The first 200 lines.
Sebelumnya di Crossβ¦
Akhirnya nama asli Dua Jari ditemukan. Lincoln Esteban.
Itu berarti bahwa Esteban
menciptakan dewinya sendiri?
Aku putri Gabriela Alejandra Porras
dan aku di sini untuk membalas kematiannya.
Aku berusaha menebak alasan Nana bohong soal kematian ibuku.
Mungkin dia kira sebaiknya kau tak tahu.
- Kau sudah tahu? - Sejak kita kecil.
Dengan senang hati, kuperkenalkan Paul Hartsfield,
mantan asisten wakil sekretaris di Departemen Tenaga Kerja.
Margaret. Jangan!
Dalang mau hapus jejak. Aku tak bisa bertindak sendiri.
Kau tak dapat bantuan. Tak ada kavaleri.
Aku bisa bantu? Biar aku bantu.
Ada orang lain yang kurasa bisa membantu.
Apa yang membuatmu terguncang hingga siap melepaskan aku?
- Apa itu penting? - Tidak.
Lab FBI mengolah dokumen yang terbakar.
Ada daftar tanggal dan angka.
Sepuluh angka ini pasti koordinat.
Harlingen, Texas.
Kita harus ke Texas.
Ayo, Sayang.
Alex, ini John.
John, ini Alex.
- Kukira kita bertemu di bandara. - Kita harus bicara.
Tidak. Kau yang perlu bicara. Aku tak wajib mendengarkan.
Dia pernah menemui Nana Mama.
Saat kita kecil.
Kau bertemu dia?
Tidak. Saat itu, aku di tangga.
Kudengar suaranya, tetapi tak lihat wajahnya.
Kenapa dia ke sana?
Untuk uang.
Nana ingin mengadopsimu, John.
Pengadilan meminta LaDonna menyerahkan hak perwalian.
Tak masuk akal. Dia tak layak jadi ibu,
tetapi kau tak boleh diadopsi sampai dia menyerahkan haknya.
Itu sebabnya kau tinggal di panti asuhan.
Nana Mama tak pernah cerita soal adopsi.
Dia tak mau kau kecewa jika itu tidak terwujud.
John, Nana menawarkan LaDonna 5.000 dolar untuk menyerahkan haknya.
Kami sampai berutang.
LaDonna menerimanya.
Namun, tak serahkan hak.
Kini hampir 30 tahun, Alex.
Aku tahu.
Kenapa terus kau rahasiakan?
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Nana mengira jika kau tahu soal semua itu, kau akan sedih
dan kurasa dia benar.
Pikirmu aku tak bisa terima?
Aku sulit menerima hal itu.
Makin lama tak kuberi tahu, makin sulit.
Hei, apa kau akan memberitahuku, John?
Meski kau tahu aku akan terpuruk.
Tentu.
Karena aku akan membantumu mengatasi kesedihanmu.
Masa bodoh.
Ayo ke Texas.
Ini sudah enam jam.
Menyerbu persembunyian Esteban mungkin membuatnya takut dan membatalkan.
Dia akan muncul. Semua tertulis dalam kode.
Dia takkan menyangka kita memecahkannya.
Ya?
Kirim pesan lagi ke Elle?
Kalian rujuk?
Sempat kukira begitu.
Namun, aku salah.
Dia di rumahmu, 'kan?
Dia menjaga anak-anakmu?
Itu cuma sementara.
Aku berusaha menjaga ekspresiku. Maaf.
Jangan. Hentikan.
- Apa? Katakan. - Maaf.
Kau selalu mencela kehidupan kencanku.
Jika gangguan kepribadian penyendiri cocokβ¦
Yang benar saja.
Kalau aku ini pria, tak ada yang protes jika aku mengutamakan karier.
Tak bisa keduanya?
- Karier dan cinta? - Ya.
Sampai orang berikutnya kebetulan menemukan setumpuk foto TKP
atau mungkin berang
karena aku terlambat balas pesannya selagi mengintai.
- Ada orang yang mengerti. - Ya, ada satu.
Kau menikahinya.
Benar.
Ya.
Aku pun pasti akan mendekatinya.
Namun, aku lebih suka pria.
Astaga.
Kau memang payah. Sangatβ¦
Aku tahu.
Sial.
Baiklah.
