Season 1

Release info

Life Larry and the Pursuit of Unhappiness An Almost History of America S01E01 Livingston HMAX WEB h264-ETHEL
A Commentary by tedi
Retail HMAX | 32:08

Tags

webdl
Published on: 2026-06-27
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tanggal 4 Juli ini akan menandai ulang tahun Amerika yang ke-250.

Untuk menghormati momen ini, kami ingin melihat kembali

beberapa peristiwa, orang-orang, dan ide-ide

yang membantu membentuk dan melestarikan

eksperimen besar kita dalam pemerintahan mandiri.

Para Bapak Pendiri kita menyusun piagam

untuk menjamin penegakan hukum dan hak-hak manusia.

Bersama, mereka mendirikan bangsa baru

yang kekuasaannya tak bersemayam di monarki, tapi dengan warga biasa.

"Kita meyakini kebenaran ini sudah jelas," tulis mereka.

"Bahwa semua manusia diciptakan setara."

Itu ide radikal, bahkan revolusioner.

Namun, yang membuat Amerika unik

adalah fakta bahwa kita selalu dalam proses.

Kita tak sempurna.

Kita bisa mudah marah, picik, egois, murahan.

Akui saja, beberapa dari kita

akan selalu menemukan sesuatu untuk dikeluhkan.

Namun, sebagai orang Amerika

kita selalu menemukan cara untuk mengatasi para penentang ini.

Orang-orang yang sangat tak menyenangkan

dan menghalangi kemajuan ini.

Orang-orang menyedihkan, tak tertahankan.

Apa aku menyebut picik?

- Celaka... - Hei, itu tak ada dalam naskah!

Pada musim dingin 1775, Kongres Kontinental menyadari

bahwa kemerdekaan dari Inggris adalah satu-satunya tindakan.

Komite beranggotakan lima orang

ditugaskan menyusun pengumuman yang menjelaskan alasan

penolakan monarki, deklarasi kemerdekaan.

Mereka adalah John Adams, Thomas Jefferson

Benjamin Franklin, Roger Sherman, dan Robert Livingston.

Sudah rahasia umum bahwa Thomas Jefferson

menulis draf pertama

tapi sebenarnya Robert Livingston-lah yang pertama mencobanya.

Ada yang bilang itulah yang dia kerjakan saat menulisnya.

Tuan-tuan dari Kongres Kontinental

akhirnya kita punya draf pertama Deklarasi Kemerdekaan

ditulis oleh rekan kita yang terhormat, Robert Livingston.

Bagus.

- Bagus. - Sungguh tak butuh waktu lama.

Hanya menghabiskan dua pena.

Dua pena.

- Kami berterima kasih. - Hentikan.

Namun, kita sepakat hanya ada 27 keluhan.

Lalu, tiba-tiba, kau menambahkan semua keluhan lainnya.

Setuju. Ada beberapa dan mereka sangat membingungkan.

Tuan Jefferson, kurasa kita tak ingin membatasi Rembrandt

berapa warna yang bisa dia pakai saat melukis.

Benar?

Namun, kami punya beberapa pertanyaan tentang beberapa hal yang kau tulis.

Seperti, "Jika seseorang mengundangmu ke pesta makan malam

kau secara hukum berhak sebagai warga negara Amerika

untuk bertanya

'Siapa yang datang ke pesta makan malam itu?' sebelum kau menerimanya."

Kau tak ingin tahu dengan siapa kau akan menghabiskan malammu?

Aku diundang makan malam di rumah Madison beberapa minggu lalu.

Alexander Hamilton ada di meja yang sama.

Apa aku sempat bicara dengan Hamilton? Tidak.

Karena aku duduk di sebelah paman Madison

petani tembakau dari Virginia!

Buang-buang waktu saja.

Ditambah dua jam perjalanan ke sana dengan kereta kuda.

Kenapa meninggalkan rumah? Butuh dua jam untuk ke mana-mana.

Andai aku bisa memasukkannya ke dalam dokumen.

Robert, kau ingin memasukkan ke Deklarasi Kemerdekaan ini

bahwa berbagi payung itu ilegal.

Jika hujan, bawa payungmu sendiri. Jangan ganggu payung orang lain.

Bagaimana jika pemegang payung menawarkan untuk berbagi payung?

Jika dia melakukannya, dia hanya melakukannya untuk bersikap baik.

Dia tidak mau membaginya. Itu tidak benar.

Kau lupa payungmu? Sayang sekali!

Sayang sekali!

Basah kuyup! Terima saja!

Jangan membuat orang lain basah

karena kau terlalu bodoh untuk membawa payung sendiri!

Tuan, setelah 7 Januari

mengucapkan Selamat Tahun Baru itu ilegal?

Tepat sekali, Adams.

Meski itu kali pertamamu bertemu orang itu di tahun baru?

Benar, Franklin, meski itu kali pertama.

"Selamat Tahun Baru" ini terus berlanjut tanpa henti.

Tanggal 20 Januari. "Selamat Tahun Baru." 25 Januari.

"Selamat Tahun Baru." 31 Januari.

Kapan ini berakhir?

Kenapa ini ada di sini?

"Menarik napas dalam-dalam di luar ruangan itu ilegal."

Seharusnya begitu. Kau ingin lihat orang-orang berjalan sambil...

Hari yang indah.

Ini satu lagi.

"Jangan berbagi hidangan penutup. Jika mau hidangan penutup, pesanlah.

Jangan ada 'mengopernya'."

Kita bukan binatang, Tn. Franklin, makan dari palung.

