Quantum Leap

Quantum Leap

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Quantum Leap 2022 S02 WEB h264-ETHEL/EDITH
A Commentary by tedi

Tags

web
Web-DL
web-dl
WEB-DL
Published on: 2023-12-23
Downloads: 67
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pada tahun 2017, militer mengumpulkan sekelompok ilmuwan...

Untuk coba hidupkan kembali...

Program Perjalanan Waktu Lompatan Kuantum.

Lima tahun kemudian...

Percaya itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan tunangannya...

Doktor Ben Song mempertaruhkan segalanya...

Saat dia memasuki Akselerator untuk kembali ke masa lalu.

Dia bangun dan mendapati dirinya terjebak di masa lalu...

Menghadapi pantulan cermin yang bukan dirinya...

Dan didorong oleh kekuatan tak dikenal...

Untuk mengubah sejarah menjadi lebih baik.

Ben yakin dia hanya perlu menyelesaikan 18 lompatan...

Sebelum bisa kembali ke tempat dan orang-orang yang dia sebut rumah.

Tapi ada yang salah.

Ben! Tidak!

Untuk alasan yang tidak diketahui...

Ben tidak melompat pulang.

Tidak.

Ini tidak mungkin terjadi.

Aku seharusnya melompat pulang.

Aku seharusnya kembali ke Akselerator pada tahun 2023!

Addison!

Addison.

Ian?

Jenn?

Magic.

Siapa pun?

Hei, kau baik-baik saja, Perez?

Ya.

Aku baik-baik saja.

Tunggu, lihat ini. Di sini.

Dikirim dari Jerman, kau lihat itu?

Jadi, tidak sulit...

Untuk menebak asalnya, bukan?

Hanya karena diambil dari Jerman, bukan berarti berasal dari sana.

Tidak, kau akan menutupi fakta...

Bahwa Nazi mengumpulkan banyak artefak?

Berhenti. Ini tak seperti yang kau pikirkan.

Aku hanya bilang ini bisa menjadi supernatural mendalam...

Kekuatan gaib tingkat sepuluh, dan artefak kuno yang sangat kuat!

Dengar, ini bukan peninggalan supernatural.

Baiklah.

- Menurutmu apa? - Akan kukatakan...

- Apa yang kupikirkan. Baik. - Silakan bicara.

Mempertimbangkan semua variabel yang kau sebutkan...

- Terima kasih. - Kurasa...

Satu-satunya penjelasan yang masuk akal...

Adalah itu semacam alien...

Atau perangkat energi ekstra-dimensi...

Yang ditemukan pemerintah kita.

- Maksudmu, seperti Roswell? - Roswell itu tipuan.

Angel Fire, New Mexico. Di sanalah semuanya terjadi.

- Ya. - Astaga, bisakah kalian berdua diam?

Bailey, kau tak peduli apa isinya?

Tidak.

Jika pintar, kau juga tidak akan peduli.

Mengetahui rahasia di AU itu tidak bagus atau menyenangkan.

Itu akan merugikanmu.

Yang penting bagiku adalah setelah kita mengantar benda itu...

Kita bisa keluar dari siksaan militer ini...

Yang menjebak kita selama lima tahun terakhir.

Jadi, kurasa aku punya cara untuk masuk ke sini...

- Silakan. - Yang akan tampak seperti...

Kita tak pernah mengusiknya!

- Menarik. - Jangan.

Dengar, Bailey, jelas ada sesuatu di sini, bukan?

Mari bahas beberapa fakta.

- Kita punya peti rahasia, bukan? - Satu.

Ini penerbangan komersial yang dikendalikan oleh militer.

Kenapa AU merahasiakan ini?

Lalu ini pertanyaan besar. Kenapa...

Kenapa mereka menyuruh kita menyamar sebagai warga sipil?

- Aku harus tahu. - Harus tahu.

Jika kalian menyentuh peti itu...

Garis keluarga Abrams akan berakhir...

Di pesawat ini.

Benda itu adalah tiket keluar...

Dari misi persediaan jarak jauh.

Kita mendarat di New Delhi dan menyerahkannya...

Lalu kalian berdua bisa melakukan apa pun.

Kau bisa dipulangkan dengan terhormat.

Dan akhirnya kau bisa pulang.

Bukankah itu yang selalu kalian inginkan?

Ya, benar.

Baik! Bagus kalau begitu.

Yang harus kita lakukan selama beberapa jam ke depan...

Tidak ada.

Menjauh saja dari masalah.

- Apa itu? - SAM.

Semuanya, pasang sabuk pengaman!

SAM? Maksudnya "Peluru kendali darat ke udara"?

Kita ditembaki! Berpegang dan amankan dirimu!

