kebanyakan orang tak dapat satu pun.
Benar.
Kurasa Nona Vanjie membuktikan kepada Amerika dia bisa menawan mereka
dengan cuma sebuah perpisahan.
Tapi mungkin dia sudah melakukan itu di All Stars?
Itulah, dia memanfaatkan potensi ini, sudah ditunjukkannya kepada kita,
dia kembali dan membuat pilihan yang lebih cerdas.
Kita lihat saja.
Maksudku, tentu kita akan senang mendapat kesempatan untuk kembali.
Tapi kemungkinan kita kembali adalah sebagai All Star.
Bukan musim depan, episode pertama.
Ayo, kembali.
Kulihat Vanjie dalam diriku.
Andai aku pulang hari ini,
aku mungkin akan berada di musim 12.
Karena kepribadianku.
Kau hanya mengarangnya.
Aku orang hebat.
Aku akan bilang, persetan.
Jika aku dipulangkan pertama, aku akan buat acara turunan.
Dia cuma mencintai diri sendiri.
Dikiranya dia segalanya.
Lupakan ini.
Dia selalu bicara.
Selalu bicara.
Silky mencoba menguasai ruangan dan buat dirinya bersinar bagaimanapun
dengan cara apa pun yang diperlukan. Jika dia harus salto ke dalam ruangan,
dia akan melakukan itu, cuma untuk ditanggapi.
"Aku Jasmine Masters dan aku ingin mengatakan sesuatu."
Paham?
Dari saat Silky masuk,
dia kapten Tim Berlebihan...
sangat berlebihan.
Kataku, "Aku datang dan membuat mereka terangsang."
Ini vagina, Sayang.
Aku bosan membicarakan ini.
- Bisa kita bicarakan hal lain? - Aku selesai.
Kau akhirnya selesai? Sudah waktunya.
Baik, apa kalian punya ekspektasi soal aku secara pribadi
cuma karena banyak yang berpikir aku bermodal kecantikan dari Instagram.
Ya, aku tak mengira kau sebaik ini.
Aku terkejut. Aku berpikir, "Astaga, dia punya jiwa?"
Dia punya jiwa di balik filter itu?
Aku muak dengan orang yang berkata, "Kau hanya berfoto, Ariel,"
Kataku, tidak, aku penghibur hebat, akan kubuktikan kenapa
- aku di sini. - Aku mau tahu
pendapat orang tentangku karena desainer yang merancang
tampilan itu bilang, "Kau yakin mau pakai itu?"
Apa pendapat kalian saat aku masuk?
Apa pendapat kalian saat aku masuk?
Aku tak menilaimu dari penampilan.
Maksudku, menurutku kau sangat berisik
- dan aku sedikit kesal. - Yah.
Menerobos kalian seperti bola penghancur!
Aku akan menerobos kalian seperti bola penghancur!
Mereka tak mengenalku.
Aku tidak menyesal.
Dan... aku ancaman.
Jalang.
Siapa lajang dan ingin pria? Siapa yang lajang?
Aku masih lajang!
Scarlet, pria macam apa yang kau sukai?
Aku punya hubungan dengan banyak ragam orang.
Biar kuberi tahu yang kau butuhkan agar kau puas.
- Katakan. - Dapatkan preman putih.
Putih apa?
Preman putih. Tidak.
Tak boleh punya hak istimewa kulit putih dan jadi preman, aku tak setuju.
Tapi, itu benar.
Bagian dari berkulit hitam bukan hanya warna kulitmu sebenarnya,
tapi konteks sosial karena berkulit hitam.
Cara orang melihatmu dan menilaimu sebelumnya.
Bagaimana jika tak diketahui gay sebelum diketahui berkulit hitam, kata orang,
"Astaga. Ayo, kita seberangi jalan. Kunci pintu."
Dan aku membuat pilihan visual, aku homoseksual.
- Benar sekali. - Aku lebih suka meriah
dibanding warna kulit.
Aku benci saat orang mencoba menyamakan gay dengan berkulit hitam.
Benar. Tidak sama.
Itu tak sama karena sebelum aku buka mulut atau bilang apa pun,
kau lebih dulu tahu aku hitam.
Kau istimewa karena kau tak akan ditembak di Chicago,
- tapi bokongku akan kena. - Benar.
- Benar. - Benar.
Terima kasih.
Saat kalian bersantai di belakang panggung,
para juri dan aku akan berunding.
SETELAH MENERIMA KRITIK,
TERBAWAH DAN TERATAS KE BELAKANG PANGGUNG
Astaga!
No comments yet. Be the first to leave one.