Guns & Gulaabs

Guns & Gulaabs

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Guns and Gulaabs S01 HINDI WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-08-18
Downloads: 17
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Berhenti!

- Tembak dia! - Berhenti!

- Cintaku yang paling murni di kota. - Cintaku yang paling abadi di kota.

Kuserahkan jiwaku demi Chanda.

Itu yang disebut cinta murni.

Aku mencintai Mamta sejak kelas lima.

Itu cinta abadi.

Perasaanmu untuk Chanda bukan cinta, tetapi nafsu.

Tanyalah Nannu.

Kenapa bertanya kepadaku? Aku tak tahu apa-apa.

Kalian yang lebih tahu.

Cintaku untuk Chanda asli. Cintamu tipuan.

- Cintamu yang tipuan. - Cintaku asli.

- Cintaku asli. - Bohong.

- Kau bohong. - Buktikan.

- Apa? - Jika cintamu asli, buktikanlah.

Bagaimana?

Apa kalian gila? Kenapa kalian melakukan omong kosong ini?

Diam, Nannu!

Aku rela melakukan apa saja demi membuktikan cintaku untuk Chanda.

Tunjukkanlah.

Tinggal A-N-D-A dan M-T-A.

- Ayo buat sisanya besok. - Aku siap buat semua.

Terserah kau.

Pecinta palsu?

Bagaimana menjelaskan M-A ini?

Menurutku itu "Mama".

Bagaimana kau akan menjelaskan C-H?

Dasar "chabul".

Berhenti!

- Berhenti, Bajingan! - Hei! Berhenti!

Cepat!

Tembak dia.

Angkat dia. Buat dia berdiri.

SETAN ADA DI SETIAP DIRI MANUSIA

Tipu, ini pemakaman ayahmu sendiri. Bukan tetangga.

Lihat ibumu. Aku kasihan dengannya.

Ibu tiri.

Ayahku bajingan hidung belang.

Bukankah dia sepertinya wafat saat merokok?

Diam, Tipu. Berusahalah untuk menangis sedikit.

Baiklah.

Tipu, Pak Ganchi datang.

Janda Babu Tiger.

Ambil teh dan camilan.

Dia pria mujur.

Namun, dia tinggalkan semua kemujurannya.

Babu...

- Sedang apa kau? - Berusaha menangis.

Kenapa?

Bukankah ayahmu masih hidup?

Kau menangis bila dia mati.

Kau putra Babu Tiger?

Dari istri pertama?

Dari istri aslinya.

Paman, yang mana putra Babu Tiger?

Pria itu, di sana.

- Mau ke mana? - Aku harus menemuinya.

Nanti. Pergilah.

- Ini urusan darurat. - Pergi saja.

- Pergilah. - Kenapa mendorongku? Aku pergi.

Aku tak pernah melihatmu dengan ayahmu. Kau tak mau bekerja denganku?

Apa pekerjaanmu?

Aku montir. Di Vayu Motors.

Ada sesuatu... di wajahmu.

Kita mendapat kontrak sangat besar dan Babu Tiger direnggut dari kita.

Ini pasti ulah satu orang. Nabeed.

Kau pikir Nabeed berani melakukannya?

Bila namamu disebut, anak buah Sherpur gentar.

Duduk tegak, baru bicara.

Pak, Inspektur Mishra datang.

Lihat, dia berdiri di sana.

Ada apa, Junior? Halo, Pak.

Aku di sini, mengurus masalah terbesar,

tetapi kau malah melamun.

Bantu aku.

Tidak, Pak...

Apa lagi yang kaulakukan?

Ada keparat datang, menyelinap ke perkebunan,

membunuh orang kita,

dan kau hanya berpangku tangan?

Kau tak tahu seberapa penting kontrak Kolkata bagi kita?

Aku tahu sekali, Pak.

Hubungi Kolkata.

Atur rapat dengan Sukanto. Aku mau menemuinya.

Segera, Pak.

- Rama itu... - Kebenaran sejati.

- Kebenaran... - Yang ada.

- Rama itu... - Kebenaran sejati.

- Kebenaran... - Yang ada.

- Rama... - Kebenaran sejati.

- Kebenaran... - Ada.

Ayah...

- Rama... - Kebenaran sejati.

- Ayah... - Rama adalah...

Hei, kau baru saja memaki ayahmu.

Kenapa sekarang berubah?

Dia tetaplah ayahku, Keparat!

- Rama adalah... - Kebenaran asli.

Jhankaar Beats?

Astaga!

Aku seburuk itu?

Tidak, Pak. Maksudku, aku Ramprasad, Pak.

Kami bersiap untuk menyambutmu besok.

- Kau datang hari ini. - Sambut aku.

Tak ada karangan bunga hari ini. Dipesan untuk besok.

- Tak apa. Aku pulang. - Baik.