Kita bisa punya garpu sendiri.

Lantas, kita semua akan mencicipi, memasukkan garpu ke mulut kita

dan mengembalikannya ke pai setelah masuk ke mulut kita.

Tuan Franklin, itu tidak bersih.

Terkadang aku tidak mau sepotong pai utuh.

Aku hanya ingin mencicipi pai.

Ambil paimu sendiri, Franklin!

Jika memilih antrean, kau harus tetap di dalamnya?

Tentu saja kau harus tetap di dalamnya.

Jika tidak, itu hanya kekacauan.

Antrean itu bergerak lebih cepat, aku akan ke sini.

Tidak. Aku mau ke sini.

Lalu, mendadak kau menabrak orang dan perkelahian terjadi.

Semua karena orang ingin masuk ke antrean

yang bergerak lebih cepat. Tidak.

Kau memilih antrean, kau tetap di antreanmu. Begitu cara kerjanya.

Aku tak setuju dengan itu dan kurasa tak seharusnya ada di dokumen ini.

Kau tak suka itu, Hancock? Karena kau tak perlu mengantre.

Ada pelayanmu yang melakukan itu untukmu. Aku punya pelayan.

Apa aku memperlakukan mereka dengan adil? Kurasa begitu.

Apa aku tak mencambuk?

Tidak selalu.

Ini menyenangkan. Mencambuk itu menyenangkan.

Kau pukul mereka.

Kau mendengar sedikit rintihan, lalu kau berhenti.

"Pria tidak boleh mengipasi diri di depan umum"?

Ada yang sungguh ingin melihat ini?

Ini sesuatu yang ingin kau lihat dilakukan pria?

Ini? Gerakan ini?

Tuan Adams, kutanya padamu.

Kau mau putramu mengipas?

Sudah kuduga. Dia tak mau putranya mengipas.

Aku tak mau putraku mengipas.

Kurasa kalian semua tak mau putra kalian mengipas.

Siapa yang setuju denganku? Ya atau tidak?

- Tidak! - Tidak!

Ini satu lagi yang tidak boleh masuk.

"Memberi tahu seseorang tentang impianmu itu ilegal.

Semenarik apa pun itu bagi si pemimpi

yang lain tak tertarik mendengarnya."

Tuan-Tuan, kita punya masa hidup 38 tahun di Bumi ini

dan akan menyia-nyiakannya mendengarkan mimpi orang lain?

Kurasa tidak.

- Usiaku 70 tahun di Bumi ini, Bodoh. - Tujuh puluh?

Tampaknya berhubungan seks oral dengan wanita Prancis

membuat awet muda.

Kau telah menemukan air mancur awet muda, Tuan.

Selamat untukmu.

Seharusnya ada larangan nasional untuk bersulang?

Tidak ada tip?

"Jika memulai rutinitas kesehatan baru, rahasiakan"?

"Jika kau mengunjungi Inggris

jangan tiba-tiba kembali dengan aksen Inggris."

"Membelai janggut sendiri itu ilegal"?

Itu seharusnya ada di dokumen.

Ini kebenaran yang menurutku sudah jelas.

Kau bodoh, Tuan.

Tuan-Tuan, apa yang kita lakukan?

Ini bukan keluhan serius.

Ini keluhan sepele

dan tak ada hubungannya dengan deklarasi kemerdekaan

dari Inggris dan tirani!

- Setuju. - Setuju.

Ini bukan sekadar deklarasi kemerdekaan!

Ini deklarasi akal sehat!

Dalam 250 tahun

keturunan kita akan berterima kasih atas kerja keras

yang kita lakukan di sini, membuat hidup mereka jauh lebih baik.

Tuan-Tuan, kalian setuju? Ya atau tidak?

- Tidak! - Tidak!

Seribu kali tidak.

Tuan Livingston, terima kasih banyak atas kerja kerasmu.

Namun, kurasa semua ini tidak akan masuk ke deklarasi kita.

- Jefferson, mau mencobanya? - Ya, aku akan melakukannya.

Aku tidak akan menggunakan semua ini

terutama "jangan bertepuk tangan mengikuti musik

dan mengharapkan orang lain bergabung."

Marsekal, antar dia keluar.

Itu tidak perlu

karena aku tidak mau tinggal di negara

di mana orang berbagi payung

menarik napas dalam-dalam di luar ruangan

mengubah antrean sesuka hati

mengipasi diri, membelai janggut

berbagi mimpi dan hidangan penutup!

Selamat Tahun Baru, Berengsek!

Pada tanggal 7 Maret 1876

Alexander Graham Bell berhasil menerima paten

untuk alat yang dia sebut telepon.

Beberapa hari kemudian, di depan publik

dia melakukan panggilan telepon pertama

kepada asistennya, Thomas Watson.

Panggilan telepon pertama adalah hari yang indah bagi inovasi Amerika.

Sayangnya, tidak begitu bagi Bell.

Selamat sore, Hadirin.

Atas nama istriku, Mabel, aku ingin menyambut kalian di rumah kami.

Terima kasih sudah datang.

Yang akan kalian saksikan ini

belum pernah terlihat dalam sejarah manusia.

Kupersembahkan...

telepon.

Asistenku, Watson, ada di gedung lain

tak terlihat dan terdengar.

Namun, dengan alat ini

aku akan bisa berkomunikasi dengannya

seolah-olah dia berdiri tepat di sampingku.

Aku akan mengangkat telepon di sisiku dan itu akan berdering di sisinya.

Life, Larry and the Pursuit of Unhappiness: An Almost History of America subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left