Panggilan alam.
Panggilan alam atau pria?
Jangan lari.
Hei, Two-John, masih di sana?
Ya. Aku baru tahu Sherif Teddy besar di Arkansas.
Katanya, peringkat Nolan Richardson
sebagai pelatih lebih baik dari John Thompson.
Maaf. Apa?
Apa? Hei, Ewing,
Iverson, Mourning, Mutombo.
Pelatih Thompson yang terbaik.
Argumenmu harus lebih kuat.
Pernah dengar istilah "40 menit neraka"?
- Itu dia. - Kasus ditutup.
Mereka pernah juara.
Georgetown punya dinasti, bukan?
Kasus ditutup.
Hei, John.
Sudah cek dengan DHS?
Larsen ada di belakang toko. Belum melihat apa-apa.
Teddy, kurasa hari ini gagal. Bagaimana kalau disudahi?
Apa masalah Larsen?
DHS selalu ingin pulang lebih awal.
Dana FBI, FBI yang tentukan.
Madeline, kau punya tangan seperti Maria dari Alkitab.
Perlakuan seperti ini jelas membuat pria kulit hitam mau lakukan hal mustahil.
Aku di sini.
Kau temukan Ibrahim?
Aku tahu kau merasa tertekan,
tetapi kau harus bicara dengan sopan.
Selamat siang, Bobby Trey. Semoga harimu indah.
Bisakah kau jawab pertanyaannya?
Sudah temukan Ibrahim?
Aku sudah dekat.
Seberapa dekat⦠Halo?
Bajingan berengsek.
Semua pria berengsek.
- Hei, apa kabar? - Lama tak jumpa.
Hei, Kawan. Apa kabar?
Kalian lihat ini?
Pria yang masuk ke truk pasokan
bukan sopir aslinya.
Sopirnya selalu berganti untuk jarak tempuh panjang.
Tanpa saling bicara?
Ada yang aneh.
Aku setuju, tetapi sepertinya orangmu ada di sini.
Jaket oranye, celana loreng. Sudut barat daya parkiran.
Itu mirip Esteban?
Ya, itu dia.
Dia pegang apa?
- Aku menemukannya. - Baiklah, siaga.
Jangan menakutinya.
Aku ke sana.
- DHS. Jatuhkan senjatamu! - Jangan tembak!
Jangan tembak!
Ini kamera. Cuma kamera. Mundur.
- Pikirmu, ini apa? - Seperti Glock.
Ini kamera!
- Lihat yang benar! - Lepaskan!
- Aku harus menolong. - Siapa?
Mereka!
Masuk!
Siapa yang menembak?
Seseorang mengincar truk. Jauhkan mereka dari kargo.
John, kau lihat?
Belum. Kami akan segera ke sana. Bertahanlah.
Ya. Kami akan ke sana.
Siapa di truk?
Isinya anak-anak.
Cepat pergi. Buat mereka keluar.
Ayo.
Ayo. Cepat jalan. Cepat.
Jangan bergerak. Merunduk. Jangan bergerak.
Ayo. Berdiri. Kita harus pergi.
Sial.
- Alex, kau tak apa? - Ada orang di truk.
Tolong mereka.
Two-John, apa situasimu?
Hampir tiba di lokasimu.
Kejar truk pasokan. Ada anak-anak di dalamnya.
Semua unit di sekitar Buck's Feed and Seed
di rambu jarak 52,
petugas membutuhkan bantuan secepatnya ke barat.
Meminta bantuan udara dan medis darurat.
Jika ditembak, jangan membalas tembakan. Ulangi, jangan balas tembakan.
Truk itu mengangkut manusia.
Sial.
Ayo.
- Ayo. - Awas langkahmu.
Kau tak apa?
Tak apa? Kau baik-baik saja?
Bagus.
Bagus. Tak apa.
Penembak! Pistol!
Dia akan mati bersamaku jika aku tak dilepaskan.
Tak masalah.
Ambil semua yang kau mau. Serahkan anak itu.
- John, kau baik-baik saja? - Ya. Aku tak apa.
Semua baik-baik saja. Semua orang akan hidup hari ini.
Berikan mobil
dan uang.
Baik. Kami bisa berikan.
Mari kita bicara. Aku perlu tahu namamu dahulu.
No comments yet. Be the first to leave one.