The Scarecrow

The Scarecrow (ํ—ˆ์ˆ˜์•„๋น„)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ง๐—›๐—˜ ๐—ฆ๐—–๐—”๐—ฅ๐—˜๐—–๐—ฅ๐—ข๐—ช ๐—ฆ๐Ÿฌ๐Ÿญ๐—˜๐Ÿฌ๐Ÿฎ ๐—ฉ๐—œ๐—จ ๐—ช๐—˜๐—• ๐—œ๐——
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐ŸŽ๐Ÿ’:๐ŸŽ๐ŸŽ || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ฝ๐‘ฐ๐‘ผ || *เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
official_release
Published on: 2026-04-22
Downloads: 30
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"The Scarecrow."

"Dalam drama ini fiktif."

"Aktor cilik dan hewan syuting."

"Bersama para ahli dalam lingkungan yang aman."

Kenapa kamu ingin bertemu denganku?

Kulihat, di tiap program tentang pembunuhan berantai Kangseong

kamu selalu muncul, Profesor.

Katanya kamu juga ikut menyelidikinya?

Kupikir kamu pasti tahu apakah aku pelakunya atau bukan.

Pendapatku tidak penting.

DNA-mu sudah ditemukan.

Entahlah.

Apa alasanmu terus menyangkalnya?

Lagi pula, masa kedaluwarsanya sudah lewat,

jadi, kamu tidak akan dihukum karena masalah ini.

Ya, masa kedaluwarsanya sudah lewat,

lantas kenapa polisi mengungkitnya kembali?

Mereka tidak bisa menuntutku.

Kami tidak bermaksud membuka kembali penyelidikan.

Kami hanya ingin mengungkap kebenarannya.

Untuk sembilan korban tidak bersalah dan keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu,

semua orang yang hidup di Kangseong

pada masa itu

berhak mengetahui kebenarannya.

Karena bagi mereka, ini adalah kasus yang mengubah banyak hal.

Benar.

Sepertinya begitu.

"Pengakuan adalah awal dari pengampunan."

"Dan pengampunan adalah awal dari keselamatan."

Meski begitu, itu bukan aku.

Sudah kukatakan bukan aku.

Baiklah.

Kamu mau pergi?

Aku akan kembali besok.

"The Scarecrow."

"The Scarecrow."

Jangan muncul di hadapanku.

Hei. Ini tidak akan lama.

Aku juga tidak berniat tinggal lama di sini.

Hei, Kang Tae Joo.

Kasus ini kuambil kembali.

Begitu pun kamu.

- Apa? - Kamu akan tetap di sisiku.

Seperti dahulu.

Dasar gila.

Aku merindukanmu, Kang Tae Joo.

- Hei, ayo kabur! - Sial.

Hei, Tae Joo.

Kamu mati atau hidup?

Dia hidup!

Astaga, tidak seru.

Tae Joo.

Ini bercanda. Hanya bercanda.

Hei, kumohon. Jangan, kumohon!

Kamu takut? Takut tubuhmu berlubang karena peluru?

Bajingan! Beraninya kamu menembak seorang jaksa!

Bukankah kamu bilang kita teman? Ayolah, kita teman.

Kenapa?

Hanya bercanda. Bercanda.

Bercanda?

Kenapa? Tidak seru?

Bagiku juga.

Leluconmu dahulu juga sama sekali tidak seru bagiku.

"Kantor Polisi Kangseong, Laporkan Mata-Mata."

Kasus ini kuambil kembali.

Begitu pun kamu.

- Lee Seong Jin. - Aku dibebaskan hari ini.

Terima kasih. Ini semua berkat kamu, Detektif.

"Kantor Polisi Kangseong."

Kamu sudah bersusah payah.

Hiduplah dengan baik mulai sekarang.

Setidaknya, demi ibumu.

Baik.

Detektif...

Sejak kamu datang ke Kangseong,

aku sungguh merasa lega.

Aku sangat ingin mengatakan ini.

Baiklah.

"Lega."

Itu yang dia katakan.

Rangkaian kasus pembunuhan yang terjadi sejak Oktober 1986

telah terungkap sebagai pembunuhan berantai.

- Baik. - Lalu, totalnya ada berapa kasus?

Berdasarkan yang kami ketahui sejauh ini, total ada empat kasus.

- Apa? - Kenapa baru diungkap sekarang?

Karena modus operandi pelakunya sedikit berbeda,

jadi, butuh waktu untuk membuat pengumuman resmi.

Namun, kami sudah membentuk tim investigasi bersama internal

dan mengerahkan segenap tenaga untuk menangkap pelakunya.

Apa maksudmu modus operandinya berbeda-beda...

Jaksa Hwang sibuk akhir-akhir ini. Sulit sekali bertemu dengannya.

Benar sekali. Aku juga kesulitan.

Semua kasus Jaksa Hwang dilimpahkan kepadaku,

padahal mengurus demo mahasiswa saja sudah memusingkan.

Kenapa kamu menangani semuanya? Bagaimana dengan Jaksa Cha?

Berikan saja sebagian kepadaku.

Tidak, Pak. Aku tidak bisa.

Tidak apa-apa, aku sangat senggang akhir-akhir ini.

Pada saat seperti inilah kita harus saling membantu.