- Kau baik-baik saja? - Hampir saja.

- Nyaris sekali. - Astaga.

Kita tertembak! Kita akan jatuh!

Aku bisa selamatkan pesawatnya!

Aku pasti di sini untuk menyelamatkannya!

Berpegangan!

Hei!

Hei!

Hei!

- Perez, bangun. - Addison.

Addison? Di mana...

Di mana kita?

Di suatu tempat di Rusia...

Jika aku harus menebak.

- Tunggu, apa kita... - Ya.

Ya, kita jatuh.

Kaptennya!

Tewas saat tabrakan. Aku...

Yang menarik tubuhnya keluar dari kokpit.

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Astaga. Tolong, dia terjepit.

Itu beroda, jadi, kupikir aku bisa memindahkannya, tapi...

- Beratnya ribuan kilogram. - Astaga, baik.

Kita perlu tuas dan titik tumpu.

- Ronny, aku tak akan selamat. - Tidak.

Enock, dengar. Kau akan baik-baik saja.

Tidak, kau tak mengerti. Aku tak akan selamat, Ronny!

Hentikan! Berhenti bersikap dramatis!

Mereka datang! Mereka akan membantumu.

Maaf karena aku bersikap dramatis di saat terakhir hidupku!

Astaga, kau tak membuat ini lebih mudah!

Kau juga tidak. Kau akan membantu kami atau tidak?

Ya, aku akan menarik saat kalian mengangkatnya.

- Siap? - Baik, ulurkan tanganmu.

- Siap, pada hitungan ketiga. - Siap?

Pada hitungan ketiga. Satu, dua, tiga!

Ronny, aku harus memberitahumu sesuatu.

Ini membebaniku, ini pengkhianatan.

Ini pengkhianatan yang tak bisa kubawa sampai mati.

Apa maksudmu? Pengkhianatan apa?

Ronny, ayolah, kami memerlukanmu.

Ya, baik. Ayo.

Ronny, dengar.

- Siap? - Satu, dua, tiga!

- Ronny, aku siap! Tarik! - Baik, aku akan memegangmu.

Baik, dia sudah keluar!

Syukurlah!

Kalian menyelamatkanku!

Ya, itu luka yang cukup parah.

Kita harus hentikan pendarahan ini.

Kau harus temukan alat medis di ruang kargo.

Baiklah.

Akan kucari.

Bertahanlah, Kawan.

- Ya, jangan lihat. - Maaf, sebentar saja.

Baik. Apa yang kau katakan tadi?

- Apa? - Soal pengkhianatan itu?

Kau tak ingin merahasiakannya sampai mati. Apa itu?

- Kau ingin menyelesaikannya? - Apa? Entahlah.

Aku kehilangan banyak darah. Aku tak berpikir jernih.

Addison, aku tak tahu apa kau bisa mendengarku...

Tapi aku jelas perlu bantuan saat ini.

Sejauh yang kutahu, aku berada di antah-berantah.

Aku hampir tidak bisa melihat.

Alat medisnya.

Terima kasih.

Perez! Tolong aku! Kumohon!

Tolong!

Hei! Kita harus pergi dari sini!

Hei, sayapnya terbakar, mesin di sayap itu terbakar.

Seluruh tempat ini akan meledak sebentar lagi!

Peti ini adalah misiku!

Ini hal terpenting yang mereka percayakan kepadaku.

Aku tak akan gagal!

Addison, berapa banyak waktu yang tersisa?

Baik, aku akan membantu!

- Kita tarik. Baik. - Kita bisa.

- Mengerti? - Terima kasih.

Satu, dua...

Lari!

- Kau masih hidup? - Kau baik-baik saja?

Ayo.

Haruskah kita mengatakan sesuatu?

Soal Kapten?

Maksudku...

Tidak ada yang mengenal baik dia...

Bahkan setelah bertahun-tahun.

Pasti ada cerita yang...

Tidak apa-apa. Aku akan melakukannya.

Dia selalu menyukai...

- Kampung halamannya, Iowa. - Dia dari Idaho.

Aku tahu itu salah satu yang berawalan "I".

- Kau tak bilang apa pun... - Aku memang tak mau bicara.

Kau hanya berdiri seolah kita tak perlu bilang apa pun.

Tepat sekali.

Dia pria yang kejam.

Dia selalu sangat pemarah...

Tapi di saat penting...

Bisa mendaratkan pesawat dari ketinggian 35.000 kaki...

Dan entah bagaimana, menjaga krunya tetap hidup.

Itulah dia.

Istrinya harus menerima ini.

Tes besar hari ini.

Bagaimana keadaannya?

Baik-baik saja.

Kau mengkhawatirkannya.

More Indonesian subtitles for Quantum Leap

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left