Jurnal Risa

Jurnal Risa

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Jurnal Risa S1E3 WEB Disney+Hotstar
A Commentary by gugel_drev
Ep 3. Cocok untuk Versi https://ngefilm21.club/

Tags

other
Published on: 2023-06-18
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Firasatku ada yang nggak enak sama rumah tua itu.

Aku takut Dewi sama keluarganya kenapa-napa.

Semoga aja firasatku salah.

Risa.

Bener ya kata Nicko?

Kamu bisa lihat hantu?

Aku kayanya juga bisa lihat, Sa.

Om, ini pintu apa?

Dudung!

Dudung!

Dudung!

Main yuk?

Dudung?

Dudung?

Dudung?

Dudung!

Dudung!

Dudung!

Dudung!

Dudung!

Ayo kita keluar!

Tolong!

-Tolong! -Tolong!

-Tolong! -Tolong!

-Tolong! -Tolong!

-Tolong! -Tolong!

Tolong!

Tolong!

Kak, tadi di sana ngga ada hantu, 'kan?

Hantunya ngga ikut ke sini, 'kan, Kak?

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Aduh, ngagetin aja. Ada apa ini?

Kek, tolong, Kek.

Dudung, Kek.

-Si Dudung. -Ya, si Dudung kenapa?

Dudung masuk ke dalam rumah tua.

Astaghfirullahaladzim!

Kakek!

-Angga ikut. -Ayo!

Apa yang dilakukan anak itu di sini?

Kalau ada yang ikut ke sini gimana?

Kan dari tadi kita berjam-jam di sana.

Kalau ada yang ikut, pasti nempelin yang paling penakut.

Siapa ya kira-kira?

Ngga lucu, Ko! Kamu sih ngajak kita kerja di sana!

Tadi aja pas nerima uangnya, kamu senyum, Kang.

Ada apa?

Kan aku ngga tahu kalau rumahnya ada hantu!

Yang penting ngga ikut ke sini.

Kan tadi kita ngga nakal di sana.

Ya, 'kan, Kak?

Kalau mereka ke sini, pasti Kakek tahu.

Tuh, 'kan? Aman. Yuk.

Dudung?

Dudung?

Dudung.

Dudung!

Audzubillahiminasyaithonirajim.

Dudung!

Dudung!

Dudung!

Dudung!

Dudung?

Mohon maaf, Pak.

Tadi pas saya datang ke sini, kaca-kacanya sudah seperti ini.

Ini pasti ulah anak-anak nakal itu lagi.

Pak Cecep.

-Ini untuk pembayaran pertama. -Terima kasih, Pak.

Sisanya setelah ini beres, ya?

Terima kasih, Pak. Semoga berkah.

Amin.

-Saya permisi, Pak Cecep. -Silakan, Pak.

Dewi?

Temen-temen kamu tuh udah nunggu di luar.

Tahu ngga kemarin si Dudung kesurupan?

Seram sekali!

Emang kamu lihat?

Kan aku bisa ngebayangin.

Yah.

-Dewi. -Risa.

Risa.

Masukin bonekanya ke lemari.

-Kenapa? -Masukin.

Ada apa, Dewi?

Tadi bonekanya...

Risa?

Dewi, ini kayanya dari rumah tua itu.

Tapi, Papa ngga percaya kalau aku ngomong begitu.

Pokoknya kamu jangan ke sana dulu, ya?

Karni, ada anak kecil!

Mana?

Kalau ada anak kecil di dalam sini,

saya bisa celaka, Ni.

Tidak ada.

-Ni, kita balik dulu yuk. -Ayo.

Besok saja kita lanjutkan.

Si Ali mana, Ni?

Masuk ke dalam sini mungkin dia, ya?

Susul dia, ini sudah mau maghrib.

-Ali? -Ali, kamu ada di dalam?

-Ali, kamu di mana? -Hei!

Sudah mau maghrib, Li, ayo keluar!

Ali, Cep, Ali!

Ali!

-Ali! -Ali?

Saya rasa dia butuh pertolongan.

Ali, tunggu sebentar, Li!

Ali!

Tunggu sebentar.

Ali!

Ali?

Ali!

Ali!

Ali?

Ali!

Ali!

Karni?

Bagaimana ini? Kini saya jadi sendirian.

Terserahlah.

Ali!

Ali?

Ali?

Karni.

Karni?

Ali?

Karni?

Ayo.

-Asalamualaikum. -Alaikum salam.

-Apa kabar? -Baik.

Kakek!

Datang juga. Akhirnya lengkap cucu Kakek.

Riri!

Riri kangen banget sama Kakak.

Kakak juga kangen sama Riri.

Kok kamu ngga bilang-bilang mau ke sini?

Sengaja ngga bilang-bilang biar kejutan.

Tante, macet ngga?

Ngga, tadi kan nunggu Tante pulang kerja dulu baru ke sini.

Bantu barangnya Riri.

Siap, Kek!

Ayo, kita lihat kamarnya Riri. Nanti kita tidur bertiga.

Makasih ya, Pah, udah jaga anak-anak di sini.

Ngga apa-apa. Bapak juga kesepian kalau ngga ada mereka.

Dewi.

Pak Cecep?

Pak Karni?

Pak Ali?

Ada apa, Pap?

Di mana para tukang?

Kerjaan belum selesai malah ngilang.

Untung uang mukanya hanya 20 persen.

Sabar.

Yang mau lihat rumah datang jam berapa?

Sebentar lagi sampai.

Sudah, Ri, jangan sedih.

Kan ada Kak Icha di sini.

Ada kita juga, Kak.

Mama pamit, ya?

Pak, berangkat dulu, ya?

Hati-hati di jalan.

-Asalamualaikum. -Alaikum salam.

Dadah.

-Dadah, Mama. -Dah, sayang. Dah.

-Halo, Pak Haji, Ibu. -Halo, selamat siang, Pak Heru, Bu.

Gimana perjalanannya?

Aman. Lancar, Pak.

Ya, baik. Kita masuk dulu, kita lihat-lihat.

-Ya. -Silakan, silakan.

-Ayo, Ma. -Ayo.

Maaf, ini tukang masih kerja,

jadi, berantakan.

Ngga apa-apa, Pak.

Ini, Pak.

Saya lihat dulu, ya?

Ini Ibu hamil berapa bulan?

Jalan 7 bulan.

Semoga sehat ya, ibunya, bayinya.

-Amin. -Amin.

Pak Haji, maaf nih, saya mau tanya.

Ini rumah bukan rumah cagar budaya, 'kan?

Bukan, Pak, aman. Bisa direnov sesuai kebutuhan.

Gimana, Ma? Suka ngga?

Suka, Pah.

Hawanya sejuk, daerahnya juga masih asri.

Pas banget buat bayi kita nanti.

Kalau gitu sih saya ngikut bosnya aja.

Ya, ya. Baik, baik.

Bu.

Di belakang, halamannya luas betul.

Saya antarkan.

-Ada? -Silakan.

Silakan, silakan.

-Satu, dua... -Kita ke toilet aja yuk?

-Ngga mau, bisa pingsan aku. -Tiga!

-Empat! -Perpus aja.

Lima, enam...

Jurnal Risa subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Jurnal Risa

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left