Aku mau lihat kantor.

Langsung bekerja setelah kembali dari Delhi? Istirahatlah.

Sopirmu menunggu di bungalo.

Dia tak perlu bertugas. Aku menyetir sendiri.

Kenapa, Pak?

Tempat ini bagus untuk menyetir.

Baik, Pak. Terserah kau.

Aku merasa terhormat bekerja denganmu.

Aku mendengar banyak tentangmu.

Kota ini kecil, tetapi warga di sini baik hati.

Cuaca di sini sangat bagus, Pak, kau akan merasa seperti Rajesh Khanna.

Lebih terjangkau daripada di Delhi, Pak.

Biaya hidup sepekan di sana... Itu mati, Pak!

Beri aku sehari, Pak. Akan kunyalakan lagi. Maaf.

Ambilkan berkas tentang pabrik opium.

- Sekarang, Pak? - Kau ada urusan lebih penting?

- Bicara denganmu, Pak. - Sekarang.

- Dengar. - Ya?

Carikan kaset asli untukku. Zamaane Ko Dikhana Hai.

Apa?

Kaset asli film ini.

Mendengarkan Jhankaar Beats merusak suasana hatiku.

Silakan masuk, Pak Sukanto.

Selamat datang di tanah suci Gulaabgunj.

Mirip lokasi film langsung dari industri film Mumbai.

Semoga kita tak diserang polisi.

Tidak. Tak ada yang datang ke sini.

Maka kuminta kau datang.

Di Gulaabgunj, Ayah menyerang polisi, bukan sebaliknya.

Pak Ganchi, langsung saja.

Jujur saja, aku banyak tekanan.

Tekanan apa?

Ini kontrak pertama kita.

Semua cemas kau tak akan bisa memenuhi pesanan opium sebanyak itu.

Apa maksudmu, Pak Sukanto?

Beri tahu atasanmu, mereka tak perlu cemas.

Bila Ganchi berkomitmen, dia memenuhinya.

Itu maksudku.

Namun, katanya Ganchi belum pernah menerima tugas sebesar itu.

Itu benar.

Pesanan ini jauh lebih besar dari produksimu dalam setahun.

Jadi, apa yang harus kukatakan kepada mereka?

Katakanlah tanah Gulaabgunj bagai kekasih Ganchi.

Jika Ganchi minta sedikit lagi, dia tak menolak. Dia akan beri banyak.

Akan kusampaikan ini juga.

"Itu tanahnya yang tercinta. Dia akan berikan banyak."

Satu hal lagi.

Jika kau gagal memenuhi tepat waktu karena alasan apa pun,

atasanku akan tak senang.

Bila mereka tak senang, mereka cukup... Kita biarkan saja pada "cukup".

Aku akan katakan saja.

Jika kau tak memenuhi tepat waktu,

maka mereka akan jadi gila.

Mereka akan datang dengan seluruh pasukan

untuk membunuh kalian semua.

Mereka tak ucapkan itu dengan lantang.

Ini dari pengalamanku.

Aku tahu kau tak ingin mereka tak senang.

Benar? Ayo bersepakat.

Kirimlah pada akhir bulan ini. Ya? Akhir bulan ini, itu saja.

Ada berapa hari bulan ini, 30 atau 31?

Tiga puluh satu.

Kau pun dapat sehari tambahan. Mujur.

- Uang muka. - Tidak perlu.

Tak perlu ada formalitas. Mahendra...

Simpan saja. Simpan.

Setelah membayar, kita bisa menekan pihak lain.

Baik. Jika Tuhan berkehendak, kita akan terus bekerja sama.

Jika bukan kehendak Tuhan...

Bajingan, keparat itu! Dia berani mengancam Ganchi.

Tersenyum sepanjang rapat membuat rahangku sakit.

- Orang Bengal sombong sekali. - Kenapa tidak?

Dia mampu bersikap sombong.

Polisi Narkotika baru itu harus dikendalikan.

Jika tidak, dia mengganggu kontrak ini.

Akan kubicarakan dengan Mishra dan minta dia temui orang itu.

BENGKEL VAYU

- Ambilkan tang. - Baik.

Kamarcut, ada apa?

Pak, pelanggan favoritmu.

Tampaknya bannya bocor. Akan kulihat.

Masuklah. Biar aku yang perbaiki.

Naik motor seperti ini akan membuat ban pecah.

Selalu ada masalah dengan motor ini.

Biar kuperbaiki.

Aku memikirkanmu semalam.

Malam hari? Tentangku?

Kejadian yang menimpa ayahmu itu tragis.

Saat aku di SMA, ada yang menggangguku di pasar.

Lalu ayahmu datang.

Dia merenggut salah satu dan menamparnya.

Sekali tampar, pemuda itu pingsan.

Orang selalu takut dengan ayahmu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left