Chicago Fire

Chicago Fire

Download Indonesian Subtitle

Season 9

Release info

Chicago Fire S09 WEBRip AMZN
A Commentary by tedi
Retail AMZN

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-08-16
Downloads: 59
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kami hanya teman, tetapi setiap kali aku bertanya-tanya,

aku mulai merasakan debar-debar itu.

Aku di sini.

Aku tahu Girls on Fire bisa begitu hebat.

Potensimu besar jadi pemimpin di Dinas.

Tahu siapa yang tak pernah kuragukan? Sekali pun? Kau.

Hei.

- Kau aman. - Terima kasih.

Kata terpenting bagi Pos Damkar 51 adalah masyarakat.

Ini pos untuk lingkungan.

Saat masyarakat ini memanggil, kita merespons.

Saat minta bantuan, kita bantu berdiri,

jadi tak cukup hanya datang tepat waktu,

absen datang dan pulang di akhir sif.

Aku berharap kau jadi bagian kehidupan masyarakat ini.

- Karena sebagai keluarga... - Aku terlambat?

Sial.

Mobilku terperosok lubang di West Harrison, dan banku kempis.

Sudah diganti, tetapi aku harus parkir dua blok dari sini di Racine.

Kau bilang apa soal datang tepat waktu, Kepala?

- Maafkan aku... - Tak apa.

Kepala, kau bertemu Gianna. Gianna, ini Kepala.

Aku seharusnya...

- Aku mau... - Apa lelahnya Joe

akan memengaruhi persepsimu kepadaku? Karena aku...

Aku akan menyangkal mengenalnya.

Terlambat. Cruz sudah bilang kalian tumbuh di satu blok.

Sial.

Sebaiknya kami tahu kaitanmu dengan berandal ini

sebelum terlalu jauh.

Maaf. Namun, asal tahu,

seluruh kawasan tahu akan Cruz bersaudara.

Kata-kata "jauhi" di bibir para ibu.

- Hei. Permisi. - Gianna Mackey.

Tampaknya kau akan cocok.

- Selamat datang di Ambulans 61. - Terima kasih, Kepala.

Bubar.

Aku tak percaya aku terlambat memperkenalkanmu di hari pertama.

Kau bisa menebusnya dengan mengajakku berkeliling.

Lewat sini.

- Dia tampaknya asyik, ya? - Ya.

Dia paramedis beruntung menjadi rekanmu.

Terima kasih, Matt Casey.

- Apa kabar Foster di Northwestern? - Menyukainya.

Tak belajar daring di sekolah kedokteran

saat pandemi. Tentu saja, ini Emily,

dia jadi sukarelawan di bangsal COVID selain belajar.

Khas dia.

Kapan mereka akan izinkan staf sipil lebih di sini?

Kudengar CFD tak izinkan orang kembali karena "melimpahnya peringatan".

Sama dengan program Stella.

Girls on Fire? Aku suka itu.

Dia coba agar dimulai lagi,

tetapi sangat sulit.

Ini maksudku.

Aku memulai Girls on Fire agar wanita muda di Chicago tahu,

wanita yang terluka tahun ini,

punya kesempatan

yang mungkin tak pernah terpikir, dan itu berhasil...

Ini soal kesehatan umum selama pandemi.

Kami akan tetap sedikit, bermasker, tetap di luar.

Tolong pikirkan para gadis ini.

- Ini tentang... - Baik, akan kucoba.

- Aku hanya minta itu. - Tak janji.

Kau harus lakukan seperti caraku!

Hai, Semua.

Kenalkan Gianna Mackey.

Aku mengenalnya seumur hidupnya.

Kini dia akan bekerja bersama Brett di Ambulans 61.

- Kau tumbuh dekat Cruz? - Ya.

Aku hanya beberapa tahun lebih muda dari adiknya, Leon.

Kau harus bercerita kepada kami.

Tidak akan.

- Ambulans 61. Orang terluka... - Ayo.

- ...sebab tak diketahui. - Pos sibuk.

- Sampai nanti, ya? - Ya.

Maaf.

Paramedis CFD!

Tampaknya overdosis.

- Siapkan Narcan. - Baik.

Pak, bisa dengar aku?

Dia tak merespons. Pupil mengerut, denyut samar.

Baik, kita harus...

Jika dia mati...

kalian mati.

- Letakkan senjatanya. - Obati dia!

Kami tak bisa apa pun sampai kau letakkan senjatanya.

Dia akan kutembak.

Kau pikir aku peduli? Itu saudaraku,

- dia tak pantas begini! - Tenanglah.

Jalang, jika tak kau obati, sungguh, kubunuh kalian berdua.

Hei, arahkan senjata itu kepadaku.

Obati dia!

Baik.

Narcan sudah masuk.

- Buka jalan napasnya. - Ya.

Sudah masuk.