Bagaimana kalau

- aku mengambil kasus demo itu? - Boleh juga.

Berdasarkan penyelidikan yang kami kumpulkan saat ini...

Terima kasih. Itu akan sangat membantu.

Baiklah, kalau begitu.

Hei, lama tidak bertemu. Tolong buat aku terlihat tampan.

Makan dahulu sebelum pulang.

Para wartawan, jamuan makan diadakan di Restoran Seoul di pusat kota.

Terima kasih.

Dengar,

aku akan menyiapkan hidangan yang sangat lezat sekarang.

Tapi aku tidak suka dengan orang yang memegang alat makannya.

Itu membuatku tidak bernafsu untuk menyiapkannya.

Kalau begitu, berikan alat makannya kepada orang lain.

Sepertinya aku juga harus ikut memegang alat makan itu.

Apa? Apa kamu lapar?

Tidak, aku kenyang karena membayangkan berita eksklusif.

Apa kita akan mendapat berita eksklusif?

Bersihkan lensamu baik-baik.

Kamu akan meliput penangkapan pembunuh berantai.

Bagaimana kita tahu kapan dan di mana pelakunya akan tertangkap?

Aku tahu siapa yang akan menangkapnya.

Pak.

- Konferensi pers yang bagus. - Hai, Jaksa Cha.

Apa alasanmu menyingkirkan Jaksa Cha dan memilihku?

Kenapa kamu kembali dan meninggalkan jalan yang mudah?

Aku penasaran.

Aku bisa sedikit membaca wajah.

- Apa wajahku bagus? - Bukan begitu,

melainkan karena jaksa di sana sangat buruk.

Kenapa? Apa ada sesuatu pada wajahku?

Apa? Tidak. Tidak ada apa-apa.

Omong-omong, kamu mau mengatakan sesuatu kepadaku?

Bisa luangkan waktu malam ini? Ada yang ingin aku bicarakan.

Entahlah.

Putraku datang kemari untuk liburan.

Cheol?

Tidak kusangka dia sudah jadi mahasiswa.

- Waktu cepat sekali berlalu. - Benar sekali.

Lain kali, ajak dia ke kantor lagi.

Aku juga ingin bertemu dengannya.

Ya, boleh juga. Pokoknya, kita makan lain kali saja.

- "Ibu memasak." Sudah ditulis? - Sudah!

Nomor tiga. "Aku bermain dengan teman."

"Aku bermain dengan teman."

"Aku bermain dengan teman."

Usaha yang bagus hari ini.

- Baiklah, hati-hati di jalan. - Baik. Kamu juga.

Teman-teman.

Halo, Bu Guru.

Kamu bisa kalah kalau lengah.

Sayang sekali. Kupikir kali ini akan kena.

Sudah makan?

Ayo kita pergi makan.

- Aku lapar. - Kamu lapar, bukan?

Suara apa itu?

Tae Joo sudah datang.

Dia datang dalam keadaan mabuk berat.

Akhir-akhir ini tenang tanpa dia. Aku kesal harus tinggal bersamanya.

Kalau begitu, maukah kamu tinggal bersamaku?

Ayo kita menikah.

Kenapa kamu melamar di restoran sup?

- Jangan terima dia. - Bukan begitu.

Kenapa kamu tidak menjawab?

Kamu tidak mau menikah denganku?

Entahlah.

Bibi! Aku sudah bilang yang ini jangan pakai jeroan.

Aku benar-benar lupa.

Kamu sudah memakannya, jadi, tidak bisa kuganti.

- Tidak apa-apa, akan kumakan. - Maaf, ya.

Ini.

Aku tidak memintamu memutuskan sekarang juga.

Pikirkan saja baik-baik.

Tunggu sebentar.

Sudah.

Ini.

- Makanlah. - Kamu juga makanlah.

Hei, Kawan. Kenapa kamu murung sendirian?

Ada masalah?

Sang Beom.

- Tae Joo sudah kembali. - Kang Tae Joo?

Apa? Bedebah itu ada di sini?

Bajingan itu tidak akan membuat onar dan menggangu kita, bukan?

Dasar pengecut.

- Kamu takut? - Bukan takut, tapi bedebah itu...

Pokoknya, berhati-hatilah. Dia tidak bisa diremehkan.

- Dahulu setidaknya dia punya celah. - Kita bisa cari kelemahannya lagi.

Benar juga. Ya.

"Era Baru, Polisi Baru."

Kita mulai dengan mencari korban kejahatannya.

Hei, tapi apa ada korban yang masih hidup?

- Tidak ada, bukan? - Benar. Tidak ada upaya pembunuhan.

- Benar sekali. - Pelaku culik, perkosa, lalu bunuh.

Bagaimana jika ada yang tidak beres sebelum dia menyelesaikan aksinya?

- Upaya penculikan atau pemerkosaan? - Atau pemerkosaan.

Tidak mungkin ada kasus seperti itu.

Bajingan itu juga manusia.

Apa dia bisa terus lolos tanpa membuat kesalahan?

Baiklah, dari semua kejahatan seks di Kangseong dua tahun terakhir,

coba cari kasus-kasus yang sedikit mirip dengan kasus ini.

The Scarecrow subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Scarecrow

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left