Masih apnea.

- Apa artinya? - Dengar.

Dia tak bisa diobati di sini.

Dia tak merespons Narcan. Harus ke rumah sakit.

- Tidak. - Ya.

Narcan kami tak cukup untuk di sini.

Dia akan mati, dengar?

Aku tak peduli kau mau apa. Kami bawa dia ke ambulans.

Ayo, Mackey.

Ke kursi di hitungan ketiga. Ayo. Minggir.

Baik, kau tangani, aku menyetir.

Mundur!

Jika mau melihat saudaramu, dia di Chicago Med.

Operator, ini Ambulans 61 menuju Chicago Med.

Baru ada kabar dari kantor pusat.

Regu 3 jadi kelinci percobaan untuk peralatan baru kita.

Dan?

Mereka mau kau korbankan dua Sabtu depan,

menguji peralatan di depan petinggi di akademi.

Buang-buang akhir pekan saja.

Kapan terakhir kali CFD beli teknologi baru, Kepala?

Aku tak mempertanyakan kebijakan tanpa batas kantor pusat.

Aku hanya perlu mencoret satu hal lagi dari daftar

yang panjangnya lima halaman.

Jadi?

Terima kasih.

- Hei. Kudengar ada kode 10-1. - Ya.

Overdosis terkapar di sofa. Kami harus beri Narcan

lalu mendadak saudaranya menodongkan senjata

ke belakang kepalaku.

Dia menanganinya.

Sangat tenang.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Pria itu jelas masuk dalam sepuluh situasi terseramku,

tetapi kami pergi sebelum dia sempat bertindak.

- CPD bagaimana? - Mereka ambil pernyataan.

Aku akan telepon Burgess, tanya dia tahu apa.

Terima kasih.

- Hei. - Hei.

Aku dengar soal panggilan pertamamu. Kau baik-baik saja?

Ya, aku tak apa-apa.

Sepertinya kau bertemu orang gila.

- Memang. Itu... - Brett bagaimana?

- Sangat dingin. - Ya, itu dia.

Hei, kau suka dia? Kalian akrab?

Dia baik kepadamu?

Ya, Joe.

Bagaimana dengan seisi pos? Kau suka semuanya?

Aku tahu kau belum sempat kenal, tetapi mereka hebat.

Lihat saja. Maksudku,

- sudah terasa. - Joe...

- Kau akan senang. - Ya.

Aku janji, 20 menit di ruang bersama...

Astaga, Joe, kau harus tenang,

turun tiga tingkat.

- Aku... - Joe.

Aku ingin di Pos 51.

Ya?

Aku berusaha masuk kemari sejak keluar dari akademi.

Aku siap untuk jangka panjang.

Ya?

Terutama jika ambulans akan selalu segila ini.

Astaga, pos ini tak kenal ampun.

- Sudah ada yang buat makan siang? - Jika kau mengajukan diri.

Aku membuat roti lapis kalkun, keju Swiss, dan pir super enak,

dan aku tak bohong, reputasinya cukup bagus.

- Sepertinya enak. - Aku mau.

Bagus.

Aku mau cengkeram leher para pegawai administrasi

dan buat mereka bekerja. Kenapa lama sekali?

- Girls on Fire? - Gadis di Es, tepatnya.

Aku bicara dengan humas komunitas.

Kubilang semuanya dilakukan di luar,

semua gadis akan bermasker,

semua berjarak dua meter.

Mereka mencemaskan tanggung jawab.

Aku mencemaskan para gadis ini kehilangan setahun hidupnya.

Aku dengar soal Sabtu. Aku tak ikut. Kita tak bisa dipaksa.

- Kau akan datang. - Baik.

Aku akan menerobosnya, harus.

Kau tahu betapa bangga aku padamu?

Katakan lagi.

Terima kasih.

Artikel di koran hari ini membuatku berpikir.

- Ya? Soal apa? - Ada kakek ini di Colorado

yang putuskan mengubur berlian, mirah delima, dan mutiara

senilai sejuta dolar. Di alam liar Colorado.

- Itu fakta? - Ya.

Lalu dia menulis puisi yang seperti peta

menuntun orang ke harta itu.

MENGIKUTI PUISI MENEMUKAN HARTA

Aku tak paham.

Ini promosi.

Dia ingin orang ke alam, atau omong kosong itu, dan berhasil.

Jadi, selama sepuluh tahun, orang sedunia

pergi ke Colorado dan mencari harta terkuburnya.

Seseorang akhirnya menemukannya.

- Aku masih tak paham. - Molly's Patio.

Buka hari Jumat dan tak ada yang tahu.

- Tahu soal apa? - Molly's Patio.

Apa itu Molly's Patio?

- Lihat? - Baik. Jadi, kau mau...

menulis puisi?

More Indonesian subtitles for Chicago Fire

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left